tuntas.orgBuat Modul Ajar →
BerandaModul Ajar SDIPAS › Sistem Tata Surya
SD · Kelas VI · Fase C

Modul Ajar IPAS Kelas VI
Sistem Tata Surya

Modul ajar IPAS SD kelas VI materi Sistem Tata Surya lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kurikulum Merdeka 2025/2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar IPAS kelas VI materi Sistem Tata Surya
Ringkasan: Sistem Tata Surya kita adalah kumpulan benda langit yang bergerak mengelilingi Matahari sebagai pusatnya. Terdiri dari delapan planet utama, planet kerdil, asteroid, komet, dan satelit. Gerak rotasi Bumi menyebabkan siang dan malam, sementara gerak revolusi Bumi mengelilingi Matahari menyebabkan perubahan musim. Memahami Tata Surya membantu kita mengagumi keteraturan alam semesta.
Model: Project-Based Learning (PjBL) dengan observasi dan eksperimen sederhanaDimensi: Penalaran Kritis, Kreativitas, KolaborasiWord + PDF
Buat & Unduh Modul Ini — GRATISIPAS · Sistem Tata Surya · atas nama Anda

1 Capaian Pembelajaran

Kompetensi awal: Peserta didik telah mengetahui bahwa Bumi adalah salah satu planet dan ada benda-benda langit lain di sekitarnya.

Pemahaman bermakna: Memahami Sistem Tata Surya membantu kita menyadari keteraturan alam semesta dan posisi Bumi di dalamnya, serta menumbuhkan rasa ingin tahu ilmiah.

Pertanyaan pemantik: Bagaimana ya, semua benda langit raksasa itu bisa bergerak teratur tanpa bertabrakan di luar angkasa?

2 Tujuan Pembelajaran

3 Kegiatan Pembelajaran (6 Pertemuan)

Pertemuan 1 — Discovery Learning

Tujuan: Mengidentifikasi komponen-komponen Sistem Tata Surya dengan benar.

Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, dan mengecek kehadiran. Guru mengajak peserta didik melihat video singkat tentang langit malam dan bertanya, 'Apa saja yang kalian lihat di langit malam?' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: mengidentifikasi anggota Tata Surya, dan bagaimana proses belajarnya. Peserta didik tampak antusias dan siap belajar.

Memahami: Peserta didik mengamati gambar atau video interaktif tentang Sistem Tata Surya, lalu berdiskusi kelompok untuk mencatat benda-benda langit yang mereka temukan dan mengategorikannya (planet, bintang, satelit, dll.)

Mengaplikasi: Setiap kelompok membuat daftar komponen Sistem Tata Surya yang mereka identifikasi, kemudian mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas. Guru memberikan penguatan dan meluruskan konsep yang kurang tepat.

Merefleksi: Peserta didik secara individu menuliskan tiga hal baru yang mereka pelajari tentang komponen Tata Surya. Guru memberikan umpan balik positif atas partisipasi aktif peserta didik.

Penutup: Guru bersama peserta didik merangkum komponen-komponen Tata Surya. Guru memberikan apresiasi atas semangat belajar hari ini dan menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya. Doa penutup dipimpin oleh salah satu peserta didik.

Pertemuan 2 — Inquiry-Based Learning

Tujuan: Menjelaskan karakteristik dan ciri-ciri setiap planet dalam Sistem Tata Surya.

Kegiatan awal: Guru memulai dengan sapaan dan doa, serta memeriksa kehadiran. Guru mengingatkan kembali materi sebelumnya tentang komponen Tata Surya. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: menjelaskan karakteristik setiap planet, dan bagaimana mereka akan mencari tahu informasi tersebut. Peserta didik menunjukkan rasa ingin tahu.

Memahami: Peserta didik dibagi menjadi kelompok. Setiap kelompok diberikan kartu informasi atau akses ke sumber digital tentang satu atau dua planet. Mereka diminta untuk mencari tahu ciri-ciri unik planet tersebut (warna, ukuran relatif, suhu, atmosfer, satelit).

Mengaplikasi: Setiap kelompok membuat poster mini atau infografis sederhana berisi karakteristik planet yang mereka teliti. Mereka kemudian saling bertukar informasi dengan kelompok lain melalui 'galeri berjalan' untuk mempelajari planet lain.

Merefleksi: Peserta didik secara berpasangan saling bertanya jawab tentang karakteristik planet yang telah mereka pelajari. Guru memberikan penguatan dan meluruskan miskonsepsi yang mungkin muncul.

Penutup: Guru mengajak peserta didik menyimpulkan karakteristik utama setiap planet. Guru mengapresiasi kerja keras dan kolaborasi peserta didik, serta memberikan tantangan untuk mencari tahu tentang benda langit lain selain planet. Doa penutup.

Pertemuan 3 — Problem-Based Learning

Tujuan: Membandingkan ukuran dan jarak relatif planet-planet dari Matahari.

Kegiatan awal: Sapaan, doa, presensi. Guru menampilkan gambar perbandingan ukuran planet dan bertanya, 'Apakah ukuran planet-planet itu sama? Bagaimana jaraknya dari Matahari?' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: membandingkan ukuran dan jarak planet, serta proses belajarnya melalui pemecahan masalah. Peserta didik siap untuk berpikir kritis.

Memahami: Peserta didik diberikan data ukuran diameter dan jarak planet dari Matahari (dalam satuan astronomi atau perbandingan). Mereka diminta untuk menganalisis data tersebut dan menemukan pola atau perbandingan yang signifikan.

Mengaplikasi: Dalam kelompok, peserta didik merancang cara untuk memvisualisasikan perbandingan ukuran dan jarak planet secara relatif. Mereka bisa menggunakan benda-benda di sekitar (bola berbagai ukuran, tali pengukur) atau membuat skala sederhana di kertas panjang.

Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil perbandingan ukuran dan jarak planet mereka. Guru memberikan umpan balik terhadap akurasi dan kreativitas visualisasi mereka, serta mendorong pertanyaan dari kelompok lain.

Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan tentang skala ukuran dan jarak planet di Tata Surya. Guru memotivasi peserta didik untuk terus meneliti dan mengagumi kebesaran alam semesta. Doa penutup.

Pertemuan 4 — Project-Based Learning (Tahap Perencanaan)

Tujuan: Menganalisis fenomena gerak rotasi dan revolusi Bumi serta dampaknya.

Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, presensi. Guru memulai dengan pertanyaan, 'Mengapa ada siang dan malam? Mengapa ada empat musim?' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: menganalisis rotasi dan revolusi Bumi serta dampaknya, dan memperkenalkan proyek pembuatan model Tata Surya. Peserta didik menunjukkan antusiasme untuk proyek.

Memahami: Peserta didik mengamati simulasi atau video tentang gerak rotasi Bumi (menghasilkan siang/malam) dan gerak revolusi Bumi mengelilingi Matahari (menghasilkan tahun dan musim). Mereka mencatat poin-poin penting dan berdiskusi kelompok.

Mengaplikasi: Dalam kelompok, peserta didik merencanakan proyek pembuatan model Sistem Tata Surya. Mereka mendiskusikan bahan, alat, skala, dan pembagian tugas untuk menggambarkan posisi dan gerak planet, terutama Bumi dengan rotasi dan revolusinya.

Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan rancangan proyek mereka. Guru memberikan masukan dan saran untuk penyempurnaan rencana, memastikan semua aspek rotasi dan revolusi Bumi dapat divisualisasikan dengan baik.

Penutup: Guru bersama peserta didik merangkum dampak rotasi dan revolusi Bumi. Guru mengapresiasi ide-ide kreatif peserta didik dan mengingatkan untuk membawa bahan-bahan yang diperlukan untuk pertemuan selanjutnya. Doa penutup.

Pertemuan 5 — Project-Based Learning (Tahap Pelaksanaan)

Tujuan: Membuat model sederhana Sistem Tata Surya yang menunjukkan posisi dan gerak planet.

Kegiatan awal: Sapaan, doa, presensi. Guru mengingatkan tujuan proyek: membuat model Tata Surya yang menggambarkan posisi dan gerak planet. Guru memberikan motivasi dan menegaskan pentingnya kolaborasi. Peserta didik bersemangat untuk memulai proyek.

Memahami: Peserta didik secara berkelompok mulai mengerjakan model Sistem Tata Surya sesuai dengan rancangan yang telah dibuat. Guru berkeliling, membimbing, dan memberikan bantuan jika diperlukan, memastikan pemahaman konsep diterapkan dalam pembuatan model.

Mengaplikasi: Peserta didik berkolaborasi aktif dalam memotong, mewarnai, merangkai, dan menyusun model. Mereka memastikan perbandingan ukuran dan jarak relatif planet diupayakan semirip mungkin, serta menunjukkan arah rotasi dan revolusi.

Merefleksi: Di akhir sesi, setiap kelompok melakukan 'mini-review' internal untuk mengecek kemajuan proyek mereka, mengidentifikasi tantangan, dan merencanakan langkah selanjutnya. Guru memberikan umpan balik formatif tentang proses pengerjaan.

Penutup: Guru mengapresiasi kerja keras dan kekompakan kelompok. Guru mengingatkan untuk menyiapkan presentasi proyek pada pertemuan berikutnya dan memastikan semua alat dan bahan dibereskan. Doa penutup.

Pertemuan 6 — Project-Based Learning (Tahap Presentasi dan Penilaian)

Tujuan: Mengomunikasikan hasil pengamatan dan model Sistem Tata Surya secara efektif.

Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, presensi. Guru mengingatkan tujuan akhir proyek: mempresentasikan model dan menjelaskan konsep Tata Surya dengan percaya diri. Guru menciptakan suasana positif dan mendukung. Peserta didik menunjukkan kesiapan untuk presentasi.

Memahami: Setiap kelompok mempresentasikan model Sistem Tata Surya mereka, menjelaskan komponen-komponennya, karakteristik planet, perbandingan ukuran dan jarak, serta fenomena rotasi dan revolusi Bumi yang tergambar dalam model.

Mengaplikasi: Setelah presentasi, kelompok lain diberi kesempatan untuk bertanya dan memberikan masukan. Guru memfasilitasi diskusi, menguji pemahaman peserta didik tentang konsep-konsep yang telah dipelajari melalui model yang mereka buat.

Merefleksi: Peserta didik mengisi lembar refleksi diri tentang proses belajar mereka selama proyek, tantangan yang dihadapi, dan hal baru yang mereka pelajari. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi dan model.

Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan seluruh materi Sistem Tata Surya yang telah dipelajari. Guru memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas karya dan kolaborasi peserta didik, serta menumbuhkan rasa bangga. Doa penutup dan salam.

4 Asesmen

Proses (formatif): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kerja sama dalam proyek, dan kemampuan mereka mengajukan pertanyaan atau memberikan tanggapan saat presentasi.

Akhir (sumatif): Penilaian proyek model Sistem Tata Surya (termasuk presentasi dan penjelasan konsep) serta tes tertulis untuk mengukur pemahaman kognitif.

5 Alur Tujuan Pembelajaran

TujuanMateriAlokasiDimensi
Mengidentifikasi komponen-komponen Sistem Tata SuryaKomponen Tata Surya2 JPPenalaran Kritis
Menjelaskan karakteristik dan ciri-ciri setiap planetKarakteristik Planet2 JPPenalaran Kritis, Kolaborasi
Membandingkan ukuran dan jarak relatif planetSkala Tata Surya2 JPPenalaran Kritis, Kreativitas
Menganalisis fenomena gerak rotasi dan revolusi Bumi serta dampaknyaRotasi dan Revolusi Bumi2 JPPenalaran Kritis

6 Bahan Ajar & Ringkasan Materi

Selamat datang di petualangan luar angkasa! Materi ini akan mengajakmu menjelajahi Sistem Tata Surya, rumah bagi Bumi kita dan banyak benda langit menakjubkan lainnya. Kita akan belajar tentang Matahari sebagai pusat, planet-planet yang mengelilinginya, serta fenomena alam yang terjadi akibat gerakan mereka. Bersiaplah untuk memahami kebesaran alam semesta!

Matahari, Bintang Pusat Kita

Matahari adalah bintang yang menjadi pusat Sistem Tata Surya kita. Ia adalah bola gas pijar raksasa yang memancarkan panas dan cahaya. Tanpa Matahari, tidak akan ada kehidupan di Bumi. Gravitasi Matahari sangat besar, sehingga mampu menahan semua planet dan benda langit lainnya agar tetap berada dalam orbitnya. Matahari juga menjadi sumber energi utama bagi Bumi.

Planet-Planet dalam Tata Surya

Ada delapan planet utama yang mengelilingi Matahari: Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus. Masing-masing planet memiliki karakteristik uniknya sendiri, seperti ukuran, komposisi, suhu, dan jumlah satelit alami. Planet-planet ini bergerak dalam jalur elips yang disebut orbit, dan waktu yang dibutuhkan untuk satu kali mengelilingi Matahari berbeda-beda.

Planet Dalam (Terestrial) dan Planet Luar (Jovian)

Planet-planet dibagi menjadi dua kelompok besar. Planet dalam (terestrial) adalah Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars. Mereka berukuran lebih kecil, padat, dan berbatu. Planet luar (Jovian) adalah Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus. Mereka adalah planet raksasa gas dengan inti padat kecil dan banyak memiliki cincin serta satelit alami.

Benda Langit Lain di Tata Surya

Selain planet, Sistem Tata Surya juga dihuni oleh benda langit lain seperti planet kerdil (contoh: Pluto), asteroid (batuan kecil di sabuk asteroid antara Mars dan Jupiter), komet (bola es dan debu dengan ekor panjang), dan satelit alami atau bulan yang mengelilingi planet. Semua benda ini bergerak teratur karena pengaruh gravitasi Matahari dan planet-planet besar.

Gerak Rotasi Bumi dan Dampaknya

Bumi kita berputar pada porosnya sendiri, seperti gasing. Gerakan ini disebut rotasi. Satu kali rotasi Bumi memerlukan waktu sekitar 24 jam, dan inilah yang menyebabkan terjadinya fenomena siang dan malam. Bagian Bumi yang menghadap Matahari akan mengalami siang, sedangkan bagian yang membelakangi Matahari akan mengalami malam.

Gerak Revolusi Bumi dan Dampaknya

Selain berputar pada porosnya, Bumi juga bergerak mengelilingi Matahari. Gerakan ini disebut revolusi. Satu kali revolusi Bumi memerlukan waktu sekitar 365 hari atau satu tahun. Revolusi Bumi, bersama dengan kemiringan sumbunya, menyebabkan terjadinya perubahan musim di berbagai belahan Bumi, seperti musim semi, panas, gugur, dan dingin.

Rangkuman: Sistem Tata Surya kita adalah kumpulan benda langit yang bergerak mengelilingi Matahari sebagai pusatnya. Terdiri dari delapan planet utama, planet kerdil, asteroid, komet, dan satelit. Gerak rotasi Bumi menyebabkan siang dan malam, sementara gerak revolusi Bumi mengelilingi Matahari menyebabkan perubahan musim. Memahami Tata Surya membantu kita mengagumi keteraturan alam semesta.

7 LKPD — Lembar Kerja Peserta Didik

Tujuan: Membantu peserta didik mengidentifikasi, mencatat, dan membandingkan karakteristik planet-planet di Sistem Tata Surya.

Alat & bahan: Buku teks IPAS, alat tulis, kartu informasi planet/akses internet

  1. Bentuk kelompok yang terdiri dari 3-4 orang.
  2. Baca dan diskusikan informasi tentang planet yang diberikan atau yang kalian cari.
  3. Catat karakteristik penting setiap planet (nama, urutan dari Matahari, ukuran relatif, ciri khas).
  4. Bandingkan karakteristik antarplanet dan temukan persamaan atau perbedaannya.
  5. Siapkan hasil temuan kelompok untuk dipresentasikan.

8 Glosarium

OrbitJalur elips yang dilalui benda langit saat mengelilingi benda langit lain.
GravitasiGaya tarik-menarik antara dua benda yang memiliki massa.
RotasiGerakan benda langit berputar pada porosnya sendiri.
RevolusiGerakan benda langit mengelilingi benda langit lain.
Satelit AlamiBenda langit yang mengelilingi planet, contohnya Bulan.

9 Materi IPAS Terkait

Tata SuryaIPAS Kelas VI SD
Pelajari Tata Surya →
Sistem Alat gerakIPAS Kelas VI SD
Pelajari Sistem Alat gerak →
sistem pencernaanIPAS Kelas VI SD
Pelajari sistem pencernaan →
Sistem Pernapasan pada ManusiaIPAS Kelas VI SD
Pelajari Sistem Pernapasan pada Manusia →
SISTEM RESPIRASIIPAS Kelas VI SD
Pelajari SISTEM RESPIRASI →
Bagaimana tubuh kita bergerakIPAS Kelas VI SD
Pelajari Bagaimana tubuh kita bergerak →

10 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar IPAS Sistem Tata Surya ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPAS kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025).

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Buat Modul Ajar Lain — GRATISIsi nama & materi, selesai ±1 menit

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.