Modul Ajar SMK

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Kelas X SMK

4 modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas X SMK (Fase E) siap unduh — Kompetisi dalam Kebaikan, Menghindari Pergaulan Bebas, dan Menghindari Sikap Berpoya-poya.

4 modul siap pakaiFase EWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kopAtau lihat dulu 10 materi kelas X & modul yang sudah jadi ↓

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Syu'abul Iman (Cabang-cabang Iman), salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Syu'abul Iman (Cabang-cabang Iman) selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas X ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Pendidikan Agama Islam Kelas X SMK
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Syu'abul Iman (Cabang-cabang Iman)
Pendidikan Agama Islam · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Syu'abul Iman (Cabang-cabang Iman)
Pendidikan Agama Islam · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPendidikan Agama Islam
Fase / KelasE / X
Materi PokokSyu'abul Iman (Cabang-cabang Iman)
Alokasi Waktu2 Pertemuan (6 JP: 3 JP × 45 menit = 135 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik memahami rukun iman dan beberapa contoh perilaku yang mencerminkan iman dalam kehidupan sehari-hari.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
  2. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BKPDM No. 020 Tahun 2026
Elemen / DomainAl-Qur'an, Hadis, dan Akhlak
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami dan menerapkan nilai-nilai keimanan yang terkandung dalam Al-Qur'an dan Hadis untuk membentuk akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualSyu'abul Iman terdiri dari 77 cabang iman yang mencakup aspek keyakinan, perkataan, dan perbuatan.
KonseptualSyu'abul Iman adalah konsep dalam Islam yang menjelaskan bahwa iman tidak hanya sekadar keyakinan, tetapi juga memiliki banyak dimensi yang terwujud dalam amal perbuatan.
ProseduralPeserta didik akan belajar mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan menginternalisasi cabang-cabang iman dalam kehidupan sehari-hari.
MetakognitifPeserta didik menyadari pentingnya mengaitkan setiap amal perbuatan dengan dimensi keimanan untuk meningkatkan kualitas diri dan beribadah kepada Allah SWT.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMeningkatkan keyakinan bahwa setiap perbuatan baik adalah wujud ketaatan kepada Allah SWT dan mengikuti sunah Rasulullah SAW.
2. Cinta IlmuMengembangkan keinginan untuk terus belajar dan mendalami ajaran Islam, khususnya tentang dimensi-dimensi iman yang luas.
3. Cinta LingkunganMenumbuhkan kesadaran untuk menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan sebagai bagian dari cabang iman.
4. Cinta Diri dan SesamaMendorong peserta didik untuk berbuat jujur, adil, dan saling menolong sesama sebagai manifestasi iman yang sempurna.
5. Cinta Tanah AirMembangun rasa tanggung jawab untuk menerapkan nilai-nilai iman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara demi kemajuan Indonesia.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui diskusi kelompok tentang video inspiratif, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal 5 cabang iman yang berkaitan dengan keyakinan dengan tepat.
  2. Dengan menganalisis studi kasus, peserta didik dapat mengklasifikasikan minimal 5 cabang iman yang berkaitan dengan perkataan dan perbuatan secara runtut.
  3. Setelah melakukan presentasi, peserta didik dapat menjelaskan hubungan antara cabang-cabang iman dengan peningkatan kualitas diri dan akhlak mulia dengan argumen yang kuat.
  4. Melalui penugasan proyek, peserta didik dapat merancang dan melaksanakan aksi nyata yang mencerminkan 3 cabang iman dalam lingkungan sekolah dengan penuh tanggung jawab.
Halaman 2 · Syu'abul Iman (Cabang-cabang Iman) — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami Syu'abul Iman membantu peserta didik menyadari bahwa setiap aspek kehidupan, mulai dari keyakinan hingga tindakan sosial, merupakan manifestasi dari keimanan yang harus dijaga dan ditingkatkan.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa iman tidak hanya cukup diucapkan, tetapi juga harus dibuktikan dengan perbuatan?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan menyusun argumen dan presentasi hasil diskusi secara lisan dan tertulis.
Pendidikan Pancasila: Pemahaman nilai-nilai keimanan sebagai dasar perilaku Pancasilais, khususnya sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berdiskusi untuk mendorong anak menerapkan cabang-cabang iman di rumah, misalnya dengan jujur dan bertanggung jawab.
Lingkungan PembelajaranLingkungan kelas diatur agar kondusif untuk diskusi kelompok, dan tersedia sudut baca dengan buku-buku kisah inspiratif keislaman.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan platform berbagi video untuk menayangkan kisah inspiratif dan sumber belajar daring untuk mencari dalil-dalil terkait cabang iman.
Halaman 3 · Syu'abul Iman (Cabang-cabang Iman) — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 135 menit · awal 25 · inti 85 · penutup 25
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui diskusi kelompok tentang video inspiratif, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal 5 cabang iman yang berkaitan dengan keyakinan dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi kehadiran peserta didik.
  2. Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan pengalaman peserta didik tentang perbuatan baik yang mereka lakukan hari ini dan mengaitkannya dengan nilai keimanan.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita bisa mengetahui bahwa iman kita benar-benar kuat dan tidak hanya di lisan saja?".
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video pendek tentang kisah inspiratif seseorang yang menunjukkan keteguhan iman dalam menghadapi tantangan, lalu bertanya: "Apa saja nilai-nilai keimanan yang tampak dari tokoh dalam video tersebut?" (gambar: {"di":"lkpd","no":1,"jenis":"teks","bentuk":"pesan","judul":"Kisah Inspiratif","isi":["Seorang pemuda bernama Ahmad selalu jujur dalam berdagang meskipun rugi. Ia percaya rezeki datang dari Allah.","Suatu hari, ia menemukan dompet berisi uang dan mengembalikannya kepada pemiliknya."]})
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil (4-5 orang) dan diberikan LKPD untuk mengidentifikasi cabang-cabang iman dari video dan pengalaman pribadi.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok berdiskusi untuk mengidentifikasi cabang-cabang iman, khususnya yang berkaitan dengan keyakinan, dengan merujuk pada materi ajar dan sumber lain.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menuliskan hasil identifikasi cabang-cabang iman dan contoh perilakunya di lembar kerja yang disediakan.
  2. Peserta didik secara bergantian mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya di depan kelas.
  3. Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan terhadap presentasi yang disampaikan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk menganalisis kesesuaian identifikasi cabang iman dengan konsep Syu'abul Iman.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi dan hasil diskusi kelompok.
  3. Guru memperkuat pemahaman peserta didik tentang cabang-cabang iman yang berkaitan dengan keyakinan melalui penjelasan singkat.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan poin-poin penting materi Syu'abul Iman yang berkaitan dengan keyakinan.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada semua kelompok atas partisipasi aktif dan hasil diskusinya.
  3. Guru memberikan tugas mandiri untuk mencari dalil Al-Qur'an atau Hadis yang berkaitan dengan cabang iman yang telah dipelajari, lalu menutup pembelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Syu'abul Iman (Cabang-cabang Iman) — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 135 menit · awal 25 · inti 85 · penutup 25
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan menganalisis studi kasus, peserta didik dapat mengklasifikasikan minimal 5 cabang iman yang berkaitan dengan perkataan dan perbuatan secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan mengecek kehadiran peserta didik.
  2. Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan hasil tugas mandiri pertemuan sebelumnya tentang dalil cabang iman dan meminta beberapa peserta didik untuk berbagi.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik: "Bagaimana cabang-cabang iman yang kita yakini bisa terwujud dalam setiap perkataan dan perbuatan kita sehari-hari?"
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menyajikan beberapa studi kasus singkat tentang dilema etika dalam kehidupan sehari-hari (misalnya, berbohong untuk menghindari hukuman, membantu teman yang kesulitan).
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi kembali ke dalam kelompok yang sama dan diberikan LKPD untuk menganalisis studi kasus.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok menganalisis studi kasus, mengidentifikasi cabang iman yang relevan dengan perkataan dan perbuatan dalam kasus tersebut, serta merumuskan solusi Islami.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menuliskan hasil analisis, klasifikasi cabang iman, dan solusi Islami pada LKPD.
  2. Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil analisis studi kasus dan solusi yang ditawarkan.
  3. Guru dan peserta didik lainnya memberikan tanggapan dan saran untuk setiap presentasi.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk membandingkan dan mengevaluasi berbagai solusi yang ditawarkan.
  2. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya mengamalkan cabang-cabang iman dalam setiap perkataan dan perbuatan untuk mencapai akhlak mulia.
  3. Guru mengaitkan materi dengan profil lulusan dan pentingnya menjadi individu yang beriman dan bertakwa dalam setiap aspek kehidupan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Peserta didik bersama guru merangkum hubungan antara Syu'abul Iman, perkataan, perbuatan, dan akhlak mulia.
  2. Guru memberikan apresiasi atas keberanian peserta didik dalam berpendapat dan kerja sama kelompok yang baik.
  3. Guru memberikan tugas proyek sederhana untuk mengimplementasikan satu cabang iman dalam seminggu ke depan dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Syu'abul Iman (Cabang-cabang Iman) — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan memberikan contoh cabang-cabang iman dalam kehidupan sehari-hari.

Alat & bahan: Kertas, pulpen, spidol, gambar cabang iman

Langkah kerja:

  1. Amati video atau studi kasus yang ditayangkan guru dengan seksama, kemudian catat poin-poin pentingnya.
  2. Diskusikan dalam kelompok, identifikasi minimal 5 cabang iman yang terlihat dari studi kasus dan klasifikasikan ke dalam kategori keyakinan, perkataan, atau perbuatan.
  3. Tuliskan contoh nyata penerapan cabang iman tersebut dalam kehidupan sehari-hari di tabel yang disediakan.
  4. Siapkan presentasi singkat untuk membagikan hasil diskusi kelompokmu kepada teman-teman.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Syu'abul Iman (Cabang-cabang Iman) — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu pahami tentang iman?
  2. Sebutkan 3 contoh perbuatan yang menurutmu mencerminkan orang beriman!
  3. Menurutmu, apakah iman hanya tentang keyakinan di hati saja?
  4. Apakah penting bagi kita untuk menunjukkan iman melalui perbuatan?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil analisis studi kasus dan proyek aksi nyata implementasi cabang iman.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Syu'abul Iman (Cabang-cabang Iman) — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi cabang iman yang berkaitan dengan keyakinanKonsep Syu'abul Iman dan cabang-cabang iman terkait keyakinan3 JPkeimanan dan ketakwaan, penalaran kritis
2Mengklasifikasikan cabang iman yang berkaitan dengan perkataan dan perbuatanCabang-cabang iman terkait perkataan dan perbuatan3 JPkeimanan dan ketakwaan, kolaborasi
3Menjelaskan hubungan cabang iman dengan akhlak muliaHubungan Syu'abul Iman dengan pembentukan akhlak3 JPkeimanan dan ketakwaan, penalaran kritis
4Merancang dan melaksanakan aksi nyata cabang imanImplementasi Syu'abul Iman dalam kehidupan sehari-hari3 JPkeimanan dan ketakwaan, kolaborasi
Halaman 8 · Syu'abul Iman (Cabang-cabang Iman) — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Syu'abul Iman, atau cabang-cabang iman, adalah konsep penting dalam ajaran Islam yang menjelaskan bahwa iman tidak hanya sebatas keyakinan di hati. Lebih dari itu, iman memiliki banyak dimensi yang terwujud dalam perkataan dan perbuatan. Memahami Syu'abul Iman akan membantu kita menyadari betapa luasnya cakupan iman dalam kehidupan seorang Muslim.

1. Pengertian Syu'abul Iman
Syu'abul Iman secara harfiah berarti cabang-cabang iman. Konsep ini merujuk pada hadis Rasulullah SAW yang menyebutkan bahwa iman itu memiliki 77 (tujuh puluh tujuh) cabang, sebagian riwayat menyebut 60-an atau 70-an. Cabang-cabang ini meliputi seluruh aspek kehidupan seorang Muslim, mulai dari keyakinan dasar (i'tiqad), perkataan (qaul), hingga perbuatan (amal). Cabang iman tertinggi adalah 'La ilaha illallah' (Tiada Tuhan selain Allah), sedangkan cabang terendah adalah menyingkirkan gangguan dari jalan. Rasa malu juga termasuk salah satu cabang iman yang penting.

2. Cabang Iman Terkait Keyakinan (I'tiqad)
Cabang iman yang berkaitan dengan keyakinan (i'tiqad) adalah fondasi dari seluruh keimanan. Ini mencakup keyakinan kepada Allah SWT, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, hari akhir, serta qada dan qadar. Selain itu, keyakinan akan adanya surga dan neraka, keyakinan terhadap takdir baik dan buruk, serta keyakinan akan kebangkitan setelah kematian juga termasuk dalam kategori ini. Keyakinan-keyakinan ini harus tertanam kuat dalam hati dan menjadi landasan setiap pikiran dan tindakan seorang Muslim. Contohnya, percaya bahwa Allah Maha Melihat akan mendorong kita selalu berbuat baik.

3. Cabang Iman Terkait Perkataan (Qauli)
Cabang iman yang terkait dengan perkataan (qauli) adalah manifestasi iman melalui lisan. Ini mencakup mengucapkan dua kalimat syahadat, membaca Al-Qur'an, berzikir, berdoa, bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW, beramar ma'ruf nahi munkar (mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran) dengan lisan, serta berkata jujur. Menjaga lisan dari ghibah (menggunjing), fitnah, dan perkataan sia-sia juga merupakan bagian dari cabang iman ini. Setiap Muslim dituntut untuk menggunakan lisannya hanya untuk hal-hal yang mendatangkan kebaikan dan keridaan Allah SWT.

4. Cabang Iman Terkait Perbuatan (Amali)
Cabang iman yang berhubungan dengan perbuatan (amali) adalah implementasi iman melalui tindakan nyata. Ini meliputi pelaksanaan salat, puasa, zakat, haji (bagi yang mampu), jihad, berbakti kepada orang tua, menjaga silaturahmi, menolong sesama, berbuat adil, menjaga kebersihan, dan menyingkirkan gangguan dari jalan. Bersikap tawadhu (rendah hati), sabar, syukur, qana'ah (merasa cukup), dan ikhlas dalam beramal juga termasuk dalam kategori ini. Setiap perbuatan baik yang dilakukan dengan niat karena Allah SWT adalah wujud dari keimanan yang kuat.

5. Hubungan Syu'abul Iman dengan Akhlak Mulia
Syu'abul Iman memiliki hubungan yang sangat erat dengan pembentukan akhlak mulia. Semakin banyak cabang iman yang diamalkan oleh seseorang, maka semakin baik pula akhlaknya. Iman yang kuat akan mendorong seseorang untuk selalu berbuat kebaikan dan menjauhi kemungkaran. Misalnya, keyakinan akan hari pembalasan akan membuat seseorang berhati-hati dalam setiap tindakan. Dengan mengamalkan seluruh cabang iman, seorang Muslim akan mencapai derajat mukmin kamil (mukmin yang sempurna) dan memiliki akhlak yang terpuji di hadapan Allah SWT dan sesama manusia.

Rangkuman: Syu'abul Iman adalah konsep 77 cabang iman yang meliputi keyakinan, perkataan, dan perbuatan. Cabang-cabang ini menjadi pedoman bagi Muslim untuk mengimplementasikan keimanan dalam seluruh aspek kehidupan, mulai dari rukun iman hingga tindakan sosial. Mengamalkan Syu'abul Iman akan membentuk akhlak mulia dan menjadikan seorang Muslim lebih dekat kepada Allah SWT, serta memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

Halaman 9 · Syu'abul Iman (Cabang-cabang Iman) — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Syu'abul ImanCabang-cabang iman
I'tiqadKeyakinan dalam hati
QauliPerkataan atau ucapan
AmaliPerbuatan atau tindakan
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Syu'abul Iman (Cabang-cabang Iman) — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Syu'abul Iman (Cabang-cabang Iman)" mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Syu'abul Iman (Cabang-cabang Iman) — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Semester 1 / Ganjil5 materi · siap dibuatkan

5 materi Pendidikan Agama Islam SMK, urut mengajar dari Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja hingga Meneladani Peran Ulama Penyebar Ajaran Islam di Indonesia.

Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos KerjaMemahami Hakikat dan Mewujudkan Ketauhidan dengan Syu‘abul (Cabang) ImanMenjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan HasadAsuransi, Bank, dan Koperasi Syariah untuk Perekonomian UmatMeneladani Peran Ulama Penyebar Ajaran Islam di Indonesia

Semester 2 / Genap5 materi · siap dibuatkan

5 materi Pendidikan Agama Islam SMK, urut mengajar dari Menjauhi Pergaulan Bebas dan Perbuatan Zina untuk Melindungi Harkat dan Martabat Manusia hingga Peran Tokoh Ulama dalam Penyebaran Islam di Indonesia.

Menjauhi Pergaulan Bebas dan Perbuatan Zina untuk Melindungi Harkat dan Martabat ManusiaHakikat Mencintai Allah Swt., Khauf, Raja’, dan Tawakal kepada-NyaMenghindari Akhlak Madzmumah dan Membiasakan Akhlak MahmudahMenerapkan al-Kulliyatu al-Khamsah dalam Kehidupan Sehari-hariPeran Tokoh Ulama dalam Penyebaran Islam di Indonesia

Pendidikan Agama Islam (PAI) Kelas X SMK — Fase E

Kelas X — ditulis juga kelas 10 — di SMK berada di Fase E, dan 10 materi Pendidikan Agama Islam setahun terdaftar di peta halaman ini, urut mengajar, terbagi semester 1 (ganjil) dan semester 2 (genap).

Di sekolah, Pendidikan Agama Islam juga dipanggil PAI, PABP, dan agama islam — sebutan yang berbeda untuk mata pelajaran yang sama. Peta materi di halaman ini berlaku untuk sebutan mana pun.

Yang disusun di sini perangkat ajar Pendidikan Agama Islam kelas X (kelas 10) SMK — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Pendidikan Agama Islam kelas X (kelas 10) SMK mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas X (kelas 10) SMK yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase E beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Pendidikan Agama Islam bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XPeta Konsep
Syu'abul Iman (Cabang-cabang Iman)Pengertian Syu'abul ImanCabang Iman Terkait Keyakinan (I'tiqad)Cabang Iman Terkait Perkataan (Qauli)Cabang Iman Terkait Perbuatan (Amali)Hubungan Syu'abul Iman dengan Akhlak Mulia
Dari sub-bab Syu'abul Iman (Cabang-cabang Iman)Lembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja1Memahami Hakikat dan Mewujudkan Ketauhidan dengan Syu‘abul (Cabang) Iman1Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan Hasad1Asuransi, Bank, dan Koperasi Syariah untuk Perekonomian Umat1Meneladani Peran Ulama Penyebar Ajaran Islam di Indonesia…+5 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDMeraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos KerjaMemahami Hakikat dan Mewujudkan Ketauhidan dengan Syu‘abul (Cabang) ImanMenjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan HasadAsuransi, Bank, dan Koperasi Syariah untuk Perekonomian Umat
Sebaran materi per bulan
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Kelas X SMK

Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Kelas X (kelas 10) SMK masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase E. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase E beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apa saja materi Pendidikan Agama Islam kelas X SMK?

10 materi, urut mengajar dari Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja hingga Peran Tokoh Ulama dalam Penyebaran Islam di Indonesia. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Pendidikan Agama Islam?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Pendidikan Agama Islam sering disebut apa lagi?

Nama resminya Pendidikan Agama Islam, tetapi di sekolah ia juga dipanggil PAI, PABP, agama islam. Borang penyusunan modul mengenali sebutan-sebutan itu juga, jadi Anda boleh mengetik yang biasa Anda pakai — materinya tetap ditemukan.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.