Modul Ajar & RPP IPAS Kelas V
Melihat Karena Cahaya
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | IPAS |
| Fase / Kelas | C / V |
| Materi Pokok | Melihat Karena Cahaya |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah mengetahui bahwa mata digunakan untuk melihat dan ada sumber cahaya di sekitar mereka. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran Kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Kita dapat melihat benda-benda di sekitar kita seperti pohon, meja, dan teman karena adanya cahaya. |
| Konseptual | Melihat adalah proses di mana cahaya dari sumber cahaya mengenai suatu objek, kemudian memantul ke mata kita, dan diinterpretasikan oleh otak. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar melakukan percobaan sederhana untuk mengamati sifat-sifat cahaya dan bagaimana cahaya memungkinkan kita melihat. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya cahaya dalam kehidupan sehari-hari dan bagaimana pemahaman tentang cahaya membantu mereka memahami dunia sekitar. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi sumber-sumber cahaya di sekitar kita dengan benar.
- Menjelaskan sifat-sifat cahaya (merambat lurus, dapat dipantulkan, dapat dibiaskan) melalui percobaan sederhana.
- Menganalisis bagaimana cahaya memungkinkan kita melihat benda.
- Merancang dan melakukan percobaan sederhana untuk membuktikan sifat-sifat cahaya.
- Menyajikan hasil percobaan tentang sifat-sifat cahaya secara lisan dan tertulis.
Pemahaman bermakna: Memahami bagaimana cahaya memungkinkan kita melihat benda-benda di sekitar dan menyadari bahwa cahaya memiliki sifat-sifat tertentu yang dapat diamati.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita tidak bisa melihat benda di ruangan yang sangat gelap gulita?"
| Praktik Pedagogis | Discovery Learning + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Menulis laporan percobaan dan menyajikan informasi secara lisan. Seni Budaya: Membuat poster mini sumber cahaya dan ilustrasi proses melihat. Matematika: Mengukur panjang dan jarak dalam percobaan cahaya. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak mendampingi anak mengamati sumber cahaya di rumah dan berdiskusi tentang pentingnya menjaga kesehatan mata. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar memiliki area terang dan gelap untuk percobaan cahaya, serta memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber observasi sumber cahaya. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video edukasi singkat tentang proses melihat, simulasi interaktif sifat cahaya, dan pencarian gambar sumber cahaya melalui tablet/komputer. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi sumber-sumber cahaya di sekitar kita dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa, mengajak berdoa, memeriksa kehadiran, melakukan apersepsi dengan bertanya 'Apa yang kalian lihat saat ini?' dan 'Bagaimana kalian bisa melihatnya?', lalu menyampaikan tujuan pembelajaran dan pertanyaan pemantik 'Mengapa kita tidak bisa melihat benda di ruangan yang sangat gelap gulita?' untuk membangun kesadaran peserta didik. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik diajak mengamati lingkungan kelas dan luar kelas untuk mengidentifikasi berbagai sumber cahaya alami dan buatan, lalu berdiskusi kelompok tentang perbedaan dan kegunaan masing-masing sumber cahaya dalam kehidupan sehari-hari. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mengisi tabel identifikasi sumber cahaya dan membuat poster mini yang menggambarkan sumber-sumber cahaya yang mereka temukan, serta menuliskan fungsi penting cahaya bagi manusia. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil identifikasi dan poster mereka, kelompok lain memberikan tanggapan, kemudian guru memberikan penguatan tentang pentingnya cahaya dan sumber-sumbernya. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi hari ini, memberikan kesempatan refleksi singkat 'Apa yang paling menarik hari ini?', memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, dan menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Inquiry-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menjelaskan sifat-sifat cahaya (merambat lurus, dapat dipantulkan, dapat dibiaskan) melalui percobaan sederhana. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa, berdoa, presensi, mengulas singkat materi sebelumnya tentang sumber cahaya, mengaitkan dengan pertanyaan 'Bagaimana cahaya dari sumber itu bisa sampai ke mata kita?', lalu menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan skenario kegiatan percobaan. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik dalam kelompok menerima LKPD dan alat bahan, kemudian secara mandiri mengeksplorasi dan melakukan percobaan sederhana untuk mengamati sifat cahaya merambat lurus (menggunakan senter dan tiga karton berlubang), memantul (cermin dan senter), dan membias (gelas air dan pensil). |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mencatat hasil pengamatan mereka di LKPD, berdiskusi tentang apa yang terjadi pada cahaya di setiap percobaan, dan merumuskan kesimpulan awal tentang sifat-sifat cahaya. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Beberapa kelompok maju untuk mendemonstrasikan percobaan dan menjelaskan hasil pengamatan mereka, kelompok lain memberikan pertanyaan, dan guru memberikan klarifikasi serta penguatan konsep sifat-sifat cahaya. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru dan peserta didik membuat rangkuman sifat-sifat cahaya, memberikan umpan balik positif, meminta peserta didik menuliskan satu hal baru yang dipelajari, dan mengarahkan untuk mempersiapkan presentasi lengkap di pertemuan selanjutnya. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengamati dan mencatat hasil percobaan sifat-sifat cahaya (merambat lurus, dipantulkan, dibiaskan).
Alat & bahan: Senter, tiga karton tebal, penjepit kertas, cermin datar, gelas bening, air, pensil, penggaris.
Langkah kerja:
- Siapkan alat dan bahan yang dibutuhkan.
- Lakukan percobaan merambat lurus: susun tiga karton berlubang sejajar, sorot senter, amati.
- Lakukan percobaan pemantulan: sorot senter ke cermin, amati arah pantulan cahaya.
- Lakukan percobaan pembiasan: masukkan pensil ke gelas berisi air, amati bentuk pensil.
- Catat hasil pengamatanmu pada tabel yang disediakan.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu gunakan untuk melihat benda?
- Sebutkan 3 sumber cahaya yang kamu ketahui!
- Bisakah kita melihat benda di ruangan gelap gulita? Mengapa?
- Menurutmu, apakah cahaya bisa dibelokkan?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan catatan hasil percobaan di LKPD.
Sumatif (akhir): Tes tertulis pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan analisis, serta penilaian presentasi kelompok.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi sumber-sumber cahaya | Sumber cahaya alami dan buatan | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menjelaskan sifat-sifat cahaya | Cahaya merambat lurus, dipantulkan, dibiaskan | 2 JP | Kreativitas |
| 3 | Menganalisis proses melihat dan menyajikan hasil | Mekanisme melihat, presentasi hasil percobaan | 2 JP | Kolaborasi |
| 4 | Merancang dan melakukan percobaan sederhana | Aplikasi sifat cahaya dalam percobaan | 2 JP | Penalaran Kritis |
Pernahkah kamu bertanya mengapa kita bisa melihat indahnya pelangi, wajah teman, atau buku yang sedang kita baca? Semua itu terjadi karena adanya cahaya. Cahaya adalah energi yang membuat kita bisa melihat. Tanpa cahaya, dunia akan gelap gulita dan kita tidak bisa melihat apa-apa. Mari kita selami lebih dalam tentang cahaya dan bagaimana ia bekerja agar kita bisa melihat.
1. Apa Itu Cahaya?
Cahaya adalah bentuk energi yang dapat kita deteksi dengan mata. Cahaya memungkinkan kita untuk melihat benda-benda di sekitar kita. Sumber cahaya bisa berasal dari alam, seperti Matahari dan bintang, atau buatan manusia, seperti lampu dan api. Setiap benda yang memancarkan cahaya disebut sumber cahaya. Tanpa cahaya, mata kita tidak akan bisa menangkap informasi visual dari lingkungan.
2. Cahaya Merambat Lurus
Salah satu sifat dasar cahaya adalah merambat lurus. Ini berarti cahaya bergerak dalam garis lurus dari sumbernya. Kamu bisa membuktikannya dengan melihat sinar senter di ruangan yang sedikit berdebu; kamu akan melihat jalur lurus dari cahaya. Sifat ini juga yang menyebabkan terbentuknya bayangan. Ketika cahaya terhalang oleh suatu benda, area di belakang benda tersebut tidak terkena cahaya, sehingga terbentuklah bayangan dengan bentuk yang mirip dengan benda penghalang.
3. Cahaya Dapat Dipantulkan (Refleksi)
Ketika cahaya mengenai permukaan suatu benda, cahaya itu akan memantul atau dipantulkan. Ini seperti bola yang memantul setelah mengenai dinding. Permukaan yang halus dan mengkilap, seperti cermin, memantulkan cahaya dengan sangat baik dan teratur, sehingga kita bisa melihat bayangan kita. Permukaan yang kasar memantulkan cahaya secara tidak teratur, itulah sebabnya kita tidak bisa melihat bayangan kita di dinding kasar. Proses pemantulan cahaya inilah yang memungkinkan kita melihat benda yang tidak memancarkan cahaya sendiri.
4. Cahaya Dapat Dibiaskan (Refraksi)
Cahaya juga bisa dibelokkan atau dibiaskan ketika melewati dua medium yang berbeda kerapatannya, misalnya dari udara ke air. Kamu bisa melihat fenomena ini dengan memasukkan pensil ke dalam gelas berisi air; pensil akan terlihat patah atau bengkok. Ini terjadi karena kecepatan cahaya berubah saat berpindah dari udara ke air, menyebabkan arah rambatnya sedikit berbelok. Pembiasan cahaya ini juga penting dalam cara kerja lensa mata kita.
5. Bagaimana Kita Bisa Melihat?
Proses melihat adalah keajaiban. Pertama, cahaya dari sumber cahaya (misalnya Matahari atau lampu) mengenai suatu benda. Kedua, cahaya tersebut dipantulkan oleh benda ke segala arah. Ketiga, sebagian cahaya pantulan itu masuk ke mata kita melalui pupil. Keempat, cahaya melewati lensa mata, yang kemudian membengkokkan cahaya (membias) agar terfokus dengan jelas di retina. Akhirnya, retina mengubah cahaya menjadi sinyal listrik yang dikirim ke otak, dan otak kita menginterpretasikan sinyal tersebut menjadi gambar yang kita lihat.
6. Pentingnya Menjaga Kesehatan Mata
Mata adalah jendela dunia kita, memungkinkan kita menikmati keindahan cahaya dan melihat segala sesuatu. Oleh karena itu, menjaga kesehatan mata sangat penting. Beberapa cara untuk menjaga mata antara lain tidak membaca di tempat gelap, tidak terlalu lama menatap layar gawai, mengonsumsi makanan bergizi seperti wortel, dan beristirahat cukup. Dengan mata yang sehat, kita bisa terus merasakan manfaat cahaya dalam hidup kita.
Rangkuman: Cahaya adalah energi penting yang memungkinkan kita melihat benda. Cahaya memiliki sifat merambat lurus, dapat dipantulkan, dan dapat dibiaskan. Proses melihat terjadi ketika cahaya dari sumber memantul dari benda, masuk ke mata, dibiaskan oleh lensa mata, dan diinterpretasikan oleh otak. Memahami cahaya membantu kita menghargai indra penglihatan dan pentingnya menjaga kesehatan mata.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Cahaya | Energi yang memungkinkan kita melihat. |
| Sumber Cahaya | Benda yang memancarkan cahaya. |
| Refleksi | Pemantulan cahaya. |
| Refraksi | Pembiasan atau pembelokan cahaya. |
| Retina | Lapisan di bagian belakang mata yang peka cahaya. |
| Pupil | Lubang di tengah iris mata yang mengatur jumlah cahaya masuk. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Melihat Karena Cahaya" mata pelajaran IPAS Kelas V ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Melihat Karena Cahaya yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi IPAS Kelas V Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 dari 4 siap unduh
Di Mana Indonesia Berada?Modul siap unduh · Word + PDF ber-kopMajulah Daerahku!Modul siap unduh · Word + PDF ber-kopHarmoni dalam EkosistemModul siap unduh · Word + PDF ber-kopAir Sumber KehidupanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap1 dari 4 siap unduh
Daerahku yang BersejarahModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPerubahan pada DirikuBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisBermain dengan CahayaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisRamai karena BunyiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul IPAS lain yang sudah tersedia
Sifat cahaya dan bunyiIPAS Kelas V SDSifat cahaya dan mataIPAS Kelas V SDSifat-Sifat CahayaIPAS Kelas V SDUnsur-unsur CahayaIPAS Kelas V SDLihat semua Modul Ajar IPAS Kelas V →📝 Butuh soal ujiannya juga?
Materi Melihat Karena Cahaya masuk ujian semester IPAS Kelas V. Lihat contoh soal dan kuncinya, lalu rakit paket soalnya — kisi-kisi, naskah, kunci, kartu soal.
Mesin Soal IPAS Kelas V →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar IPAS kelas 5 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas V dan kelas 5 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Melihat Karena Cahaya pada IPAS SD, Fase C.
Modul Melihat Karena Cahaya ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Melihat Karena Cahaya untuk IPAS kelas V.
Apakah modul ajar IPAS materi Melihat Karena Cahaya ini gratis?
Ya. Modul Melihat Karena Cahaya untuk kelas V SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Melihat Karena Cahaya ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas IPAS kelas V ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPAS kelas V langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Melihat Karena Cahaya ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Melihat Karena Cahaya dapat Anda sesuaikan dengan murid IPAS kelas V di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar IPAS kelas V ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Melihat Karena Cahaya ini mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025), pada Fase C untuk kelas V SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Melihat Karena Cahaya tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Melihat Karena Cahaya untuk IPAS kelas V di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Melihat Karena Cahaya ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh IPAS kelas V SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Melihat Karena Cahaya beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap IPAS kelas V berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul IPAS ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?
Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Melihat Karena Cahaya yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman IPAS MI ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.