Modul ajar Guru kelas SD kelas 6 materi Bilangan Bulat lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Rumusan: Peserta didik memahami konsep bilangan bulat, operasinya, serta dapat menggunakannya untuk menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari.
Acuan: Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah
Kompetensi awal: Peserta didik telah mengenal bilangan cacah dan dapat melakukan operasi penjumlahan serta pengurangan bilangan cacah.
Pemahaman bermakna: Memahami bilangan bulat membantu kita menjelaskan dan menyelesaikan masalah yang melibatkan nilai di bawah nol atau posisi berlawanan, seperti suhu ekstrem, kedalaman laut, atau saldo keuangan.
Pertanyaan pemantik: Pernahkah kalian melihat ramalan cuaca yang menunjukkan suhu -5°C? Apa artinya dan bagaimana kita bisa membandingkannya dengan suhu 10°C?
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi bilangan bulat positif dan negatif pada garis bilangan dengan tepat serta membandingkan dan mengurutkan bilangan bulat dengan benar.
Kegiatan awal: Guru menyapa, mengajak berdoa, memeriksa kehadiran, dan menanyakan pengalaman peserta didik melihat angka yang ada tanda minusnya. Guru menyampaikan bahwa kita akan belajar tentang bilangan bulat dan pentingnya dalam kehidupan sehari-hari, serta tujuan pembelajaran hari ini.
Memahami: Peserta didik diajak mengamati gambar termometer, kedalaman laut, dan lift untuk menemukan konsep bilangan bulat positif, negatif, dan nol. Mereka berdiskusi tentang contoh-contoh bilangan bulat dalam kehidupan sehari-hari dan cara menuliskannya.
Mengaplikasi: Dalam kelompok kecil, peserta didik membuat garis bilangan sederhana dari kertas dan menempatkan beberapa bilangan bulat yang diberikan guru. Mereka kemudian diminta membandingkan dan mengurutkan bilangan bulat tersebut, lalu mempresentasikan hasilnya.
Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil kerjanya. Guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep tentang bilangan bulat, garis bilangan, serta cara membandingkan dan mengurutkan. Peserta didik diajak bertanya dan mengoreksi pemahaman mereka.
Penutup: Peserta didik bersama guru menyimpulkan materi hari ini. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan semangat belajar mereka, lalu memberikan tantangan berpikir untuk pertemuan berikutnya tentang operasi hitung bilangan bulat. Doa penutup.
Tujuan: Peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian bilangan bulat dengan akurat.
Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, presensi. Guru mengingatkan kembali materi bilangan bulat pada pertemuan sebelumnya dan memberikan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana jika suhu turun 5 derajat dari 3 derajat di bawah nol?' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini untuk menguasai operasi hitung bilangan bulat.
Memahami: Peserta didik diberikan beberapa masalah kontekstual (misalnya perubahan suhu, naik-turun lift, untung-rugi) yang memerlukan operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat. Mereka berdiskusi dalam kelompok untuk menemukan cara penyelesaian menggunakan alat bantu seperti kancing positif-negatif atau garis bilangan.
Mengaplikasi: Setelah memahami penjumlahan dan pengurangan, peserta didik melanjutkan dengan masalah yang melibatkan perkalian dan pembagian bilangan bulat. Mereka bereksperimen dengan pola bilangan untuk menemukan aturan tanda pada perkalian dan pembagian, kemudian mengerjakan latihan soal dalam LKPD secara kolaboratif.
Merefleksi: Beberapa kelompok mempresentasikan strategi dan hasil pekerjaan mereka untuk operasi hitung bilangan bulat. Guru meluruskan miskonsepsi, memberikan penguatan konsep dan aturan operasi hitung, serta memastikan semua peserta didik memahami langkah-langkahnya.
Penutup: Guru dan peserta didik merangkum aturan operasi hitung bilangan bulat. Guru memberikan pujian atas kerja keras dan keberanian mereka dalam memecahkan masalah. Guru memberikan tugas rumah singkat dan menyampaikan bahwa pertemuan berikutnya akan fokus pada penerapan dalam proyek. Doa penutup.
Tujuan: Peserta didik dapat menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan operasi bilangan bulat dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, presensi. Guru mengingatkan kembali materi operasi bilangan bulat dan memberikan motivasi untuk membuat 'Papan Petualangan Bilangan Bulat'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini untuk menerapkan semua yang dipelajari dalam sebuah proyek.
Memahami: Peserta didik secara berkelompok merencanakan 'Papan Petualangan Bilangan Bulat' yang berisi soal-soal cerita kontekstual melibatkan operasi bilangan bulat. Mereka berdiskusi tentang skenario, jenis soal, dan bagaimana representasi bilangan bulat akan digunakan dalam papan permainan mereka.
Mengaplikasi: Setiap kelompok mulai membuat 'Papan Petualangan Bilangan Bulat' mereka, dari mendesain tampilan, membuat kartu soal, hingga menyiapkan kunci jawaban. Mereka bekerja sama, saling membantu, dan memastikan soal-soal yang dibuat relevan dan menantang.
Merefleksi: Setelah selesai, setiap kelompok mempresentasikan 'Papan Petualangan Bilangan Bulat' mereka dan mencoba memainkan papan buatan kelompok lain. Guru memberikan umpan balik konstruktif tentang kreativitas, ketepatan soal, dan pemahaman konsep yang ditunjukkan dalam proyek.
Penutup: Guru dan peserta didik melakukan refleksi akhir tentang proses pembelajaran dan proyek yang telah diselesaikan. Guru memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi, kreativitas, dan hasil karya mereka. Guru juga memberikan pesan bahwa pemahaman bilangan bulat sangat berguna dalam banyak aspek kehidupan. Doa penutup.
Proses (formatif): Observasi selama diskusi kelompok, penilaian unjuk kerja saat presentasi proyek, dan pemeriksaan LKPD untuk melihat pemahaman konsep dan keterampilan kolaborasi.
Akhir (sumatif): Penilaian hasil proyek 'Papan Petualangan Bilangan Bulat' dan tes tertulis berupa soal pilihan ganda serta esai.
| Tujuan | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|
| Mengidentifikasi bilangan bulat positif dan negatif pada garis bilangan. | Konsep bilangan bulat, garis bilangan. | 2 JP | penalaran kritis |
| Membandingkan dan mengurutkan bilangan bulat. | Nilai tempat bilangan bulat, perbandingan. | 2 JP | penalaran kritis |
| Melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat. | Aturan penjumlahan dan pengurangan, sifat operasi. | 2 JP | penalaran kritis, kolaborasi |
| Melakukan operasi perkalian dan pembagian bilangan bulat serta menyelesaikan masalah kontekstual. | Aturan perkalian dan pembagian, aplikasi bilangan bulat. | 2 JP | penalaran kritis, kreativitas |
Bilangan bulat adalah salah satu jenis bilangan yang sangat penting dalam matematika dan kehidupan sehari-hari. Kita sering menjumpai bilangan bulat saat membaca suhu, mengukur kedalaman, atau menghitung saldo keuangan. Memahami bilangan bulat akan membantu kita menyelesaikan berbagai masalah yang melibatkan nilai di bawah nol atau posisi berlawanan.
Bilangan bulat adalah bilangan yang terdiri dari bilangan bulat positif (1, 2, 3, ...), nol (0), dan bilangan bulat negatif (-1, -2, -3, ...). Bilangan bulat tidak memiliki pecahan atau desimal. Contoh penggunaan bilangan bulat dalam kehidupan sehari-hari adalah suhu udara, ketinggian atau kedalaman suatu tempat, dan laporan keuangan. Bilangan bulat positif sering disebut juga bilangan asli, sedangkan bilangan cacah adalah bilangan bulat positif ditambah nol.
Garis bilangan adalah alat bantu visual untuk menunjukkan posisi dan urutan bilangan bulat. Pada garis bilangan, bilangan nol berada di tengah. Bilangan bulat positif berada di sebelah kanan nol, dan bilangan bulat negatif berada di sebelah kiri nol. Semakin ke kanan, nilai bilangan semakin besar. Sebaliknya, semakin ke kiri, nilai bilangan semakin kecil. Dengan garis bilangan, kita bisa dengan mudah melihat perbandingan antar bilangan bulat.
Untuk membandingkan bilangan bulat, kita bisa melihat posisinya pada garis bilangan. Bilangan yang berada di sebelah kanan akan selalu lebih besar dari bilangan di sebelah kirinya. Misalnya, 2 > -3 karena 2 berada di kanan -3. Sedangkan -5 < -2 karena -5 berada di kiri -2. Mengurutkan bilangan bulat berarti menyusunnya dari yang terkecil ke terbesar atau sebaliknya, dengan memperhatikan nilai positif dan negatifnya.
Penjumlahan bilangan bulat dapat dilakukan dengan beberapa cara, seperti menggunakan garis bilangan atau kancing positif-negatif. Jika tanda bilangan sama (positif + positif atau negatif + negatif), jumlahkan angkanya dan hasilnya mengikuti tanda bilangan tersebut. Jika tanda bilangan berbeda (positif + negatif), kurangkan angka yang lebih besar dengan yang lebih kecil, lalu hasilnya mengikuti tanda bilangan yang angkanya lebih besar. Contoh: 5 + (-3) = 2, dan -5 + 3 = -2.
Pengurangan bilangan bulat dapat diubah menjadi penjumlahan dengan lawan dari bilangan pengurang. Misalnya, a - b sama dengan a + (-b). Jika kita mengurangi bilangan negatif, itu sama dengan menambahkan bilangan positif. Contoh: 5 - (-3) = 5 + 3 = 8. Begitu juga, -5 - 3 = -5 + (-3) = -8. Memahami konsep ini sangat penting untuk menghindari kesalahan dalam perhitungan.
Aturan perkalian bilangan bulat melibatkan tanda. Jika kedua bilangan memiliki tanda yang sama (positif × positif atau negatif × negatif), hasilnya adalah bilangan positif. Jika kedua bilangan memiliki tanda yang berbeda (positif × negatif atau negatif × positif), hasilnya adalah bilangan negatif. Contoh: 3 × 4 = 12, (-3) × (-4) = 12, 3 × (-4) = -12, dan (-3) × 4 = -12.
Aturan pembagian bilangan bulat mirip dengan perkalian. Jika kedua bilangan memiliki tanda yang sama (positif ÷ positif atau negatif ÷ negatif), hasilnya adalah bilangan positif. Jika kedua bilangan memiliki tanda yang berbeda (positif ÷ negatif atau negatif ÷ positif), hasilnya adalah bilangan negatif. Pembagian dengan nol tidak terdefinisi. Contoh: 12 ÷ 4 = 3, (-12) ÷ (-4) = 3, 12 ÷ (-4) = -3, dan (-12) ÷ 4 = -3.
Bilangan bulat memiliki banyak aplikasi praktis. Dalam ilmu pengetahuan, digunakan untuk mengukur suhu (misalnya -10°C), ketinggian di atas atau di bawah permukaan laut (misalnya -50 meter). Dalam ekonomi, digunakan untuk menyatakan keuntungan (+) dan kerugian (-), atau saldo rekening. Dalam olahraga, skor bisa menjadi negatif. Memahami konsep ini membantu kita menafsirkan informasi di sekitar kita dengan lebih baik dan membuat keputusan yang tepat.
Rangkuman: Bilangan bulat terdiri dari positif, nol, dan negatif, yang dapat diurutkan pada garis bilangan. Operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian bilangan bulat memiliki aturan tanda yang perlu diperhatikan. Pemahaman ini sangat penting untuk menyelesaikan berbagai masalah kontekstual dalam kehidupan sehari-hari, seperti suhu, kedalaman, dan keuangan, membantu kita menafsirkan dunia di sekitar kita.
Tujuan: Membantu peserta didik memahami dan mempraktikkan operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat menggunakan model visual.
Alat & bahan: Kertas, pensil, spidol, kancing warna merah (positif) dan biru (negatif) atau gambar kancing, lem.
| Bilangan Bulat | Bilangan yang terdiri dari bilangan cacah dan bilangan bulat negatif. |
| Bilangan Positif | Bilangan bulat yang lebih besar dari nol. |
| Bilangan Negatif | Bilangan bulat yang lebih kecil dari nol. |
| Garis Bilangan | Garis lurus tempat setiap titik mewakili sebuah bilangan. |
| Operasi Hitung | Proses matematika seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. |
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Guru kelas kelas 6 langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.