Modul ajar IPAS SD kelas IV materi Gaya dan Gerak lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Rumusan: Peserta didik mengidentifikasi dan menjelaskan hubungan antara gaya dan gerak, serta dampaknya dalam kehidupan sehari-hari, melalui observasi dan percobaan sederhana.
Acuan: Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah
Kompetensi awal: Peserta didik sudah memiliki pengalaman dasar melihat benda bergerak dan menggeser benda di sekitar mereka.
Pemahaman bermakna: Memahami bahwa gaya adalah penyebab utama perubahan gerak benda di sekitar kita, dan dengan mengetahui cara kerja gaya, kita bisa menjelaskan banyak fenomena alam serta menciptakan inovasi.
Pertanyaan pemantik: Mengapa bola yang ditendang bisa bergerak, lalu berhenti, atau berubah arah?
Tujuan: Mengidentifikasi berbagai jenis gaya yang ada di sekitar kita dengan benar dan menjelaskan pengaruh gaya terhadap gerak benda (mengubah posisi, arah, kecepatan, atau bentuk) melalui pengamatan.
Kegiatan awal: Guru menyapa, mengajak berdoa, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan meminta peserta didik menceritakan pengalaman mereka mendorong atau menarik benda. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengenal berbagai gaya dan pengaruhnya terhadap gerak, serta menjelaskan bahwa mereka akan belajar melalui pengamatan dan diskusi kelompok. Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Benda apa saja di kelas ini yang bisa bergerak?'
Memahami: Peserta didik mengamati berbagai benda di kelas (meja, kursi, pensil, penghapus, bola) dan mendiskusikan bagaimana cara membuat benda-benda tersebut bergerak atau berhenti. Mereka mencatat hasil pengamatan tentang gaya (dorongan/tarikan) dan perubahan gerak yang terjadi.
Mengaplikasi: Dalam kelompok kecil, peserta didik melakukan eksplorasi di sekitar kelas untuk menemukan contoh-contoh gaya yang menyebabkan benda bergerak, berhenti, berubah arah, atau berubah bentuk. Mereka mengisi lembar kerja dengan mencatat nama benda, gaya yang diberikan, dan akibatnya pada gerak benda.
Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil temuannya. Guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep tentang gaya sebagai dorongan atau tarikan yang dapat mengubah gerak atau bentuk benda. Peserta didik diajak menyimpulkan bersama apa itu gaya dan gerak.
Penutup: Guru mengajak peserta didik merefleksi pembelajaran hari ini, menanyakan hal apa yang paling menarik dan apa yang masih perlu dipelajari lebih lanjut. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya. Doa penutup.
Tujuan: Melakukan percobaan sederhana untuk menunjukkan pengaruh gaya gravitasi dan gesek terhadap gerak benda.
Kegiatan awal: Guru menyapa dan mengajak berdoa. Guru mengulas kembali pemahaman tentang gaya dan gerak dari pertemuan sebelumnya. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu melakukan percobaan tentang gaya gravitasi dan gesek, serta merencanakan pembuatan alat sederhana. Guru memotivasi peserta didik dengan menunjukkan beberapa contoh alat sederhana yang memanfaatkan gaya (misalnya, katapel, mobil mainan).
Memahami: Guru menjelaskan konsep gaya gravitasi (gaya tarik bumi) dan gaya gesek (gaya penghambat gerak) dengan contoh-contoh di kehidupan sehari-hari (misalnya, buah jatuh, ban sepeda). Peserta didik menonton video singkat tentang kedua gaya tersebut.
Mengaplikasi: Peserta didik dibagi menjadi kelompok. Setiap kelompok merancang percobaan sederhana untuk menunjukkan pengaruh gaya gravitasi (misalnya, menjatuhkan benda dengan massa berbeda) dan gaya gesek (misalnya, menggeser benda di permukaan licin dan kasar). Setelah percobaan, mereka mendiskusikan dan mencatat hasil pengamatan, serta mulai merancang alat sederhana yang memanfaatkan gaya dan gerak (misalnya, peluncur kelereng, mobil-mobilan dari botol).
Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil percobaan mereka dan rencana awal pembuatan alat sederhana. Guru memberikan masukan dan bimbingan untuk penyempurnaan rancangan. Peserta didik saling memberikan umpan balik konstruktif.
Penutup: Guru memberikan apresiasi atas kerja keras peserta didik. Guru menekankan pentingnya kerja sama dan kreativitas dalam merancang alat. Peserta didik diingatkan untuk membawa bahan-bahan yang dibutuhkan untuk pertemuan berikutnya. Doa penutup.
Tujuan: Merancang dan membuat alat sederhana yang memanfaatkan prinsip gaya dan gerak dalam kehidupan sehari-hari serta mempresentasikan hasil percobaan dan rancangan alat dengan percaya diri dan jelas.
Kegiatan awal: Guru menyapa dan mengajak berdoa. Guru mengingatkan kembali tujuan pembelajaran hari ini yaitu menyelesaikan pembuatan alat dan mempresentasikannya. Guru memotivasi peserta didik untuk bekerja sama dan berkreasi sebaik mungkin. Guru menanyakan kesiapan bahan-bahan yang sudah dibawa.
Memahami: Peserta didik secara berkelompok melanjutkan pembuatan alat sederhana yang telah dirancang pada pertemuan sebelumnya, dengan bimbingan dari guru. Guru berkeliling memastikan setiap kelompok memahami prinsip gaya dan gerak yang diaplikasikan pada alat mereka.
Mengaplikasi: Setelah alat selesai, setiap kelompok menguji coba alatnya dan mencatat hasil pengujian. Mereka juga menyiapkan presentasi yang menjelaskan cara kerja alat, prinsip gaya dan gerak yang digunakan, serta manfaatnya.
Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan alat buatannya di depan kelas, mendemonstrasikan cara kerjanya, dan menjawab pertanyaan dari teman maupun guru. Guru memberikan apresiasi dan umpan balik konstruktif terhadap karya dan presentasi setiap kelompok.
Penutup: Guru mengajak peserta didik menyimpulkan pembelajaran tentang gaya dan gerak serta aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Guru memberikan apresiasi tinggi atas seluruh proses dan hasil karya peserta didik. Guru memberikan penguatan bahwa dengan memahami gaya, kita bisa menciptakan berbagai alat yang bermanfaat. Doa penutup.
Proses (formatif): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, pelaksanaan percobaan, dan penyusunan laporan.
Akhir (sumatif): Penilaian hasil proyek alat sederhana dan presentasi kelompok, serta tes tertulis untuk mengukur pemahaman konsep.
| Tujuan | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|
| Mengidentifikasi berbagai jenis gaya | Macam-macam gaya (dorong, tarik, gesek, gravitasi) | 2 JP | Penalaran Kritis |
| Menjelaskan pengaruh gaya terhadap gerak benda | Pengaruh gaya terhadap kecepatan, arah, posisi, dan bentuk benda | 2 JP | Kreativitas |
| Melakukan percobaan dan membuat alat sederhana | Gaya gravitasi, gaya gesek, dan aplikasi gaya dalam alat sederhana | 2 JP | Kolaborasi |
Di sekitar kita, banyak sekali benda yang bergerak. Pernahkah kamu berpikir mengapa benda-benda itu bisa bergerak? Atau mengapa benda yang sudah bergerak bisa berhenti? Semua itu terjadi karena adanya gaya. Mari kita pelajari lebih lanjut tentang gaya dan gerak yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari kita!
Gaya adalah tarikan atau dorongan yang dapat menyebabkan perubahan pada suatu benda. Misalnya, saat kamu menarik pintu, itu adalah gaya tarik. Saat kamu mendorong meja, itu adalah gaya dorong. Gaya tidak bisa dilihat, tetapi efeknya bisa kita rasakan dan amati. Satuan gaya adalah Newton (N), nama seorang ilmuwan terkenal, Sir Isaac Newton.
Gerak adalah perpindahan posisi suatu benda dari tempat awal ke tempat lain. Suatu benda dikatakan bergerak jika posisinya berubah terhadap titik acuan tertentu. Contohnya, saat mobil melaju di jalan, mobil tersebut bergerak karena posisinya berubah terhadap titik acuan seperti pohon di pinggir jalan.
Gaya dapat menyebabkan beberapa perubahan pada gerak benda. Pertama, gaya dapat membuat benda yang diam menjadi bergerak, seperti saat menendang bola. Kedua, gaya dapat membuat benda yang bergerak menjadi diam, seperti saat mengerem sepeda. Ketiga, gaya dapat mengubah arah gerak benda, contohnya memukul bola tenis. Keempat, gaya dapat mengubah kecepatan gerak benda, seperti saat mengayuh sepeda lebih cepat. Kelima, gaya juga dapat mengubah bentuk benda, misalnya meremas kaleng.
Gaya gesek adalah gaya yang terjadi ketika dua permukaan benda saling bersentuhan dan berlawanan arah dengan gerak benda. Gaya gesek selalu menghambat gerak benda. Contohnya, saat kamu menggeser kotak di lantai, ada gaya gesek antara kotak dan lantai yang membuatnya sulit bergerak. Semakin kasar permukaan, semakin besar gaya geseknya. Gaya gesek ini penting untuk menghentikan benda, seperti rem pada kendaraan atau alas sepatu agar tidak licin.
Gaya gravitasi adalah gaya tarik bumi yang menarik semua benda ke pusat bumi. Itulah sebabnya mengapa semua benda yang dilempar ke atas pasti akan jatuh ke bawah. Buah apel yang jatuh dari pohon, air hujan yang turun, atau kita yang bisa berdiri tegak di bumi, semuanya adalah contoh pengaruh gaya gravitasi. Gaya gravitasi ini ditemukan oleh Sir Isaac Newton saat melihat apel jatuh.
Pemahaman tentang gaya dan gerak sangat berguna dalam kehidupan kita. Banyak alat dan teknologi yang kita gunakan sehari-hari memanfaatkan prinsip gaya dan gerak. Contohnya, sepeda bergerak karena gaya dorong kaki dan gaya gesek ban dengan jalan. Pesawat terbang menggunakan gaya angkat dan gaya dorong mesin. Jungkat-jungkit menggunakan prinsip gaya berat dan titik tumpu. Dengan memahami konsep ini, kita bisa menciptakan berbagai inovasi yang bermanfaat.
Rangkuman: Gaya adalah tarikan atau dorongan yang menyebabkan benda bergerak, berhenti, berubah arah, kecepatan, atau bentuk. Gerak adalah perpindahan posisi benda. Ada berbagai jenis gaya seperti gaya gesek yang menghambat gerak dan gaya gravitasi yang menarik benda ke bumi. Pemahaman gaya dan gerak membantu kita menjelaskan fenomena alam dan menciptakan alat bermanfaat.
Tujuan: Mengidentifikasi dan mencatat pengaruh gaya terhadap gerak benda melalui pengamatan dan percobaan sederhana.
Alat & bahan: Bola, mobil mainan, kelereng, meja, lantai keramik, karpet, penggaris, stopwatch (opsional)
| Gaya | Tarikan atau dorongan yang dapat mengubah gerak atau bentuk benda. |
| Gerak | Perpindahan posisi suatu benda dari tempat awal. |
| Gaya Gesek | Gaya yang menghambat gerak benda ketika dua permukaan bersentuhan. |
| Gaya Gravitasi | Gaya tarik bumi yang menarik benda ke bawah. |
| Newton | Satuan ukuran untuk gaya. |
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPAS kelas IV langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah.
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.