Modul ajar IPAS SD kelas IV materi Mata, Telinga, hidung, kulit lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Rumusan: Peserta didik mengidentifikasi bagian tubuh manusia dan fungsinya, serta cara menjaga kesehatan organ tubuh tersebut dalam konteks kehidupan sehari-hari.
Acuan: Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah
Kompetensi awal: Peserta didik mengetahui beberapa bagian tubuh dan fungsinya secara umum.
Pemahaman bermakna: Memahami fungsi dan cara kerja organ indra (mata, telinga, hidung, kulit) membantu kita menjaga kesehatan tubuh dan berinteraksi lebih baik dengan lingkungan.
Pertanyaan pemantik: Bagaimana kita bisa tahu ada bunga di taman, mendengar suara burung, mencium aroma masakan, dan merasakan hangatnya matahari?
Tujuan: Mengidentifikasi bagian-bagian utama mata, telinga, hidung, dan kulit dengan tepat.
Kegiatan awal: Peserta didik disambut dengan salam dan doa, dilanjutkan dengan presensi. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengenal organ indra dan bagian-bagiannya. Pertanyaan pemantik: 'Bagaimana kita bisa melihat warna pelangi?'
Memahami: Peserta didik mengamati gambar atau model organ mata, telinga, hidung, dan kulit, lalu mencari tahu bagian-bagian utamanya melalui diskusi kelompok kecil dan membaca bahan ajar.
Mengaplikasi: Setiap kelompok mengisi tabel pada LKPD untuk mencatat bagian-bagian yang ditemukan pada setiap organ indra dan mencoba menunjuk langsung pada tubuh teman.
Merefleksi: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil identifikasi mereka. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang nama-nama bagian organ indra. Peserta didik diajak merefleksikan apa yang baru mereka pelajari.
Penutup: Guru membimbing peserta didik membuat simpulan tentang bagian-bagian organ indra. Guru mengapresiasi kerja keras semua kelompok dan memberikan PR mengamati lingkungan sekitar menggunakan indra. Pembelajaran diakhiri dengan doa.
Tujuan: Menjelaskan fungsi masing-masing bagian organ indra (mata, telinga, hidung, kulit) dengan benar.
Kegiatan awal: Peserta didik disambut dengan salam dan doa, dilanjutkan presensi. Guru mengajak peserta didik mengingat kembali bagian-bagian organ indra yang sudah dipelajari. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami fungsi setiap bagian organ indra. Pertanyaan pemantik: 'Untuk apa kita punya pupil di mata?'
Memahami: Peserta didik diberikan studi kasus singkat (misalnya: 'Mengapa kita tidak bisa melihat dalam gelap total?') dan diminta berdiskusi tentang fungsi bagian-bagian organ indra yang terlibat dalam kasus tersebut.
Mengaplikasi: Dengan panduan LKPD, peserta didik melakukan percobaan sederhana (misal: menutup mata dan mencoba mengenali benda dengan sentuhan) untuk merasakan langsung fungsi indra. Mereka mencatat hasil percobaan dan menghubungkannya dengan fungsi bagian organ.
Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan percobaan mereka, menjelaskan fungsi bagian-bagian organ indra. Guru memberikan umpan balik, meluruskan pemahaman, dan menambahkan informasi penting. Peserta didik merefleksikan bagaimana setiap bagian indra bekerja sama.
Penutup: Guru dan peserta didik menyimpulkan bersama tentang fungsi penting setiap bagian organ indra. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan memberikan tantangan untuk mencari tahu cara menjaga kesehatan indra di rumah. Pembelajaran diakhiri dengan doa.
Tujuan: Menunjukkan cara menjaga kesehatan mata, telinga, hidung, dan kulit dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan awal: Peserta didik disambut dengan salam dan doa, dilanjutkan presensi. Guru mengingatkan kembali fungsi organ indra. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami dan mempraktikkan cara menjaga kesehatan indra. Pertanyaan pemantik: 'Apa yang terjadi jika kita tidak menjaga kebersihan telinga?'
Memahami: Peserta didik menonton video pendek tentang dampak kebiasaan buruk terhadap indra dan cara menjaga kebersihannya. Mereka berdiskusi tentang kebiasaan baik dan buruk yang sering mereka lakukan terkait indra.
Mengaplikasi: Peserta didik secara berkelompok merencanakan dan membuat poster sederhana atau infografis tentang 'Cara Menjaga Kesehatan Mata/Telinga/Hidung/Kulit'. Mereka menggunakan informasi dari video, bahan ajar, dan diskusi.
Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan poster atau infografis mereka di depan kelas. Kelompok lain memberikan masukan dan pertanyaan. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya menjaga kesehatan indra dan memberikan tips tambahan.
Penutup: Guru membimbing peserta didik menyimpulkan langkah-langkah menjaga kesehatan indra. Guru memberikan apresiasi atas kreativitas dan kerja sama dalam membuat poster. Peserta didik diajak untuk mulai menerapkan kebiasaan baik ini. Pembelajaran diakhiri dengan doa.
Tujuan: Membuat poster sederhana tentang cara menjaga kesehatan salah satu organ indra.
Kegiatan awal: Peserta didik disambut dengan salam dan doa, dilanjutkan presensi. Guru mengingatkan kembali proyek poster yang telah dimulai dan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menuntaskan dan mempresentasikan proyek serta melakukan evaluasi. Pertanyaan pemantik: 'Bagaimana poster yang baik bisa mengajak teman-teman menjaga kesehatan indra?'
Memahami: Peserta didik diberikan waktu untuk menyelesaikan poster atau infografis mereka, memastikan semua informasi penting sudah tercantum dan desain menarik. Mereka saling memberikan masukan antar anggota kelompok.
Mengaplikasi: Setiap kelompok memamerkan dan mempresentasikan poster mereka secara bergantian. Peserta didik lain berkeliling dan memberikan penilaian singkat menggunakan rubrik yang disediakan guru. Guru juga melakukan penilaian terhadap poster dan presentasi.
Merefleksi: Setelah semua presentasi, guru dan peserta didik melakukan refleksi bersama tentang seluruh materi indra. Guru memberikan umpan balik menyeluruh tentang proyek dan pemahaman peserta didik, serta mengaitkan pentingnya menjaga indra dengan ibadah. Peserta didik merefleksikan proses belajar mereka.
Penutup: Guru memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta didik atas kerja keras dan hasil karya mereka. Guru memberikan motivasi untuk terus menjaga kesehatan dan rasa syukur atas karunia indra. Pembelajaran diakhiri dengan doa dan salam penutup.
Proses (formatif): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, saat melakukan percobaan, dan saat menyusun poster.
Akhir (sumatif): Penilaian hasil poster/infografis dan presentasi kelompok, serta tes tertulis singkat berupa pilihan ganda dan esai.
| Tujuan | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|
| Mengidentifikasi bagian-bagian utama mata, telinga, hidung, dan kulit. | Bagian-bagian organ indra | 2 JP | Penalaran Kritis |
| Menjelaskan fungsi masing-masing bagian organ indra. | Fungsi organ indra | 2 JP | Penalaran Kritis |
| Menunjukkan cara menjaga kesehatan mata, telinga, hidung, dan kulit. | Kesehatan organ indra | 2 JP | Komunikasi, Kreativitas |
| Membuat poster sederhana tentang cara menjaga kesehatan salah satu organ indra. | Proyek poster kesehatan indra | 2 JP | Kreativitas, Komunikasi |
Tubuh kita memiliki banyak keajaiban, salah satunya adalah organ indra. Organ indra membantu kita merasakan dan memahami dunia di sekitar kita. Bayangkan jika kita tidak bisa melihat indahnya pelangi, mendengar lagu favorit, atau mencium aroma kue ibu. Betapa pentingnya organ indra ini bagi kehidupan kita sehari-hari!
Mata adalah organ indra penglihatan. Bagian-bagian utama mata meliputi pupil (lubang di tengah mata yang mengatur cahaya masuk), iris (bagian berwarna yang mengelilingi pupil), kornea (lapisan bening terluar), lensa (memfokuskan cahaya), dan retina (lapisan belakang tempat bayangan terbentuk). Mata bekerja dengan menangkap cahaya dari benda, lalu mengubahnya menjadi sinyal listrik yang dikirim ke otak untuk diinterpretasikan sebagai gambar. Kita melihat dunia karena mata kita mampu menangkap cahaya yang dipantulkan oleh benda-benda di sekitar kita.
Telinga adalah organ indra pendengaran. Telinga dibagi menjadi tiga bagian: telinga luar (daun telinga dan saluran telinga), telinga tengah (gendang telinga dan tiga tulang kecil: martil, landasan, sanggurdi), dan telinga dalam (rumah siput/koklea). Suara adalah getaran yang ditangkap oleh daun telinga, merambat melalui saluran telinga, menggetarkan gendang telinga, lalu diteruskan oleh tulang-tulang kecil ke rumah siput. Di rumah siput, getaran diubah menjadi sinyal yang dikirim ke otak untuk kita dengar.
Hidung adalah organ indra penciuman. Di dalam hidung terdapat rongga hidung yang dilapisi selaput lendir dan memiliki saraf penciuman. Ketika kita menghirup udara, partikel-partikel bau ikut masuk dan menempel pada selaput lendir. Saraf penciuman akan mendeteksi partikel-partikel ini dan mengirimkan sinyal ke otak, sehingga kita bisa mengenali berbagai macam bau, seperti bau bunga, bau makanan, atau bau hujan.
Kulit adalah organ indra peraba dan pelindung tubuh terbesar. Kulit memiliki banyak reseptor saraf yang peka terhadap sentuhan, tekanan, suhu (panas dan dingin), dan rasa sakit. Reseptor-reseptor ini tersebar di seluruh permukaan kulit. Ketika kita menyentuh sesuatu, reseptor ini mengirimkan sinyal ke otak, sehingga kita bisa merasakan tekstur benda (halus, kasar), suhunya (panas, dingin), atau rasa sakit jika terluka. Kulit juga melindungi tubuh dari kuman dan sinar matahari.
Setiap indra bekerja dengan cara yang unik untuk mengubah rangsangan dari luar menjadi informasi yang bisa dipahami otak. Mata mengubah cahaya, telinga mengubah getaran suara, hidung mengubah partikel bau, dan kulit mengubah sentuhan atau suhu. Semua sinyal ini dikirim melalui saraf ke otak, yang kemudian memprosesnya agar kita bisa melihat, mendengar, mencium, dan merasakan. Kerja sama antar indra juga penting, misalnya saat kita makan, indra penciuman dan pengecap bekerja bersama untuk merasakan rasa makanan.
Karena peran indra sangat penting, kita harus menjaga kesehatannya. Untuk mata, hindari menatap layar terlalu lama, baca di tempat terang, dan makan makanan bergizi seperti wortel. Untuk telinga, bersihkan dengan hati-hati dan hindari suara terlalu keras. Untuk hidung, jaga kebersihannya dan hindari menghirup bau menyengat. Untuk kulit, mandi teratur, gunakan tabir surya, dan lindungi dari luka. Menjaga kesehatan indra berarti menjaga kemampuan kita untuk berinteraksi dengan dunia.
Rangkuman: Mata, telinga, hidung, dan kulit adalah organ indra penting yang memungkinkan kita melihat, mendengar, mencium, dan merasakan dunia. Setiap indra memiliki bagian dan fungsi khusus yang bekerja sama mengirimkan informasi ke otak. Menjaga kebersihan dan kesehatan indra sangat penting agar kita dapat terus menikmati keindahan dan keragaman lingkungan sekitar. Mari syukuri dan rawat indra kita dengan baik.
Tujuan: Mengidentifikasi bagian dan fungsi organ indra serta cara menjaganya.
Alat & bahan: Pensil, penghapus, buku gambar, spidol warna, gambar/model organ indra, cermin kecil, kapas, parfum/minyak kayu putih
| Pupil | Lubang hitam di tengah mata yang mengatur jumlah cahaya masuk. |
| Iris | Bagian mata yang berwarna, mengelilingi pupil. |
| Retina | Lapisan di belakang mata tempat bayangan terbentuk. |
| Gendang Telinga | Selaput tipis di telinga tengah yang bergetar saat ada suara. |
| Koklea | Bagian telinga dalam berbentuk rumah siput, mengubah getaran suara menjadi sinyal saraf. |
| Reseptor | Sel khusus pada organ indra yang peka terhadap rangsangan. |
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPAS kelas IV langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.