Modul Ajar Paket C

Modul Ajar Sejarah Paket C

7 modul ajar Sejarah Paket C untuk kelas X, XI, dan XII — mulai Hindu-Buddha di Indonesia, Islam di Indonesia, dan Kajian Ilmu Sejarah. Word + PDF ber-kop.

7 modul siap pakaiFase E, FWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kopAtau lihat dulu 14 materi Sejarah Paket C & modul yang sudah jadi ↓

Pilih mata pelajaran

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Kajian Ilmu Sejarah, salah satu materi di daftar bawah yang sudah jadi — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Kajian Ilmu Sejarah selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi Sejarah Paket C ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Sejarah Paket C
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Kajian Ilmu Sejarah
Sejarah · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Kajian Ilmu Sejarah
Sejarah · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranSejarah
Fase / KelasE / X
Materi PokokKajian Ilmu Sejarah
Alokasi Waktu2 Pertemuan (6 JP: 3 JP × 45 menit = 135 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Warga Belajar:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Warga belajar memiliki pemahaman dasar tentang peristiwa-peristiwa penting dalam sejarah Indonesia dan dunia.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Kewargaan — cinta tanah air, taat aturan, serta peduli pada sesama dan lingkungan
  3. Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainPemahaman Konsep Sejarah
Rumusan CP FaseWarga belajar mampu memahami konsep dasar ilmu sejarah, termasuk periodisasi, kronologi, diakronik, sinkronik, kausalitas, dan interpretasi, serta mengaitkannya dengan peristiwa masa kini.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualIlmu sejarah mempelajari fakta-fakta masa lalu seperti proklamasi kemerdekaan Indonesia atau Revolusi Industri.
KonseptualKonsep inti dalam sejarah meliputi kronologi, diakronik, sinkronik, kausalitas, dan interpretasi yang membantu memahami peristiwa masa lalu secara utuh.
ProseduralWarga belajar akan belajar langkah-langkah penelitian sejarah, mulai dari heuristik, kritik, interpretasi, hingga historiografi.
MetakognitifWarga belajar akan menyadari pentingnya berpikir kritis dalam menelaah sumber sejarah dan menyusun narasi sejarah yang objektif.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui diskusi kelompok, warga belajar dapat mengidentifikasi pengertian dan ruang lingkup ilmu sejarah dengan tepat.
  2. Dengan menganalisis studi kasus, warga belajar dapat menjelaskan konsep berpikir diakronik dan sinkronik dalam sejarah secara runtut.
  3. Setelah mengamati contoh, warga belajar dapat menguraikan tahapan penelitian sejarah dengan benar.
  4. Melalui presentasi hasil analisis, warga belajar dapat membedakan fakta dan interpretasi dalam sumber sejarah dengan argumentasi yang jelas.
  5. Dengan menyusun narasi sejarah sederhana, warga belajar dapat menerapkan kaidah penulisan sejarah yang objektif.
Halaman 2 · Kajian Ilmu Sejarah — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami kajian ilmu sejarah membantu warga belajar menganalisis peristiwa masa lalu secara mendalam, kritis, dan relevan dengan kehidupan masa kini, sehingga dapat mengambil pelajaran untuk masa depan.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita perlu mempelajari peristiwa masa lalu, padahal sudah berlalu?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan menyusun narasi sejarah yang runtut dan menggunakan kaidah bahasa yang baik dan benar.
Sosiologi: Analisis konteks sosial dan budaya suatu peristiwa sejarah serta dampaknya terhadap masyarakat.
Pendidikan Pancasila: Memahami nilai-nilai kebangsaan dan semangat persatuan dari peristiwa sejarah Indonesia.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau anggota komunitas dapat berperan sebagai narasumber cerita sejarah lokal atau memberikan akses ke dokumen sejarah keluarga.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas yang dilengkapi papan tulis atau proyektor, serta akses ke perpustakaan atau pusat sumber belajar komunitas untuk mencari referensi sejarah.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan platform belajar daring untuk mengakses materi sejarah digital, menonton video dokumenter, dan berdiskusi melalui forum online.
Halaman 3 · Kajian Ilmu Sejarah — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 135 menit · awal 25 · inti 85 · penutup 25
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui diskusi kelompok, warga belajar dapat mengidentifikasi pengertian dan ruang lingkup ilmu sejarah dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menit
  1. Tutor mengucapkan salam, memimpin doa, dan mengecek kehadiran warga belajar.
  2. Apersepsi: Tutor menanyakan pengalaman warga belajar terkait cerita sejarah dari keluarga atau komunitas mereka.
  3. Tutor menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik: 'Mengapa kita perlu mempelajari peristiwa masa lalu, padahal sudah berlalu?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Orientasi pada masalah: Tutor menayangkan video singkat tentang pentingnya memahami sejarah suatu daerah dalam menentukan kebijakan pembangunan.
  2. Tutor meminta warga belajar untuk mengidentifikasi permasalahan yang muncul jika suatu kebijakan tidak mempertimbangkan aspek sejarah.
  3. Mengorganisasi warga belajar untuk belajar: Tutor membagi warga belajar menjadi beberapa kelompok kecil dan membagikan bahan bacaan tentang pengertian dan ruang lingkup ilmu sejarah.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Masing-masing kelompok diminta untuk menganalisis bahan bacaan dan berdiskusi untuk merumuskan pengertian ilmu sejarah menurut pemahaman mereka.
  2. Setiap kelompok juga diminta untuk mengidentifikasi ruang lingkup kajian ilmu sejarah, termasuk objek, tujuan, dan manfaatnya.
  3. Warga belajar mencatat hasil diskusi mereka pada lembar kerja kelompok yang telah disediakan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas.
  2. Tutor memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi masing-masing kelompok, menggarisbawahi poin-poin penting.
  3. Tutor melakukan penguatan materi dengan menjelaskan pengertian dan ruang lingkup ilmu sejarah secara komprehensif.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Tutor bersama warga belajar menyimpulkan pentingnya kajian ilmu sejarah dalam memahami masa lalu.
  2. Refleksi & apresiasi: Tutor meminta warga belajar untuk menyampaikan satu hal baru yang mereka pelajari hari ini dan memberikan apresiasi atas partisipasi aktif mereka.
  3. Tutor memberikan tugas mandiri untuk membaca lebih lanjut tentang konsep diakronik dan sinkronik, lalu menutup pertemuan dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Kajian Ilmu Sejarah — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 135 menit · awal 25 · inti 85 · penutup 25
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan menganalisis studi kasus, warga belajar dapat menjelaskan konsep berpikir diakronik dan sinkronik dalam sejarah secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menit
  1. Tutor mengucapkan salam, memimpin doa, dan mengecek kehadiran warga belajar.
  2. Apersepsi: Tutor mengaitkan pembelajaran hari ini dengan materi sebelumnya tentang ruang lingkup sejarah, menanyakan kembali pentingnya perspektif waktu dalam sejarah.
  3. Tutor menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: menjelaskan konsep berpikir diakronik dan sinkronik serta menguraikan tahapan penelitian sejarah.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Orientasi pada masalah: Tutor menayangkan gambar sebuah peristiwa sejarah (misalnya, proklamasi kemerdekaan) dan meminta warga belajar untuk menceritakan apa yang mereka ketahui tentang peristiwa tersebut.
  2. Tutor memberikan studi kasus singkat tentang peristiwa tersebut, disajikan dalam dua perspektif: urutan waktu kejadian (diakronik) dan kondisi sosial-ekonomi saat itu (sinkronik).
  3. Mengorganisasi warga belajar untuk belajar: Tutor membagi warga belajar ke dalam kelompok yang sama dan membagikan LKPD yang berisi studi kasus serta pertanyaan panduan untuk menganalisis konsep diakronik dan sinkronik.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok menganalisis studi kasus untuk mengidentifikasi perbedaan cara pandang diakronik dan sinkronik.
  2. Warga belajar berdiskusi untuk menguraikan tahapan penelitian sejarah (heuristik, kritik, interpretasi, historiografi) dan mengaitkannya dengan studi kasus yang diberikan.
  3. Warga belajar mengisi bagian 'mengaplikasi' pada LKPD dengan contoh penerapan konsep diakronik dan sinkronik serta tahapan penelitian sejarah.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis dan uraian mereka di depan kelas.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Tutor memfasilitasi diskusi dan tanya jawab antar kelompok, menyoroti perbedaan interpretasi dan argumen.
  3. Tutor memberikan penguatan materi mengenai konsep diakronik dan sinkronik serta tahapan penelitian sejarah, memastikan pemahaman yang benar.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Tutor bersama warga belajar menyimpulkan bahwa berpikir diakronik dan sinkronik serta tahapan penelitian sejarah penting untuk memahami peristiwa secara utuh.
  2. Refleksi & apresiasi: Tutor meminta warga belajar untuk menuliskan satu kalimat tentang bagaimana mereka akan menerapkan berpikir kritis dalam menghadapi informasi sejarah di kehidupan sehari-hari dan memberikan apresiasi atas kerja keras mereka.
  3. Tutor memberikan informasi mengenai materi selanjutnya dan menutup pertemuan dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Kajian Ilmu Sejarah — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
LKPD — LEMBAR KERJA WARGA BELAJAR
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Tutor

Waktu pengerjaan: 40 menit

Tujuan: Warga belajar dapat menganalisis konsep diakronik dan sinkronik serta tahapan penelitian sejarah melalui studi kasus.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan dan diskusikan dalam kelompok. 3) Catat temuan di tabel, lalu simpulkan berdasarkan bukti.

Info singkat: Sejarah adalah cermin masa lalu yang merefleksikan perjalanan manusia. Mempelajari sejarah bukan sekadar menghafal tanggal atau nama, melainkan memahami bagaimana dan mengapa suatu peristiwa terjadi, serta dampaknya terhadap kehidupan kita saat ini.

Alat & bahan: Kertas, pensil/pulpen, studi kasus peristiwa sejarah (terlampir), gambar peristiwa sejarah

Langkah kerja:

  1. Amati gambar peristiwa sejarah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang ditayangkan tutor.
  2. Diskusikan dalam kelompok mengenai latar belakang dan dampak peristiwa tersebut dari berbagai sudut pandang.
  3. Bacalah studi kasus 'Peristiwa Rengasdengklok' dan identifikasi informasi yang disajikan secara diakronik dan sinkronik.
  4. Uraikan tahapan penelitian sejarah (heuristik, kritik, interpretasi, historiografi) dan berikan contoh penerapannya pada studi kasus tersebut.
  5. Presentasikan hasil diskusi kelompok di depan kelas.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Kajian Ilmu Sejarah — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang Anda ketahui tentang peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia?
  2. Menurut Anda, mengapa penting untuk mengetahui urutan waktu suatu peristiwa?
  3. Apakah Anda pernah mendengar istilah 'fakta' dan 'interpretasi' dalam konteks sejarah?
  4. Sumber-sumber sejarah apa saja yang Anda ketahui?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif warga belajar dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta kelengkapan pengisian LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian esai tentang analisis studi kasus sejarah dan penerapan tahapan penelitian sejarah.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Kajian Ilmu Sejarah — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi pengertian dan ruang lingkup ilmu sejarahPengertian dan ruang lingkup sejarah3 JPPenalaran Kritis
2Menjelaskan konsep berpikir diakronik dan sinkronikDiakronik dan sinkronik dalam sejarah3 JPPenalaran Kritis
3Menguraikan tahapan penelitian sejarahHeuristik, kritik, interpretasi, historiografi3 JPPenalaran Kritis, Komunikasi
4Membedakan fakta dan interpretasi dalam sumber sejarahFakta dan interpretasi3 JPPenalaran Kritis
Halaman 8 · Kajian Ilmu Sejarah — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Sejarah adalah cermin masa lalu yang merefleksikan perjalanan manusia. Mempelajari sejarah bukan sekadar menghafal tanggal atau nama, melainkan memahami bagaimana dan mengapa suatu peristiwa terjadi, serta dampaknya terhadap kehidupan kita saat ini. Modul ini akan mengajak Anda menyelami lebih dalam tentang apa itu ilmu sejarah, bagaimana cara kerjanya, dan mengapa ia begitu penting bagi kita semua.

1. Pengertian dan Ruang Lingkup Ilmu Sejarah
Sejarah berasal dari bahasa Arab 'syajaratun' yang berarti pohon, mengacu pada silsilah dan perkembangan. Secara umum, sejarah adalah ilmu yang mempelajari peristiwa-peristiwa masa lalu yang berkaitan dengan kehidupan manusia. Ruang lingkup sejarah mencakup manusia sebagai subjek dan objek, waktu sebagai dimensi kronologis, dan ruang sebagai lokasi terjadinya peristiwa. Ilmu sejarah bertujuan untuk merekonstruksi masa lalu secara objektif, memberikan pemahaman, dan mengambil pelajaran dari peristiwa yang telah terjadi. Manfaatnya termasuk membentuk identitas, menumbuhkan kesadaran nasional, dan mengembangkan sikap kritis.

2. Diakronik dan Sinkronik dalam Sejarah
Berpikir diakronik adalah cara pandang sejarah yang memanjang dalam waktu dan menyempit dalam ruang, fokus pada urutan peristiwa dari waktu ke waktu. Contohnya adalah kronologi perjuangan kemerdekaan Indonesia dari 1908 hingga 1945. Sebaliknya, berpikir sinkronik adalah cara pandang sejarah yang meluas dalam ruang dan menyempit dalam waktu, fokus pada kondisi suatu masyarakat pada periode tertentu secara holistik. Misalnya, menganalisis kondisi sosial, ekonomi, dan politik Indonesia pada tahun 1945 secara bersamaan. Kedua pendekatan ini saling melengkapi untuk menghasilkan pemahaman sejarah yang utuh.

3. Tahapan Penelitian Sejarah
Penelitian sejarah melibatkan beberapa tahapan sistematis. Pertama, heuristik, yaitu tahap pengumpulan sumber sejarah (primer dan sekunder). Kedua, kritik, yang dibagi menjadi kritik ekstern (menguji keaslian sumber) dan kritik intern (menguji kredibilitas isi sumber). Ketiga, interpretasi, yaitu tahap menafsirkan makna dari sumber-sumber yang telah dikritik, menghubungkan fakta, dan mencari kausalitas. Keempat, historiografi, yaitu tahap penulisan sejarah berdasarkan hasil interpretasi, dengan memperhatikan objektivitas dan gaya penulisan yang runtut dan jelas. Tahapan ini memastikan narasi sejarah yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

4. Fakta dan Interpretasi dalam Sejarah
Dalam kajian sejarah, penting untuk membedakan antara fakta dan interpretasi. Fakta sejarah adalah data atau informasi yang dapat dibuktikan kebenarannya melalui sumber-sumber yang valid, misalnya tanggal Proklamasi Kemerdekaan adalah 17 Agustus 1945. Interpretasi sejarah adalah penafsiran atau pandangan sejarawan terhadap fakta-fakta tersebut, yang bisa berbeda-beda tergantung sudut pandang, konteks, dan referensi yang digunakan. Misalnya, interpretasi mengenai motif di balik peristiwa Rengasdengklok. Warga belajar perlu mengembangkan kemampuan berpikir kritis untuk menganalisis dan membedakan keduanya guna menghindari bias dalam memahami sejarah.

5. Pentingnya Objektivitas dalam Penulisan Sejarah
Objektivitas adalah prinsip utama dalam penulisan sejarah. Sejarawan harus berusaha menyajikan fakta seakurat mungkin, menghindari prasangka pribadi, dan tidak memanipulasi data untuk kepentingan tertentu. Meskipun objektivitas penuh sulit dicapai karena setiap sejarawan memiliki sudut pandang, upaya untuk mendekati objektivitas sangat penting. Hal ini dilakukan dengan mengacu pada berbagai sumber, membandingkan interpretasi yang berbeda, dan menyajikan argumen yang didukung bukti kuat. Penulisan sejarah yang objektif akan menghasilkan narasi yang kredibel dan bermanfaat bagi masyarakat.

Rangkuman: Ilmu sejarah adalah studi tentang masa lalu manusia, berfokus pada manusia, waktu, dan ruang. Pendekatan diakronik melihat peristiwa secara berurutan, sementara sinkronik menganalisis kondisi pada satu waktu tertentu. Penelitian sejarah meliputi heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Penting untuk membedakan fakta dan interpretasi serta menjaga objektivitas dalam penulisan sejarah agar menghasilkan pemahaman yang akurat dan kritis terhadap masa lalu.

Halaman 9 · Kajian Ilmu Sejarah — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
HeuristikTahap pengumpulan sumber sejarah
Kritik SumberPengujian keaslian dan kredibilitas sumber sejarah
DiakronikCara berpikir sejarah memanjang dalam waktu
SinkronikCara berpikir sejarah meluas dalam ruang pada satu waktu
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Kajian Ilmu Sejarah — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Sejarah · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Kajian Ilmu Sejarah" mata pelajaran Sejarah Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Kajian Ilmu Sejarah — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Kelas X Fase E2 dari 4 siap unduh

4 materi Sejarah kelas X Paket C, urut mengajar dari Kajian Ilmu Sejarah hingga Kehidupan Masyarakat pada Masa Kerajaan Islam · semester 1: 2, semester 2: 2.

Lihat semuanya →Kajian Ilmu SejarahModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKekhasan Penelitian SejarahModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKehidupan Masyarakat pada Masa Kerajaan Hindu–BuddhaSem 2Kehidupan Masyarakat pada Masa Kerajaan IslamSem 2

Kelas XI Fase F2 dari 7 siap unduh

7 materi Sejarah kelas XI Paket C, urut mengajar dari Kolonialisme dan Imperialisme hingga Sumpah Pemuda dan Kebangkitan Nasional · semester 1: 4, semester 2: 3.

Lihat semuanya →Kolonialisme dan ImperialismeModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPergerakan NasionalSem 1Pendudukan JepangSem 1Proklamasi KemerdekaanSem 1Perjuangan Mempertahankan KemerdekaanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKolonialisme dan Perlawanan BangsaSem 2Sumpah Pemuda dan Kebangkitan NasionalSem 2

Kelas XII Fase F1 dari 4 siap unduh

4 materi Sejarah kelas XII Paket C, urut mengajar dari Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan hingga Indonesia Masa Reformasi · semester 1: 2, semester 2: 2.

Lihat semuanya →Perjuangan Mempertahankan KemerdekaanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopDemokrasi Liberal hingga Demokrasi TerpimpinSem 1Indonesia Masa Orde BaruSem 2Indonesia Masa ReformasiSem 2
Peta materi Sejarah Paket C — 14 materi, kelas X sampai XII, modul ajar siap unduh
Contoh sampul modul ajar Sejarah Paket C — Word + PDF ber-kop, atas nama Anda.

Modul Ajar Sejarah di Paket C

Peta di halaman ini memuat 14 materi Sejarah kelas X sampai XII di Paket C, urut mengajar. Kelasnya mencakup Fase E, dan F, dan fase tiap kelas tertulis pada judul kelompoknya di peta atas. Modulnya disusun untuk pendidikan kesetaraan (PKBM/SKB). Sebutannya warga belajar dan tutor — bukan siswa dan guru — di seluruh isi modul. Warga belajar umumnya remaja hingga dewasa dengan pekerjaan dan pengalaman hidup yang beragam, jadi pendekatannya andragogi: contohnya dunia kerja, keluarga, dan usaha sehari-hari, dengan kegiatan yang luwes untuk pola tatap muka, tutorial, dan belajar mandiri.

Yang disusun di sini perangkat ajar Sejarah Paket C — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Sejarah Paket C mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Sejarah Paket C yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) fase beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Sejarah bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XPeta Konsep
Kajian Ilmu SejarahPengertian dan Ruang Lingkup Ilmu SejarahDiakronik dan Sinkronik dalam SejarahTahapan Penelitian SejarahFakta dan Interpretasi dalam SejarahPentingnya Objektivitas dalam Penulisan Sejarah
Dari sub-bab Kajian Ilmu SejarahLembar tambahan
Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaSejarah · Kelas XProfil Lulusan
Penalaran kritisKewargaanKomunikasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Kajian Ilmu Sejarah1Kekhasan Penelitian Sejarah2Kehidupan Masyarakat pada Masa Kerajaan Hindu–Buddha2Kehidupan Masyarakat pada Masa Kerajaan Islam
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDKajian Ilmu SejarahKekhasan Penelitian Sejarah
Sebaran materi per bulan
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Sejarah di Jenjang Lain

Materi Sejarah untuk jenjang lainnya.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Sejarah Paket C

Apakah modul ajar Sejarah ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Fase apa saja yang tercakup di Sejarah Paket C?

Fase E, dan F — kelas X sampai XII. Fase tiap kelas tertulis pada judul kelompoknya di peta materi halaman ini.

Apa saja materi Sejarah Paket C?

15 materi, urut mengajar dari Kajian Ilmu Sejarah hingga Indonesia Masa Reformasi. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Sejarah?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.