Modul Ajar SD

Modul Ajar BAHASA JAWA Kelas IV SD

3 modul ajar BAHASA JAWA kelas IV SD (Fase B) siap unduh — Bab Pacelathon, Guyub Rukun, GEGURITAN, dan Teks Pacelathon. RPM deep learning, Word + PDF ber-kop.

3 modul siap pakaiFase BWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kop

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Bab Pacelathon, salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Bab Pacelathon selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas IV ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · BAHASA JAWA Kelas IV SD
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Bab Pacelathon
BAHASA JAWA · Kelas IV · Fase B
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar BAHASA JAWA · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Bab Pacelathon
BAHASA JAWA · Fase B · Kelas IV · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBAHASA JAWA
Fase / KelasB / IV
Materi PokokBab Pacelathon
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki kemampuan berkomunikasi sederhana dalam bahasa Jawa sehari-hari.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun
  2. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
  3. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainMenyimak, Membaca dan Memirsa, Berbicara dan Mempresentasikan
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami dan menanggapi informasi lisan dan tulisan dalam berbagai konteks berbahasa Jawa sederhana, serta mengungkapkan pikiran dan perasaan secara lisan dengan santun.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualPacelathon adalah percakapan atau dialog antar dua orang atau lebih dalam bahasa Jawa.
KonseptualPacelathon memiliki struktur pembuka, isi, dan penutup dengan memperhatikan unggah-ungguh bahasa Jawa.
ProseduralPeserta didik belajar menyusun dan mempraktikkan pacelathon sesuai kaidah bahasa Jawa yang santun.
MetakognitifPeserta didik menyadari pentingnya berbahasa Jawa yang santun dalam berkomunikasi sehari-hari untuk melestarikan budaya.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan contoh pacelathon, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri pacelathon yang baik dengan tepat.
  2. Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan konsep unggah-ungguh bahasa Jawa dalam pacelathon dengan benar.
  3. Setelah menganalisis situasi percakapan, peserta didik dapat menyusun draf pacelathon sederhana sesuai konteks dengan runtut.
  4. Melalui praktik bermain peran, peserta didik dapat memerankan pacelathon dengan intonasi dan ekspresi yang sesuai unggah-ungguh bahasa Jawa.
  5. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat merefleksikan penggunaan bahasa Jawa yang santun dalam kehidupan sehari-hari secara mandiri.
Halaman 2 · Bab Pacelathon — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar BAHASA JAWA · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Pacelathon yang baik adalah kunci komunikasi efektif dalam budaya Jawa, membantu kita berinteraksi dengan hormat dan jelas dalam berbagai situasi.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita berbicara dengan teman sebaya dan orang yang lebih tua dalam bahasa Jawa agar terdengar sopan dan mudah dimengerti?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuPendidikan Pancasila: Penerapan nilai kesopanan dan saling menghargai dalam berkomunikasi.
Seni Budaya: Ekspresi dan intonasi dalam bermain peran saat memerankan pacelathon.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau anggota keluarga di rumah dapat membantu peserta didik berlatih pacelathon sederhana dan memberikan contoh penggunaan unggah-ungguh bahasa Jawa.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan praktik bermain peran, dilengkapi dengan sudut baca buku cerita berbahasa Jawa.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video contoh pacelathon dari YouTube atau aplikasi kamus bahasa Jawa untuk membantu pemahaman kosa kata dan unggah-ungguh.
Halaman 3 · Bab Pacelathon — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar BAHASA JAWA · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan contoh pacelathon, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri pacelathon yang baik dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Apersepsi: Guru bertanya tentang pengalaman peserta didik melakukan percakapan dalam bahasa Jawa di rumah atau sekolah.
  3. Penyampaian tujuan & pertanyaan pemantik: Guru menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami pacelathon dan bertanya, 'Apa saja yang perlu diperhatikan agar pacelathon kita terdengar sopan dan jelas?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video pendek contoh pacelathon sederhana antara dua anak dan satu orang dewasa, lalu meminta peserta didik mengamati cara mereka berbicara.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok kecil (3-4 orang) dan membagikan LKPD yang berisi pertanyaan panduan untuk mengidentifikasi ciri-ciri pacelathon.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok mendiskusikan video yang telah diamati dan mencatat ciri-ciri pacelathon yang mereka temukan di LKPD, seperti intonasi, ekspresi, dan pilihan kata.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menyiapkan hasil identifikasi mereka untuk dipresentasikan di depan kelas.
  2. Peserta didik secara bergantian mempresentasikan temuan mereka tentang ciri-ciri pacelathon yang baik, termasuk penggunaan unggah-ungguh bahasa Jawa.
  3. Kelompok lain menanggapi presentasi dengan memberikan masukan atau pertanyaan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi setiap kelompok, mengoreksi jika ada kesalahan, dan menguatkan pemahaman tentang ciri-ciri pacelathon yang santun.
  2. Guru memandu diskusi kelas untuk menyimpulkan bersama ciri-ciri pacelathon yang efektif dan santun.
  3. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya unggah-ungguh bahasa Jawa dalam pacelathon sehari-hari.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Simpulan bersama: Peserta didik dan guru menyimpulkan kembali poin-poin penting tentang pacelathon dan unggah-ungguh bahasa Jawa.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru mengajak peserta didik merefleksikan apa yang telah mereka pelajari dan memberikan apresiasi atas partisipasi aktif semua kelompok.
  3. Tindak lanjut & doa: Guru memberikan tugas untuk mencari contoh pacelathon lain di rumah dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Bab Pacelathon — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar BAHASA JAWA · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Setelah menganalisis situasi percakapan, peserta didik dapat menyusun draf pacelathon sederhana sesuai konteks dengan runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Apersepsi: Guru mengulang kembali materi tentang ciri-ciri pacelathon yang baik dan unggah-ungguh bahasa Jawa dari pertemuan sebelumnya.
  3. Penyampaian tujuan & pertanyaan pemantik: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menyusun dan memerankan pacelathon, lalu bertanya, 'Bagaimana cara kita membuat pacelathon yang menarik dan sesuai dengan situasi?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru memberikan beberapa skenario situasi percakapan sehari-hari yang berbeda (misalnya, meminta izin kepada orang tua, bercerita kepada teman, bertanya arah kepada orang yang lebih tua).
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik bekerja dalam kelompok yang sama seperti pertemuan sebelumnya dan memilih satu skenario yang paling menarik bagi mereka.
  3. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok menganalisis skenario yang dipilih, mengidentifikasi tokoh, topik, dan unggah-ungguh bahasa Jawa yang sesuai untuk menyusun pacelathon.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Peserta didik dalam kelompok mulai menyusun draf pacelathon berdasarkan skenario yang dipilih, dengan memperhatikan struktur dan unggah-ungguh bahasa Jawa yang telah dipelajari.
  2. Setiap kelompok berlatih memerankan pacelathon yang telah mereka susun, dengan fokus pada intonasi, ekspresi, dan kelancaran dialog.
  3. Guru berkeliling membimbing setiap kelompok, memberikan masukan dan koreksi yang diperlukan selama proses penyusunan dan latihan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok mempresentasikan (bermain peran) pacelathon mereka di depan kelas.
  2. Setelah presentasi, peserta didik dari kelompok lain memberikan umpan balik positif dan saran perbaikan, serta guru memberikan penilaian menggunakan rubrik.
  3. Guru menguatkan pemahaman peserta didik tentang pentingnya berlatih dan menggunakan bahasa Jawa yang santun dalam setiap kesempatan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Simpulan bersama: Peserta didik dan guru menyimpulkan pentingnya praktik langsung dalam menyusun dan memerankan pacelathon dengan unggah-ungguh yang tepat.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru mengajak peserta didik merefleksikan pengalaman mereka dalam menyusun dan memerankan pacelathon, serta memberikan apresiasi atas kreativitas dan keberanian mereka.
  3. Tindak lanjut & doa: Guru memberikan motivasi untuk terus menggunakan bahasa Jawa yang santun dalam kehidupan sehari-hari dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Bab Pacelathon — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar BAHASA JAWA · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Peserta didik dapat menyusun dan memerankan pacelathon sederhana sesuai situasi yang diberikan.

Alat & bahan: Kertas, pensil, alat tulis

Langkah kerja:

  1. Amati gambar situasi percakapan berikut ini.
  2. Diskusikan dengan kelompokmu, siapa saja tokohnya dan apa yang sedang mereka bicarakan.
  3. Susunlah draf pacelathon sederhana berdasarkan situasi yang kalian pilih, perhatikan unggah-ungguh bahasa Jawa.
  4. Latihlah pacelathonmu dengan intonasi dan ekspresi yang sesuai bersama teman kelompokmu.
  5. Bersiaplah untuk memerankan pacelathonmu di depan kelas.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Bab Pacelathon — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar BAHASA JAWA · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang dimaksud dengan pacelathon?
  2. Kapan kita menggunakan bahasa Jawa yang lebih halus?
  3. Sebutkan dua contoh kata sapaan dalam bahasa Jawa!

Formatif (proses): Observasi saat diskusi kelompok dan praktik bermain peran pacelathon, mencatat keaktifan dan penggunaan unggah-ungguh bahasa.

Sumatif (akhir): Penilaian performa saat memerankan pacelathon dan hasil LKPD penyusunan pacelathon.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Bab Pacelathon — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar BAHASA JAWA · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi ciri-ciri pacelathonCiri-ciri pacelathon yang baik2 JPPenalaran Kritis
2Menjelaskan unggah-ungguh bahasaKonsep unggah-ungguh bahasa dalam pacelathon2 JPKomunikasi
3Menyusun pacelathon sederhanaStruktur dan unggah-ungguh pacelathon2 JPKreativitas
4Memerankan pacelathonIntonasi dan ekspresi dalam pacelathon2 JPKolaborasi
Halaman 8 · Bab Pacelathon — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar BAHASA JAWA · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Pacelathon atau percakapan adalah cara kita berkomunikasi dengan orang lain. Dalam bahasa Jawa, pacelathon memiliki aturan khusus yang disebut unggah-ungguh. Unggah-ungguh ini penting agar kita bisa berbicara dengan sopan dan menghargai lawan bicara. Mari kita pelajari bersama agar pacelathon kita selalu baik dan menyenangkan!

1. Apa Kuwi Pacelathon?
Pacelathon yaiku guneman utawa omong-omongan antarane wong loro utawa luwih. Pacelathon bisa kedadean ing ngendi wae, kayata ing omah, sekolah, pasar, utawa ing dalan. Tujuane pacelathon yaiku kanggo ngaturake informasi, takon, utawa mung sekadar ngobrol. Supaya pacelathon lancar, kudu ana sing ngomong lan ana sing ngrungokake kanthi becik. Pacelathon sing apik iku sing gampang dimangerteni lan nggunakake basa sing trep.

2. Ciri-ciri Pacelathon Sing Apik
Pacelathon sing apik duwe sawetara ciri. Kaping pisan, guneman kudu jelas lan gampang dimangerteni. Kaping pindo, intonasi utawa nada swara kudu pas, ora banter banget lan ora lirih banget. Kaping telu, ekspresi rai kudu cocog karo apa sing diomongake. Kaping papat, kudu nggatekake unggah-ungguh basa Jawa. Pungkasane, pacelathon kudu ana gantian rembug, ora mung siji sing ngomong terus. Kanthi ciri-ciri iki, pacelathon dadi luwih urip lan nyenengake.

3. Unggah-ungguh Basa Jawa ing Pacelathon
Unggah-ungguh basa Jawa iku aturan babagan panggunaan basa sing cocog karo sapa kita guneman. Ana basa ngoko lan basa krama. Basa ngoko biasane dienggo karo kanca sebaya utawa wong sing wis akrab banget. Dene basa krama dienggo nalika guneman karo wong sing luwih tuwa, wong sing dihormati, utawa wong sing durung akrab. Penting banget ngerti kapan kudu nggunakake ngoko lan kapan kudu nggunakake krama supaya ora salah anggone guneman lan tetep sopan.

4. Langkah-langkah Gawe Pacelathon
Kanggo gawe pacelathon, ana sawetara langkah sing bisa ditindakake. Kapisan, temtokake tema utawa topik sing arep diomongake. Kapindo, pilih sapa wae tokoh sing arep guneman. Kaping telu, susun draf pacelathon kanthi nulis dialog saben tokoh. Elingi, kudu nggatekake unggah-ungguh basa sing pas. Kaping papat, wacanen lan latihan guneman karo kanca supaya luwih lancar lan intonasine pas. Yen wis lancar, pacelathon bisa dipraktikake ing ngarep kelas utawa ing omah.

Rangkuman: Pacelathon yaiku guneman antarane wong loro utawa luwih. Ciri pacelathon sing apik yaiku jelas, intonasi lan ekspresi pas, lan nggatekake unggah-ungguh basa Jawa. Unggah-ungguh basa Jawa ana ngoko lan krama, sing dienggo gumantung sapa lawan bicarane. Kanggo gawe pacelathon, temtokake tema, tokoh, banjur susun draf dialoge lan latihanake. Kanthi mangerteni lan nindakake pacelathon sing bener, kita bisa komunikasi kanthi sopan lan efektif.

Halaman 9 · Bab Pacelathon — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar BAHASA JAWA · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
PacelathonPercakapan atau dialog
Unggah-ungguhAturan kesopanan dalam berbahasa Jawa
NgokoBentuk bahasa Jawa yang digunakan untuk teman sebaya atau yang sudah akrab
KramaBentuk bahasa Jawa yang lebih halus, digunakan untuk orang yang lebih tua atau dihormati
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Bab Pacelathon — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar BAHASA JAWA · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Bab Pacelathon" mata pelajaran BAHASA JAWA Kelas IV ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Bab Pacelathon — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

BAHASA JAWA Kelas IV SD — Fase B

Kelas IV — ditulis juga kelas 4 — di SD berada di Fase B.

Yang disusun di sini perangkat ajar BAHASA JAWA kelas IV (kelas 4) SD — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran BAHASA JAWA kelas IV (kelas 4) SD mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar BAHASA JAWA kelas IV (kelas 4) SD yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase B beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar BAHASA JAWA bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBAHASA JAWA · Kelas IVPeta Konsep
Bab PacelathonApa Kuwi Pacelathon?Ciri-ciri Pacelathon Sing ApikUnggah-ungguh Basa Jawa ing PacelathonLangkah-langkah Gawe Pacelathon
Dari sub-bab Bab PacelathonLembar tambahan
Nama sekolah AndaBAHASA JAWA · Kelas IVIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaBAHASA JAWA · Kelas IVLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaBAHASA JAWA · Kelas IVRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaBAHASA JAWA · Kelas IVRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaBAHASA JAWA · Kelas IVProfil Lulusan
KomunikasiKolaborasiPenalaran kritis
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar BAHASA JAWA Kelas IV SD

Apakah modul ajar BAHASA JAWA ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Kelas IV (kelas 4) SD masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase B. Kelas IV dan kelas 4 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase B beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru BAHASA JAWA?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.