Modul ajar Guru kelas SD kelas 6 materi Membandingkan Dua Teks lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Rumusan: Peserta didik mampu memahami informasi dan gagasan utama dari berbagai jenis teks fiksi dan nonfiksi, serta membandingkan informasi dari dua teks atau lebih untuk menemukan persamaan dan perbedaan.
Acuan: Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka
Kompetensi awal: Peserta didik telah mampu membaca lancar dan memahami informasi tersurat dari satu teks.
Pemahaman bermakna: Membandingkan dua teks membantu kita melihat suatu informasi dari berbagai sudut pandang, menemukan kebenaran yang lebih utuh, dan menghindari kesalahpahaman.
Pertanyaan pemantik: Mengapa penting bagi kita untuk tidak hanya membaca satu sumber informasi saja, tetapi juga membandingkannya dengan sumber lain?
Tujuan: Menganalisis gagasan utama dari dua teks nonfiksi yang berbeda tentang topik yang sama.
Kegiatan awal: Peserta didik mengucapkan salam, berdoa, dan guru memeriksa kehadiran. Guru menampilkan dua gambar yang sekilas mirip namun ada perbedaan, lalu menanyakan apa yang mereka lihat dan apa pentingnya mencari perbedaan. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menganalisis gagasan utama dari dua teks dan bagaimana proses belajarnya.
Memahami: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil. Setiap kelompok menerima dua teks nonfiksi singkat (misal: tentang 'Manfaat Sarapan Pagi' dan 'Pentingnya Sarapan Sehat') yang akan dibaca bersama. Mereka diminta untuk menemukan kalimat utama atau gagasan pokok dari masing-masing teks tanpa bantuan langsung guru.
Mengaplikasi: Dalam kelompok, peserta didik berdiskusi untuk menentukan gagasan utama dari setiap teks. Mereka menuliskan gagasan utama tersebut di lembar kerja yang disediakan, kemudian membandingkan apakah ada kesamaan atau perbedaan fokus utama dari kedua teks tersebut.
Merefleksi: Perwakilan kelompok mempresentasikan gagasan utama yang mereka temukan dari setiap teks. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang cara menemukan gagasan utama serta menekankan pentingnya membaca cermat. Guru juga mengajak siswa menyadari bahwa dua teks bisa memiliki topik sama tapi gagasan utama yang sedikit berbeda.
Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan pentingnya menemukan gagasan utama sebagai langkah awal membandingkan teks. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan memberitahukan materi untuk pertemuan selanjutnya. Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam.
Tujuan: Mengidentifikasi persamaan dan perbedaan informasi detail dari dua teks nonfiksi yang berbeda.
Kegiatan awal: Peserta didik mengucapkan salam, berdoa, dan guru memeriksa kehadiran. Guru mengingatkan kembali materi pertemuan sebelumnya tentang gagasan utama. Guru menampilkan dua cuplikan berita berbeda tentang peristiwa yang sama, lalu bertanya 'Apa saja informasi yang sama dan berbeda dari kedua berita ini?' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi persamaan dan perbedaan informasi detail dari dua teks dan bagaimana mereka akan bekerja sama.
Memahami: Peserta didik bekerja dalam kelompok yang sama. Setiap kelompok menerima dua teks nonfiksi baru (misal: 'Proses Daur Ulang Kertas' dan 'Manfaat Daur Ulang untuk Lingkungan'). Mereka membaca kedua teks tersebut secara cermat, mencari informasi detail yang mendukung gagasan utama yang telah dipelajari sebelumnya.
Mengaplikasi: Menggunakan diagram Venn atau tabel perbandingan yang telah disiapkan, peserta didik berdiskusi untuk mencatat persamaan informasi detail yang ditemukan di kedua teks pada bagian irisan, dan perbedaan informasi detail pada bagian yang tidak beririsan. Mereka fokus pada fakta, angka, atau contoh yang spesifik.
Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil perbandingan mereka, menjelaskan persamaan dan perbedaan informasi detail yang ditemukan. Guru memfasilitasi diskusi antarkelompok, memberikan klarifikasi, dan memastikan semua informasi penting telah teridentifikasi dengan benar. Guru menguatkan pemahaman tentang pentingnya detail dalam membandingkan teks.
Penutup: Guru bersama peserta didik merangkum cara mengidentifikasi persamaan dan perbedaan detail dari dua teks. Guru memberikan pujian atas kerja sama yang baik dan semangat belajar. Guru menyampaikan bahwa di pertemuan berikutnya mereka akan menyajikan hasil perbandingan. Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam ceria.
Tujuan: Menyajikan hasil perbandingan dua teks nonfiksi dalam bentuk diagram Venn atau tabel dan menulis ringkasan perbandingan.
Kegiatan awal: Peserta didik mengucapkan salam, berdoa, dan guru memeriksa kehadiran. Guru mengajak siswa mengingat kembali pentingnya membandingkan informasi dan bagaimana mereka telah menemukan gagasan utama serta detail teks. Guru menjelaskan bahwa hari ini mereka akan membuat karya perbandingan teks dan mempresentasikannya. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu menyajikan hasil perbandingan dan menulis ringkasan, serta bagaimana proses proyek ini akan berjalan.
Memahami: Peserta didik kembali ke kelompok masing-masing. Mereka meninjau kembali hasil kerja dari pertemuan sebelumnya (gagasan utama, persamaan, dan perbedaan detail). Guru memberikan contoh format penyajian yang menarik (misal: poster digital, infografis sederhana, atau presentasi lisan dengan bantuan visual).
Mengaplikasi: Setiap kelompok mulai merancang dan membuat sajian perbandingan dua teks. Mereka dapat memilih format diagram Venn atau tabel, kemudian menuliskan ringkasan perbandingan dengan bahasa sendiri yang sistematis, mencakup gagasan utama, persamaan, dan perbedaan. Mereka mempersiapkan presentasi singkat.
Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil proyek perbandingan teks mereka di depan kelas. Kelompok lain memberikan pertanyaan atau umpan balik konstruktif. Guru memberikan penilaian formatif terhadap sajian dan ringkasan, serta memberikan penguatan tentang kejelasan penyampaian dan kelengkapan informasi.
Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan pembelajaran tentang membandingkan teks dari awal hingga akhir, menekankan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. Guru memberikan apresiasi tinggi kepada semua peserta didik atas usaha dan kreativitas mereka. Guru berpesan untuk selalu kritis dalam menerima informasi. Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam penuh semangat.
Proses (formatif): Observasi saat diskusi kelompok, penilaian presentasi, dan umpan balik terhadap LKPD perbandingan teks.
Akhir (sumatif): Penilaian hasil proyek perbandingan teks (diagram/tabel dan ringkasan tertulis) serta tes tertulis singkat.
| Tujuan | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|
| Menganalisis gagasan utama dari dua teks nonfiksi | Gagasan utama teks nonfiksi | 2 JP | Penalaran Kritis |
| Mengidentifikasi persamaan dan perbedaan informasi detail dari dua teks | Informasi detail, persamaan, perbedaan | 2 JP | Penalaran Kritis, Komunikasi |
| Menyajikan hasil perbandingan dan menulis ringkasan | Diagram Venn/Tabel, ringkasan perbandingan | 2 JP | Kreativitas, Komunikasi |
Dalam era informasi yang melimpah ini, kemampuan untuk tidak hanya membaca, tetapi juga membandingkan dua teks atau lebih adalah keterampilan yang sangat penting. Dengan membandingkan, kita dapat melihat suatu topik dari berbagai sudut pandang, menemukan kebenaran yang lebih utuh, dan menjadi pembaca yang lebih kritis dan bijaksana. Modul ini akan membimbingmu untuk menguasai keterampilan membandingkan teks.
Membandingkan dua teks berarti mencari tahu apa saja kesamaan (persamaan) dan perbedaan informasi, ide, atau sudut pandang yang ada di antara kedua teks tersebut. Ini bukan hanya tentang membaca, tetapi juga tentang menganalisis, mengidentifikasi, dan menyimpulkan hubungan antara dua sumber informasi yang berbeda. Misalnya, kamu bisa membandingkan dua artikel berita tentang kejadian yang sama untuk melihat apakah ada perbedaan fokus atau detail yang disampaikan.
Membandingkan teks memiliki banyak manfaat. Pertama, ini membantumu mendapatkan pemahaman yang lebih lengkap dan mendalam tentang suatu topik. Kedua, kamu bisa melatih kemampuan berpikir kritis, yaitu kemampuan untuk tidak langsung percaya pada satu sumber informasi saja. Ketiga, kamu bisa belajar mengenali bias atau sudut pandang penulis yang berbeda, sehingga kamu menjadi pembaca yang lebih cerdas dan objektif. Keterampilan ini sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari, dari membaca berita hingga memilih produk.
Langkah pertama dalam membandingkan dua teks adalah membaca setiap teks dengan sangat cermat. Saat membaca, fokuslah untuk menemukan gagasan utama atau ide pokok dari masing-masing teks. Gagasan utama biasanya terletak di awal atau akhir paragraf, atau bisa juga tersirat di seluruh paragraf. Dengan mengetahui gagasan utama, kamu akan memahami inti dari setiap teks sebelum masuk ke detailnya. Catatlah gagasan utama ini untuk memudahkan perbandingan.
Setelah menemukan gagasan utama, langkah selanjutnya adalah mengidentifikasi informasi detail atau pendukung dari setiap teks. Informasi detail ini bisa berupa fakta, contoh, angka, nama tokoh, tempat, waktu, atau penjelasan lebih lanjut. Bacalah kembali setiap paragraf dan garis bawahi atau catatlah poin-poin penting yang mendukung gagasan utama. Pastikan kamu memahami setiap detail yang disampaikan di masing-masing teks.
Setelah mengumpulkan gagasan utama dan informasi detail dari kedua teks, saatnya mencari persamaan. Apa saja informasi atau ide yang sama-sama disebutkan di kedua teks? Mungkin ada fakta yang sama, contoh yang serupa, atau kesimpulan yang mengarah pada hal yang sama. Catatlah semua persamaan ini. Persamaan ini menunjukkan poin-poin yang disepakati atau informasi yang konsisten dari berbagai sumber.
Selain persamaan, sangat penting juga untuk menemukan perbedaan. Apa saja informasi atau ide yang hanya ada di satu teks dan tidak ada di teks lainnya? Atau, mungkin ada informasi yang sama tetapi dijelaskan dengan cara yang berbeda, atau bahkan bertentangan. Perbedaan ini bisa menunjukkan sudut pandang yang berbeda, fokus yang berbeda, atau bahkan informasi yang tidak lengkap di salah satu teks. Mencatat perbedaan ini akan memperkaya pemahamanmu.
Setelah mengidentifikasi persamaan dan perbedaan, kamu perlu menyajikan hasil perbandinganmu agar mudah dipahami. Dua cara populer untuk menyajikan hasil perbandingan adalah menggunakan diagram Venn atau tabel perbandingan. Diagram Venn sangat baik untuk menunjukkan irisan (persamaan) dan bagian yang tidak beririsan (perbedaan). Tabel perbandingan cocok untuk menyajikan informasi secara terstruktur dengan kolom-kolom yang jelas. Kamu juga bisa menuliskan ringkasan perbandingan dalam bentuk paragraf.
Setelah menyajikan dalam bentuk visual (diagram/tabel), tulislah ringkasan perbandingan dengan bahasamu sendiri. Ringkasan ini harus mencakup gagasan utama dari kedua teks, poin-poin persamaan, dan poin-poin perbedaan yang paling menonjol. Usahakan ringkasanmu jelas, padat, dan sistematis, sehingga pembaca dapat dengan mudah memahami hasil perbandinganmu tanpa harus membaca kedua teks aslinya secara keseluruhan. Gunakan kalimat yang efektif dan hindari pengulangan.
Rangkuman: Membandingkan dua teks adalah keterampilan penting untuk mendapatkan pemahaman yang utuh dan berpikir kritis. Prosesnya meliputi membaca cermat untuk menemukan gagasan utama dan detail, mengidentifikasi persamaan dan perbedaan informasi, lalu menyajikan hasil perbandingan dalam bentuk diagram Venn atau tabel. Terakhir, buatlah ringkasan perbandingan dengan bahasamu sendiri yang sistematis. Keterampilan ini akan membantumu menjadi pembaca yang cerdas dan bijaksana dalam menyikapi berbagai informasi.
Tujuan: Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menyajikan persamaan serta perbedaan informasi dari dua teks nonfiksi.
Alat & bahan: Lembar kerja, pensil, spidol warna, teks nonfiksi 1, teks nonfiksi 2, kertas plano atau A3.
| Gagasan Utama | Ide pokok atau inti dari sebuah paragraf atau teks. |
| Informasi Detail | Fakta atau penjelasan pendukung yang memperjelas gagasan utama. |
| Teks Nonfiksi | Teks yang berisi informasi berdasarkan fakta dan kenyataan. |
| Diagram Venn | Diagram yang menggunakan lingkaran berpotongan untuk menunjukkan hubungan antarhimpunan. |
| Berpikir Kritis | Kemampuan menganalisis informasi secara objektif dan membentuk penilaian yang beralasan. |
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Guru kelas kelas 6 langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka.
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.