Modul Ajar SMP

Modul Ajar Bahasa Jawa Kelas VII SMP

1 modul ajar Bahasa Jawa kelas VII SMP (Fase D) siap unduh — Mencari. RPM deep learning lengkap ATP, LKPD, asesmen; Word + PDF ber-kop atas nama Anda.

1 modul siap pakaiFase DWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kop

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Mencari, salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Mencari selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas VII ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Bahasa Jawa Kelas VII SMP
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Mencari
Bahasa Jawa · Kelas VII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jawa · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Mencari
Bahasa Jawa · Fase D · Kelas VII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Jawa
Fase / KelasD / VII
Materi PokokMencari
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang kosakata bahasa Jawa sehari-hari dan mampu berkomunikasi sederhana dalam bahasa Jawa.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainBerbicara dan Mempresentasikan
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menyampaikan gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau pesan dalam berbagai situasi dan tujuan secara runtut dan jelas, serta menyesuaikan diri dengan konteks dan norma budaya Jawa.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualMencari informasi atau barang yang hilang adalah aktivitas yang sering dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
KonseptualKonsep dasar mencari melibatkan identifikasi objek, penentuan lokasi, dan penggunaan strategi pencarian yang efektif.
ProseduralLangkah-langkah mencari meliputi merencanakan pencarian, melakukan pencarian, dan mengevaluasi hasil pencarian.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari strategi pencarian yang paling efektif untuk berbagai jenis informasi atau objek dalam konteks bahasa Jawa.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui simulasi percakapan, peserta didik dapat menanyakan keberadaan suatu objek atau tempat menggunakan ragam bahasa Jawa krama inggil dengan tepat.
  2. Dengan menyimak contoh teks, peserta didik dapat mengidentifikasi kata-kata kunci terkait lokasi dan arah dalam bahasa Jawa dengan benar.
  3. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menyusun kalimat tanya dan jawab tentang pencarian benda atau lokasi menggunakan ragam bahasa Jawa krama alus secara runtut.
  4. Setelah melakukan praktik wawancara sederhana, peserta didik dapat menjelaskan cara menemukan suatu tempat atau objek kepada orang lain dalam bahasa Jawa krama inggil dengan jelas.
  5. Melalui penugasan proyek mini, peserta didik dapat membuat peta sederhana dengan petunjuk arah dalam bahasa Jawa krama alus secara kreatif.
Halaman 2 · Mencari — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jawa · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Kemampuan mencari secara efektif dalam bahasa Jawa membantu peserta didik memecahkan masalah sehari-hari dan mengakses informasi budaya, meningkatkan kemandirian dan keterampilan berkomunikasi mereka.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kalian menanyakan arah atau mencari suatu tempat yang belum pernah kalian kunjungi menggunakan bahasa Jawa?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuIlmu Pengetahuan Sosial: Memahami konsep arah mata angin dan denah lokasi dalam konteks geografis.
Seni Budaya: Menggambar peta secara kreatif dengan hiasan atau ikon khas budaya Jawa.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau anggota keluarga dapat diajak untuk berdiskusi tentang istilah arah atau nama tempat dalam bahasa Jawa yang sering digunakan di lingkungan sekitar.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas yang ditata dengan poster kosakata arah dalam bahasa Jawa dan sudut bacaan cerita rakyat yang mengandung unsur lokasi akan mendukung pembelajaran.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi peta digital yang mendukung penandaan lokasi dan penulisan teks dapat digunakan untuk memvisualisasikan rute perjalanan dalam bahasa Jawa.
Halaman 3 · Mencari — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jawa · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui simulasi percakapan, peserta didik dapat menanyakan keberadaan suatu objek atau tempat menggunakan ragam bahasa Jawa krama inggil dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengajak peserta didik menyanyikan lagu daerah Jawa yang relevan dengan tema lokasi atau perjalanan untuk membangun suasana belajar yang menyenangkan.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menanyakan dan memberikan informasi lokasi dalam bahasa Jawa, serta mengajukan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana cara kalian menanyakan arah atau mencari suatu tempat yang belum pernah kalian kunjungi menggunakan bahasa Jawa?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar peta daerah sekitar sekolah dengan beberapa lokasi yang tidak familiar dan meminta peserta didik membayangkan jika mereka tersesat di sana.
  2. Guru menampilkan beberapa contoh percakapan dalam bahasa Jawa krama inggil yang berisi pertanyaan tentang lokasi dan arah melalui proyektor.
  3. Peserta didik secara individu menyimak dan membaca contoh percakapan yang ditampilkan, kemudian mencatat kata-kata kunci terkait lokasi dan arah.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok kecil yang terdiri dari 3-4 orang.
  2. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok menerima LKPD yang berisi skenario mencari suatu tempat di peta yang telah ditampilkan, misalnya mencari 'perpustakaan' atau 'kantor pos'.
  3. Peserta didik dalam kelompok berdiskusi untuk menyusun dialog singkat (minimal 5 kalimat) dalam bahasa Jawa krama inggil tentang menanyakan dan memberikan arah berdasarkan skenario di LKPD.
  4. Guru berkeliling membimbing setiap kelompok, memastikan penggunaan ragam bahasa krama inggil yang tepat dan membantu jika ada kesulitan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok secara bergantian mempraktikkan dialog yang telah mereka susun di depan kelas.
  2. Kelompok lain memberikan umpan balik konstruktif terhadap penampilan temannya, khususnya mengenai ketepatan penggunaan bahasa dan kejelasan informasi.
  3. Guru memberikan penguatan materi mengenai pentingnya menggunakan ragam bahasa yang tepat dalam konteks sosial yang berbeda dan memberikan apresiasi kepada semua kelompok.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan poin-poin penting tentang cara menanyakan dan memberikan arah dalam bahasa Jawa krama inggil.
  2. Guru memberikan refleksi singkat tentang pembelajaran hari ini dan memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik.
  3. Guru memberikan tugas rumah untuk mencari 5 kata benda atau tempat yang sering dicari dalam kehidupan sehari-hari dan menuliskan pertanyaan tentang keberadaannya dalam bahasa Jawa krama inggil, kemudian menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Mencari — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jawa · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Melalui penugasan proyek mini, peserta didik dapat membuat peta sederhana dengan petunjuk arah dalam bahasa Jawa krama alus secara kreatif.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengulas kembali materi pertemuan sebelumnya tentang menanyakan dan memberikan arah dalam bahasa Jawa krama inggil.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu membuat peta sederhana dengan petunjuk arah dalam bahasa Jawa krama alus sebagai proyek mini, serta memotivasi peserta didik untuk berkreasi.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru menampilkan beberapa contoh peta sederhana dengan petunjuk arah dan bertanya: 'Bagaimana kita bisa membuat peta yang informatif dan mudah dipahami dengan petunjuk dalam bahasa Jawa krama alus?'
  2. Guru menjelaskan kriteria proyek mini: membuat peta lokasi impian (misalnya, sekolah impian, taman impian) dengan minimal 5 lokasi penting dan petunjuk arah menggunakan bahasa Jawa krama alus.
  3. Peserta didik bertanya jawab untuk memastikan pemahaman tentang tugas proyek dan kriteria penilaian.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mendesain perencanaan proyek: Peserta didik secara individu atau berpasangan merancang konsep peta mereka, termasuk lokasi-lokasi yang akan digambar dan rute petunjuk arahnya.
  2. Menyusun jadwal: Peserta didik membuat jadwal pengerjaan proyek, mulai dari membuat sketsa, menuliskan petunjuk, hingga mewarnai dan menyajikan.
  3. Memonitor kemajuan proyek: Guru berkeliling memantau dan memberikan bimbingan kepada setiap peserta didik atau kelompok yang sedang menyusun peta mereka, memastikan penggunaan bahasa Jawa krama alus yang konsisten dan akurat.
  4. Peserta didik mulai menggambar peta dan menuliskan petunjuk arah sesuai dengan desain yang telah dibuat, menggunakan alat dan bahan yang tersedia.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menguji hasil: Peserta didik secara bergantian mempresentasikan peta mereka di depan kelas, menjelaskan lokasi dan petunjuk arah yang telah dibuat.
  2. Kelompok lain atau teman sebaya memberikan umpan balik terhadap peta yang dipresentasikan, termasuk kejelasan gambar, ketepatan petunjuk, dan penggunaan bahasa Jawa krama alus.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memfasilitasi diskusi tentang tantangan yang dihadapi selama membuat peta dan bagaimana cara mengatasinya, serta memberikan penguatan tentang penggunaan bahasa Jawa dalam konteks praktis.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru merangkum pembelajaran tentang pembuatan peta dan petunjuk arah dalam bahasa Jawa krama alus.
  2. Guru memberikan apresiasi atas kreativitas dan kerja keras peserta didik dalam menyelesaikan proyek, menciptakan suasana yang menggembirakan.
  3. Guru menginformasikan bahwa peta terbaik akan dipamerkan dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Mencari — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jawa · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKAyo Gawe Peta Lan Petunjuk Arah!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat membuat peta sederhana dengan petunjuk arah dalam bahasa Jawa krama alus.

Alat & bahan: Kertas gambar, pensil, penghapus, penggaris, pensil warna/spidol

Langkah kerja:

  1. Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
    12345667Mendatar5. Bagian depan.6. Arah barat.7. Arah utara.Menurun1. Bagian belakang.2. Arah kiri.3. Arah kanan.4. Arah timur.6. Arah selatan.
    Gambar 1. Teka-teki silang
  2. Amati peta desa ing ngisor iki, banjur wenehi jeneng papan ing saben kotak sing kosong (minimal 5 papan).
  3. Pilih salah siji papan minangka titik wiwitanmu, banjur pilih papan liyane minangka tujuanmu.
  4. Gawea petunjuk arah saka titik wiwitan menyang tujuanmu nggunakake basa Jawa krama alus ing kolom ngisor peta.
  5. Wenehana warna peta lan tulisan petunjuk arahmu supaya luwih endah lan gampang diwaca.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Mencari — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jawa · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa kowe ngerti tegese 'lor', 'kidul', 'kulon', 'wetan'?
  2. Coba sebutna telung papan sing ana ing lingkungan sekolahmu!
  3. Yen kowe arep menyang perpustakaan, apa sing bakal kok takokake marang kancamu?

Formatif (proses): Observasi diskusi kelompok dan praktik dialog, serta penilaian produk peta sederhana.

Sumatif (akhir): Penilaian performa presentasi peta dan ketepatan penggunaan bahasa Jawa krama alus.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Mencari — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jawa · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Menanyakan keberadaan suatu objek atau tempat menggunakan ragam bahasa Jawa krama inggil.Ragam bahasa krama inggil, kosakata lokasi dan arah.2 JPPenalaran Kritis, Komunikasi
2Mengidentifikasi kata-kata kunci terkait lokasi dan arah dalam bahasa Jawa.Kata kunci lokasi dan arah.2 JPPenalaran Kritis
3Menyusun kalimat tanya dan jawab tentang pencarian benda atau lokasi menggunakan ragam bahasa Jawa krama alus.Ragam bahasa krama alus, struktur kalimat tanya dan jawab.2 JPKreativitas, Kolaborasi
4Membuat peta sederhana dengan petunjuk arah dalam bahasa Jawa krama alus.Peta, petunjuk arah, kosakata krama alus.2 JPKreativitas, Kolaborasi
Halaman 8 · Mencari — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jawa · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Mencari adalah salah satu aktivitas dasar dalam kehidupan sehari-hari, baik mencari barang yang hilang, mencari informasi, maupun mencari arah. Dalam budaya Jawa, kemampuan ini tidak hanya sekadar menemukan, tetapi juga melibatkan etika berkomunikasi yang santun, terutama dalam penggunaan ragam bahasa Jawa. Modul ini akan membimbing kalian untuk menguasai keterampilan mencari dan memberikan informasi lokasi dalam bahasa Jawa dengan tepat dan berbudaya.

1. Pentingnya Mencari dalam Bahasa Jawa
Kemampuan mencari dalam bahasa Jawa sangat esensial untuk berinteraksi dengan masyarakat Jawa. Ketika kita mencari suatu tempat atau benda, kita perlu menanyakan kepada orang lain. Penggunaan ragam bahasa yang tepat, seperti krama inggil atau krama alus, menunjukkan rasa hormat kepada lawan bicara. Ini membantu menjaga keharmonisan komunikasi dan melestarikan nilai-nilai budaya Jawa. Misalnya, menanyakan 'dalemipun Pak Lurah wonten pundi?' (Rumah Bapak Lurah ada di mana?) lebih sopan daripada 'omahe Pak Lurah nang endi?'.

2. Kosakata Arah dan Lokasi
Untuk dapat mencari dan memberikan arah, kita perlu menguasai kosakata dasar arah dan lokasi dalam bahasa Jawa. Beberapa contoh kosakata arah adalah: 'lor' (utara), 'kidul' (selatan), 'kulon' (barat), 'wetan' (timur). Sementara itu, kosakata lokasi bisa berupa 'ngajeng' (depan), 'wingking' (belakang), 'kiwa' (kiri), 'tengen' (kanan), 'leres' (lurus), 'belok' (belok), 'papatan' (perempatan), 'prapatan' (pertigaan). Mempelajari kosakata ini akan memudahkan kita dalam menyusun kalimat petunjuk yang jelas dan mudah dipahami.

3. Ragam Bahasa dalam Bertanya Arah
Dalam bahasa Jawa, ada beberapa ragam bahasa yang digunakan sesuai dengan konteks dan lawan bicara. Untuk bertanya atau memberikan arah kepada orang yang lebih tua atau dihormati, kita menggunakan krama inggil. Contoh pertanyaan: 'Nuwun sewu, dalemipun Bapak Kepala Sekolah menika wonten pundi nggih?' (Permisi, rumah Bapak Kepala Sekolah itu ada di mana ya?). Sedangkan untuk teman sebaya atau yang lebih muda, kita bisa menggunakan ngoko atau krama alus. Pemilihan ragam bahasa yang tepat menunjukkan kesantunan dan etika berbahasa yang baik.

4. Menyusun Kalimat Petunjuk Arah
Setelah menguasai kosakata dan ragam bahasa, kita dapat menyusun kalimat petunjuk arah. Kalimat petunjuk harus runtut dan jelas agar mudah diikuti. Contoh: 'Saking ngriki panjenengan lajeng kemawon mangetan, ngantos pinanggih prapatan. Lajeng panjenengan belok nengen, dalemipun wonten ing sisih kiwa margi.' (Dari sini Anda lurus saja ke timur, sampai bertemu pertigaan. Lalu Anda belok kanan, rumahnya ada di sebelah kiri jalan.) Latihan menyusun kalimat ini akan meningkatkan kemampuan komunikasi lisan dan tulisan.

Rangkuman: Mencari dan memberikan informasi lokasi dalam bahasa Jawa merupakan keterampilan penting yang membutuhkan penguasaan kosakata arah, lokasi, dan penggunaan ragam bahasa Jawa yang tepat, seperti krama inggil atau krama alus. Pemilihan ragam bahasa yang sesuai mencerminkan etika dan kesantunan dalam berkomunikasi. Dengan memahami dan mempraktikkan hal ini, peserta didik dapat berinteraksi secara efektif dan menghargai nilai-nilai budaya Jawa dalam kehidupan sehari-hari.

Halaman 9 · Mencari — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jawa · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
krama inggilRagam bahasa Jawa yang paling halus, digunakan untuk menghormati lawan bicara.
krama alusRagam bahasa Jawa yang lebih halus dari ngoko, namun tidak sehalus krama inggil.
ngokoRagam bahasa Jawa yang paling kasar, digunakan untuk teman sebaya atau yang lebih muda.
lorArah utara.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Mencari — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jawa · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Mencari" mata pelajaran Bahasa Jawa Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Mencari — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Bahasa Jawa Kelas VII SMP — Fase D

Kelas VII — ditulis juga kelas 7 — di SMP berada di Fase D.

Yang disusun di sini perangkat ajar Bahasa Jawa kelas VII (kelas 7) SMP — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Bahasa Jawa kelas VII (kelas 7) SMP mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Bahasa Jawa kelas VII (kelas 7) SMP yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase D beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Bahasa Jawa bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa Jawa · Kelas VIIPeta Konsep
MencariPentingnya Mencari dalam Bahasa JawaKosakata Arah dan LokasiRagam Bahasa dalam Bertanya ArahMenyusun Kalimat Petunjuk Arah
Dari sub-bab MencariLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Jawa · Kelas VIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Jawa · Kelas VIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Jawa · Kelas VIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Jawa · Kelas VIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Jawa · Kelas VIIProfil Lulusan
Penalaran kritisKreativitasKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Bahasa Jawa Kelas VII SMP

Apakah modul ajar Bahasa Jawa ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Kelas VII (kelas 7) SMP masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase D. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase D beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Bahasa Jawa?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.