tuntas.orgBuat Modul Ajar →
BerandaModul Ajar SDIPAS › Sistem pernapasan Manusia dan Hewan
SD · Kelas V · Fase C

Modul Ajar IPAS Kelas V
Sistem pernapasan Manusia dan Hewan

Modul ajar IPAS SD kelas V materi Sistem pernapasan Manusia dan Hewan lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar IPAS kelas V materi Sistem pernapasan Manusia dan Hewan
Ringkasan: Sistem pernapasan adalah proses penting untuk semua makhluk hidup. Manusia bernapas dengan paru-paru, sedangkan hewan memiliki berbagai organ pernapasan unik seperti insang pada ikan, trakea pada serangga, dan kantung udara pada burung. Memahami perbedaan ini membantu kita menghargai keanekaragaman hayati dan pentingnya menjaga kesehatan organ pernapasan kita agar dapat berfungsi dengan baik.
Model: Project-Based Learning (PjBL) + praktikDimensi: penalaran kritis, kolaborasi, kesehatanWord + PDF
Buat & Unduh Modul Ini — GRATISIPAS · Sistem pernapasan Manusia dan Hewan · atas nama Anda

1 Capaian Pembelajaran

Rumusan: Peserta didik mengidentifikasi dan memahami sistem pernapasan pada manusia dan hewan, serta mampu menjelaskan fungsinya dalam menjaga kesehatan tubuh dan lingkungannya.

Acuan: Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah

Kompetensi awal: Peserta didik telah mengetahui bahwa manusia dan hewan membutuhkan udara untuk hidup.

Pemahaman bermakna: Memahami sistem pernapasan membantu kita menjaga kesehatan diri dan lingkungan, serta menghargai keunikan cara makhluk hidup lain bernapas untuk bertahan hidup.

Pertanyaan pemantik: Mengapa kita bisa merasa sesak napas saat berlari kencang?

2 Tujuan Pembelajaran

3 Kegiatan Pembelajaran (3 Pertemuan)

Pertemuan 1 — Discovery Learning

Tujuan: Mengidentifikasi organ-organ pernapasan pada manusia dengan tepat dan menjelaskan fungsinya secara sederhana.

Kegiatan awal: Guru menyapa dan mengajak berdoa, mengecek kehadiran, kemudian bertanya 'Apa yang terjadi jika kita menahan napas terlalu lama?' untuk mengaitkan materi dengan pengalaman peserta didik. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengenal organ pernapasan manusia dan fungsinya.

Memahami: Peserta didik diajak melakukan percobaan sederhana (misalnya, menghitung napas dalam satu menit saat istirahat dan setelah bergerak) untuk merasakan proses pernapasan. Dilanjutkan dengan melihat video singkat tentang perjalanan udara masuk ke tubuh manusia dan mengidentifikasi organ-organ yang terlibat.

Mengaplikasi: Dalam kelompok kecil, peserta didik mengisi lembar kerja dengan melabeli gambar organ pernapasan manusia dan menuliskan fungsi singkatnya. Mereka juga mendiskusikan pentingnya menjaga kesehatan organ pernapasan.

Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya. Guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep tentang sistem pernapasan manusia, serta meluruskan miskonsepsi. Peserta didik diajak merangkum poin-poin penting yang dipelajari.

Penutup: Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik, mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan pernapasan, dan memberikan tantangan untuk mencari tahu cara hewan bernapas sebagai persiapan pertemuan berikutnya. Pertemuan ditutup dengan doa dan salam.

Pertemuan 2 — Inquiry-Based Learning

Tujuan: Mengidentifikasi organ-organ pernapasan pada beberapa jenis hewan (misalnya: ikan, burung, serangga) dan membandingkan sistem pernapasan manusia dengan berbagai jenis hewan.

Kegiatan awal: Guru memulai dengan menanyakan kembali hasil temuan peserta didik tentang cara hewan bernapas dari tugas sebelumnya. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengenal beragam sistem pernapasan hewan dan membandingkannya dengan manusia.

Memahami: Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok diberikan kartu bergambar hewan (ikan, burung, serangga, katak) dan diminta untuk mencari informasi (dari buku atau tablet yang disediakan) tentang organ pernapasan hewan tersebut dan cara kerjanya. Mereka didorong untuk mengajukan pertanyaan dan mencari jawabannya.

Mengaplikasi: Setiap kelompok membuat poster sederhana yang menunjukkan organ pernapasan hewan yang mereka teliti. Kemudian, mereka membandingkan sistem pernapasan hewan tersebut dengan sistem pernapasan manusia, menyoroti persamaan dan perbedaannya.

Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan poster dan hasil perbandingannya. Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk mengidentifikasi pola dan keunikan sistem pernapasan pada berbagai jenis hewan. Guru memberikan klarifikasi dan penguatan konsep.

Penutup: Guru memberikan pujian atas kerja keras dan kreativitas peserta didik. Guru mengajak peserta didik merenungkan hikmah di balik keragaman sistem pernapasan makhluk hidup. Sebagai tindak lanjut, peserta didik diminta mulai memikirkan ide model sistem pernapasan untuk proyek di pertemuan selanjutnya. Pertemuan ditutup dengan doa.

Pertemuan 3 — Project-Based Learning

Tujuan: Membuat model sederhana sistem pernapasan manusia atau hewan.

Kegiatan awal: Guru menyapa dan mengajak berdoa, kemudian mengulas singkat materi pertemuan sebelumnya tentang keragaman sistem pernapasan. Guru menyampaikan bahwa hari ini mereka akan membuat proyek model sistem pernapasan sebagai bentuk pemahaman mendalam mereka.

Memahami: Guru menjelaskan tahapan proyek pembuatan model sederhana sistem pernapasan (misalnya, model paru-paru dari botol plastik dan balon, atau model insang dari kertas). Guru memberikan contoh dan menunjukkan bahan-bahan yang bisa digunakan. Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk merencanakan model yang akan mereka buat.

Mengaplikasi: Dalam kelompok, peserta didik mulai merancang dan membuat model sistem pernapasan. Guru memfasilitasi dan membimbing setiap kelompok, memastikan mereka memahami konsep di balik model yang dibuat. Mereka menguji coba modelnya dan melakukan perbaikan jika diperlukan.

Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan model yang telah mereka buat di depan kelas, menjelaskan cara kerjanya dan organ-organ yang diwakili. Guru dan teman-teman memberikan umpan balik konstruktif. Guru memberikan penguatan tentang fungsi dan pentingnya sistem pernapasan.

Penutup: Guru memberikan apresiasi yang tinggi atas usaha dan kreativitas seluruh peserta didik dalam membuat model. Guru mengajak peserta didik merefleksikan proses belajar mereka dan apa yang mereka rasakan saat berhasil membuat model. Guru menutup pelajaran dengan pesan motivasi untuk terus belajar dan menjaga kesehatan, diakhiri dengan doa dan salam.

4 Asesmen

Proses (formatif): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta kelengkapan dan ketepatan label pada LKPD.

Akhir (sumatif): Penilaian model sistem pernapasan yang dibuat (kreativitas, ketepatan konsep, dan kemampuan presentasi) serta tes tertulis singkat.

5 Alur Tujuan Pembelajaran

TujuanMateriAlokasiDimensi
Mengidentifikasi organ-organ pernapasan pada manusia dengan tepat.Organ pernapasan manusia dan fungsinya2 JPpenalaran kritis
Mengidentifikasi organ-organ pernapasan pada beberapa jenis hewan dengan tepat.Organ pernapasan hewan (ikan, burung, serangga)2 JPpenalaran kritis
Membandingkan sistem pernapasan manusia dengan berbagai jenis hewan.Perbandingan sistem pernapasan2 JPkolaborasi
Membuat model sederhana sistem pernapasan manusia atau hewan.Pembuatan model sistem pernapasan2 JPkreativitas

6 Bahan Ajar & Ringkasan Materi

Setiap makhluk hidup, baik manusia maupun hewan, membutuhkan udara untuk bertahan hidup. Udara yang kita hirup mengandung oksigen, gas penting yang dibutuhkan oleh tubuh kita. Lalu, bagaimana tubuh kita mengambil oksigen dari udara? Dan apakah semua hewan bernapas dengan cara yang sama? Mari kita jelajahi lebih dalam tentang keajaiban sistem pernapasan ini.

Sistem Pernapasan Manusia

Manusia bernapas menggunakan paru-paru. Udara masuk melalui hidung atau mulut, lalu melewati faring, laring, trakea (tenggorokan), bronkus, dan akhirnya sampai ke paru-paru. Di dalam paru-paru, tepatnya di alveolus, terjadi pertukaran oksigen dan karbon dioksida. Oksigen diserap darah dan diedarkan ke seluruh tubuh, sementara karbon dioksida dikeluarkan saat kita mengembuskan napas. Proses ini terjadi secara otomatis dan terus-menerus.

Organ-organ Pernapasan Manusia dan Fungsinya

Hidung berfungsi menyaring udara dan menghangatkan udara yang masuk. Faring dan laring adalah saluran udara. Trakea adalah pipa besar yang bercabang menjadi bronkus, yang masing-masing menuju ke paru-paru. Paru-paru adalah organ utama tempat pertukaran gas. Otot diafragma dan otot antar-tulang rusuk membantu proses menghirup dan mengembuskan napas dengan mengatur volume rongga dada. Menjaga kebersihan hidung dan menghindari asap rokok sangat penting untuk kesehatan organ ini.

Sistem Pernapasan Hewan: Ikan dan Burung

Hewan memiliki sistem pernapasan yang berbeda-beda sesuai habitatnya. Ikan bernapas menggunakan insang. Saat ikan membuka mulut, air masuk dan mengalir melewati lembaran-lembaran insang. Oksigen yang terlarut dalam air diserap oleh pembuluh darah di insang, dan karbon dioksida dikeluarkan ke air. Burung memiliki paru-paru seperti manusia, tetapi dilengkapi dengan kantung udara (pundi-pundi udara) yang membantu menyimpan udara dan membuat pernapasan lebih efisien, terutama saat terbang tinggi.

Sistem Pernapasan Hewan: Serangga dan Amfibi

Serangga, seperti belalang atau kupu-kupu, bernapas menggunakan sistem trakea. Udara masuk melalui lubang-lubang kecil di sisi tubuhnya yang disebut spirakel, lalu disalurkan ke seluruh tubuh melalui tabung-tabung udara yang disebut trakea. Amfibi, seperti katak, memiliki cara bernapas yang unik. Saat masih kecebong, mereka bernapas dengan insang. Setelah dewasa, mereka bernapas dengan paru-paru dan juga melalui kulitnya yang lembap.

Rangkuman: Sistem pernapasan adalah proses penting untuk semua makhluk hidup. Manusia bernapas dengan paru-paru, sedangkan hewan memiliki berbagai organ pernapasan unik seperti insang pada ikan, trakea pada serangga, dan kantung udara pada burung. Memahami perbedaan ini membantu kita menghargai keanekaragaman hayati dan pentingnya menjaga kesehatan organ pernapasan kita agar dapat berfungsi dengan baik.

7 LKPD — Lembar Kerja Peserta Didik

Tujuan: Mengidentifikasi organ dan fungsi sistem pernapasan manusia serta membandingkannya dengan beberapa hewan.

Alat & bahan: Lembar kerja, pensil warna, gambar organ pernapasan manusia dan hewan, video/animasi sistem pernapasan.

  1. Amati gambar organ pernapasan manusia, lalu beri label sesuai namanya.
  2. Tuliskan fungsi singkat dari setiap organ pernapasan manusia.
  3. Amati gambar hewan (ikan, burung, serangga) dan identifikasi organ pernapasannya.
  4. Gambarkan atau tuliskan organ pernapasan hewan tersebut dan jelaskan cara kerjanya.
  5. Bandingkan sistem pernapasan manusia dengan hewan-hewan tersebut dalam bentuk tabel.

8 Glosarium

OksigenGas yang dibutuhkan tubuh untuk energi.
Karbon dioksidaGas buangan dari tubuh.
Paru-paruOrgan utama pernapasan manusia.
InsangOrgan pernapasan ikan.
TrakeaSaluran udara utama pada manusia dan sistem pernapasan serangga.
AlveolusKantong udara kecil di paru-paru tempat pertukaran gas.

9 Materi IPAS Terkait

Sistem Pencernaan ManusiaIPAS Kelas V SD
Pelajari Sistem Pencernaan Manusia →
Bab 1 Indonesiaku akayaIPAS Kelas V SD
Pelajari Bab 1 Indonesiaku akaya →
EkosistemIPAS Kelas V SD
Pelajari Ekosistem →
Letak Geografis IndonesiaIPAS Kelas V SD
Pelajari Letak Geografis Indonesia →
Majulah Daerahku ( Pelaku Ekonomi dan Faktor Yang Mempengaruhi Kegiatan Ekonomi)IPAS Kelas V SD
Pelajari Majulah Daerahku ( Pelaku Ekonomi dan Faktor Yang Mempengaruhi Kegiatan Ekonomi) →
Majulah Daerahku ( Proses Kegiatan Ekonomi dan Masalah Kegiatan Ekonomi)IPAS Kelas V SD
Pelajari Majulah Daerahku ( Proses Kegiatan Ekonomi dan Masalah Kegiatan Ekonomi) →

10 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar IPAS Sistem pernapasan Manusia dan Hewan ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPAS kelas V langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Buat Modul Ajar Lain — GRATISIsi nama & materi, selesai ±1 menit

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.