Modul Ajar & RPP Guru kelas 6
Kalimat Langsung dan Tidak Langsung
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Guru kelas |
| Fase / Kelas | C / 6 |
| Materi Pokok | Kalimat Langsung dan Tidak Langsung |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning dan Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memahami konsep dasar kalimat dan mampu menyusun kalimat sederhana dengan pola subjek-predikat-objek. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran Kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka |
| Elemen / Domain | Menulis |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menulis berbagai teks untuk menyampaikan informasi dan gagasan, serta menunjukkan pemahaman tentang kaidah kebahasaan dan struktur teks dalam konteks yang beragam. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Contoh kalimat langsung dan tidak langsung dapat ditemukan dalam percakapan sehari-hari, berita, atau cerita. |
| Konseptual | Kalimat langsung adalah kutipan persis ucapan seseorang, sedangkan kalimat tidak langsung adalah penyampaian kembali ucapan orang lain dengan perubahan tertentu. |
| Prosedural | Langkah-langkah mengubah kalimat langsung menjadi tidak langsung meliputi perubahan tanda baca, kata ganti, dan kata keterangan waktu/tempat. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bahwa pemahaman tentang kalimat langsung dan tidak langsung membantu mereka berkomunikasi lebih efektif dan memahami informasi dari berbagai sumber. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi ciri-ciri kalimat langsung dan tidak langsung dengan tepat.
- Membedakan penggunaan kalimat langsung dan tidak langsung dalam berbagai konteks.
- Mengubah kalimat langsung menjadi kalimat tidak langsung dengan memperhatikan perubahan yang diperlukan.
- Mengubah kalimat tidak langsung menjadi kalimat langsung dengan memperhatikan perubahan yang diperlukan.
- Menyusun teks percakapan sederhana menggunakan kalimat langsung dan tidak langsung secara bervariasi.
- Menganalisis penggunaan kalimat langsung dan tidak langsung dalam teks narasi pendek.
Pemahaman bermakna: Memahami kalimat langsung dan tidak langsung memungkinkan kita mengutip perkataan orang lain secara akurat atau melaporkan kembali informasi dengan tepat, sehingga komunikasi menjadi jelas dan tidak menimbulkan salah paham.
Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kalian mendengar seseorang mengulang perkataan orang lain dengan kata-kata berbeda, tetapi maknanya sama?"
| Praktik Pedagogis | Discovery Learning dan Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia (Literasi): Membaca dan memahami teks narasi yang mengandung kalimat langsung dan tidak langsung. Seni Budaya dan Prakarya: Membuat cerita bergambar atau naskah drama pendek sebagai proyek akhir. Pendidikan Karakter: Melatih kejujuran dalam menyampaikan informasi atau mengutip perkataan orang lain. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak untuk berdiskusi tentang percakapan sehari-hari di rumah dan meminta anak mengidentifikasi kalimat langsung atau tidak langsung yang mereka dengar. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar memungkinkan kerja kelompok dan presentasi yang nyaman, dengan area dinding dapat digunakan untuk menempel hasil karya proyek. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi presentasi (misalnya Canva atau Google Slides) untuk presentasi hasil proyek atau penggunaan aplikasi pengolah kata untuk penulisan naskah drama. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi ciri-ciri kalimat langsung dan tidak langsung dengan tepat serta membedakan penggunaannya. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa, berdoa, dan memeriksa kehadiran. Guru menampilkan contoh percakapan singkat dan menanyakan apakah ada perbedaan cara penyampaian. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi dan membedakan kalimat langsung dan tidak langsung. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik mengamati beberapa contoh kalimat langsung dan tidak langsung yang disajikan guru, kemudian secara mandiri mencoba menemukan pola dan ciri-ciri khas dari masing-masing jenis kalimat tersebut. Guru memfasilitasi diskusi singkat untuk mengarahkan penemuan konsep. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik dibagi dalam kelompok kecil untuk mengerjakan LKPD yang berisi kegiatan mengidentifikasi kalimat langsung dan tidak langsung dari teks pendek serta membandingkan perbedaannya. Mereka mendiskusikan temuan dan menuliskan ciri-ciri yang berhasil diidentifikasi. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya. Guru memberikan umpan balik, menguatkan pemahaman tentang ciri-ciri dan perbedaan kalimat langsung dan tidak langsung, serta mengoreksi miskonsepsi yang mungkin muncul. Guru mengapresiasi partisipasi aktif peserta didik. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Peserta didik bersama guru menyimpulkan materi yang telah dipelajari. Guru memberikan apresiasi atas semangat belajar mereka dan mengingatkan untuk membaca materi selanjutnya. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + Praktik |
| Tujuan Pertemuan 2 | Mengubah kalimat langsung menjadi kalimat tidak langsung dan sebaliknya dengan memperhatikan perubahan yang diperlukan. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa, berdoa, presensi. Guru mengajak peserta didik mengingat kembali materi pertemuan sebelumnya tentang ciri-ciri kalimat langsung dan tidak langsung. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu berlatih mengubah kalimat langsung ke tidak langsung dan sebaliknya. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Guru menyajikan berbagai contoh perubahan kalimat langsung menjadi tidak langsung, dan sebaliknya, dengan fokus pada perubahan kata ganti, kata keterangan waktu/tempat, dan tanda baca. Peserta didik menganalisis dan mendiskusikan aturan-aturan perubahan tersebut. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara berpasangan mengerjakan latihan mengubah kalimat langsung menjadi tidak langsung dan sebaliknya dari kumpulan soal yang disediakan. Mereka saling memeriksa hasil pekerjaan dan mendiskusikan alasannya. Guru berkeliling memberikan bimbingan individual. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Beberapa pasangan diminta untuk menuliskan hasil pekerjaannya di papan tulis dan menjelaskan proses perubahannya. Guru dan teman lainnya memberikan tanggapan dan masukan. Guru menguatkan pemahaman tentang aturan perubahan dan pentingnya ketelitian. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru memberikan tugas rumah singkat berupa mencari contoh kalimat langsung dan tidak langsung dari buku cerita. Guru mengapresiasi usaha peserta didik dan memberikan motivasi. Doa penutup untuk mengakhiri pelajaran. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengidentifikasi dan membedakan kalimat langsung dan tidak langsung dari teks pendek.
Alat & bahan: Teks cerita pendek, alat tulis, lembar kerja
Langkah kerja:
- Bacalah teks cerita pendek yang diberikan dengan seksama.
- Garis bawahi semua kalimat yang menurutmu adalah kalimat langsung.
- Lingkari semua kalimat yang menurutmu adalah kalimat tidak langsung.
- Diskusikan dengan kelompokmu mengapa kalian menggolongkan kalimat tersebut sebagai kalimat langsung atau tidak langsung.
- Tulislah ciri-ciri yang membedakan kalimat langsung dan tidak langsung di kolom yang tersedia.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang kalimat?
- Bisakah kamu memberikan contoh kalimat yang diucapkan seseorang?
- Bagaimana cara kamu menyampaikan kembali perkataan temanmu kepada orang lain?
- Pernahkah kamu melihat tanda kutip dalam sebuah tulisan? Untuk apa tanda itu?
Formatif (proses): Observasi saat diskusi kelompok, penilaian LKPD, dan presentasi proyek.
Sumatif (akhir): Tes tertulis untuk mengukur kemampuan identifikasi, perubahan, dan analisis kalimat langsung dan tidak langsung.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi ciri-ciri kalimat langsung dan tidak langsung dengan tepat. | Ciri-ciri kalimat langsung dan tidak langsung. | 2 JP | Penalaran Kritis, Komunikasi |
| 2 | Mengubah kalimat langsung menjadi kalimat tidak langsung dan sebaliknya. | Aturan perubahan kalimat langsung dan tidak langsung. | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 3 | Menyusun teks percakapan dan menganalisis penggunaan kalimat langsung dan tidak langsung. | Penyusunan teks percakapan/cerita dengan kalimat langsung dan tidak langsung. | 2 JP | Kreativitas, Komunikasi |
Dalam berkomunikasi, kita seringkali menyampaikan perkataan orang lain. Ada dua cara utama untuk melakukannya, yaitu secara langsung atau tidak langsung. Memahami perbedaan dan cara penggunaannya sangat penting agar pesan yang disampaikan jelas dan tidak menimbulkan salah paham. Mari kita pelajari bersama bagaimana mengenali dan menggunakan kedua jenis kalimat ini dalam percakapan dan tulisan sehari-hari.
1. Pengertian Kalimat Langsung
Kalimat langsung adalah kalimat yang mengutip secara persis ucapan atau perkataan seseorang tanpa ada perubahan sedikit pun. Ciri khasnya adalah penggunaan tanda petik dua (") pada awal dan akhir kutipan. Contoh: Ibu berkata, "Jangan lupa belajar, Nak!" atau "Aku akan pergi ke pasar," kata Bibi.
2. Ciri-ciri Kalimat Langsung
Ciri-ciri kalimat langsung meliputi: (1) Menggunakan tanda petik dua (") pada bagian yang dikutip. (2) Huruf pertama pada kutipan langsung diawali dengan huruf kapital. (3) Bagian pengiring dan bagian kutipan dipisahkan dengan tanda koma. (4) Intonasi pada bagian kutipan lebih tinggi daripada bagian pengiring. (5) Kata ganti orang tetap, tidak berubah.
3. Pengertian Kalimat Tidak Langsung
Kalimat tidak langsung adalah kalimat yang menyampaikan kembali ucapan atau perkataan seseorang dengan mengubah susunan kalimatnya, tanpa mengutip secara persis. Dalam kalimat tidak langsung, tanda petik dua tidak digunakan. Contoh: Ibu berpesan agar aku tidak lupa belajar. atau Bibi mengatakan bahwa dia akan pergi ke pasar.
4. Ciri-ciri Kalimat Tidak Langsung
Ciri-ciri kalimat tidak langsung meliputi: (1) Tidak menggunakan tanda petik dua. (2) Menggunakan kata penghubung seperti 'bahwa', 'agar', 'supaya', 'untuk', dan lain-lain. (3) Terjadi perubahan kata ganti orang. (4) Intonasi datar. (5) Kata kerja yang digunakan sering berupa kata kerja pelapor seperti 'mengatakan', 'menyatakan', 'menjelaskan', 'berkata', 'berpesan'.
5. Perubahan Kata Ganti dalam Kalimat Tidak Langsung
Salah satu perubahan penting saat mengubah kalimat langsung menjadi tidak langsung adalah perubahan kata ganti. Kata ganti orang pertama (saya, aku) dalam kalimat langsung berubah menjadi orang ketiga (dia, ia) dalam kalimat tidak langsung. Kata ganti orang kedua (kamu, Anda) berubah menjadi orang pertama (saya, aku) atau orang ketiga (dia, ia) tergantung konteks. Contoh: Langsung: Adi berkata, "Aku akan datang." Tidak Langsung: Adi berkata bahwa ia akan datang.
6. Perubahan Kata Keterangan Waktu dan Tempat
Selain kata ganti, kata keterangan waktu dan tempat juga sering berubah. Misalnya, 'sekarang' menjadi 'saat itu', 'kemarin' menjadi 'hari sebelumnya', 'besok' menjadi 'hari berikutnya', 'di sini' menjadi 'di sana'. Perubahan ini terjadi karena waktu dan tempat kejadian saat ucapan dilaporkan mungkin berbeda dengan waktu dan tempat ucapan itu pertama kali disampaikan.
7. Contoh Penggunaan dalam Teks
Dalam sebuah cerita, kalimat langsung digunakan untuk menunjukkan dialog antar tokoh secara persis, membuat cerita lebih hidup. Contoh: "Hati-hati di jalan!" seru Ayah. Sementara itu, kalimat tidak langsung digunakan untuk menceritakan kembali peristiwa atau ucapan tanpa perlu mengutipnya secara langsung. Contoh: Ayah berpesan agar aku berhati-hati di jalan. Keduanya memiliki fungsi penting dalam narasi.
Rangkuman: Kalimat langsung adalah kutipan persis ucapan seseorang yang ditandai dengan tanda petik dua. Kalimat tidak langsung adalah penyampaian kembali ucapan orang lain dengan perubahan susunan kalimat, tanpa tanda petik. Perubahan utama meliputi kata ganti, kata keterangan waktu/tempat, dan penggunaan kata penghubung seperti 'bahwa'. Memahami keduanya penting untuk komunikasi yang akurat dan efektif.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Kalimat Langsung | Kalimat yang mengutip secara persis ucapan seseorang. |
| Kalimat Tidak Langsung | Kalimat yang menyampaikan kembali ucapan seseorang dengan perubahan. |
| Tanda Petik Dua | Tanda baca (") yang digunakan pada kalimat langsung. |
| Kata Ganti | Kata yang menggantikan nomina atau frasa nomina (misalnya: aku, dia, kamu). |
| Kata Penghubung | Kata yang menghubungkan dua kata, frasa, klausa, atau kalimat (misalnya: bahwa, agar). |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Kalimat Langsung dan Tidak Langsung" mata pelajaran Guru kelas Kelas 6 ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Kalimat Langsung dan Tidak Langsung yang Anda cari? Materi Guru kelas Kelas 6 lainnya:
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Guru kelas kelas 6 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas 6 dan kelas 6 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Kalimat Langsung dan Tidak Langsung pada Guru kelas SD, Fase C, elemen Menulis.
Modul Kalimat Langsung dan Tidak Langsung ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Kalimat Langsung dan Tidak Langsung untuk Guru kelas kelas 6.
Apakah modul ajar Guru kelas materi Kalimat Langsung dan Tidak Langsung ini gratis?
Ya. Modul Kalimat Langsung dan Tidak Langsung untuk kelas 6 SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Kalimat Langsung dan Tidak Langsung ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Guru kelas kelas 6 ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Guru kelas kelas 6 langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Kalimat Langsung dan Tidak Langsung ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Kalimat Langsung dan Tidak Langsung dapat Anda sesuaikan dengan murid Guru kelas kelas 6 di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Guru kelas kelas 6 ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Kalimat Langsung dan Tidak Langsung ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka, pada Fase C untuk kelas 6 SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Kalimat Langsung dan Tidak Langsung tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Kalimat Langsung dan Tidak Langsung untuk Guru kelas kelas 6 di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Kalimat Langsung dan Tidak Langsung ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Guru kelas kelas 6 SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Kalimat Langsung dan Tidak Langsung beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Guru kelas kelas 6 berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Guru kelas ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?
Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Kalimat Langsung dan Tidak Langsung yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.