Modul ajar Qur'an Hadis MI kelas VI materi Surah Ad-Dhuha dan Al-Insyirah lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai SK Dirjen Pendis No. 9941/2025 tentang Capaian Pembelajaran PAI dan Bahasa Arab Kurikulum Merdeka pada Madrasah. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Rumusan: Peserta didik mampu memahami makna Surah Ad-Dhuha dan Al-Insyirah, menghafal, serta mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.
Acuan: SK Dirjen Pendis No. 9941/2025 tentang Capaian Pembelajaran PAI dan Bahasa Arab Kurikulum Merdeka pada Madrasah
Kompetensi awal: Peserta didik sudah memiliki kemampuan dasar membaca Al-Qur'an dengan baik dan mengenal beberapa surah pendek juz 30.
Pemahaman bermakna: Memahami Surah Ad-Dhuha dan Al-Insyirah membantu kita menyadari bahwa Allah SWT selalu bersama hamba-Nya, memberikan kemudahan setelah kesulitan, dan mengajarkan pentingnya bersyukur serta beramal saleh.
Pertanyaan pemantik: Pernahkah kalian merasa sedih atau putus asa, lalu menemukan semangat kembali? Bagaimana perasaan kalian saat itu?
Tujuan: Melafalkan Surah Ad-Dhuha dan Al-Insyirah dengan fasih dan benar sesuai kaidah tajwid.
Kegiatan awal: Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, memeriksa kehadiran, melakukan apersepsi dengan menanyakan pengalaman menghadapi kesulitan dan kebahagiaan, menyampaikan tujuan pembelajaran, serta memberikan pertanyaan pemantik.
Memahami: Peserta didik mendengarkan lantunan Surah Ad-Dhuha dan Al-Insyirah dari guru atau rekaman audio, kemudian mengamati tulisan ayat-ayatnya. Guru menjelaskan secara singkat konteks turunnya surah dan makna globalnya sebagai penghiburan dari Allah SWT.
Mengaplikasi: Secara berkelompok, peserta didik berlatih melafalkan Surah Ad-Dhuha dan Al-Insyirah ayat per ayat dengan bimbingan guru. Mereka saling menyimak dan mengoreksi bacaan teman, fokus pada makharijul huruf dan tajwid sederhana.
Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil latihan melafalkan surah di depan kelas. Guru memberikan umpan balik positif dan penguatan terhadap bacaan yang benar, serta mengoreksi bacaan yang kurang tepat dengan cara yang membangun.
Penutup: Peserta didik bersama guru menyimpulkan pentingnya melafalkan Al-Qur'an dengan benar. Guru memberikan apresiasi atas semangat belajar dan memberikan tugas untuk berlatih melafalkan di rumah. Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam.
Tujuan: Menganalisis makna isi kandungan Surah Ad-Dhuha dan Al-Insyirah secara sederhana dan menghafal Surah Ad-Dhuha dan Al-Insyirah dengan lancar dan tartil.
Kegiatan awal: Guru mengucapkan salam, mengajak berdoa, memeriksa kehadiran, mengulas kembali materi pelafalan, menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, dan mengaitkan materi dengan pengalaman peserta didik yang pernah merasa sedih lalu bangkit kembali.
Memahami: Peserta didik menerima teks Surah Ad-Dhuha dan Al-Insyirah beserta terjemahan dan penjelasan singkat per ayat. Guru memandu diskusi tentang kata-kata kunci dan pesan utama dalam setiap surah, misalnya 'وَالضُّحَىٰ' (wadh-dhuhaa) dan 'فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا' (fa inna ma'al-'usri yusra).
Mengaplikasi: Dalam kelompok, peserta didik menganalisis makna setiap ayat dan mengidentifikasi nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Setelah itu, mereka mulai menghafal surah secara berpasangan atau berkelompok kecil, saling menyimak dan mengoreksi hafalan.
Merefleksi: Beberapa peserta didik maju untuk mendemonstrasikan hafalan Surah Ad-Dhuha dan Al-Insyirah. Kelompok mempresentasikan hasil analisis makna dan nilai-nilai yang ditemukan. Guru memberikan penguatan dan memastikan pemahaman yang benar.
Penutup: Peserta didik bersama guru menyimpulkan pesan-pesan utama dari kedua surah. Guru memberikan apresiasi atas usaha menghafal dan menganalisis, serta memberikan motivasi untuk terus muroja'ah. Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam.
Tujuan: Mengidentifikasi nilai-nilai positif dari Surah Ad-Dhuha dan Al-Insyirah untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari dan menyajikan hasil analisis makna dan implementasi nilai Surah Ad-Dhuha dan Al-Insyirah melalui proyek sederhana.
Kegiatan awal: Guru mengucapkan salam, mengajak berdoa, memeriksa kehadiran, melakukan kuis singkat hafalan dan makna, menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, dan menjelaskan bahwa hari ini mereka akan membuat proyek untuk mengamalkan nilai surah.
Memahami: Peserta didik secara individu atau kelompok kecil merencanakan proyek sederhana yang mengimplementasikan nilai-nilai dari Surah Ad-Dhuha dan Al-Insyirah, seperti membuat poster ajakan bersyukur, menceritakan pengalaman bangkit dari kesulitan, atau menulis puisi inspiratif.
Mengaplikasi: Peserta didik melaksanakan proyek yang telah direncanakan. Mereka dapat menggunakan berbagai media seperti gambar, tulisan tangan, atau presentasi digital sederhana. Guru membimbing dan memberikan saran selama proses pengerjaan proyek.
Merefleksi: Setiap peserta didik/kelompok mempresentasikan proyeknya di depan kelas, menjelaskan makna dan nilai yang ingin disampaikan, serta bagaimana mereka mengimplementasikannya. Guru dan teman-teman memberikan tanggapan dan apresiasi.
Penutup: Guru bersama peserta didik merangkum seluruh pembelajaran Surah Ad-Dhuha dan Al-Insyirah, menekankan pentingnya mengamalkan Al-Qur'an. Guru memberikan apresiasi tinggi atas kreativitas dan usaha dalam proyek. Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam yang penuh semangat.
Proses (formatif): Observasi guru selama kegiatan diskusi kelompok, pelafalan, dan presentasi proyek, serta penilaian hasil LKPD.
Akhir (sumatif): Penilaian performa hafalan Surah Ad-Dhuha dan Al-Insyirah, serta penilaian produk proyek implementasi nilai surah.
| Tujuan | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|
| Melafalkan Surah Ad-Dhuha dan Al-Insyirah dengan fasih dan benar sesuai kaidah tajwid. | Makharijul huruf dan sifat huruf dalam Surah Ad-Dhuha dan Al-Insyirah. | 2 JP | Keimanan dan ketakwaan, Komunikasi |
| Menganalisis makna isi kandungan Surah Ad-Dhuha dan Al-Insyirah secara sederhana dan menghafal Surah Ad-Dhuha dan Al-Insyirah dengan lancar dan tartil. | Terjemahan dan pesan utama Surah Ad-Dhuha dan Al-Insyirah; teknik menghafal. | 2 JP | Keimanan dan ketakwaan, Penalaran kritis |
| Mengidentifikasi nilai-nilai positif dari Surah Ad-Dhuha dan Al-Insyirah untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari dan menyajikan hasil analisis makna dan implementasi nilai Surah Ad-Dhuha dan Al-Insyirah melalui proyek sederhana. | Nilai-nilai moral Surah Ad-Dhuha dan Al-Insyirah; kreativitas presentasi. | 2 JP | Keimanan dan ketakwaan, Kreativitas, Komunikasi |
Al-Qur'an adalah pedoman hidup umat Islam. Di dalamnya terdapat banyak pelajaran berharga, termasuk dari surah-surah pendek yang sering kita baca. Surah Ad-Dhuha dan Al-Insyirah adalah dua surah yang diturunkan Allah SWT untuk menghibur dan menguatkan hati Nabi Muhammad SAW, serta memberikan harapan dan motivasi bagi kita semua.
Surah Ad-Dhuha adalah surah ke-93 dalam Al-Qur'an, terdiri dari 11 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah. Ad-Dhuha berarti 'waktu matahari sepenggalah naik'. Surah ini diturunkan ketika Nabi Muhammad SAW merasa sedih karena wahyu sempat terhenti. Allah SWT kemudian menurunkan surah ini untuk menegaskan bahwa Dia tidak pernah meninggalkan Nabi-Nya dan akan selalu memberikan kebaikan di masa depan. Pesan utamanya adalah larangan berputus asa, pentingnya bersyukur, dan perintah untuk menyantuni anak yatim serta fakir miskin. (Lihat Lampiran Teks Al-Qur'an)
Surah Al-Insyirah adalah surah ke-94 dalam Al-Qur'an, terdiri dari 8 ayat, juga termasuk golongan surah Makkiyah. Al-Insyirah berarti 'kelapangan'. Surah ini diturunkan setelah Ad-Dhuha, masih dalam konteks menghibur Nabi Muhammad SAW. Allah SWT menegaskan bahwa setelah setiap kesulitan pasti ada kemudahan. Ayat 'فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا' (fa inna ma'al-'usri yusra, inna ma'al-'usri yusra) yang diulang dua kali, menjadi penekanan kuat. Pesan utamanya adalah keyakinan akan pertolongan Allah, pentingnya kesabaran, dan perintah untuk bersungguh-sungguh dalam beribadah setelah selesai melakukan suatu urusan. (Lihat Lampiran Teks Al-Qur'an)
Surah Ad-Dhuha dimulai dengan sumpah Allah SWT demi waktu dhuha dan malam yang gelap, menegaskan bahwa Dia tidak meninggalkan Nabi Muhammad SAW. Allah menjanjikan kehidupan akhirat yang lebih baik daripada dunia. Surah ini juga mengingatkan Nabi tentang nikmat-nikmat masa lalu, seperti saat yatim piatu lalu diberi tempat tinggal, tersesat lalu diberi petunjuk, dan miskin lalu diberi kecukupan. Oleh karena itu, Allah memerintahkan untuk tidak berlaku sewenang-wenang terhadap anak yatim, tidak menghardik peminta-minta, dan selalu menyebut-nyebut nikmat Tuhan sebagai bentuk syukur.
Surah Al-Insyirah diawali dengan pertanyaan retoris tentang kelapangan dada Nabi Muhammad SAW, merujuk pada kesiapan beliau menerima wahyu dan menghadapi tantangan dakwah. Allah SWT lalu mengingatkan bahwa Dia telah mengangkat beban dan meninggikan sebutan Nabi. Inti dari surah ini adalah penegasan bahwa 'sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan'. Ini adalah janji pasti dari Allah. Oleh karena itu, setelah selesai mengerjakan suatu urusan dunia, umat Islam diperintahkan untuk bersungguh-sungguh beribadah kepada Allah SWT dan hanya kepada-Nya lah berharap.
Dari kedua surah ini, kita belajar untuk tidak mudah putus asa saat menghadapi kesulitan, karena Allah SWT selalu bersama kita dan akan memberikan kemudahan. Kita harus selalu bersyukur atas nikmat yang telah diberikan, baik besar maupun kecil. Penting juga untuk peduli terhadap sesama, terutama anak yatim dan orang yang membutuhkan. Setelah menyelesaikan satu tugas, kita harus segera fokus pada ibadah dan selalu berharap hanya kepada Allah SWT. Amalkan nilai-nilai ini agar hidup kita lebih berkah dan bahagia.
Rangkuman: Surah Ad-Dhuha dan Al-Insyirah adalah surah Makkiyah yang penuh penghiburan dan motivasi dari Allah SWT. Keduanya mengajarkan kita untuk tidak berputus asa, bersyukur atas nikmat, peduli sesama, dan yakin bahwa setiap kesulitan pasti ada kemudahan. Mengamalkan pesan kedua surah ini akan membimbing kita menuju kehidupan yang lebih baik dan penuh keberkahan.
Tujuan: Peserta didik dapat menganalisis dan mengidentifikasi nilai-nilai penting dalam Surah Ad-Dhuha dan Al-Insyirah serta merencanakan pengamalannya.
Alat & bahan: Kertas, alat tulis, teks Surah Ad-Dhuha dan Al-Insyirah dengan terjemahan, pensil warna/spidol
| Ad-Dhuha | Waktu matahari sepenggalah naik. |
| Al-Insyirah | Kelapangan atau melapangkan. |
| Makkiyah | Surah Al-Qur'an yang diturunkan di Mekkah sebelum hijrah. |
| Tajwid | Ilmu tentang cara membaca Al-Qur'an dengan benar. |
| Tartil | Membaca Al-Qur'an dengan pelan, tenang, dan sesuai kaidah tajwid. |
| Makharijul Huruf | Tempat keluarnya huruf-huruf hijaiyah. |
| Muroja'ah | Mengulang-ulang hafalan Al-Qur'an. |
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Qur'an Hadis kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti SK Dirjen Pendis No. 9941/2025 tentang Capaian Pembelajaran PAI dan Bahasa Arab Kurikulum Merdeka pada Madrasah.
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.