tuntas.orgBuat Modul Ajar →
BerandaModul Ajar SDGuru Kelas › Rencana Pembelajaran Mendalam
SD · Kelas IV · Fase B

Modul Ajar Guru Kelas Kelas IV
Rencana Pembelajaran Mendalam

Modul ajar Guru Kelas SD kelas IV materi Rencana Pembelajaran Mendalam lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kurikulum Merdeka 2025/2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar Guru Kelas kelas IV materi Rencana Pembelajaran Mendalam
Ringkasan: Pembelajaran mendalam membantu kita belajar lebih dari sekadar menghafal, yaitu dengan memahami makna, menerapkan, dan menghubungkan pengetahuan dengan kehidupan. Sebuah rencana pembelajaran mendalam yang baik memiliki tujuan jelas, aktivitas yang menarik, dan penilaian yang mengukur pemahaman utuh. Dengan begitu, belajar menjadi lebih seru, bermakna, dan pengetahuan yang didapat akan lebih awet.
Model: Project Based Learning (PjBL) + praktikDimensi: Penalaran Kritis, Kreativitas, KolaborasiWord + PDF
Buat & Unduh Modul Ini — GRATISGuru Kelas · Rencana Pembelajaran Mendalam · atas nama Anda

1 Capaian Pembelajaran

Kompetensi awal: Peserta didik telah memahami pentingnya belajar dan memiliki pengalaman dasar dalam mengikuti instruksi.

Pemahaman bermakna: Memahami dan mampu merancang rencana pembelajaran mendalam akan membantu peserta didik (sebagai calon guru atau perencana) menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna, relevan, dan menumbuhkan pemikiran kritis bagi siswa mereka di masa depan.

Pertanyaan pemantik: Bagaimana kita bisa memastikan teman-teman kita benar-benar mengerti pelajaran dan bukan hanya menghafal?

2 Tujuan Pembelajaran

3 Kegiatan Pembelajaran (3 Pertemuan)

Pertemuan 1 — Discovery Learning

Tujuan: Menganalisis konsep dasar rencana pembelajaran mendalam dengan tepat dan mengidentifikasi komponen-komponen penting dalam rencana pembelajaran mendalam dengan akurat.

Kegiatan awal: Guru menyapa peserta didik dengan salam dan mengajak berdoa. Mengecek kehadiran dan kesiapan belajar. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami apa itu pembelajaran mendalam dan bagian-bagiannya. Guru melemparkan pertanyaan pemantik: 'Menurut kalian, pelajaran seperti apa yang paling mudah diingat dan paling bermanfaat?'

Memahami: Peserta didik diajak mengamati video singkat tentang dua jenis kegiatan belajar: satu hanya menghafal, satu lagi melibatkan praktik langsung. Mereka berdiskusi dalam kelompok kecil tentang perbedaan kedua kegiatan tersebut dan mana yang lebih membuat mereka paham. Guru membimbing diskusi untuk menemukan inti konsep pembelajaran mendalam.

Mengaplikasi: Setiap kelompok menerima kartu bergambar berbagai aktivitas belajar (misalnya: membaca buku, membuat proyek, presentasi, mengerjakan soal pilihan ganda). Mereka diminta mengelompokkan mana yang menurut mereka paling mendorong 'pemahaman mendalam' dan menjelaskan alasannya. Kemudian, mereka mengidentifikasi komponen-komponen yang harus ada dalam rencana pembelajaran agar kegiatan tersebut bisa terlaksana.

Merefleksi: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil pengelompokan dan identifikasi komponen. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang konsep dasar pembelajaran mendalam dan komponen-komponennya (tujuan, kegiatan, penilaian).

Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan pelajaran hari ini. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif semua. Guru menyampaikan rencana untuk pertemuan selanjutnya yaitu mulai mencoba merancang kegiatan. Peserta didik diajak berdoa penutup.

Pertemuan 2 — Problem Based Learning (PBL)

Tujuan: Merancang aktivitas pembelajaran yang mendorong pemahaman mendalam sesuai karakteristik siswa kelas IV.

Kegiatan awal: Guru menyapa dan berdoa bersama. Guru bertanya 'Siapa yang masih ingat apa itu pembelajaran mendalam dan apa saja bagiannya?' untuk mengulang materi sebelumnya. Guru menyampaikan tujuan pertemuan ini: kita akan mencoba membuat kegiatan belajar yang seru dan membuat teman-teman paham betul. Guru memberikan kasus: 'Bayangkan kalian adalah guru untuk teman-teman kalian. Bagaimana cara mengajarkan materi 'Lingkungan Sehat' agar mereka tidak hanya tahu, tapi juga bisa menerapkannya di rumah dan sekolah?'

Memahami: Peserta didik dalam kelompok menganalisis kasus yang diberikan. Mereka berdiskusi tentang tantangan dalam membuat siswa paham materi 'Lingkungan Sehat' secara mendalam, bukan hanya menghafal. Mereka merumuskan ide-ide awal tentang aktivitas yang bisa dilakukan.

Mengaplikasi: Setiap kelompok mulai merancang satu atau dua aktivitas pembelajaran konkret untuk materi 'Lingkungan Sehat' yang mendorong pemahaman mendalam (misalnya: membuat poster kampanye, simulasi membersihkan lingkungan, wawancara dengan petugas kebersihan). Mereka harus menjelaskan mengapa aktivitas tersebut akan membuat siswa paham mendalam dan bukan hanya menghafal.

Merefleksi: Kelompok mempresentasikan rancangan aktivitas mereka. Kelompok lain memberikan masukan dan pertanyaan. Guru memberikan umpan balik konstruktif, menyoroti ide-ide kreatif dan memberikan saran untuk meningkatkan keterlibatan serta kedalaman pemahaman. Guru juga mengaitkan setiap ide dengan komponen rencana pembelajaran yang sudah dibahas.

Penutup: Guru bersama peserta didik merangkum ide-ide aktivitas pembelajaran yang menarik. Guru memberikan pujian atas kreativitas dan kerja sama kelompok. Guru menjelaskan bahwa pertemuan berikutnya akan fokus pada cara menilai pemahaman mendalam dari aktivitas yang sudah dirancang. Peserta didik diajak berdoa penutup.

Pertemuan 3 — Project Based Learning (PjBL)

Tujuan: Menyusun rubrik penilaian sederhana untuk mengukur pemahaman mendalam siswa dan mempresentasikan contoh rencana pembelajaran mendalam yang telah dibuat secara percaya diri.

Kegiatan awal: Guru menyapa dan berdoa bersama. Guru bertanya 'Bagaimana kita tahu kalau teman kita sudah paham betul materi yang kita ajarkan?' untuk mengantar ke topik penilaian. Guru menyampaikan tujuan pertemuan terakhir: kita akan membuat cara menilai pemahaman dan mempresentasikan seluruh rencana kita. Guru mengingatkan kembali rancangan aktivitas yang dibuat di pertemuan sebelumnya.

Memahami: Peserta didik dalam kelompok berdiskusi tentang bagaimana cara menilai apakah aktivitas yang mereka rancang benar-benar berhasil membuat siswa paham mendalam. Mereka mempelajari contoh rubrik penilaian sederhana dan berdiskusi tentang kriteria apa saja yang penting untuk diukur dalam konteks 'pemahaman mendalam'.

Mengaplikasi: Setiap kelompok kemudian menyusun rubrik penilaian sederhana untuk aktivitas yang telah mereka rancang pada pertemuan sebelumnya. Setelah itu, mereka merangkum seluruh ide mereka (tujuan, aktivitas, dan rubrik penilaian) menjadi sebuah 'Mini Rencana Pembelajaran Mendalam' yang siap dipresentasikan.

Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan 'Mini Rencana Pembelajaran Mendalam' mereka di depan kelas, menjelaskan tujuan, aktivitas, dan bagaimana mereka akan menilai pemahaman mendalam. Peserta didik lain dan guru memberikan pertanyaan dan umpan balik. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya keselarasan antara tujuan, kegiatan, dan penilaian dalam mencapai pemahaman mendalam.

Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan seluruh materi tentang rencana pembelajaran mendalam. Guru memberikan apresiasi tinggi kepada setiap kelompok atas kerja keras dan kreativitasnya. Guru menekankan bahwa setiap orang bisa menjadi 'perancang' pembelajaran yang baik. Doa penutup dan salam.

4 Asesmen

Proses (formatif): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kemampuan mereka mengidentifikasi komponen rencana pembelajaran serta merancang aktivitas.

Akhir (sumatif): Penilaian hasil presentasi 'Mini Rencana Pembelajaran Mendalam' dan rubrik penilaian yang dibuat oleh kelompok.

5 Alur Tujuan Pembelajaran

TujuanMateriAlokasiDimensi
Menganalisis konsep dasar rencana pembelajaran mendalamKonsep dasar dan komponen rencana pembelajaran mendalam2 JPPenalaran Kritis
Merancang aktivitas pembelajaran yang mendorong pemahaman mendalamPerancangan aktivitas pembelajaran yang relevan dan mendalam2 JPKreativitas
Menyusun rubrik penilaian sederhana dan mempresentasikan rencana pembelajaranPenyusunan rubrik dan presentasi rencana pembelajaran2 JPKolaborasi, Komunikasi

6 Bahan Ajar & Ringkasan Materi

Modul ini akan membimbing kamu untuk menjadi perancang pembelajaran yang hebat! Kamu akan belajar bagaimana membuat rencana agar teman-temanmu (atau adik-adikmu nanti) bisa belajar dengan seru dan benar-benar paham. Kita tidak hanya akan menghafal, tapi juga akan berpikir kritis dan kreatif untuk membuat pengalaman belajar yang paling berkesan.

Apa Itu Pembelajaran Mendalam?

Pembelajaran mendalam adalah cara belajar yang membuat kita tidak hanya tahu atau menghafal, tapi juga mengerti betul mengapa suatu hal itu penting, bagaimana cara kerjanya, dan bisa menggunakan pengetahuan itu dalam kehidupan nyata. Ini seperti kita tidak hanya tahu nama buah, tapi juga tahu bagaimana rasanya, cara menanamnya, dan manfaatnya bagi tubuh. Pembelajaran mendalam membuat kita berpikir lebih jauh dan menghubungkan banyak hal.

Mengapa Pembelajaran Mendalam Penting?

Pentingnya pembelajaran mendalam adalah agar pengetahuan yang kita dapatkan tidak mudah lupa dan bisa dipakai untuk memecahkan masalah sehari-hari. Jika kita hanya menghafal, saat soalnya sedikit berbeda, kita mungkin bingung. Tapi jika kita paham mendalam, kita bisa menyesuaikan diri dan menemukan solusi baru. Ini juga melatih kita menjadi pribadi yang kritis dan kreatif, bukan hanya penurut.

Komponen Rencana Pembelajaran Mendalam

Sebuah rencana pembelajaran yang baik memiliki beberapa bagian penting. Pertama, tujuan pembelajaran, yaitu apa yang ingin dicapai siswa setelah belajar. Kedua, kegiatan pembelajaran, yaitu aktivitas-aktivitas seru yang akan dilakukan. Ketiga, penilaian, yaitu cara kita mengetahui apakah siswa sudah mencapai tujuan atau belum. Semua bagian ini harus saling mendukung agar siswa bisa paham mendalam.

Merancang Aktivitas yang Menarik

Untuk membuat siswa paham mendalam, aktivitas belajarnya harus menarik dan melibatkan mereka secara aktif. Contohnya, daripada hanya membaca tentang lingkungan, siswa bisa diajak membuat proyek daur ulang atau membersihkan lingkungan sekitar sekolah. Aktivitas yang melibatkan praktik, diskusi, dan pemecahan masalah akan lebih efektif daripada hanya mendengarkan ceramah.

Menyusun Rubrik Penilaian Sederhana

Rubrik penilaian adalah panduan untuk menilai hasil belajar siswa. Ini bukan hanya tentang nilai benar atau salah, tapi juga mengukur seberapa jauh siswa memahami dan bisa menerapkan pengetahuannya. Misalnya, untuk proyek daur ulang, rubrik bisa menilai kreativitas, kerja sama, dan penjelasan tentang manfaat daur ulang, bukan hanya hasil jadi proyeknya saja.

Contoh Penerapan dalam Kehidupan Sehari-hari

Konsep pembelajaran mendalam tidak hanya untuk guru di sekolah. Dalam kehidupan sehari-hari, kita juga bisa menerapkan ini. Misalnya, saat belajar memasak, kita tidak hanya mengikuti resep, tapi juga mencoba memahami mengapa bahan tertentu digunakan, bagaimana rasanya jika diubah, dan mengapa harus dimasak dengan cara tertentu. Ini membuat kita menjadi 'koki' yang lebih baik.

Rangkuman: Pembelajaran mendalam membantu kita belajar lebih dari sekadar menghafal, yaitu dengan memahami makna, menerapkan, dan menghubungkan pengetahuan dengan kehidupan. Sebuah rencana pembelajaran mendalam yang baik memiliki tujuan jelas, aktivitas yang menarik, dan penilaian yang mengukur pemahaman utuh. Dengan begitu, belajar menjadi lebih seru, bermakna, dan pengetahuan yang didapat akan lebih awet.

7 LKPD — Lembar Kerja Peserta Didik

Tujuan: Membantu peserta didik merancang aktivitas pembelajaran yang mendorong pemahaman mendalam.

Alat & bahan: Kertas plano, spidol warna, kartu aktivitas bergambar, gunting, lem

  1. Bentuk kelompok beranggotakan 3-4 orang.
  2. Diskusikan satu topik pelajaran yang kalian rasa sulit dipahami teman-teman.
  3. Rancang minimal 2 aktivitas seru yang bisa membuat teman-teman benar-benar paham topik tersebut, bukan hanya menghafal.
  4. Gambarkan atau tuliskan aktivitas tersebut di kertas plano.
  5. Siapkan alasan mengapa aktivitas kalian bisa membuat pemahaman mendalam.

8 Glosarium

Pembelajaran MendalamProses belajar yang membuat siswa tidak hanya menghafal, tetapi juga memahami konsep, mengaplikasikan, dan menghubungkannya dengan kehidupan nyata.
Rubrik PenilaianAlat yang berisi kriteria untuk menilai hasil pekerjaan atau kinerja siswa secara jelas dan terukur.
Aktivitas PembelajaranKegiatan yang dirancang untuk membantu siswa mencapai tujuan pembelajaran.
Capaian PembelajaranKompetensi yang diharapkan dicapai siswa di akhir suatu fase atau jenjang pendidikan.
Profil LulusanKarakteristik dan kompetensi yang diharapkan dimiliki siswa setelah menyelesaikan pendidikan tertentu.

9 Materi Guru Kelas Terkait

Semua MapelGuru Kelas Kelas IV SD
Pelajari Semua Mapel →
Bilangan sampai 1.000Guru Kelas Kelas III SD
Pelajari Bilangan sampai 1.000 →
ASEAN dan Kerja Sama AntarnegaraGuru kelas Kelas 6 SD
Pelajari ASEAN dan Kerja Sama Antarnegara →
Bilangan BulatGuru kelas Kelas 6 SD
Pelajari Bilangan Bulat →
Bilangan BulatGuru Kelas Kelas VI SD
Pelajari Bilangan Bulat →
Bilangan Bulat NegatifGuru kelas Kelas 6 SD
Pelajari Bilangan Bulat Negatif →

10 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar Guru Kelas Rencana Pembelajaran Mendalam ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Guru Kelas kelas IV langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025).

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Buat Modul Ajar Lain — GRATISIsi nama & materi, selesai ±1 menit

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.