Modul Ajar SD

Modul Ajar Pendidikan Agama Buddha Kelas IV SD

2 modul ajar Pendidikan Agama Buddha kelas IV SD (Fase B) siap unduh — Budaya di Lingkunganku, dan Perbedaan dalam Agama Buddha. Word + PDF ber-kop.

2 modul siap pakaiFase BWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kopAtau lihat dulu 8 materi kelas IV & modul yang sudah jadi ↓

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua mapel per kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Perbedaan dalam Agama Buddha, salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Perbedaan dalam Agama Buddha selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas IV ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Pendidikan Agama Buddha Kelas IV SD
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Perbedaan dalam Agama Buddha
Pendidikan Agama Buddha · Kelas IV · Fase B
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Buddha · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Perbedaan dalam Agama Buddha
Pendidikan Agama Buddha · Fase B · Kelas IV · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha
Fase / KelasB / IV
Materi PokokPerbedaan dalam Agama Buddha
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah mengenal dasar-dasar ajaran Buddha dan memiliki pemahaman awal tentang pentingnya hidup rukun.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. keimanan dan ketakwaan — elemen: Akhlak Beragama
    Peserta didik menunjukkan sikap menghargai perbedaan keyakinan sebagai wujud pengamalan ajaran Buddha.
  2. kolaborasi — elemen: Kerja Sama
    Peserta didik bekerja sama dengan teman yang berbeda latar belakang untuk menyelesaikan tugas kelompok.
  3. kewargaan — elemen: Gotong Royong
    Peserta didik aktif berpartisipasi dalam menciptakan lingkungan kelas yang toleran dan saling menghargai.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 jo. Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026
Elemen / DomainAgama Buddha dan Budi Pekerti
Rumusan CP FasePeserta didik mengidentifikasi dan menjelaskan berbagai bentuk perbedaan dalam agama Buddha dan masyarakat, serta menunjukkan sikap toleransi dan persahabatan dalam pergaulan sehari-hari.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualPerbedaan dalam agama Buddha dapat terlihat dari berbagai mazhab, tradisi, dan praktik ritual yang ada di berbagai negara.
KonseptualKonsep inti materi ini adalah memahami bahwa perbedaan adalah hal yang wajar dan perlu dihargai sesuai ajaran Buddha tentang welas asih dan toleransi.
ProseduralPeserta didik akan belajar langkah-langkah untuk menunjukkan sikap menghormati perbedaan dan membangun persahabatan yang harmonis.
MetakognitifPeserta didik menyadari bagaimana pemahaman tentang perbedaan membantu mereka menjadi pribadi yang lebih bijaksana dan toleran dalam berinteraksi dengan sesama.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMengamalkan ajaran Buddha tentang welas asih dan toleransi sebagai bentuk cinta kepada Tuhan Yang Maha Esa.
2. Cinta IlmuMempelajari berbagai bentuk perbedaan dalam agama Buddha dan masyarakat untuk memperluas pengetahuan.
3. Cinta LingkunganMenciptakan lingkungan belajar yang harmonis dan menghargai keberagaman di kelas dan sekolah.
4. Cinta Diri dan SesamaMenjalin persahabatan dengan teman yang berbeda latar belakang sebagai wujud kasih sayang sesama manusia.
5. Cinta Tanah AirMengampanyekan nilai-nilai toleransi dan persahabatan untuk kerukunan bangsa Indonesia.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan gambar dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi keberagaman dalam agama Buddha dengan tepat.
  2. Dengan menyimak cerita dan studi kasus, peserta didik dapat menjelaskan pentingnya menghormati perbedaan dalam kehidupan sehari-hari sesuai ajaran Buddha secara runtut.
  3. Melalui simulasi peran, peserta didik dapat menerapkan sikap persahabatan dan toleransi dalam pergaulan dengan teman yang berbeda latar belakang secara santun.
  4. Dengan membuat proyek poster, peserta didik dapat mengampanyekan nilai-nilai toleransi dan persahabatan dalam agama Buddha dengan kreatif.
Halaman 2 · Perbedaan dalam Agama Buddha — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Buddha · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami dan menghargai perbedaan dalam agama Buddha dan masyarakat akan membantu kamu membangun persahabatan yang kuat dan menciptakan lingkungan yang harmonis.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita harus menghargai teman yang memiliki kebiasaan atau cara beribadah yang sedikit berbeda dari kita?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Peserta didik berlatih menyusun kalimat persuasif dan kreatif untuk poster kampanye.
Seni Rupa: Peserta didik mengembangkan keterampilan menggambar, mewarnai, dan mendesain poster yang menarik.
Pendidikan Pancasila: Peserta didik mengaitkan nilai toleransi dan persahabatan dengan prinsip Bhinneka Tunggal Ika.
Kemitraan PembelajaranOrang tua diajak untuk mendukung peserta didik dalam mengamati dan menceritakan contoh sikap toleransi di lingkungan rumah atau masyarakat.
Lingkungan PembelajaranLingkungan kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan presentasi, dengan ruang untuk menampilkan poster kampanye yang dibuat peserta didik.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video cerita atau gambar digital untuk stimulus awal dan mencari referensi desain poster kampanye yang menarik.
Halaman 3 · Perbedaan dalam Agama Buddha — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Buddha · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 105 menit · awal 20 · inti 65 · penutup 20
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan gambar dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi keberagaman dalam agama Buddha dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)20 menitIce breaking: Tebak Kata Buddha: Guru menyebutkan kata kunci terkait agama Buddha, peserta didik menebak kata tersebut dari clue yang diberikan guru.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, dan memeriksa kehadiran.
  2. Guru mengajak peserta didik bercerita tentang pengalaman mereka bertemu dengan teman yang memiliki kebiasaan atau keyakinan berbeda, kemudian menghubungkannya dengan keberagaman.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi keberagaman dalam agama Buddha dan pertanyaan pemantik: 'Apa saja bentuk perbedaan yang ada dalam agama Buddha?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar-gambar yang menunjukkan keberagaman dalam agama Buddha (misalnya, perbedaan tradisi perayaan Waisak di berbagai negara, perbedaan pakaian biksu/bikkhuni dari berbagai aliran) dan meminta peserta didik mengamati.
  2. Orientasi pada masalah: Guru mengajukan pertanyaan: 'Apa saja perbedaan yang kamu lihat pada gambar-gambar ini? Apakah semua umat Buddha merayakan atau beribadah dengan cara yang sama?'
  3. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok kecil dan meminta mereka berdiskusi untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin perbedaan yang mereka temukan dari gambar atau pengetahuan awal mereka.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)30 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok mencari informasi lebih lanjut tentang perbedaan-perbedaan tersebut dari bahan ajar atau sumber lain yang disediakan guru.
  2. Membimbing penyelidikan: Peserta didik mencatat hasil identifikasi perbedaan-perbedaan tersebut dalam LKPD yang telah dibagikan.
  3. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menyiapkan presentasi singkat tentang hasil identifikasi mereka, menjelaskan jenis-jenis perbedaan yang ditemukan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas, dan kelompok lain memberikan tanggapan atau pertanyaan.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk membandingkan hasil identifikasi antar kelompok dan mengklarifikasi pemahaman tentang keberagaman dalam agama Buddha.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan penguatan tentang berbagai bentuk perbedaan yang wajar dalam agama Buddha dan masyarakat.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)20 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan jenis-jenis perbedaan dalam agama Buddha.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan mengajak mereka merenungkan pentingnya menerima perbedaan.
  3. Guru memberikan tugas untuk mencari contoh perbedaan lain di sekitar mereka dan menutup pembelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Perbedaan dalam Agama Buddha — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Buddha · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 105 menit · awal 20 · inti 65 · penutup 20
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan menyimak cerita dan studi kasus, peserta didik dapat menjelaskan pentingnya menghormati perbedaan dalam kehidupan sehari-hari sesuai ajaran Buddha secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)20 menitIce breaking: Rantai Kata Baik: Peserta didik secara bergiliran menyebutkan satu kata yang menunjukkan sikap baik terhadap perbedaan, membentuk rantai kata.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Guru mengajak peserta didik mengingat kembali materi pertemuan sebelumnya tentang keberagaman dalam agama Buddha.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menjelaskan pentingnya menghormati perbedaan dan pertanyaan pemantik: 'Mengapa kita perlu menghormati perbedaan, dan bagaimana ajaran Buddha mengajarkan kita hal itu?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan sebuah video cerita atau membacakan studi kasus tentang seseorang yang menghadapi perbedaan dan bagaimana ia menyikapinya (misalnya, cerita tentang Pangeran Siddhartha yang mengamati berbagai penderitaan manusia).
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik dalam kelompok dan meminta mereka menganalisis cerita atau studi kasus tersebut, fokus pada konflik dan resolusi yang berkaitan dengan perbedaan.
  3. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik berdiskusi tentang perasaan tokoh dalam cerita dan bagaimana mereka akan bereaksi jika berada di posisi yang sama.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)30 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok mengidentifikasi nilai-nilai ajaran Buddha (seperti welas asih, tanpa kekerasan, toleransi) yang relevan dengan sikap menghormati perbedaan.
  2. Membimbing penyelidikan: Peserta didik mencatat alasan pentingnya menghormati perbedaan dan bagaimana ajaran Buddha mendukung sikap tersebut dalam LKPD.
  3. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok membuat daftar contoh konkret tindakan menghormati perbedaan yang bisa dilakukan di sekolah atau rumah.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya, termasuk daftar tindakan konkret, di depan kelas.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan umpan balik dan menguatkan pemahaman peserta didik tentang pentingnya menghormati perbedaan sesuai ajaran Buddha.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan penguatan tentang manfaat menghormati perbedaan untuk menciptakan kedamaian.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)20 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan pentingnya sikap menghormati perbedaan dan nilai-nilai Buddha yang mendasarinya.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada peserta didik atas diskusi yang aktif dan mendorong mereka untuk menerapkan sikap toleransi dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Guru memberikan tugas untuk mengamati satu contoh sikap toleransi di lingkungan sekitar dan menutup pembelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Perbedaan dalam Agama Buddha — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 30 menit

Tujuan: Kamu akan mengidentifikasi berbagai bentuk perbedaan dalam agama Buddha dan merencanakan cara menghargainya.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.

Info singkat: Dunia kita penuh warna dan perbedaan, termasuk dalam agama Buddha. Ada banyak cara orang mempraktikkan ajaran Buddha, dan ini adalah hal yang indah!

Alat & bahan: kertas, pensil, pensil warna, gambar-gambar keberagaman agama Buddha

Langkah kerja:

  1. Amati Gambar 1 yang menunjukkan berbagai tradisi dalam agama Buddha, lalu diskusikan dengan kelompokmu.
  2. Identifikasi minimal 3 perbedaan yang kamu lihat pada gambar tersebut (misalnya, cara berpakaian, bentuk tempat ibadah, atau kegiatan ritual).
  3. Tuliskan hasil identifikasi perbedaan di kolom 'Jenis Perbedaan' pada tabel di bawah.
  4. Diskusikan mengapa perbedaan-perbedaan itu ada dan bagaimana kita harus menyikapinya, lalu tuliskan sikapmu di kolom 'Sikap Menghargai'.
  5. Presentasikan hasil diskusi kelompokmu di depan kelas.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Perbedaan dalam Agama Buddha — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Buddha · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang agama Buddha?
  2. Pernahkah kamu melihat orang yang beribadah dengan cara yang berbeda?
  3. Bagaimana perasaanmu jika ada teman yang punya kebiasaan berbeda darimu?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan simulasi peran, serta kelengkapan isi LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil proyek poster kampanye toleransi dan persahabatan berdasarkan kriteria yang telah ditentukan.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Perbedaan dalam Agama Buddha — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Buddha · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi keberagaman dalam agama Buddha dengan tepat.Keberagaman dalam Agama Buddha3 JPkeimanan dan ketakwaan
2Menjelaskan pentingnya menghormati perbedaan sesuai ajaran Buddha secara runtut.Menghormati Perbedaan3 JPkewargaan
3Menerapkan sikap persahabatan dan toleransi dalam pergaulan secara santun.Persahabatan dan Toleransi3 JPkolaborasi
4Mengampanyekan nilai-nilai toleransi dan persahabatan dengan kreatif.Kampanye Toleransi dan Persahabatan3 JPkreativitas
Halaman 8 · Perbedaan dalam Agama Buddha — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Buddha · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Dunia kita penuh warna dan perbedaan, termasuk dalam agama Buddha. Ada banyak cara orang mempraktikkan ajaran Buddha, dan ini adalah hal yang indah! Mari kita belajar memahami dan menghargai semua perbedaan ini agar kita bisa hidup rukun dan bahagia bersama.

1. Keberagaman dalam Agama Buddha
Agama Buddha yang telah ada ribuan tahun memiliki banyak tradisi dan praktik yang berbeda di berbagai negara. Misalnya, cara merayakan hari raya Waisak bisa berbeda antara umat Buddha di Thailand, Sri Lanka, atau Indonesia. Ada juga perbedaan dalam aliran ajaran, seperti Theravada dan Mahayana, yang memiliki sedikit perbedaan dalam penekanan ajaran atau ritual. Perbedaan ini adalah bagian dari kekayaan agama Buddha, bukan kelemahan.

2. Menghormati Perbedaan Tradisi
Setiap tradisi atau aliran dalam agama Buddha memiliki keunikan dan sejarahnya sendiri. Menghormati perbedaan tradisi berarti kita menerima bahwa orang lain mungkin memiliki cara beribadah atau memahami ajaran yang berbeda dari kita, dan itu tidak membuat mereka salah. Kita bisa belajar banyak dari tradisi lain dan memperkaya pemahaman kita sendiri tentang Dharma. Sikap hormat ini akan menciptakan kedamaian dan kerukunan antar umat Buddha.

3. Ajaran Buddha tentang Welas Asih dan Toleransi
Inti ajaran Buddha adalah welas asih (metta) dan kasih sayang (karuna) kepada semua makhluk. Buddha mengajarkan kita untuk tidak membenci atau menyakiti siapa pun, bahkan mereka yang berbeda dari kita. Toleransi berarti kita lapang dada menerima perbedaan, tidak menghakimi, dan berusaha memahami sudut pandang orang lain. Dengan welas asih dan toleransi, kita bisa membangun hubungan yang harmonis dengan siapa saja.

4. Persahabatan Lintas Perbedaan
Persahabatan tidak mengenal batas perbedaan. Kita bisa berteman baik dengan siapa saja, terlepas dari latar belakang agama, suku, atau kebiasaan mereka. Buddha Gautama sendiri memiliki banyak murid dari berbagai latar belakang. Kunci persahabatan yang kuat adalah saling menghargai, mendengarkan, dan membantu satu sama lain. Dengan berteman dengan orang yang berbeda, kita belajar hal-hal baru dan memperluas pandangan kita.

5. Manfaat Menghargai Perbedaan
Menghargai perbedaan membawa banyak manfaat. Pertama, menciptakan kedamaian dan kerukunan di masyarakat. Kedua, memperkaya pengetahuan dan pengalaman kita karena kita bisa belajar dari orang lain. Ketiga, melatih kita menjadi pribadi yang lebih sabar, bijaksana, dan welas asih. Keempat, membuat kita merasa lebih bahagia karena hidup dalam lingkungan yang penuh kasih sayang dan tanpa prasangka. Mari kita praktikkan setiap hari!

Rangkuman: Perbedaan dalam agama Buddha dan masyarakat adalah hal yang wajar dan merupakan kekayaan. Ajaran Buddha menekankan welas asih, kasih sayang, dan toleransi sebagai dasar untuk menghargai setiap perbedaan. Dengan menghormati perbedaan, kita dapat membangun persahabatan yang kuat, menciptakan kedamaian, dan menjadi pribadi yang lebih bijaksana. Mari kita selalu menyebarkan kebaikan dan toleransi kepada semua orang.

Halaman 9 · Perbedaan dalam Agama Buddha — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Buddha · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Welas asihPerasaan cinta kasih dan kebaikan hati yang tulus kepada semua makhluk.
ToleransiSikap lapang dada, menghargai, dan menerima perbedaan pendapat, keyakinan, atau kebiasaan orang lain.
DharmaAjaran atau kebenaran yang diajarkan oleh Buddha.
TheravadaSalah satu aliran utama dalam agama Buddha yang menekankan ajaran asli Buddha.
MahayanaSalah satu aliran utama dalam agama Buddha yang menekankan welas asih dan jalan Bodhisattva.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Perbedaan dalam Agama Buddha — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Buddha · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Perbedaan dalam Agama Buddha" mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha Kelas IV ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Perbedaan dalam Agama Buddha — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Materi setahun8 materi · siap dibuatkan

8 materi Pendidikan Agama Buddha SD, urut mengajar dari Riwayat Pangeran Siddharta hingga Sahabat yang Baik.

Riwayat Pangeran SiddhartaBerbakti kepada Orang TuaCinta Kasih (Metta)Perbuatan Baik dan BurukHari Raya WaisakBerdana dan BerbagiMeditasi Sederhana (Ketenangan)Sahabat yang Baik

Pendidikan Agama Buddha Kelas IV SD — Fase B

Kelas IV — ditulis juga kelas 4 — di SD berada di Fase B, dan 8 materi Pendidikan Agama Buddha setahun terdaftar di peta halaman ini, urut mengajar.

Di sekolah, Pendidikan Agama Buddha juga dipanggil budha, buddha, agama budha, dan agama buddha — sebutan yang berbeda untuk mata pelajaran yang sama. Peta materi di halaman ini berlaku untuk sebutan mana pun.

Yang disusun di sini perangkat ajar Pendidikan Agama Buddha kelas IV (kelas 4) SD — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Pendidikan Agama Buddha kelas IV (kelas 4) SD mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Pendidikan Agama Buddha kelas IV (kelas 4) SD yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase B beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Pendidikan Agama Buddha bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPendidikan Agama Buddha · Kelas IVPeta Konsep
Perbedaan dalam Agama BuddhaKeberagaman dalam Agama BuddhaMenghormati Perbedaan TradisiAjaran Buddha tentang Welas Asih dan ToleransiPersahabatan Lintas PerbedaanManfaat Menghargai Perbedaan
Dari sub-bab Perbedaan dalam Agama BuddhaLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Buddha · Kelas IVIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Buddha · Kelas IVLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Buddha · Kelas IVRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Buddha · Kelas IVRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Buddha · Kelas IVProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanKolaborasiKewargaan
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketPPT Bahan Tayang
Satu berkas per pertemuanTujuan, materi, kuisKesimpulan & refleksi
Siap tayang, bisa disunting
Semua paketProta
1Riwayat Pangeran Siddharta2Berbakti kepada Orang Tua3Cinta Kasih (Metta)4Perbuatan Baik dan Buruk5Hari Raya Waisak…+3 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketJurnal Mengajar
Satu baris per pertemuanTanggal dari kaldikMateri, tujuan, kegiatan
Per semester, A4 mendatar
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Pendidikan Agama Buddha Kelas IV SD

Apakah modul ajar Pendidikan Agama Buddha ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap atas nama Anda: modul pertama Word + PDF, dua berikutnya PDF; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Kelas IV (kelas 4) SD masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase B. Kelas IV dan kelas 4 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase B beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apa saja materi Pendidikan Agama Buddha kelas IV SD?

8 materi, urut mengajar dari Riwayat Pangeran Siddharta hingga Sahabat yang Baik. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Pendidikan Agama Buddha?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Pendidikan Agama Buddha sering disebut apa lagi?

Nama resminya Pendidikan Agama Buddha, tetapi di sekolah ia juga dipanggil budha, buddha, agama budha, agama buddha. Borang penyusunan modul mengenali sebutan-sebutan itu juga, jadi Anda boleh mengetik yang biasa Anda pakai — materinya tetap ditemukan.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.