SDKelas IVFase B

Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Buddha Kelas IV
Budaya di Lingkunganku

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026 · KMA 1503/2025 (Panca Cinta)

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Drs. Joko Indarto · guru SMP

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Budaya adalah cara hidup yang diwariskan, meliputi adat, bahasa, dan kesenian. Indonesia kaya akan keberagaman budaya yang perlu dihargai untuk menciptakan kerukunan. Nilai-nilai Buddha Dharma seperti metta dan karuna mengajarkan kita untuk menghormati perbedaan. Dengan bangga menjadi WNI, kita menjaga dan melestarikan budaya sebagai identitas bangsa.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Budaya di Lingkunganku
Pendidikan Agama Buddha · Kelas IV · Fase B
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Buddha · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Budaya di Lingkunganku
Pendidikan Agama Buddha · Fase B · Kelas IV · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPendidikan Agama Buddha
Fase / KelasB / IV
Materi PokokBudaya di Lingkunganku
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah mengenal beberapa kebiasaan atau tradisi yang ada di lingkungan keluarga dan sekitar tempat tinggalnya.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. kewargaan — elemen: Mengenal dan menghargai budaya
    Peserta didik mengenali berbagai budaya di lingkungan sekitar dan menghargai perbedaan sebagai bagian dari identitas bangsa.
  2. kolaborasi — elemen: Bekerja sama dan berkomunikasi
    Peserta didik berinteraksi dan bekerja sama dalam kelompok untuk memahami serta mempresentasikan hasil pengamatan budaya.
  3. penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi
    Peserta didik menganalisis informasi tentang budaya dan mengevaluasi dampaknya terhadap kehidupan bermasyarakat.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 jo. Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026
Elemen / DomainSejarah dan Budaya Agama Buddha
Rumusan CP FasePeserta didik memahami sejarah perkembangan agama Buddha, mengenali tokoh-tokoh penting, serta menghargai berbagai bentuk budaya dan tradisi Buddhis di lingkungan sekitar.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualMateri ini membahas tentang berbagai bentuk budaya seperti pakaian adat, makanan khas, dan upacara keagamaan di Indonesia.
KonseptualKonsep inti materi ini adalah keberagaman budaya sebagai kekayaan bangsa yang perlu dijaga dan dihormati.
ProseduralPeserta didik akan belajar mengidentifikasi, membandingkan, dan mengelompokkan berbagai jenis budaya yang ada di lingkungan mereka.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya sikap terbuka dan toleransi dalam memahami perbedaan budaya di masyarakat.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMenunjukkan rasa bakti dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas anugerah keberagaman budaya Indonesia yang indah.
2. Cinta IlmuMeningkatkan pengetahuan tentang berbagai budaya lokal dan global, serta memahami makna di baliknya melalui berbagai sumber belajar.
3. Cinta LingkunganMenjaga kelestarian lingkungan budaya dengan tidak merusak situs bersejarah atau tradisi yang ada di masyarakat.
4. Cinta Diri dan SesamaMengembangkan sikap toleransi dan welas asih terhadap sesama manusia dengan latar belakang budaya yang berbeda-beda.
5. Cinta Tanah AirMembangun rasa bangga dan cinta terhadap tanah air Indonesia dengan aktif melestarikan serta mempromosikan kekayaan budayanya.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan gambar dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga contoh keberagaman budaya di lingkungannya dengan tepat.
  2. Dengan menganalisis teks singkat, peserta didik dapat menjelaskan pentingnya menghormati perbedaan budaya di masyarakat secara runtut.
  3. Setelah berdiskusi, peserta didik dapat mengaitkan nilai-nilai Buddha Dharma (seperti metta dan karuna) dengan sikap menghargai budaya lain secara konkret.
  4. Melalui proyek mini pembuatan poster, peserta didik dapat menyajikan informasi tentang salah satu budaya lokal dengan kreatif dan informatif.
  5. Dengan melakukan presentasi, peserta didik dapat menunjukkan rasa bangga menjadi warga negara Indonesia yang memiliki beragam budaya.
Halaman 2 · Budaya di Lingkunganku — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Buddha · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami dan menghargai keberagaman budaya di lingkungan sekitar akan menumbuhkan rasa bangga sebagai warga negara Indonesia serta memperkuat nilai-nilai luhur Buddha Dharma dalam kehidupan sosial.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita perlu mengenal dan menghargai budaya yang berbeda-beda di lingkungan kita?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuPendidikan Pancasila: Menghargai keberagaman budaya sebagai perwujudan Bhinneka Tunggal Ika dan pengamalan sila ketiga Pancasila.
Bahasa Indonesia: Mengembangkan keterampilan membaca teks, menulis laporan sederhana, dan presentasi lisan tentang budaya.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk bercerita tentang tradisi atau upacara adat di keluarga mereka sebagai pengayaan materi di rumah.
Lingkungan PembelajaranPembelajaran dapat dilakukan di dalam kelas dengan pengaturan tempat duduk berkelompok, serta memanfaatkan area sekolah untuk pengamatan lingkungan sekitar jika ada.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan tayangan video singkat tentang berbagai budaya daerah di Indonesia atau pencarian gambar untuk poster melalui tablet/komputer dengan bimbingan guru.
Halaman 3 · Budaya di Lingkunganku — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Buddha · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 140 menit · awal 25 · inti 90 · penutup 25
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan gambar dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga contoh keberagaman budaya di lingkungannya dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menitIce breaking: Tepuk Budaya: Guru memimpin tepuk dengan menyebutkan nama budaya (misal: 'Tepuk Batik!', 'Tepuk Reog!') dan peserta didik menirukan tepukan sesuai instruksi.
  1. Guru menyapa peserta didik, memimpin doa sesuai agama Buddha, dan memeriksa kehadiran.
  2. Guru mengajak peserta didik mengingat kembali pengalaman mereka saat melihat perayaan atau tradisi di lingkungan sekitar (misalnya pernikahan adat, upacara keagamaan).
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik: 'Mengapa kita perlu mengenal dan menghargai budaya yang berbeda-beda di lingkungan kita?' agar peserta didik sadar tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar-gambar keberagaman budaya Indonesia (pakaian adat, rumah adat, upacara) dan meminta peserta didik mengamati dengan seksama.
  2. Guru mengajukan pertanyaan: 'Apa saja yang kalian lihat pada gambar? Apakah ada yang berbeda-beda?'.
  3. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok kecil (4-5 orang) dan membagikan LKPD 'Budaya di Sekitarku'.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Dalam kelompok, peserta didik berdiskusi untuk mengidentifikasi jenis-jenis budaya yang terlihat pada gambar di LKPD dan mencatatnya.
  2. Peserta didik mengisi tabel di LKPD untuk mencatat contoh-contoh budaya yang mereka kenali dari gambar atau pengalaman pribadi.
  3. Peserta didik menuliskan minimal tiga contoh keberagaman budaya yang ada di lingkungan mereka dan mendiskusikan apa saja yang membuat budaya tersebut berbeda.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas, menyebutkan contoh-contoh budaya yang ditemukan.
  2. Guru memberikan umpan balik positif terhadap presentasi dan jawaban peserta didik.
  3. Guru menguatkan pemahaman tentang keberagaman budaya sebagai kekayaan yang harus dihargai, mengaitkannya dengan ajaran Buddha Dharma tentang welas asih dan toleransi.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Guru bersama peserta didik membuat simpulan tentang pentingnya mengenal dan menghargai keberagaman budaya.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada semua peserta didik atas partisipasi aktif mereka dan menanyakan perasaan mereka setelah belajar tentang budaya, menciptakan suasana menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas untuk mengamati lebih banyak contoh budaya di lingkungan rumah dan memimpin doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Budaya di Lingkunganku — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Buddha · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 140 menit · awal 25 · inti 90 · penutup 25
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan menganalisis teks singkat, peserta didik dapat menjelaskan pentingnya menghormati perbedaan budaya di masyarakat secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menitIce breaking: Tebak Gerakan: Guru memperagakan gerakan tarian tradisional sederhana dan peserta didik menebak asalnya. Setelah berhasil, peserta didik menirukan gerakan tersebut secara bersama-sama.
  1. Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Guru mengulas kembali materi pertemuan sebelumnya tentang keberagaman budaya dan meminta beberapa peserta didik berbagi hasil pengamatan mereka di rumah.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: 'Dengan menganalisis teks singkat, peserta didik dapat menjelaskan pentingnya menghormati perbedaan budaya di masyarakat secara runtut.' dan mengingatkan fokus pada nilai-nilai penghormatan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan sebuah teks singkat tentang manfaat menghormati perbedaan budaya atau konsekuensi jika tidak menghormati.
  2. Guru meminta peserta didik membaca teks tersebut secara mandiri dan mengidentifikasi gagasan utama.
  3. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok yang sama seperti pertemuan sebelumnya dan membagikan LKPD 'Menghormati Budaya Lain'.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Dalam kelompok, peserta didik menganalisis teks untuk menemukan alasan mengapa penting menghormati perbedaan budaya.
  2. Peserta didik menuliskan minimal tiga alasan pentingnya menghormati perbedaan budaya pada kolom yang tersedia di LKPD.
  3. Peserta didik berdiskusi tentang contoh sikap menghormati dan tidak menghormati budaya lain yang pernah mereka lihat atau alami.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis dan diskusi mereka tentang pentingnya menghormati perbedaan budaya.
  2. Guru memberikan umpan balik dan penguatan, menekankan bahwa sikap menghormati adalah salah satu wujud metta (cinta kasih) dalam ajaran Buddha.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru mengajak peserta didik untuk mengevaluasi bagaimana mereka bekerja sama dalam kelompok untuk memahami pentingnya penghormatan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Guru bersama peserta didik merangkum poin-poin penting tentang manfaat menghormati perbedaan budaya.
  2. Guru memberikan pujian atas kerja sama dan partisipasi aktif peserta didik, menciptakan suasana positif dan menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas untuk mencari berita atau cerita tentang persatuan dalam keberagaman budaya dan memimpin doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Budaya di Lingkunganku — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · AYO MEMBACA!Ayo Kenali Budaya Kita!
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 40 menit

Tujuan: Mengidentifikasi dan mencatat keberagaman budaya di lingkungan sekitar.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.

Info singkat: Indonesia adalah negara yang sangat kaya akan budaya. Dari Sabang sampai Merauke, kita bisa menemukan berbagai macam adat istiadat, tarian, lagu, makanan, dan pakaian yang unik.

Alat & bahan: Gambar-gambar budaya Indonesia, alat tulis, lembar kerja

Langkah kerja:

  1. Amati dengan cermat gambar-gambar budaya Indonesia yang ditayangkan oleh guru.
    Budaya IndonesiaPakaian AdatRumah AdatMakanan KhasTarianTradisional
    Gambar 1. Peta pikiran
  2. Tuliskan nama-nama budaya yang kamu kenali pada kolom 'Nama Budaya'.
  3. Diskusikan dengan kelompokmu, dari mana asal daerah budaya tersebut dan apa ciri khasnya.
  4. Catat hasil diskusimu pada tabel yang disediakan.
  5. Bersama kelompokmu, tentukan minimal 3 contoh budaya yang paling menarik bagimu dan mengapa.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Budaya di Lingkunganku — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Buddha · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Sebutkan satu contoh kebiasaan baik di keluargamu!
  2. Pernahkah kamu melihat orang memakai pakaian adat? Pakaian adat apa?
  3. Apa yang kamu ketahui tentang perbedaan orang di sekitar kita?
  4. Menurutmu, mengapa kita harus rukun dengan teman yang berbeda?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kontribusi dalam pengerjaan proyek poster.

Sumatif (akhir): Penilaian poster dan presentasi kelompok mengenai budaya kebanggaan dan nilai-nilai Buddha Dharma.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Budaya di Lingkunganku — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Buddha · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi keberagaman budaya di lingkungan sekitar.Jenis-jenis budaya, contoh-contoh budaya lokal.4 JPkewargaan
2Menjelaskan pentingnya menghormati perbedaan budaya.Manfaat menghormati, konsekuensi tidak menghormati.4 JPpenalaran kritis
3Mengaitkan nilai-nilai Buddha Dharma dengan sikap menghargai budaya.Metta, karuna, toleransi dalam Buddha Dharma.4 JPkewargaan, kolaborasi
4Menyajikan informasi dan menunjukkan rasa bangga terhadap budaya Indonesia.Proyek poster budaya, presentasi.4 JPkolaborasi, kewargaan
Halaman 8 · Budaya di Lingkunganku — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Buddha · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Indonesia adalah negara yang sangat kaya akan budaya. Dari Sabang sampai Merauke, kita bisa menemukan berbagai macam adat istiadat, tarian, lagu, makanan, dan pakaian yang unik. Semua ini adalah warisan leluhur yang harus kita jaga dan lestarikan. Dengan mengenal dan menghargai budaya di lingkungan kita, kita akan semakin bangga menjadi bagian dari bangsa Indonesia yang beragam.

1. Apa Itu Budaya?
Budaya adalah cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang, lalu diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Budaya bisa berupa adat istiadat, bahasa, pakaian, makanan, kesenian, dan juga kepercayaan. Contohnya, di Bali ada upacara Ngaben, di Jawa ada tari Reog Ponorogo, dan di Sumatera Barat ada rumah Gadang. Semua ini adalah bagian dari budaya yang membuat Indonesia istimewa.

2. Keberagaman Budaya di Indonesia
Indonesia memiliki ribuan pulau dan ratusan suku bangsa, sehingga keberagaman budaya sangatlah tinggi. Kita bisa melihat perbedaan pakaian adat seperti kebaya dari Jawa dan ulos dari Batak. Ada juga perbedaan makanan khas seperti rendang dari Padang, gudeg dari Yogyakarta, dan papeda dari Papua. Perayaan hari besar keagamaan juga memiliki tradisi unik di setiap daerah, seperti Waisak yang dirayakan dengan berbagai cara di candi-candi Buddha.

3. Pentingnya Menghormati Perbedaan Budaya
Menghormati perbedaan budaya sangat penting agar kita bisa hidup rukun dan damai. Ketika kita menghargai budaya orang lain, kita menunjukkan sikap toleransi dan membuka diri untuk belajar hal baru. Jika kita tidak menghormati, bisa timbul perselisihan atau perpecahan. Dengan saling menghormati, kita akan merasa nyaman dan bangga menjadi bagian dari masyarakat Indonesia yang Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda tetapi tetap satu.

4. Nilai-nilai Buddha Dharma dalam Menghargai Budaya
Ajaran Buddha Dharma mengajarkan kita untuk mengembangkan metta (cinta kasih) dan karuna (welas asih) kepada semua makhluk tanpa memandang perbedaan. Sikap ini sangat relevan dalam menghargai keberagaman budaya. Dengan metta dan karuna, kita akan melihat setiap budaya sebagai manifestasi kebaikan dan kreativitas manusia, bukan sebagai penyebab perpecahan. Kita diajarkan untuk menghormati pandangan dan tradisi orang lain, selama tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain.

5. Bangga Menjadi Warga Negara Indonesia
Sebagai warga negara Indonesia, kita harus bangga dengan kekayaan budaya yang kita miliki. Keberagaman ini adalah identitas bangsa kita yang tidak dimiliki negara lain. Dengan mengenal, melestarikan, dan menghargai budaya lokal, kita turut serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Rasa bangga ini akan mendorong kita untuk terus belajar dan mempromosikan keindahan budaya Indonesia kepada dunia.

6. Contoh Budaya di Lingkungan Sekitar
Di lingkungan sekitar kita, ada banyak contoh budaya yang bisa diamati. Misalnya, cara berpakaian orang saat pergi ke tempat ibadah, jenis makanan yang disajikan saat acara keluarga, atau lagu-lagu daerah yang sering diputar. Bahkan cara kita berinteraksi, seperti mengucapkan salam atau bersalaman, juga merupakan bagian dari budaya. Mengamati hal-hal kecil ini akan membantu kita lebih memahami keragaman di sekitar kita.

Rangkuman: Budaya adalah cara hidup yang diwariskan, meliputi adat, bahasa, dan kesenian. Indonesia kaya akan keberagaman budaya yang perlu dihargai untuk menciptakan kerukunan. Nilai-nilai Buddha Dharma seperti metta dan karuna mengajarkan kita untuk menghormati perbedaan. Dengan bangga menjadi WNI, kita menjaga dan melestarikan budaya sebagai identitas bangsa.

Halaman 9 · Budaya di Lingkunganku — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Buddha · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
BudayaCara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh kelompok orang.
KeberagamanAdanya perbedaan dalam berbagai aspek.
ToleransiSikap menghargai perbedaan pendapat, pandangan, kepercayaan, dan kebiasaan orang lain.
MettaCinta kasih universal dalam ajaran Buddha.
KarunaWelas asih atau belas kasihan dalam ajaran Buddha.
WNIWarga Negara Indonesia.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Budaya di Lingkunganku — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Buddha · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Budaya di Lingkunganku" mata pelajaran Pendidikan Agama Buddha Kelas IV ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Budaya di Lingkunganku — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Budaya di Lingkunganku ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPendidikan Agama Buddha · Kelas IVPeta Konsep
Budaya di LingkungankuApa Itu Budaya?Keberagaman Budaya di IndonesiaPentingnya Menghormati Perbedaan BudayaNilai-nilai Buddha Dharma dalam Menghargai BudayaBangga Menjadi Warga Negara Indonesia
Dari sub-bab Budaya di LingkungankuHalaman 12
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Buddha · Kelas IVIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Buddha · Kelas IVLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Buddha · Kelas IVRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Buddha · Kelas IVRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Buddha · Kelas IVProfil Lulusan
KewargaanKolaborasiPenalaran kritis
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketPPT Bahan Tayang tiap Pertemuan
Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Semua paketJurnal Mengajar Semester
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Budaya di Lingkunganku yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Pendidikan Agama Buddha kelas 4 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas IV dan kelas 4 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Budaya di Lingkunganku pada Pendidikan Agama Buddha SD, Fase B, elemen Sejarah dan Budaya Agama Buddha.

Modul Budaya di Lingkunganku ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Budaya di Lingkunganku untuk Pendidikan Agama Buddha kelas IV.

Apakah modul ajar Pendidikan Agama Buddha materi Budaya di Lingkunganku ini gratis?

Ya. Modul Budaya di Lingkunganku untuk kelas IV SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Budaya di Lingkunganku ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Agama Buddha kelas IV ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Buddha kelas IV langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Budaya di Lingkunganku ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Budaya di Lingkunganku dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Buddha kelas IV di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Pendidikan Agama Buddha kelas IV ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Budaya di Lingkunganku ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 jo. Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026, pada Fase B untuk kelas IV SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Budaya di Lingkunganku tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Budaya di Lingkunganku untuk Pendidikan Agama Buddha kelas IV di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Budaya di Lingkunganku ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Agama Buddha kelas IV SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Budaya di Lingkunganku beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Agama Buddha kelas IV berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Pendidikan Agama Buddha ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?

Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Budaya di Lingkunganku yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).

Semua Modul Ajar Pendidikan Agama Buddha SDSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.