Modul Ajar SMK

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Kelas XII SMK

6 modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas XII SMK (Fase F) siap unduh — Indahnya Kehidupan Bermakna, Membudayakan Pola Hidup Sederhana dan Menyantuni Duafa…

6 modul siap pakaiFase FWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kopAtau lihat dulu 10 materi kelas XII & modul yang sudah jadi ↓

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Sabar dalam Menghadapi Musibah dan Ujian, salah satu materi di daftar bawah yang sudah jadi — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Sabar dalam Menghadapi Musibah dan Ujian selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas XII ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Pendidikan Agama Islam Kelas XII SMK
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Sabar dalam Menghadapi Musibah dan Ujian
Pendidikan Agama Islam · Kelas XII · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Sabar dalam Menghadapi Musibah dan Ujian
Pendidikan Agama Islam · Fase F · Kelas XII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPendidikan Agama Islam
Fase / KelasF / XII
Materi PokokSabar dalam Menghadapi Musibah dan Ujian
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang rukun iman dan rukun Islam serta beberapa akhlak terpuji dalam Islam.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak mulia
    Peserta didik menunjukkan sikap sabar dan tawakal dalam menghadapi cobaan hidup sehari-hari.
  2. penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
    Peserta didik menganalisis berbagai perspektif tentang hikmah sabar dari sumber-sumber Islam.
  3. kemandirian — elemen: pemahaman diri dan situasi
    Peserta didik mampu mengelola emosi dan merespons musibah dengan sikap positif dan mandiri.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BKPDM No. 020 Tahun 2026
Elemen / DomainAkhlak
Rumusan CP FasePeserta didik memahami konsep akhlak mulia dalam Islam, mampu menganalisis relevansinya dalam kehidupan modern, serta mengimplementasikannya dalam berinteraksi dengan sesama dan alam untuk membentuk pribadi yang berkarakter.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualMusibah dan ujian adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia, seperti kehilangan orang terkasih atau kegagalan usaha.
KonseptualSabar adalah menahan diri dari keluh kesah, menahan lisan dari ucapan yang tidak pantas, dan menahan anggota tubuh dari perbuatan dosa saat menghadapi kesulitan.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari langkah-langkah praktis untuk mengembangkan sikap sabar dan tawakal dalam menghadapi berbagai ujian hidup.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya refleksi diri dan evaluasi cara mereka merespons kesulitan untuk terus meningkatkan kualitas kesabaran.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMeningkatkan keimanan dengan memahami bahwa musibah adalah bagian dari takdir Allah, serta mendekatkan diri melalui doa dan dzikir saat diuji.
2. Cinta IlmuMendorong semangat belajar untuk menggali lebih dalam hikmah sabar dari Al-Qur'an dan Hadis, serta menerapkan ilmunya dalam kehidupan.
3. Cinta LingkunganMembangun kesadaran bahwa kesabaran juga diperlukan dalam menjaga lingkungan, misalnya sabar dalam menanam dan merawat pohon untuk kelestarian alam.
4. Cinta Diri dan SesamaMenumbuhkan empati dan saling menguatkan sesama teman yang sedang menghadapi kesulitan, serta melatih diri untuk sabar dalam interaksi sosial.
5. Cinta Tanah AirMewujudkan kesabaran dalam membangun bangsa dengan tidak mudah menyerah menghadapi tantangan pembangunan dan selalu optimis demi kemajuan Indonesia.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan kisah inspiratif, peserta didik dapat mengidentifikasi makna sabar dan tawakal dalam Islam dengan tepat.
  2. Dengan studi kasus, peserta didik dapat mengklasifikasikan jenis-jenis sabar (sabar dalam ketaatan, menjauhi maksiat, dan menghadapi musibah) dengan benar.
  3. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis dalil-dalil naqli (Al-Qur'an dan Hadis) tentang keutamaan sabar dengan runtut.
  4. Setelah menganalisis contoh, peserta didik dapat menyusun strategi praktis untuk mengimplementasikan sikap sabar dan tawakal dalam kehidupan sehari-hari sesuai syariat Islam.
  5. Dengan praktik simulasi, peserta didik dapat mendemonstrasikan sikap sabar dan tawakal dalam menghadapi skenario ujian hidup dengan penuh keyakinan.
Halaman 2 · Sabar dalam Menghadapi Musibah dan Ujian — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Sabar bukan hanya sekadar menahan diri, tetapi juga merupakan kekuatan spiritual yang membimbing kita untuk melihat hikmah di balik setiap musibah, mengubah kesulitan menjadi peluang untuk tumbuh, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita tetap tenang dan positif saat menghadapi masalah besar yang terasa berat?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Menganalisis teks kisah inspiratif dan menyusun strategi dalam bentuk tulisan yang runtut dan jelas.
Bimbingan dan Konseling: Mengelola emosi dan mengembangkan resiliensi (daya lenting) saat menghadapi tekanan atau masalah.
Sejarah Kebudayaan Islam: Mempelajari kisah-kisah kesabaran para nabi dan sahabat sebagai teladan.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berdiskusi tentang bagaimana mereka mengajarkan kesabaran di rumah dan berbagi pengalaman kepada peserta didik.
Lingkungan PembelajaranLingkungan kelas yang kondusif untuk diskusi kelompok dan presentasi, serta akses ke perpustakaan sekolah atau sudut baca untuk referensi.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video kisah inspiratif dari YouTube, artikel keislaman dari portal berita daring, dan aplikasi Al-Qur'an digital untuk mencari dalil-dalil.
Halaman 3 · Sabar dalam Menghadapi Musibah dan Ujian — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 135 menit · awal 25 · inti 85 · penutup 25
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan kisah inspiratif, peserta didik dapat mengidentifikasi makna sabar dan tawakal dalam Islam dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menitIce breaking: Tebak Kata Islami: Guru menyebutkan ciri-ciri suatu kata Islami (misal: 'menahan diri dari keluh kesah'), peserta didik menebak kata tersebut (sabar).
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, dan melakukan presensi.
  2. Guru menampilkan gambar atau video singkat tentang seseorang yang sedang menghadapi tantangan hidup, kemudian bertanya: 'Apa yang kalian rasakan melihat kondisi ini? Bagaimana sebaiknya kita menyikapi situasi sulit?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi makna sabar dan tawakal serta memperkenalkan pertanyaan pemantik untuk memancing rasa ingin tahu peserta didik.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan sebuah kisah inspiratif (teks atau video pendek) tentang seseorang yang menunjukkan kesabaran luar biasa dalam menghadapi musibah, misalnya kisah Nabi Ayyub AS atau tokoh Muslim kontemporer.
  2. Guru meminta peserta didik untuk mencatat poin-poin penting dari kisah tersebut, khususnya mengenai reaksi tokoh terhadap musibah.
  3. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil (3-4 orang) dan diberikan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang berisi pertanyaan pemicu terkait kisah tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok berdiskusi untuk mengidentifikasi makna sabar dan tawakal berdasarkan kisah yang diamati, serta mencari contoh lain dari kehidupan sehari-hari.
  2. Peserta didik juga diminta untuk mencari dalil-dalil singkat dari Al-Qur'an atau Hadis yang berkaitan dengan sabar dan tawakal (misalnya QS. Al-Baqarah: 153 atau Hadis tentang balasan kesabaran).
  3. Guru berkeliling membimbing diskusi, memberikan klarifikasi jika ada miskonsepsi, dan memastikan semua anggota kelompok berpartisipasi aktif.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas, menjelaskan makna sabar dan tawakal serta dalil yang ditemukan.
  2. Kelompok lain memberikan tanggapan atau pertanyaan terhadap presentasi.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi dan hasil diskusi, kemudian menguatkan pemahaman peserta didik tentang makna sabar dan tawakal dengan menjelaskan definisi secara komprehensif.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan kembali makna sabar dan tawakal.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada semua kelompok atas partisipasinya dan mengajak peserta didik merefleksikan pentingnya sikap sabar dalam kehidupan.
  3. Guru menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Sabar dalam Menghadapi Musibah dan Ujian — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 135 menit · awal 25 · inti 85 · penutup 25
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan studi kasus, peserta didik dapat mengklasifikasikan jenis-jenis sabar (sabar dalam ketaatan, menjauhi maksiat, dan menghadapi musibah) dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menitIce breaking: Tebak Gerakan: Guru memperagakan gerakan atau ekspresi yang menggambarkan sabar (misalnya menahan marah, menunggu), peserta didik menebak jenis sabar apa yang dimaksud.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengaitkan materi sebelumnya dengan menanyakan: 'Apakah semua bentuk kesulitan itu sama? Apakah sabar hanya berlaku saat musibah saja?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengklasifikasikan jenis-jenis sabar dan memantik rasa ingin tahu dengan pertanyaan: 'Adakah sabar yang berbeda dalam beribadah atau menahan diri dari hal buruk?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan beberapa studi kasus singkat (teks atau gambar) yang menggambarkan situasi berbeda: 1) seseorang yang rajin beribadah meskipun lelah, 2) seseorang yang menolak ajakan berbuat curang, dan 3) seseorang yang kehilangan barang berharga.
  2. Peserta didik diminta untuk membaca dan mencermati setiap studi kasus secara individu.
  3. Identifikasi masalah: Guru meminta peserta didik untuk mengidentifikasi 'masalah' atau 'tantangan' yang dihadapi oleh tokoh dalam setiap studi kasus dan bagaimana sikap sabar dapat diterapkan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menit
  1. Pengumpulan data: Peserta didik secara mandiri mencari informasi dari buku paket atau sumber digital tentang jenis-jenis sabar dalam Islam (sabar dalam ketaatan, menjauhi maksiat, menghadapi musibah).
  2. Peserta didik mencatat karakteristik dan contoh dari masing-masing jenis sabar tersebut.
  3. Pengolahan data: Dalam kelompok yang sama, peserta didik berdiskusi untuk mengklasifikasikan setiap studi kasus ke dalam jenis sabar yang sesuai, serta memberikan alasan atas klasifikasinya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Pembuktian: Setiap kelompok mempresentasikan hasil klasifikasi studi kasus dan argumentasinya di depan kelas.
  2. Kelompok lain memberikan tanggapan atau sanggahan, kemudian Guru memfasilitasi diskusi untuk mencapai kesepahaman.
  3. Menarik kesimpulan: Guru menguatkan pemahaman dengan menyimpulkan dan menjelaskan secara detail tiga jenis sabar beserta contoh-contohnya, serta menegaskan pentingnya memahami perbedaan ini dalam praktik.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Guru bersama peserta didik merangkum kembali jenis-jenis sabar yang telah dipelajari.
  2. Guru memberikan apresiasi atas antusiasme peserta didik dan meminta mereka merenungkan jenis sabar mana yang paling sering mereka praktikkan.
  3. Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Sabar dalam Menghadapi Musibah dan Ujian — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKStrategi Sabar Penuh Hikmah!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat menyusun strategi implementasi sabar dan tawakal dalam menghadapi studi kasus.

Alat & bahan: Kertas HVS/karton, spidol, pensil warna, gunting, lem

Langkah kerja:

  1. Perhatikan studi kasus yang diberikan oleh guru dan pahami permasalahannya.
  2. Diskusikan dalam kelompok, identifikasi tantangan yang ada dalam kasus tersebut dari sudut pandang Islam.
  3. Susunlah strategi implementasi sabar dan tawakal yang konkret dan relevan untuk mengatasi kasus tersebut.
  4. Tuliskan strategi kalian pada kertas HVS/karton dengan rapi dan kreatif, sertakan dalil pendukung jika ada.
  5. Presentasikan hasil kerja kelompok di depan kelas.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Sabar dalam Menghadapi Musibah dan Ujian — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kalian pahami tentang sabar?
  2. Pernahkah kalian merasa sangat sedih atau marah karena suatu masalah? Bagaimana kalian menghadapinya?
  3. Menurut kalian, mengapa orang perlu bersabar?
  4. Sebutkan satu contoh perilaku sabar yang kalian ketahui!

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan hasil kerja LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian presentasi strategi implementasi sabar dan tawakal serta tes tulis esai.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Sabar dalam Menghadapi Musibah dan Ujian — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi makna sabar dan tawakal dalam Islam.Makna sabar dan tawakal, kisah inspiratif, dalil naqli.3 JPkeimanan dan ketakwaan
2Mengklasifikasikan jenis-jenis sabar (ketaatan, menjauhi maksiat, musibah).Jenis-jenis sabar, studi kasus, karakteristik.3 JPpenalaran kritis
3Menyusun strategi implementasi sabar dan tawakal dalam kehidupan sehari-hari.Strategi sabar dan tawakal, contoh kasus, praktik.3 JPkemandirian
Halaman 8 · Sabar dalam Menghadapi Musibah dan Ujian — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Hidup adalah serangkaian ujian dan cobaan. Setiap individu pasti akan diuji dengan berbagai bentuk kesulitan, baik berupa kekurangan harta, rasa takut, sakit, maupun kehilangan. Dalam menghadapi semua itu, Islam mengajarkan kita untuk bersabar dan bertawakal. Sabar bukan berarti pasrah tanpa usaha, melainkan sebuah kekuatan jiwa untuk teguh pendirian, menahan diri, dan selalu berharap kepada Allah SWT.

1. Makna Sabar dan Tawakal
Sabar (صبر) secara bahasa berarti menahan diri. Dalam istilah syariat, sabar adalah menahan diri dari keluh kesah, menahan lisan dari ucapan yang tidak pantas, dan menahan anggota tubuh dari perbuatan dosa saat menghadapi musibah atau kesulitan. Sabar juga berarti teguh dalam menjalankan ketaatan dan menjauhi kemaksiatan. Tawakal (توكل) adalah menyerahkan segala urusan kepada Allah SWT setelah berusaha semaksimal mungkin, dengan keyakinan penuh bahwa Allah adalah sebaik-baiknya penolong dan penentu takdir. Sabar dan tawakal adalah dua sifat mulia yang saling melengkapi dalam menghadapi setiap ketentuan Allah SWT.

2. Dalil-Dalil tentang Sabar dan Tawakal
Banyak ayat Al-Qur'an dan Hadis Nabi Muhammad SAW yang menjelaskan tentang keutamaan sabar dan tawakal. Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Baqarah: 153, 'يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ' (Yā ayyuhal-lażīna āmanusta'īnụ biṣ-ṣabri waṣ-ṣalāh, innallāha ma'aṣ-ṣābirīn) yang artinya 'Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan salat. Sungguh, Allah beserta orang-orang yang sabar.' Hadis Nabi juga menyebutkan, 'Tidaklah seorang Muslim ditimpa suatu musibah, baik berupa sakit, kesusahan, kesedihan, gangguan, atau bahkan duri yang menusuknya, melainkan Allah akan menghapus dosa-dosanya dengan itu.' (HR. Bukhari dan Muslim).

3. Jenis-Jenis Sabar
Sabar dapat dikelompokkan menjadi tiga jenis utama. Pertama, sabar dalam ketaatan kepada Allah (صبر على الطاعة), yaitu teguh dan konsisten dalam menjalankan perintah-perintah Allah seperti salat, puasa, zakat, dan haji meskipun terasa berat atau melelahkan. Kedua, sabar dalam menjauhi kemaksiatan (صبر عن المعصية), yaitu menahan diri dari segala bentuk larangan Allah SWT meskipun nafsu mendorong untuk melakukannya. Ketiga, sabar dalam menghadapi musibah dan ujian (صبر عند المصيبة), yaitu menahan diri dari keluh kesah, marah, atau putus asa ketika ditimpa bencana, kehilangan, atau kesulitan hidup lainnya.

4. Hikmah dan Keutamaan Sabar
Sabar memiliki banyak hikmah dan keutamaan. Orang yang sabar akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT tanpa batas, sebagaimana firman-Nya dalam QS. Az-Zumar: 10. Sabar juga melatih jiwa untuk menjadi lebih kuat, tabah, dan optimis dalam menghadapi tantangan. Dengan sabar, seseorang akan lebih mudah menemukan solusi dan hikmah di balik setiap musibah. Sabar juga dapat meningkatkan derajat seseorang di sisi Allah dan menjadi kunci kebahagiaan di dunia dan akhirat.

5. Strategi Mengembangkan Sikap Sabar dan Tawakal
Untuk mengembangkan sikap sabar dan tawakal, ada beberapa strategi praktis yang bisa diterapkan. Pertama, memperkuat iman dan keyakinan kepada takdir Allah SWT. Kedua, memperbanyak doa dan dzikir kepada Allah untuk memohon ketabahan. Ketiga, mengingat kembali janji-janji Allah bagi orang yang sabar. Keempat, membaca dan merenungkan kisah-kisah orang-orang saleh yang sabar. Kelima, mencari hikmah di balik setiap musibah. Keenam, menyadari bahwa setiap kesulitan pasti ada kemudahan, dan setiap penyakit pasti ada obatnya. Terakhir, selalu berusaha dan tidak mudah menyerah, kemudian menyerahkan hasilnya kepada Allah.

Rangkuman: Sabar adalah menahan diri dari keluh kesah dan teguh dalam ketaatan maupun menjauhi maksiat, sementara tawakal adalah menyerahkan segala urusan kepada Allah setelah berusaha. Keduanya adalah akhlak mulia yang diajarkan Islam untuk menghadapi ujian hidup. Sabar terbagi menjadi sabar dalam ketaatan, menjauhi maksiat, dan menghadapi musibah, dengan banyak hikmah dan keutamaan. Mengembangkan sabar membutuhkan penguatan iman, doa, dan refleksi diri.

Halaman 9 · Sabar dalam Menghadapi Musibah dan Ujian — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
SabarMenahan diri dari keluh kesah, menahan lisan, dan menahan anggota tubuh saat menghadapi kesulitan.
TawakalMenyerahkan segala urusan kepada Allah setelah berusaha semaksimal mungkin.
MusibahPeristiwa yang tidak menyenangkan, bencana, atau kesulitan hidup.
Dalil NaqliDasar hukum yang bersumber dari Al-Qur'an dan Hadis.
HikmahPelajaran atau kebijaksanaan yang terkandung di balik suatu peristiwa.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Sabar dalam Menghadapi Musibah dan Ujian — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Sabar dalam Menghadapi Musibah dan Ujian" mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas XII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Sabar dalam Menghadapi Musibah dan Ujian — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Semester 1 / Ganjil2 dari 5 siap unduh

5 materi Pendidikan Agama Islam SMK, urut mengajar dari Sabar dalam Menghadapi Musibah dan Ujian hingga Perkembangan Peradaban Islam di Dunia.

Sabar dalam Menghadapi Musibah dan UjianModul siap unduh · Word + PDF ber-kopIndahnya Kehidupan BermaknaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMunafik dan Keras Hati Tak Akan Pernah MajuKewarisan dan Kearifan dalam IslamPerkembangan Peradaban Islam di Dunia

Semester 2 / Genap5 materi · siap dibuatkan

5 materi Pendidikan Agama Islam SMK, urut mengajar dari Cinta Tanah Air dan Moderasi Beragama hingga Peran Organisasi Islam di Indonesia.

Cinta Tanah Air dan Moderasi BeragamaIlmu KalamSikap Inovatif dan Etika dalam BerorganisasiIjtihadPeran Organisasi Islam di Indonesia

Pendidikan Agama Islam (PAI) Kelas XII SMK — Fase F

Kelas XII — ditulis juga kelas 12 — di SMK berada di Fase F, dan 10 materi Pendidikan Agama Islam setahun terdaftar di peta halaman ini, urut mengajar, terbagi semester 1 (ganjil) dan semester 2 (genap).

Di sekolah, Pendidikan Agama Islam juga dipanggil PAI, PABP, dan agama islam — sebutan yang berbeda untuk mata pelajaran yang sama. Peta materi di halaman ini berlaku untuk sebutan mana pun.

Yang disusun di sini perangkat ajar Pendidikan Agama Islam kelas XII (kelas 12) SMK — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Pendidikan Agama Islam kelas XII (kelas 12) SMK mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas XII (kelas 12) SMK yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase F beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Pendidikan Agama Islam bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XIIPeta Konsep
Sabar dalam Menghadapi Musibah dan UjianMakna Sabar dan TawakalDalil-Dalil tentang Sabar dan TawakalJenis-Jenis SabarHikmah dan Keutamaan SabarStrategi Mengembangkan Sikap Sabar dan Tawakal
Dari sub-bab Sabar dalam Menghadapi Musibah dan UjianLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas XIIProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKemandirian
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Sabar dalam Menghadapi Musibah dan Ujian1Indahnya Kehidupan Bermakna1Munafik dan Keras Hati Tak Akan Pernah Maju1Kewarisan dan Kearifan dalam Islam1Perkembangan Peradaban Islam di Dunia…+5 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDSabar dalam Menghadapi Musibah dan UjianIndahnya Kehidupan BermaknaMunafik dan Keras Hati Tak Akan Pernah MajuKewarisan dan Kearifan dalam Islam
Sebaran materi per bulan
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Kelas XII SMK

Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Kelas XII (kelas 12) SMK masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase F. Kelas XII dan kelas 12 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase F beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apa saja materi Pendidikan Agama Islam kelas XII SMK?

10 materi, urut mengajar dari Sabar dalam Menghadapi Musibah dan Ujian hingga Peran Organisasi Islam di Indonesia. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Pendidikan Agama Islam?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Pendidikan Agama Islam sering disebut apa lagi?

Nama resminya Pendidikan Agama Islam, tetapi di sekolah ia juga dipanggil PAI, PABP, agama islam. Borang penyusunan modul mengenali sebutan-sebutan itu juga, jadi Anda boleh mengetik yang biasa Anda pakai — materinya tetap ditemukan.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.