Modul Ajar SMP

Modul Ajar Bahasa Jawa SMP

1 modul ajar Bahasa Jawa SMP untuk kelas IX — mulai Naskah Sandiwara. RPM deep learning tiap materi: ATP, LKPD, asesmen — Word + PDF ber-kop atas nama Anda.

1 modul siap pakaiFase DWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kop

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Naskah Sandiwara, salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

12 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Naskah Sandiwara selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi Bahasa Jawa SMP ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Bahasa Jawa SMP
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Naskah Sandiwara
Bahasa Jawa · Kelas IX · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jawa · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Naskah Sandiwara
Bahasa Jawa · Fase D · Kelas IX · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Jawa
Fase / KelasD / IX
Materi PokokNaskah Sandiwara
Alokasi Waktu3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki kemampuan dasar dalam memahami cerita dan menulis teks sederhana dalam bahasa Jawa.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: Kreativitas, Kolaborasi, Komunikasi.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah
Elemen / DomainMenulis
Rumusan CP FasePada akhir Fase D, peserta didik mampu menulis berbagai jenis teks sastra dan nonsastra dalam bahasa Jawa untuk menyampaikan gagasan, perasaan, dan informasi dengan memperhatikan struktur, kaidah kebahasaan, dan konteks sosial budaya.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualNaskah sandiwara banyak dipentaskan dalam berbagai acara budaya Jawa, seperti ketoprak atau ludruk.
KonseptualNaskah sandiwara adalah teks yang berisi dialog dan petunjuk laku untuk dipentaskan, memiliki struktur meliputi babak, adegan, dialog, dan kramagung.
ProseduralMenyusun naskah sandiwara melibatkan langkah-langkah seperti menentukan tema, membuat kerangka cerita, mengembangkan karakter, menulis dialog, dan menambahkan petunjuk laku.
MetakognitifPeserta didik menyadari bahwa menulis naskah sandiwara membutuhkan pemahaman mendalam tentang karakter, konflik, dan dialog yang efektif untuk menyampaikan pesan.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan contoh naskah sandiwara, peserta didik dapat mengidentifikasi struktur dan ciri kebahasaan naskah sandiwara dengan tepat.
  2. Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis unsur intrinsik (tema, alur, tokoh, latar) naskah sandiwara yang disajikan dengan cermat.
  3. Setelah memahami konsep, peserta didik dapat merancang kerangka naskah sandiwara sederhana berdasarkan tema yang dipilih dengan runtut.
  4. Melalui kegiatan menulis kolaboratif, peserta didik dapat menyusun dialog dan kramagung dalam naskah sandiwara dengan kaidah bahasa Jawa yang benar.
  5. Dengan memanfaatkan umpan balik, peserta didik dapat merevisi naskah sandiwara yang telah dibuat agar sesuai dengan struktur dan kaidah kebahasaan yang berlaku.
Halaman 2 · Naskah Sandiwara — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jawa · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Menulis naskah sandiwara bukan hanya tentang menyusun kata, tetapi juga tentang menciptakan dunia imajinatif yang dapat dihidupkan di panggung, sekaligus melatih kemampuan berpikir kritis dan empati terhadap karakter.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah cerita bisa menjadi hidup dan dirasakan langsung oleh penonton di atas panggung?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuSeni Budaya: Memahami unsur-unsur pementasan dan ekspresi dalam sandiwara, serta apresiasi terhadap seni pertunjukan tradisional Jawa.
Sejarah: Mengenali latar belakang sejarah dan nilai-nilai budaya yang terkandung dalam cerita-cerita tradisional Jawa yang sering diangkat dalam sandiwara.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk berdiskusi tentang cerita-cerita rakyat Jawa yang bisa menjadi inspirasi ide naskah sandiwara.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan presentasi, serta tersedia perpustakaan sekolah untuk mencari referensi naskah sandiwara.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video pementasan sandiwara tradisional dari YouTube sebagai stimulus dan aplikasi pengolah kata untuk penulisan naskah.
Halaman 3 · Naskah Sandiwara — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jawa · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan contoh naskah sandiwara, peserta didik dapat mengidentifikasi struktur dan ciri kebahasaan naskah sandiwara dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi untuk memastikan kehadiran peserta didik.
  2. Guru menayangkan cuplikan video pementasan sandiwara tradisional Jawa dan bertanya: 'Apa yang kalian rasakan saat menonton pertunjukan ini? Apa bedanya dengan menonton film biasa?'.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini yaitu mengidentifikasi struktur dan ciri kebahasaan naskah sandiwara, serta menjelaskan bahwa kegiatan akan dilakukan secara berkelompok.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru membagikan contoh naskah sandiwara pendek dalam bahasa Jawa dan meminta peserta didik membaca senyap, lalu bertanya: 'Apa saja bagian-bagian yang kalian temukan dalam teks ini?'.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil (3-4 orang) dan diberi LKPD 1 yang berisi pertanyaan panduan untuk mengidentifikasi struktur dan ciri kebahasaan naskah sandiwara.
  3. Membimbing penyelidikan: Masing-masing kelompok membaca ulang naskah, mengidentifikasi bagian-bagian (babak, adegan, dialog, kramagung), dan mencatat ciri-ciri kebahasaan yang ditemukan (misalnya penggunaan basa ngoko/krama, intonasi dalam dialog).
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menuliskan hasil identifikasi mereka pada lembar LKPD, lalu mempresentasikan temuan mereka di depan kelas.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan terhadap presentasi, sementara guru memfasilitasi diskusi untuk menyamakan persepsi tentang struktur dan ciri kebahasaan naskah sandiwara.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap hasil identifikasi dan presentasi kelompok, menyoroti poin-poin penting yang sudah tepat dan area yang perlu diperbaiki.
  2. Peserta didik secara individu menuliskan tiga hal baru yang mereka pelajari tentang naskah sandiwara pada buku catatan masing-masing.
  3. Guru menguatkan pemahaman tentang pentingnya struktur dan ciri kebahasaan dalam menulis naskah sandiwara yang baik.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru dan peserta didik bersama-sama menyimpulkan poin-poin utama pembelajaran hari ini mengenai naskah sandiwara.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan menanyakan perasaan mereka setelah belajar materi ini, menciptakan suasana gembira.
  3. Guru menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya tentang analisis unsur intrinsik naskah dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Naskah Sandiwara — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jawa · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis unsur intrinsik (tema, alur, tokoh, latar) naskah sandiwara yang disajikan dengan cermat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam dan memeriksa kesiapan belajar peserta didik.
  2. Guru mengingatkan kembali materi sebelumnya tentang struktur naskah sandiwara dan bertanya: 'Selain struktur, apa lagi yang penting dalam sebuah cerita sandiwara?'.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menganalisis unsur intrinsik naskah sandiwara dan menjelaskan bahwa kegiatan akan dilakukan secara mandiri dan berkelompok.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan potongan naskah sandiwara yang berbeda dari pertemuan sebelumnya, lalu meminta peserta didik membaca dan mengamati secara seksama.
  2. Identifikasi masalah: Guru mengajukan pertanyaan: 'Bagaimana kita bisa mengetahui pesan utama cerita ini? Siapa saja tokohnya dan bagaimana sifat mereka? Di mana dan kapan cerita ini terjadi?'.
  3. Pengumpulan data: Peserta didik secara individu mengidentifikasi unsur intrinsik (tema, alur, tokoh, latar) dari potongan naskah yang ditayangkan, mencatat poin-poin penting di buku masing-masing.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengolahan data: Peserta didik bergabung dalam kelompok yang sudah dibentuk, lalu berdiskusi untuk membandingkan hasil identifikasi individu mereka dan menyepakati analisis unsur intrinsik kelompok.
  2. Pembuktian: Setiap kelompok melengkapi LKPD 2 yang berisi tabel analisis unsur intrinsik naskah sandiwara, dengan memberikan bukti berupa kutipan dialog atau kramagung dari naskah.
  3. Menarik kesimpulan: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil analisis unsur intrinsik mereka, menjelaskan tema, alur, tokoh, dan latar dengan dukungan bukti.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Guru dan kelompok lain memberikan umpan balik terhadap presentasi, menyoroti ketepatan analisis dan dukungan bukti yang diberikan.
  2. Peserta didik secara berkelompok merevisi hasil analisis mereka berdasarkan masukan yang diterima, untuk memastikan pemahaman yang komprehensif.
  3. Guru menguatkan pemahaman tentang pentingnya unsur intrinsik dalam membangun cerita sandiwara yang kuat dan menarik.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru dan peserta didik bersama-sama merangkum pembelajaran tentang analisis unsur intrinsik naskah sandiwara.
  2. Guru memberikan apresiasi atas kerja sama dan diskusi yang produktif, serta menumbuhkan motivasi peserta didik untuk terus berkarya.
  3. Guru menyampaikan tugas mandiri untuk mencari ide cerita sederhana sebagai persiapan pertemuan selanjutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Naskah Sandiwara — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jawa · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning
Tujuan Pertemuan 3Melalui kegiatan menulis kolaboratif, peserta didik dapat menyusun dialog dan kramagung dalam naskah sandiwara dengan kaidah bahasa Jawa yang benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam dan mengondisikan kelas untuk memulai pembelajaran.
  2. Guru mengingatkan kembali materi tentang struktur dan unsur intrinsik naskah sandiwara, lalu bertanya: 'Sekarang, bagaimana kita bisa membuat naskah sandiwara kita sendiri?'.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu menyusun naskah sandiwara sederhana secara kolaboratif dan menjelaskan langkah-langkah proyek yang akan dilakukan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru membuka diskusi tentang ide-ide cerita yang telah dibawa peserta didik, lalu memandu kelompok untuk memilih satu tema yang menarik dan relevan dengan kehidupan remaja.
  2. Mendesain perencanaan proyek: Setiap kelompok merancang kerangka naskah sandiwara (alur, tokoh, latar, pesan) menggunakan peta pikiran, memastikan semua anggota berkontribusi dalam ide awal.
  3. Menyusun jadwal: Peserta didik dalam kelompok membuat jadwal kerja untuk menyelesaikan naskah sandiwara, termasuk pembagian tugas penulisan dialog dan kramagung, serta batas waktu penyelesaian.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Memonitor kemajuan proyek: Peserta didik mulai menulis naskah sandiwara berdasarkan kerangka yang telah dibuat, dengan fokus pada pengembangan dialog dan petunjuk laku (kramagung) dalam bahasa Jawa yang baik dan benar.
  2. Menguji hasil: Guru memantau kemajuan setiap kelompok, memberikan bimbingan dan umpan balik awal terkait penggunaan bahasa Jawa, kesesuaian dialog dengan karakter, dan kelengkapan kramagung.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok saling bertukar naskah dengan kelompok lain untuk mendapatkan umpan balik konstruktif, lalu merevisi naskah mereka berdasarkan masukan yang diterima.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Setiap kelompok mempresentasikan naskah sandiwara hasil karyanya di depan kelas, dengan membacakan sebagian dialog yang menarik.
  2. Guru dan kelompok lain memberikan apresiasi dan masukan untuk penyempurnaan naskah, termasuk potensi pementasan di masa depan.
  3. Guru menguatkan bahwa setiap proses kreatif membutuhkan revisi dan kolaborasi untuk menghasilkan karya terbaik.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru dan peserta didik bersama-sama menyimpulkan pengalaman menulis naskah sandiwara sebagai sebuah proyek kolaboratif.
  2. Guru memberikan apresiasi tinggi kepada semua kelompok atas kerja keras dan kreativitasnya, menciptakan suasana yang membanggakan dan menggembirakan.
  3. Guru memberikan motivasi untuk terus mengembangkan bakat menulis dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Naskah Sandiwara — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · Pertemuan 3
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jawa · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
Ayo Nulis Sandiwara!Nama: ................................ Kelas: ....... Tanggal: ...........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi struktur, menganalisis unsur intrinsik, dan merancang kerangka naskah sandiwara.

Alat & bahan: Kertas HVS, alat tulis, contoh naskah sandiwara, kartu ide

Langkah kerja:

  1. Amati gambar di bawah ini, lalu diskusikan dalam kelompok apa saja yang terlihat dalam gambar dan kaitannya dengan sandiwara.
  2. Baca contoh naskah sandiwara yang dibagikan guru, lalu identifikasi bagian-bagian strukturnya (babak, adegan, dialog, kramagung).
  3. Analisis unsur intrinsik naskah tersebut (tema, alur, tokoh, latar) dan catat pada tabel yang disediakan.
  4. Pilih satu kartu ide cerita yang tersedia atau kembangkan ide cerita sendiri, lalu buatlah peta pikiran untuk kerangka naskah sandiwara sederhana.
    Ide CeritaTokohLatarKonflikPesan Moral
  5. Tuliskan minimal 5 dialog awal dan 3 kramagung berdasarkan kerangka yang telah dibuat.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Naskah Sandiwara — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jawa · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kalian ketahui tentang sandiwara?
  2. Pernahkah kalian membaca atau menonton pementasan sandiwara?
  3. Sebutkan salah satu cerita yang menurut kalian cocok untuk dijadikan sandiwara!
  4. Apa perbedaan antara dialog dalam cerita biasa dan dialog dalam naskah sandiwara?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan pengisian LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian naskah sandiwara sederhana yang dibuat peserta didik secara berkelompok berdasarkan rubrik.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Naskah Sandiwara — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jawa · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi struktur dan ciri kebahasaan naskah sandiwaraStruktur dan ciri kebahasaan naskah sandiwara2 JPPenalaran Kritis
2Menganalisis unsur intrinsik naskah sandiwaraUnsur intrinsik naskah sandiwara (tema, alur, tokoh, latar)2 JPKreativitas
3Menyusun naskah sandiwara sederhanaKerangka, dialog, dan kramagung naskah sandiwara2 JPKolaborasi, Komunikasi
Halaman 9 · Naskah Sandiwara — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jawa · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Naskah sandiwara merupakan bentuk karya sastra yang dirancang untuk dipentaskan. Dalam bahasa Jawa, sandiwara sering disebut juga drama, lakon, atau tonil. Mempelajari naskah sandiwara tidak hanya membantu kita memahami alur cerita dan karakter, tetapi juga melatih kemampuan berimajinasi dan berekspresi. Materi ini akan membimbing kalian untuk mengenal, menganalisis, hingga mencoba menulis naskah sandiwara sederhana.

1. Pengertian dan Fungsi Naskah Sandiwara
Naskah sandiwara adalah teks tertulis yang menjadi panduan bagi sutradara, aktor, dan kru pementasan. Fungsinya sangat vital, yaitu sebagai blueprint untuk mewujudkan sebuah pertunjukan di atas panggung. Naskah ini berisi dialog antartokoh, petunjuk laku (kramagung) bagi aktor, serta deskripsi latar tempat dan waktu. Naskah sandiwara Jawa seringkali mengangkat cerita rakyat, legenda, atau kehidupan sehari-hari dengan sentuhan budaya lokal, menyampaikan pesan moral atau kritik sosial.

2. Struktur Naskah Sandiwara
Struktur naskah sandiwara terdiri dari beberapa bagian utama. Pertama, babak, yaitu bagian besar dari drama yang mencakup serangkaian peristiwa. Kedua, adegan, yaitu bagian dari babak yang ditandai dengan perubahan setting, tokoh yang masuk atau keluar panggung. Ketiga, dialog, yaitu percakapan antartokoh yang menjadi inti cerita. Keempat, kramagung atau petunjuk laku, yaitu deskripsi non-verbal yang menjelaskan tindakan, ekspresi, atau suasana yang harus ditampilkan oleh aktor di atas panggung. Contoh kramagung: (kanthi swara lirih), (gumuyu cekikikan), (mlaku alon-alon).

3. Unsur Intrinsik Naskah Sandiwara
Seperti karya sastra lainnya, naskah sandiwara juga memiliki unsur intrinsik. Tema adalah gagasan pokok yang mendasari cerita. Alur adalah urutan peristiwa dari awal hingga akhir. Tokoh adalah karakter yang berperan dalam cerita, lengkap dengan watak dan perannya. Latar adalah tempat dan waktu terjadinya peristiwa. Konflik adalah permasalahan yang dihadapi tokoh. Amanat adalah pesan moral yang ingin disampaikan penulis. Memahami unsur-unsur ini penting untuk menganalisis dan menciptakan cerita sandiwara yang utuh dan bermakna.

4. Ciri Kebahasaan Naskah Sandiwara
Naskah sandiwara, khususnya dalam bahasa Jawa, memiliki ciri kebahasaan yang khas. Dialognya harus terasa alami dan sesuai dengan karakter tokoh, seringkali menggunakan ragam bahasa Jawa (ngoko, krama madya, krama inggil) yang disesuaikan dengan status sosial dan hubungan antartokoh. Penggunaan kalimat langsung sangat dominan. Selain itu, kramagung seringkali menggunakan kata kerja imperatif atau deskriptif singkat untuk memandu akting. Gaya bahasa yang digunakan juga bisa bervariasi, dari lugas hingga puitis, tergantung genre sandiwara.

5. Langkah-Langkah Menulis Naskah Sandiwara
Menulis naskah sandiwara diawali dengan menentukan tema dan ide cerita yang menarik. Selanjutnya, buat kerangka cerita yang meliputi alur, tokoh, dan latar. Kembangkan karakter tokoh dengan menentukan watak, tujuan, dan konfliknya. Kemudian, mulailah menulis dialog antartokoh, pastikan dialog tersebut mengalir dan mendukung pengembangan cerita. Jangan lupa untuk menambahkan kramagung atau petunjuk laku untuk setiap adegan. Terakhir, lakukan revisi dan penyuntingan untuk memastikan naskah sudah lengkap, koheren, dan sesuai kaidah bahasa Jawa.

Rangkuman: Naskah sandiwara adalah teks panduan pementasan yang memiliki struktur babak, adegan, dialog, dan kramagung. Unsur intrinsik seperti tema, alur, tokoh, dan latar menjadi fondasi cerita. Ciri kebahasaan naskah sandiwara Jawa ditandai dengan penggunaan ragam bahasa yang sesuai konteks dan dominasi dialog langsung. Proses penulisan meliputi penentuan ide, kerangka, pengembangan karakter, penulisan dialog dan kramagung, serta revisi untuk menghasilkan karya yang siap dipentaskan.

Halaman 10 · Naskah Sandiwara — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jawa · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
SandiwaraPertunjukan drama atau lakon.
BabakBagian besar dalam drama yang terdiri dari beberapa adegan.
AdeganBagian dari babak yang ditandai perubahan tokoh atau latar.
KramagungPetunjuk laku atau ekspresi non-verbal dalam naskah sandiwara.
DialogPercakapan antartokoh dalam naskah.
NgokoRagam bahasa Jawa non-formal.
KramaRagam bahasa Jawa formal/halus.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Naskah Sandiwara — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jawa · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Naskah Sandiwara" mata pelajaran Bahasa Jawa Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Naskah Sandiwara — pratinjau tuntas.org
Lembar 12 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 12 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Modul Ajar Bahasa Jawa di SMP

Peta di halaman ini memuat Bahasa Jawa di SMP, urut mengajar. Kelasnya mencakup Fase D, dan fase tiap kelas tertulis pada judul kelompoknya di peta atas. Modulnya disusun untuk sekolah di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, mengikuti Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan Standar Proses (Permendikdasmen 1/2026), dengan 8 Dimensi Profil Lulusan.

Yang disusun di sini perangkat ajar Bahasa Jawa SMP — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Bahasa Jawa SMP mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Bahasa Jawa SMP yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) fase beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Bahasa Jawa bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa Jawa · Kelas IXPeta Konsep
Naskah SandiwaraPengertian dan Fungsi Naskah SandiwaraStruktur Naskah SandiwaraUnsur Intrinsik Naskah SandiwaraCiri Kebahasaan Naskah SandiwaraLangkah-Langkah Menulis Naskah Sandiwara
Dari sub-bab Naskah SandiwaraLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Jawa · Kelas IXIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Jawa · Kelas IXLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Jawa · Kelas IXRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Jawa · Kelas IXRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Jawa · Kelas IXProfil Lulusan
KreativitasKolaborasiKomunikasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Daftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Bahasa Jawa SMP

Apakah modul ajar Bahasa Jawa ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Bahasa Jawa?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.