tuntas.orgBuat Modul Ajar →
BerandaModul Ajar MIQur'an Hadis › BACAAN GUNNAH
MI · Kelas II · Fase A

Modul Ajar Qur'an Hadis Kelas II
BACAAN GUNNAH

Modul ajar Qur'an Hadis MI kelas II materi BACAAN GUNNAH lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai SK Dirjen Pendis No. 9941/2025. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar Qur'an Hadis kelas II materi BACAAN GUNNAH
Ringkasan: Gunnah adalah dengung yang keluar dari hidung saat membaca huruf Mim (م) atau Nun (ن) bertasydid. Membaca Gunnah dengan benar membuat Al-Qur'an semakin indah dan sesuai dengan tajwid. Mari terus berlatih agar bacaan kita semakin baik.
Model: Discovery Learning + praktikDimensi: Keimanan dan Ketakwaan, Penalaran Kritis, KolaborasiWord + PDF
Buat & Unduh Modul Ini — GRATISQur'an Hadis · BACAAN GUNNAH · atas nama Anda

1 Capaian Pembelajaran

Rumusan: Peserta didik mampu mengidentifikasi, memahami, dan mempraktikkan bacaan-bacaan dasar dalam Al-Qur'an dan Hadis yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, serta menumbuhkan kecintaan terhadap ajaran Islam.

Acuan: SK Dirjen Pendis No. 9941/2025

Kompetensi awal: Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang huruf hijaiyah dan beberapa bacaan pendek dalam Al-Qur'an.

Pemahaman bermakna: Memahami bacaan gunnah membuat kita lebih fasih dan benar saat membaca Al-Qur'an, sehingga dapat memahami firman Allah dengan lebih baik.

Pertanyaan pemantik: Pernahkah kalian mendengar suara 'ng' yang panjang saat membaca surat Al-Qur'an, seperti di surat Al-Lahab? Suara apa itu ya?

2 Tujuan Pembelajaran

3 Kegiatan Pembelajaran (3 Pertemuan)

Pertemuan 1 — Discovery Learning

Tujuan: Peserta didik dapat menjelaskan pengertian bacaan gunnah dengan benar.

Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, mengecek kehadiran, dan mengaitkan materi dengan pengalaman siswa mendengar bacaan Al-Qur'an. Guru menyampaikan tujuan hari ini: mengenal suara 'ng' dalam Al-Qur'an.

Memahami: Guru menampilkan video pendek tentang gunnah dan membacakan contohnya. Siswa diajak mengamati dan mendengarkan perbedaan bacaan yang ada gunnah dan tidak ada.

Mengaplikasi: Siswa secara individu diminta menirukan bacaan gunnah yang dicontohkan guru. Guru memberikan umpan balik langsung.

Merefleksi: Guru bertanya kepada siswa apa yang mereka pahami tentang gunnah. Siswa diminta menyebutkan huruf apa saja yang dibaca dengung.

Penutup: Guru merangkum materi, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif siswa, dan mengingatkan untuk terus berlatih di rumah. Doa penutup.

Pertemuan 2 — Problem Based Learning

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi huruf-huruf yang dibaca dengan gunnah (mim dan nun bertasydid) dalam contoh bacaan.

Kegiatan awal: Guru mengingatkan kembali materi pertemuan sebelumnya tentang gunnah. Guru menyampaikan tujuan hari ini: mencari gunnah dalam ayat Al-Qur'an.

Memahami: Guru membagikan lembar kerja berisi potongan ayat-ayat pendek yang mengandung gunnah. Siswa diminta berkelompok untuk mencari dan melingkari huruf mim (م) atau nun (ن) yang bertasydid.

Mengaplikasi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya, menunjukkan ayat dan huruf yang dibaca gunnah. Guru memberikan penguatan dan koreksi.

Merefleksi: Siswa berdiskusi dalam kelompok tentang kesulitan yang dihadapi saat mencari bacaan gunnah. Guru memfasilitasi diskusi.

Penutup: Guru memberikan apresiasi pada kelompok yang aktif, merangkum pembelajaran, dan memberikan tugas mencari contoh gunnah di mushaf Al-Qur'an di rumah. Doa penutup.

Pertemuan 3 — Project Based Learning + praktik

Tujuan: Peserta didik dapat mempraktikkan bacaan gunnah dengan benar pada huruf mim (م) dan nun (ن) bertasydid.

Kegiatan awal: Guru mereview tugas mencari contoh gunnah di rumah. Guru menyampaikan tujuan hari ini: praktik membaca gunnah dengan benar.

Memahami: Guru membimbing siswa membaca surah-surah pendek yang sudah dipelajari (misal: An-Nas, Al-Falaq, Al-Ikhlas) dengan fokus pada bacaan gunnah.

Mengaplikasi: Siswa secara bergiliran membaca ayat-ayat yang mengandung gunnah di depan kelas. Guru dan teman memberikan apresiasi dan masukan.

Merefleksi: Guru mengajak siswa merefleksikan kemajuan mereka dalam membaca gunnah. Siswa diminta menyampaikan perasaannya setelah bisa membaca gunnah dengan benar.

Penutup: Guru memberikan apresiasi tertinggi kepada semua siswa atas usahanya, merangkum seluruh materi gunnah, dan memberikan motivasi untuk terus istiqomah belajar Al-Qur'an. Doa penutup.

4 Asesmen

Proses (formatif): Guru mengamati keaktifan siswa dalam diskusi, ketepatan jawaban saat tanya jawab, dan kemahiran dalam menirukan bacaan gunnah.

Akhir (sumatif): Penilaian unjuk kerja membaca ayat-ayat pendek yang mengandung bacaan gunnah secara individu.

5 Alur Tujuan Pembelajaran

TujuanMateriAlokasiDimensi
Menjelaskan pengertian gunnahPengertian Gunnah2 JPKeimanan dan Ketakwaan
Mengidentifikasi huruf gunnahContoh Gunnah dalam Ayat2 JPPenalaran Kritis
Mempraktikkan bacaan gunnahPraktik Bacaan Gunnah2 JPKolaborasi

6 Bahan Ajar & Ringkasan Materi

Halo anak-anak hebat kelas II! Mari kita belajar salah satu rahasia keindahan membaca Al-Qur'an, yaitu bacaan Gunnah. Gunnah adalah suara dengung yang merdu saat membaca huruf tertentu. Dengan memahami Gunnah, bacaan Al-Qur'an kita akan semakin indah dan bermakna.

Apa itu Gunnah?

Gunnah secara bahasa berarti 'dengung'. Dalam ilmu tajwid, Gunnah adalah suara yang keluar dari pangkal hidung (ghunnah). Bacaan ini wajib dibaca ketika menjumpai huruf Mim (م) atau Nun (ن) yang bertasydid (memiliki tanda 'syaddah' seperti wajik kecil di atasnya). Contohnya pada bacaan 'amm' (أَمَّ) atau 'inna' (إِنَّ). Dengung ini harus terdengar jelas dan ditahan sebentar.

Huruf yang Dibaca Gunnah

Hanya ada dua huruf yang dibaca dengan dengung (Gunnah), yaitu Mim (م) dan Nun (ن) ketika keduanya berharakat tasydid. Tanda tasydid ini sangat penting untuk diperhatikan. Ketika huruf Mim atau Nun bertasydid, maka bacaannya harus dibaca dengan dengung yang jelas. Misalnya, pada lafaz 'Robbighfirli' (رَّبِّ اغْفِرْ لِيْ) yang ada di surat Nuh, tidak ada Gunnah karena Nun-nya tidak bertasydid. Namun pada 'innallaha' (إِنَّ اللهَ) ada Gunnah karena Nun-nya bertasydid.

Cara Membaca Gunnah

Untuk membaca Gunnah, saat mengucapkan huruf Mim (م) atau Nun (ن) yang bertasydid, tahanlah suara sebentar di hidung. Rasakan getaran di hidungmu. Misalnya, pada kata 'amm' (أَمَّ), bunyikan 'a-m-m' dengan dengung di huruf 'm' kedua. Pada kata 'inna' (إِنَّ), bunyikan 'i-n-n' dengan dengung di huruf 'n' kedua. Latihannya bisa dengan mengucapkan 'Mmmmmm...' atau 'Nnnnnn...' dengan suara yang keluar dari hidung.

Contoh Gunnah dalam Surah Pendek

Kita bisa menemukan bacaan Gunnah dalam surah-surah pendek yang sering kita baca. Contohnya: 1. Surat Al-Lahab: 'Tabbat yadaa abi lahabiw wa tab.' (تَبَّتْ يَدَا أَبِي لَهَبٍ وَتَبَّ). Perhatikan bacaan 'lahabiw wa' (لَهَبٍ وَتَبَّ) - Nun di 'lahabiw' tidak bertasydid, jadi tidak ada gunnah. Tapi pada 'wa tabba' (وَتَبَّ) - Ba bertasydid, bukan Nun/Mim. 2. Surat Al-Qari'ah: 'Mal qoriah. Wamal qoriah.' (مَا الْقَارِعَةُ. وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْقَارِعَةُ). Perhatikan 'wama adraka' (وَمَا أَدْرَاكَ) - Mim bertasydid, ada gunnah. 3. Surat An-Nas: 'Qul u'udzu birabbin naas.' (قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ). Perhatikan 'birabbin naas' (بِرَبِّ النَّاسِ) - Nun bertasydid, ada gunnah.

Rangkuman: Gunnah adalah dengung yang keluar dari hidung saat membaca huruf Mim (م) atau Nun (ن) bertasydid. Membaca Gunnah dengan benar membuat Al-Qur'an semakin indah dan sesuai dengan tajwid. Mari terus berlatih agar bacaan kita semakin baik.

7 LKPD — Lembar Kerja Peserta Didik

Tujuan: Membantu siswa mengidentifikasi dan melingkari huruf mim (م) atau nun (ن) bertasydid yang dibaca dengan gunnah dalam potongan ayat.

Alat & bahan: Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), alat tulis, mushaf Al-Qur'an (opsional)

  1. Bacalah potongan ayat di bawah ini dengan teliti.
  2. Temukan huruf mim (م) atau nun (ن) yang bertasydid.
  3. Lingkari huruf yang dibaca dengan gunnah (dengung).
  4. Tuliskan kembali huruf tersebut di kolom yang tersedia.

8 Glosarium

GunnahDengung yang keluar dari pangkal hidung saat membaca Mim (م) atau Nun (ن) bertasydid.
TasydidTanda baca (syaddah) yang menunjukkan huruf dibaca dobel atau ditekan.
Mim (م)Huruf hijaiyah ke-24.
Nun (ن)Huruf hijaiyah ke-25.
TajwidIlmu tentang kaidah-kaidah membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar.

9 Materi Qur'an Hadis Terkait

Surah Al-Ikhlas dan Al-LahabQur'an Hadis Kelas II MI
Pelajari Surah Al-Ikhlas dan Al-Lahab →
Huruf Hijaiah dan Tanda BacaQur'an Hadis Kelas I MI
Pelajari Huruf Hijaiah dan Tanda Baca →
Surah Ad-Dhuha dan Al-InsyirahQur'an Hadis Kelas VI MI
Pelajari Surah Ad-Dhuha dan Al-Insyirah →
Surah Al-'Alaq dan Al-QadrQur'an Hadis Kelas VI MI
Pelajari Surah Al-'Alaq dan Al-Qadr →
Surah Al-Asr dan Al-HumazahQur'an Hadis Kelas IV MI
Pelajari Surah Al-Asr dan Al-Humazah →
Surah Al-Fil dan Al-QuraisyQur'an Hadis Kelas III MI
Pelajari Surah Al-Fil dan Al-Quraisy →

10 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar Qur'an Hadis BACAAN GUNNAH ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Qur'an Hadis kelas II langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti SK Dirjen Pendis No. 9941/2025.

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Buat Modul Ajar Lain — GRATISIsi nama & materi, selesai ±1 menit

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.