tuntas.orgBuat Modul Ajar →
BerandaModul Ajar SDIPAS › Sitem Pencernaan
SD · Kelas VI · Fase C

Modul Ajar IPAS Kelas VI
Sitem Pencernaan

Modul ajar IPAS SD kelas VI materi Sitem Pencernaan lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kurikulum Merdeka 2025/2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar IPAS kelas VI materi Sitem Pencernaan
Ringkasan: Sistem pencernaan adalah serangkaian organ yang bekerja sama mengubah makanan menjadi nutrisi. Prosesnya melibatkan pencernaan mekanis dan kimiawi dari mulut hingga anus. Menjaga pola makan sehat, mengonsumsi serat dan air yang cukup, serta berolahraga adalah kunci utama untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan kita agar dapat berfungsi dengan baik dan mencegah gangguan seperti sakit perut, diare, atau sembelit.
Model: Project-Based Learning (PjBL) + PraktikDimensi: Kesehatan, Penalaran Kritis, KolaborasiWord + PDF
Buat & Unduh Modul Ini — GRATISIPAS · Sitem Pencernaan · atas nama Anda

1 Capaian Pembelajaran

Kompetensi awal: Peserta didik mengetahui beberapa jenis makanan dan minuman serta merasakan lapar atau kenyang.

Pemahaman bermakna: Memahami bagaimana sistem pencernaan bekerja membantu kita mengambil keputusan yang lebih baik tentang makanan yang kita konsumsi, menjaga kesehatan tubuh, dan mencegah berbagai masalah pencernaan.

Pertanyaan pemantik: Pernahkah kalian bertanya, ke mana perginya makanan lezat yang kita makan setelah ditelan?

2 Tujuan Pembelajaran

3 Kegiatan Pembelajaran (3 Pertemuan)

Pertemuan 1 — Discovery Learning

Tujuan: Mengidentifikasi organ-organ penyusun sistem pencernaan manusia dan fungsinya masing-masing.

Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, dan mengecek kehadiran. Peserta didik diajak mengingat kembali makanan kesukaan mereka. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengenal organ pencernaan, dan memancing rasa ingin tahu dengan pertanyaan 'Apa saja ya bagian tubuh kita yang bekerja saat kita makan dan mencerna makanan?'.

Memahami: Peserta didik mengamati gambar atau video animasi tentang perjalanan makanan dalam tubuh. Mereka diajak berdiskusi kelompok kecil untuk mengidentifikasi organ-organ yang terlibat dan mencoba menebak fungsinya berdasarkan pengamatan awal.

Mengaplikasi: Setiap kelompok mengisi Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang berisi daftar organ pencernaan dan kolom untuk menuliskan fungsi yang mereka pahami. Mereka dapat menggunakan buku teks atau sumber digital yang disediakan untuk memverifikasi tebakan mereka.

Merefleksi: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka tentang organ dan fungsi pencernaan. Guru memberikan umpan balik, mengklarifikasi miskonsepsi, dan memberikan penguatan konsep yang benar. Diskusi interaktif dilakukan untuk memastikan semua peserta didik memahami materi.

Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan organ-organ pencernaan dan fungsinya. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan menyampaikan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya. Pertemuan ditutup dengan doa dan senyum.

Pertemuan 2 — Problem-Based Learning (PBL)

Tujuan: Menjelaskan proses pencernaan makanan secara mekanis dan kimiawi dalam tubuh manusia dan menganalisis hubungan antara jenis makanan dan kesehatan sistem pencernaan.

Kegiatan awal: Salam, doa, dan presensi. Guru mengulas singkat materi pertemuan sebelumnya tentang organ pencernaan. Guru menyajikan kasus hipotetis: 'Mengapa kita bisa sakit perut jika terlalu banyak makan pedas atau terlambat makan?'. Tujuan hari ini adalah memahami bagaimana makanan dicerna dan apa hubungannya dengan kesehatan.

Memahami: Peserta didik dibagi dalam kelompok dan diberikan studi kasus terkait masalah pencernaan (misal: maag, sembelit, diare). Mereka menganalisis kasus tersebut untuk mengidentifikasi proses pencernaan yang terganggu dan kemungkinan penyebabnya dari jenis makanan atau pola makan.

Mengaplikasi: Setiap kelompok melakukan riset singkat (menggunakan buku atau internet) untuk memahami lebih dalam proses pencernaan mekanis dan kimiawi, serta mencari tahu jenis makanan yang baik dan buruk untuk kesehatan pencernaan. Mereka membuat poster mini atau mind map tentang 'Perjalanan Makanan dan Masalah Pencernaannya'.

Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis studi kasus dan poster mereka. Guru memfasilitasi diskusi antar kelompok, memberikan penguatan tentang pentingnya keseimbangan gizi dan pola makan teratur untuk menjaga sistem pencernaan. Guru juga menjelaskan perbedaan pencernaan mekanis dan kimiawi secara detail.

Penutup: Peserta didik dan guru bersama-sama merangkum pentingnya menjaga pola makan sehat. Guru memberikan apresiasi atas ide-ide kreatif dan kerja sama kelompok. Guru memberikan tugas untuk mulai memikirkan ide proyek model sistem pencernaan untuk pertemuan berikutnya. Doa penutup.

Pertemuan 3 — Project-Based Learning (PjBL)

Tujuan: Membuat model sederhana sistem pencernaan manusia, mempresentasikan hasil proyek model sistem pencernaan dengan percaya diri, dan merumuskan cara menjaga kesehatan sistem pencernaan berdasarkan pengetahuan yang diperoleh.

Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, dan mengecek kehadiran. Guru mengingatkan kembali materi sebelumnya dan mengaitkannya dengan proyek yang akan dibuat. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu membuat dan mempresentasikan model sistem pencernaan serta merumuskan cara menjaganya. Guru memotivasi peserta didik untuk berkreasi.

Memahami: Guru menjelaskan tahapan proyek pembuatan model sistem pencernaan sederhana. Peserta didik secara berkelompok merencanakan desain model mereka, memilih bahan-bahan yang akan digunakan (misalnya kardus, plastisin, selang, botol bekas), dan membagi tugas dalam kelompok.

Mengaplikasi: Setiap kelompok mulai membuat model sistem pencernaan. Selama proses pembuatan, guru berkeliling untuk membimbing, memberikan saran, dan memastikan setiap anggota kelompok berpartisipasi aktif. Peserta didik juga menyiapkan presentasi singkat tentang model mereka, menjelaskan organ dan proses yang terjadi.

Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan model sistem pencernaan yang telah mereka buat di depan kelas. Mereka menjelaskan organ-organ dan fungsinya serta proses pencernaan makanan. Kelompok lain memberikan pertanyaan dan umpan balik. Guru memberikan penguatan dan apresiasi atas kreativitas dan pemahaman peserta didik. Diskusi dilanjutkan dengan merumuskan cara menjaga kesehatan sistem pencernaan secara konkret.

Penutup: Guru bersama peserta didik membuat kesimpulan akhir tentang pentingnya sistem pencernaan dan cara menjaganya. Guru memberikan pujian atas semua usaha dan karya yang telah dihasilkan. Peserta didik diajak melakukan refleksi singkat tentang pembelajaran yang paling berkesan. Pertemuan diakhiri dengan doa dan harapan agar ilmu yang didapat bermanfaat.

4 Asesmen

Proses (formatif): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, ketepatan identifikasi organ pada LKPD, dan kreativitas pembuatan model sistem pencernaan.

Akhir (sumatif): Penilaian proyek model sistem pencernaan (produk dan presentasi) serta tes tertulis untuk mengukur pemahaman konsep.

5 Alur Tujuan Pembelajaran

TujuanMateriAlokasiDimensi
Mengidentifikasi organ-organ penyusun sistem pencernaan manusia dan fungsinya masing-masing.Organ dan fungsi sistem pencernaan.2 JPPenalaran Kritis
Menjelaskan proses pencernaan makanan secara mekanis dan kimiawi dalam tubuh manusia serta menganalisis hubungan antara jenis makanan dan kesehatan sistem pencernaan.Proses pencernaan mekanis dan kimiawi, hubungan makanan dan kesehatan pencernaan.2 JPKesehatan, Penalaran Kritis
Membuat model sederhana sistem pencernaan manusia, mempresentasikan hasil proyek, dan merumuskan cara menjaga kesehatan sistem pencernaan.Pembuatan model sistem pencernaan, presentasi, cara menjaga kesehatan.2 JPKreativitas, Kolaborasi, Komunikasi

6 Bahan Ajar & Ringkasan Materi

Sistem pencernaan adalah salah satu sistem paling penting dalam tubuh kita. Tanpa sistem pencernaan yang sehat, tubuh kita tidak bisa mendapatkan energi dan nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh dan beraktivitas. Mari kita selami lebih dalam bagaimana makanan yang kita santap setiap hari diproses dalam tubuh hingga menjadi sumber energi.

Mengenal Sistem Pencernaan Manusia

Sistem pencernaan manusia adalah serangkaian organ yang bekerja sama untuk mengubah makanan menjadi nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Proses ini dimulai dari saat makanan masuk ke mulut hingga sisa makanan dikeluarkan. Setiap organ memiliki peran khusus, seperti penggilingan, pelarutan, penyerapan, dan pembuangan. Memahami sistem ini membantu kita menghargai betapa kompleksnya tubuh kita bekerja.

Organ-Organ Utama Sistem Pencernaan

Organ pencernaan utama meliputi: Mulut (tempat makanan dihancurkan secara mekanis oleh gigi dan kimiawi oleh air liur), Kerongkongan (saluran penghubung mulut dan lambung), Lambung (tempat makanan dicerna lebih lanjut dengan asam lambung), Usus Halus (tempat penyerapan nutrisi), Usus Besar (tempat penyerapan air dan pembentukan feses), dan Anus (saluran pembuangan sisa makanan). Setiap organ ini memiliki struktur unik untuk menjalankan fungsinya.

Proses Pencernaan Mekanis dan Kimiawi

Pencernaan mekanis adalah proses penghancuran makanan menjadi bagian-bagian kecil tanpa mengubah zatnya, contohnya mengunyah di mulut dan pergerakan otot lambung. Pencernaan kimiawi adalah proses penguraian makanan oleh enzim menjadi molekul yang lebih sederhana agar bisa diserap tubuh, contohnya pencernaan karbohidrat oleh amilase di mulut, protein oleh pepsin di lambung, dan lemak oleh lipase di usus halus. Keduanya bekerja sama untuk memastikan makanan tercerna sempurna.

Perjalanan Makanan dalam Tubuh

Makanan masuk melalui mulut, dikunyah dan dicampur air liur. Kemudian ditelan melewati kerongkongan menuju lambung. Di lambung, makanan diaduk dan dicampur asam lambung. Selanjutnya, makanan menuju usus halus untuk diserap nutrisinya. Sisa makanan yang tidak diserap masuk ke usus besar untuk diserap airnya dan dibentuk menjadi feses, lalu dikeluarkan melalui anus. Proses ini membutuhkan waktu sekitar 24-72 jam.

Pentingnya Nutrisi dan Pola Makan Sehat

Nutrisi adalah zat-zat yang diperoleh dari makanan dan minuman yang penting untuk pertumbuhan, energi, dan perbaikan sel tubuh. Pola makan sehat berarti mengonsumsi makanan yang bervariasi dan seimbang, seperti karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral. Hindari makanan olahan, tinggi gula, dan tinggi lemak jenuh yang dapat membebani sistem pencernaan. Cukup serat dan air juga sangat penting.

Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan

Ada banyak cara untuk menjaga sistem pencernaan tetap sehat. Pertama, makanlah secara teratur dan jangan terburu-buru. Kedua, konsumsi makanan berserat tinggi seperti buah dan sayur. Ketiga, minum air putih yang cukup setiap hari. Keempat, hindari makanan pedas atau asam berlebihan. Kelima, berolahraga secara teratur untuk membantu pergerakan usus. Dengan menjaga pola hidup sehat, sistem pencernaan kita akan berfungsi optimal.

Gangguan Sistem Pencernaan Umum

Beberapa gangguan pencernaan umum yang sering terjadi pada anak-anak adalah sakit perut, diare, dan sembelit. Sakit perut bisa disebabkan oleh berbagai hal, seperti terlalu banyak makan, makan makanan yang tidak bersih, atau stres. Diare adalah buang air besar encer yang sering, sedangkan sembelit adalah kesulitan buang air besar. Mengenali gejala dan penyebabnya dapat membantu kita mencari solusi atau mencegahnya.

Rangkuman: Sistem pencernaan adalah serangkaian organ yang bekerja sama mengubah makanan menjadi nutrisi. Prosesnya melibatkan pencernaan mekanis dan kimiawi dari mulut hingga anus. Menjaga pola makan sehat, mengonsumsi serat dan air yang cukup, serta berolahraga adalah kunci utama untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan kita agar dapat berfungsi dengan baik dan mencegah gangguan seperti sakit perut, diare, atau sembelit.

7 LKPD — Lembar Kerja Peserta Didik

Tujuan: Mengidentifikasi dan menjelaskan fungsi organ-organ pencernaan manusia.

Alat & bahan: Gambar/poster sistem pencernaan manusia, alat tulis, buku IPAS, sumber internet (opsional)

  1. Amati gambar atau video sistem pencernaan manusia yang ditampilkan.
  2. Identifikasi nama-nama organ pencernaan yang terlihat dan tuliskan pada kolom yang sesuai.
  3. Diskusikan dengan kelompokmu apa fungsi dari masing-masing organ tersebut.
  4. Tuliskan fungsi yang kalian diskusikan di kolom 'Perkiraan Fungsi'.
  5. Gunakan buku atau sumber lain untuk memverifikasi dan menyempurnakan jawabanmu di kolom 'Fungsi Sebenarnya'.

8 Glosarium

EnzimZat kimia dalam tubuh yang mempercepat reaksi pencernaan.
NutrisiZat penting dari makanan untuk pertumbuhan dan energi tubuh.
FesesSisa makanan yang tidak dicerna dan dibuang dari tubuh.
MekanisPencernaan makanan dengan gerakan fisik seperti mengunyah.
KimiawiPencernaan makanan dengan bantuan zat kimia seperti enzim.
PeristaltikGerakan meremas pada saluran pencernaan untuk mendorong makanan.

9 Materi IPAS Terkait

Pencernaan manusiaIPAS Kelas VI SD
Pelajari Pencernaan manusia →
sistem pencernaanIPAS Kelas VI SD
Pelajari sistem pencernaan →
Bagaimana tubuh kita bergerakIPAS Kelas VI SD
Pelajari Bagaimana tubuh kita bergerak →
Bagaimana tubuh kita bisa bergerak?IPAS Kelas VI SD
Pelajari Bagaimana tubuh kita bisa bergerak? →
Listrik dan Magnet di Sekitar KitaIPAS Kelas VI SD
Pelajari Listrik dan Magnet di Sekitar Kita →
Makanan bergiziIPAS Kelas VI SD
Pelajari Makanan bergizi →

10 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar IPAS Sitem Pencernaan ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPAS kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025).

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Buat Modul Ajar Lain — GRATISIsi nama & materi, selesai ±1 menit

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.