Modul ajar Bahasa Indonesia SD kelas IV materi Bertukar dan Membayar lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Rumusan: Peserta didik mampu menulis berbagai teks yang sesuai dengan tujuan dan konteks, menggunakan kosakata yang tepat, dan menyusun kalimat serta paragraf yang padu.
Acuan: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah
Kompetensi awal: Peserta didik telah memahami konsep dasar jual beli sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Pemahaman bermakna: Memahami konsep bertukar dan membayar membantu kita menjadi pembeli dan penjual yang cerdas, serta menghargai nilai dari setiap barang dan jasa yang kita miliki atau butuhkan.
Pertanyaan pemantik: Bagaimana caranya kita mendapatkan makanan atau mainan yang kita inginkan jika kita tidak bisa membuatnya sendiri?
Tujuan: Mengidentifikasi kosakata baru terkait kegiatan bertukar dan membayar dalam teks bacaan dengan tepat.
Kegiatan awal: Peserta didik mengucapkan salam, berdoa, dan guru memeriksa kehadiran. Guru melakukan apersepsi dengan bertanya pengalaman peserta didik saat membeli sesuatu. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan pertanyaan pemantik: 'Apa saja kata-kata yang sering kalian dengar saat berbelanja?'
Memahami: Peserta didik membaca teks cerita pendek berjudul 'Pasar Impian' yang berisi kosakata terkait bertukar dan membayar. Mereka mengidentifikasi kata-kata yang belum dipahami dan mencatatnya.
Mengaplikasi: Dalam kelompok kecil, peserta didik mendiskusikan arti kosakata baru yang ditemukan dan mencoba membuat kalimat sederhana menggunakan kosakata tersebut. Mereka saling berbagi pemahaman.
Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan beberapa kosakata baru dan artinya di depan kelas. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang penggunaan kosakata yang tepat. Peserta didik mencatat kosakata baru di buku catatan.
Penutup: Peserta didik bersama guru menyimpulkan pentingnya memahami kosakata baru. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan memberikan tugas mencari contoh lain kegiatan bertukar di lingkungan sekitar. Doa penutup.
Tujuan: Menjelaskan konsep bertukar barang (barter) dan membayar dengan uang menggunakan bahasa sendiri.
Kegiatan awal: Peserta didik mengucapkan salam, berdoa, dan guru memeriksa kehadiran. Guru mengulas kembali kosakata yang dipelajari pada pertemuan sebelumnya. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana jika tidak ada uang, bisakah kita tetap mendapatkan barang yang kita inginkan?'
Memahami: Peserta didik menyaksikan video singkat tentang sejarah uang dan barter. Mereka berdiskusi dalam kelompok tentang perbedaan dan persamaan antara bertukar barang (barter) dan membayar dengan uang, serta kelebihan dan kekurangannya.
Mengaplikasi: Setiap kelompok membuat peta pikiran atau diagram Venn yang menjelaskan konsep barter dan membayar dengan uang, kemudian menuliskan contoh-contoh nyata dari kedua kegiatan tersebut di lingkungan sekitar mereka.
Merefleksi: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan peta pikiran mereka. Guru memberikan penguatan konsep dan meluruskan miskonsepsi. Peserta didik saling memberikan pertanyaan dan tanggapan.
Penutup: Peserta didik bersama guru menyimpulkan bahwa uang mempermudah transaksi. Guru memberikan apresiasi dan menugaskan peserta didik untuk menyiapkan satu barang sederhana dari rumah (misalnya pensil, penghapus) untuk kegiatan simulasi jual beli di pertemuan berikutnya. Doa penutup.
Tujuan: Menuliskan cerita sederhana tentang pengalaman bertukar atau membayar dengan runtut dan jelas. Mempraktikkan simulasi jual beli menggunakan uang mainan dan barang sederhana dengan percaya diri.
Kegiatan awal: Peserta didik mengucapkan salam, berdoa, dan guru memeriksa kehadiran. Guru mengingatkan kembali konsep barter dan membayar. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan pertanyaan pemantik: 'Siapa yang siap menjadi penjual dan pembeli hari ini?'
Memahami: Peserta didik secara individu menulis cerita sederhana tentang pengalaman mereka bertukar atau membayar, bisa pengalaman nyata atau imajinasi. Mereka fokus pada urutan kejadian dan penggunaan kosakata yang tepat.
Mengaplikasi: Peserta didik berpasangan atau berkelompok kecil untuk melakukan simulasi 'Pasar Mini'. Mereka menggunakan barang sederhana yang dibawa dari rumah dan uang mainan untuk praktik jual beli, menawar harga, dan bertukar peran sebagai penjual dan pembeli. Guru berkeliling mengamati dan membimbing.
Merefleksi: Beberapa peserta didik menampilkan simulasi jual beli di depan kelas. Guru dan teman-teman memberikan umpan balik positif. Peserta didik secara individu merefleksikan pengalaman mereka dalam simulasi dan meninjau kembali cerita yang telah ditulis.
Penutup: Peserta didik bersama guru menyimpulkan pembelajaran tentang bertukar dan membayar. Guru memberikan apresiasi tinggi atas partisipasi dan kreativitas peserta didik. Guru memberikan penguatan bahwa kejujuran dan kesantunan penting dalam bertransaksi. Doa penutup.
Proses (formatif): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kemampuan mengidentifikasi kosakata, dan praktik simulasi jual beli.
Akhir (sumatif): Penilaian cerita sederhana tentang pengalaman bertukar atau membayar dan hasil LKPD.
| Tujuan | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|
| Mengidentifikasi kosakata baru terkait kegiatan bertukar dan membayar dalam teks bacaan dengan tepat. | Kosakata terkait bertukar dan membayar. | 2 JP | Penalaran Kritis, Komunikasi |
| Menjelaskan konsep bertukar barang (barter) dan membayar dengan uang menggunakan bahasa sendiri. | Konsep barter dan pembayaran dengan uang. | 2 JP | Penalaran Kritis, Komunikasi |
| Menuliskan cerita sederhana tentang pengalaman bertukar atau membayar dengan runtut dan jelas. | Menulis cerita pengalaman. | 2 JP | Komunikasi, Kreativitas |
| Mempraktikkan simulasi jual beli menggunakan uang mainan dan barang sederhana dengan percaya diri. | Praktik simulasi jual beli. | 2 JP | Kolaborasi, Komunikasi |
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering melakukan kegiatan bertukar atau membayar untuk mendapatkan barang atau jasa yang kita butuhkan. Dari membeli makanan di kantin hingga mendapatkan mainan baru, semua melibatkan proses ini. Mari kita pelajari lebih dalam bagaimana proses bertukar dan membayar ini berlangsung, serta apa saja kosakata yang sering kita gunakan.
Bertukar adalah kegiatan memberikan sesuatu yang kita miliki untuk mendapatkan sesuatu yang orang lain miliki, tanpa menggunakan uang. Kegiatan ini sering disebut juga barter. Contohnya, zaman dulu orang menukarkan hasil panen beras dengan ikan hasil tangkapan nelayan. Nilai barang yang ditukarkan harus disepakati oleh kedua belah pihak agar merasa adil. Barter membutuhkan adanya kesesuaian kebutuhan antara dua pihak.
Seiring berjalannya waktu, manusia menemukan cara yang lebih mudah untuk bertukar, yaitu dengan menggunakan uang. Uang adalah alat pembayaran yang sah dan diterima secara umum. Dengan uang, kita tidak perlu mencari orang yang memiliki barang yang kita inginkan dan pada saat yang sama menginginkan barang yang kita miliki. Kita cukup membayar dengan sejumlah uang yang disepakati.
Jual beli adalah kegiatan bertukar barang atau jasa dengan menggunakan uang. Ada penjual yang menawarkan barang atau jasa, dan ada pembeli yang membutuhkan serta membayar barang atau jasa tersebut. Proses ini biasanya dimulai dengan penjual menentukan harga, kemudian pembeli bisa menawar atau langsung setuju. Setelah harga disepakati, pembeli membayar dan penjual menyerahkan barangnya.
Banyak kosakata yang sering kita dengar dalam kegiatan bertukar dan membayar. Beberapa di antaranya adalah 'harga' (nilai suatu barang), 'diskon' (potongan harga), 'kembalian' (sisa uang setelah membayar), 'transaksi' (proses jual beli), 'penjual' (orang yang menjual), 'pembeli' (orang yang membeli), 'uang tunai' (uang kertas atau logam), dan 'barang' (benda yang diperjualbelikan).
Rangkuman: Bertukar dan membayar adalah dua cara untuk mendapatkan barang atau jasa. Bertukar (barter) dilakukan tanpa uang, sedangkan membayar menggunakan uang. Uang memudahkan proses jual beli. Dalam setiap transaksi, ada penjual dan pembeli yang bersepakat tentang harga. Memahami kosakata terkait membantu kita berkomunikasi dengan baik saat bertransaksi.
Tujuan: Menganalisis perbedaan antara barter dan pembayaran tunai serta mengidentifikasi kosakata terkait.
Alat & bahan: Teks bacaan 'Pasar Impian', alat tulis, kertas HVS/buku gambar, spidol warna
| Barter | Kegiatan bertukar barang atau jasa tanpa menggunakan uang. |
| Transaksi | Proses jual beli atau pertukaran barang/jasa. |
| Harga | Nilai suatu barang atau jasa yang harus dibayar. |
| Kembalian | Sisa uang yang diterima pembeli setelah membayar. |
| Diskon | Potongan harga yang diberikan penjual. |
| Uang Tunai | Uang dalam bentuk fisik (kertas atau logam). |
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas IV langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah.
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.