tuntas.orgBuat Modul Ajar →
BerandaModul Ajar SDMatematika › Penjumlahan dan Pengurangan Dasar
SD · Kelas I · Fase A

Modul Ajar Matematika Kelas I
Penjumlahan dan Pengurangan Dasar

Modul ajar Matematika SD kelas I materi Penjumlahan dan Pengurangan Dasar lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar Matematika kelas I materi Penjumlahan dan Pengurangan Dasar
Ringkasan: Penjumlahan adalah proses menggabungkan dua kelompok benda untuk mendapatkan jumlah total, menggunakan tanda '+'. Pengurangan adalah proses mengambil sebagian benda dari suatu kelompok untuk mencari sisanya, menggunakan tanda '-'. Kita bisa menggunakan benda konkret atau jari untuk membantu menghitung. Memahami penjumlahan dan pengurangan sangat penting untuk menghitung benda-benda di sekitar kita dan menyelesaikan masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Model: Discovery Learning dan Project-Based Learning dengan praktik langsungDimensi: Penalaran Kritis, Kolaborasi, KemandirianWord + PDF
Buat & Unduh Modul Ini — GRATISMatematika · Penjumlahan dan Pengurangan Dasar · atas nama Anda

1 Capaian Pembelajaran

Rumusan: Peserta didik dapat menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai dengan 100, termasuk melakukan penjumlahan dan pengurangan dasar. Mereka juga dapat mengenali dan membandingkan bilangan, serta memahami nilai tempat.

Acuan: Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah

Kompetensi awal: Peserta didik dapat membilang dan mengenal angka 1 sampai 10.

Pemahaman bermakna: Memahami penjumlahan dan pengurangan dasar membantu kita menghitung benda-benda di sekitar, seperti mainan atau makanan, sehingga kita bisa mengelola barang dengan lebih baik dan membuat keputusan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Pertanyaan pemantik: Pernahkah kalian menghitung berapa banyak kue yang kalian punya setelah diberi teman?

2 Tujuan Pembelajaran

3 Kegiatan Pembelajaran (3 Pertemuan)

Pertemuan 1 — Discovery Learning

Tujuan: Peserta didik dapat menjumlahkan dua bilangan cacah sampai 10 menggunakan benda konkret secara mandiri.

Kegiatan awal: Guru menyapa dan mengajak berdoa, memeriksa kehadiran, lalu menunjukkan beberapa buah apel dan bertanya 'Ada berapa apel di keranjang ini? Jika Ibu tambahkan 2 apel lagi, jadi berapa ya?'. Guru menyampaikan bahwa hari ini kita akan belajar cara menghitung benda yang bertambah jumlahnya agar kita bisa tahu totalnya.

Memahami: Peserta didik diajak mengeksplorasi konsep penjumlahan dengan bermain 'Keranjang Ajaib'. Guru menyiapkan beberapa keranjang dan benda-benda kecil (misal: kelereng, stik es krim). Peserta didik secara mandiri mengambil sejumlah benda, lalu menambahkan lagi sejumlah benda lain, kemudian menghitung totalnya. Mereka menemukan sendiri bahwa penambahan benda membuat jumlahnya bertambah.

Mengaplikasi: Setiap peserta didik menerima lembar kerja bergambar buah-buahan. Mereka diminta menggambar atau menempel stiker buah untuk menunjukkan proses penjumlahan sederhana (misal: 3 apel + 2 apel). Setelah itu, mereka menuliskan hasil penjumlahannya. Guru berkeliling memberi bimbingan individual.

Merefleksi: Beberapa peserta didik diminta mempresentasikan hasil penjumlahannya di depan kelas. Guru memberikan umpan balik positif dan menguatkan konsep bahwa penjumlahan adalah 'menambah' atau 'menggabungkan'. Diskusi singkat tentang kesulitan yang dialami dan cara mengatasinya.

Penutup: Guru dan peserta didik menyimpulkan bersama bahwa penjumlahan membuat jumlah benda menjadi lebih banyak. Guru memberikan apresiasi atas semangat belajar mereka dan meminta mereka mencari contoh penjumlahan di rumah. Pembelajaran diakhiri dengan nyanyian lagu berhitung yang riang.

Pertemuan 2 — Problem-Based Learning

Tujuan: Peserta didik dapat mengurangkan dua bilangan cacah sampai 10 menggunakan benda konkret secara kolaboratif.

Kegiatan awal: Guru menyapa dan mengajak berdoa, memeriksa kehadiran. Guru memulai dengan cerita 'Ada 5 kue di piring, lalu kamu makan 2 kue. Berapa kue yang tersisa?'. Guru menyampaikan bahwa hari ini kita akan belajar cara menghitung sisa benda setelah diambil agar kita bisa tahu berapa yang masih ada.

Memahami: Peserta didik dibagi dalam kelompok kecil. Setiap kelompok diberikan 'kantong misteri' berisi sejumlah benda (misal: balok). Guru memberikan skenario masalah: 'Di kantong ini ada 7 balok. Jika 3 balok diambil untuk membuat menara, berapa sisa balok di kantong?'. Peserta didik secara kolaboratif mendiskusikan dan mempraktikkan pengambilan balok untuk menemukan jawabannya.

Mengaplikasi: Setiap kelompok menerima LKPD berisi beberapa soal cerita pengurangan sederhana (misal: 'Ibu punya 8 permen, lalu diberikan kepada adik 3 permen. Berapa sisa permen Ibu?'). Peserta didik menggunakan benda konkret yang tersedia di meja kelompok untuk menyelesaikan setiap masalah pengurangan dan menuliskan jawabannya di LKPD.

Merefleksi: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan solusi mereka untuk salah satu soal cerita. Kelompok lain memberikan tanggapan. Guru menguatkan konsep bahwa pengurangan adalah 'mengambil' atau 'mencari sisa'. Guru juga membahas berbagai strategi yang digunakan peserta didik.

Penutup: Guru dan peserta didik menyimpulkan bersama bahwa pengurangan membuat jumlah benda menjadi lebih sedikit. Guru memberikan pujian atas kerja sama dan solusi kreatif mereka. Sebagai tindak lanjut, peserta didik diminta mencari contoh pengurangan di lingkungan rumah. Pembelajaran diakhiri dengan tepuk semangat.

Pertemuan 3 — Project-Based Learning

Tujuan: Peserta didik dapat menyelesaikan masalah penjumlahan dan pengurangan sederhana yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari dengan tepat dan menjelaskan konsep penjumlahan dan pengurangan dasar menggunakan kalimat sendiri.

Kegiatan awal: Guru menyapa dan mengajak berdoa, memeriksa kehadiran. Guru mengingatkan kembali materi penjumlahan dan pengurangan dari dua pertemuan sebelumnya. Guru bertanya 'Apakah kalian sudah bisa menghitung jumlah mainan kalian atau sisa makanan kalian?'. Guru menyampaikan bahwa hari ini kita akan membuat 'Buku Cerita Angka' untuk menunjukkan pemahaman kita.

Memahami: Peserta didik diajak merencanakan 'Buku Cerita Angka' secara individu. Mereka diminta memikirkan 1 cerita sederhana tentang penjumlahan dan 1 cerita sederhana tentang pengurangan yang mereka alami atau lihat di kehidupan sehari-hari. Contoh: 'Aku punya 4 boneka, lalu dibelikan Ibu 1 boneka. Jadi sekarang aku punya 5 boneka.'

Mengaplikasi: Peserta didik membuat 'Buku Cerita Angka' sederhana. Setiap halaman berisi satu cerita penjumlahan atau pengurangan, dilengkapi dengan gambar atau stiker yang menunjukkan prosesnya, serta kalimat matematika dan jawabannya. Peserta didik dapat menggunakan alat peraga yang tersedia untuk memastikan jawabannya benar. Guru memberikan bimbingan personal.

Merefleksi: Setiap peserta didik secara bergantian menceritakan isi 'Buku Cerita Angka' mereka di depan kelas. Mereka menjelaskan cerita penjumlahan dan pengurangan yang mereka buat, serta bagaimana mereka menemukan jawabannya. Guru memberikan umpan balik dan kesempatan bagi teman lain untuk bertanya atau memberi komentar. Guru mengapresiasi kreativitas dan pemahaman mereka.

Penutup: Guru dan peserta didik bersama-sama menyimpulkan pentingnya penjumlahan dan pengurangan dalam kehidupan sehari-hari. Guru memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta didik atas usaha dan karya mereka. Guru berpesan agar mereka terus berlatih berhitung di rumah. Pembelajaran diakhiri dengan senyum dan semangat untuk terus belajar.

4 Asesmen

Proses (formatif): Observasi saat peserta didik bekerja kelompok dan mempresentasikan hasil, serta penilaian LKPD.

Akhir (sumatif): Penilaian 'Buku Cerita Angka' dan tes tulis singkat (penjumlahan/pengurangan sampai 10).

5 Alur Tujuan Pembelajaran

TujuanMateriAlokasiDimensi
Menjumlahkan dua bilangan cacah sampai 10 menggunakan benda konkret.Konsep penjumlahan, menghitung maju.2 JPPenalaran Kritis, Kemandirian
Mengurangkan dua bilangan cacah sampai 10 menggunakan benda konkret.Konsep pengurangan, menghitung mundur.2 JPPenalaran Kritis, Kolaborasi
Menyelesaikan masalah penjumlahan dan pengurangan sederhana serta menjelaskan konsepnya.Penerapan penjumlahan dan pengurangan dalam kehidupan sehari-hari.2 JPPenalaran Kritis, Kemandirian

6 Bahan Ajar & Ringkasan Materi

Selamat datang di dunia angka yang seru! Di modul ini, kita akan belajar tentang penjumlahan dan pengurangan dasar. Kita akan menemukan bagaimana angka-angka ini membantu kita menghitung benda-benda di sekitar kita, seperti mainan, makanan, atau teman-teman di kelas. Mari kita mulai petualangan berhitung kita dengan gembira!

Mengenal Bilangan Sampai 10

Sebelum kita mulai berhitung, mari kita kenalan lagi dengan angka 1 sampai 10. Setiap angka punya nilai sendiri. Misalnya, angka 1 berarti ada satu benda, angka 2 berarti ada dua benda, dan seterusnya sampai angka 10. Kita bisa menghitung benda-benda di sekitar kita, seperti jari tangan, pensil, atau teman-teman di kelas. Mari kita berlatih menghitung bersama-sama dan menyebutkan nama setiap angka dengan benar. Mengenal angka adalah langkah pertama untuk menjadi ahli matematika cilik!

Apa Itu Penjumlahan?

Penjumlahan itu seperti menggabungkan dua kelompok benda menjadi satu kelompok yang lebih besar. Misalnya, kamu punya 3 buah apel, lalu Ibu memberimu 2 apel lagi. Berapa total apelmu sekarang? Kita bisa menghitungnya dengan menggabungkan semua apel. Simbol untuk penjumlahan adalah tanda plus (+). Jadi, 3 + 2 = 5. Penjumlahan membuat jumlah benda menjadi lebih banyak. Ini sangat berguna saat kita ingin tahu berapa banyak barang yang kita punya secara keseluruhan.

Bagaimana Cara Melakukan Penjumlahan?

Ada banyak cara untuk menjumlahkan! Cara paling mudah adalah menggunakan benda-benda di sekitar kita. Misalnya, untuk 4 + 3, kita bisa mengambil 4 kelereng, lalu mengambil lagi 3 kelereng. Setelah itu, kita hitung semua kelereng yang ada. Kita juga bisa menghitung maju menggunakan jari. Mulai dari angka 4, lalu hitung maju 3 jari: 5, 6, 7. Jadi 4 + 3 = 7. Berlatih terus akan membuatmu semakin pintar menjumlahkan angka-angka ini.

Apa Itu Pengurangan?

Pengurangan itu kebalikannya penjumlahan. Pengurangan artinya mengambil sebagian dari suatu kelompok benda, lalu kita ingin tahu berapa sisanya. Misalnya, kamu punya 5 kue, lalu kamu makan 2 kue. Berapa sisa kuemu? Kita bisa menghitungnya dengan mengambil 2 kue dari 5 kue yang ada. Simbol untuk pengurangan adalah tanda minus (-). Jadi, 5 - 2 = 3. Pengurangan membuat jumlah benda menjadi lebih sedikit. Ini penting untuk tahu berapa sisa barang yang kita miliki.

Bagaimana Cara Melakukan Pengurangan?

Sama seperti penjumlahan, kita bisa menggunakan benda-benda untuk pengurangan. Untuk 7 - 3, kita bisa mengambil 7 stik es krim, lalu menyingkirkan 3 stik es krim. Hitung sisa stik es krim yang ada. Kita juga bisa menghitung mundur menggunakan jari. Mulai dari angka 7, lalu hitung mundur 3 jari: 6, 5, 4. Jadi 7 - 3 = 4. Dengan banyak berlatih, kamu akan cepat menguasai pengurangan dan bisa menghitung sisa barang dengan mudah.

Rangkuman: Penjumlahan adalah proses menggabungkan dua kelompok benda untuk mendapatkan jumlah total, menggunakan tanda '+'. Pengurangan adalah proses mengambil sebagian benda dari suatu kelompok untuk mencari sisanya, menggunakan tanda '-'. Kita bisa menggunakan benda konkret atau jari untuk membantu menghitung. Memahami penjumlahan dan pengurangan sangat penting untuk menghitung benda-benda di sekitar kita dan menyelesaikan masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

7 LKPD — Lembar Kerja Peserta Didik

Tujuan: Membantu peserta didik mempraktikkan penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda konkret dan mencatat hasilnya.

Alat & bahan: Pensil, krayon, stiker buah/bintang, lem, benda-benda kecil (kelereng/stik es krim)

  1. Ambil sejumlah benda sesuai angka pertama.
  2. Tambahkan atau kurangkan sejumlah benda sesuai angka kedua.
  3. Hitung total benda yang ada sekarang.
  4. Tuliskan angka hasil perhitunganmu di kotak yang tersedia.
  5. Warnai gambar sesuai jumlah benda.

8 Glosarium

PenjumlahanProses menggabungkan dua bilangan atau kelompok benda untuk mendapatkan jumlah total.
PenguranganProses mengambil sebagian dari suatu bilangan atau kelompok benda untuk mengetahui sisanya.
Bilangan cacahBilangan bulat positif dimulai dari nol (0, 1, 2, 3, ...).
Benda konkretBenda nyata yang bisa dilihat dan dipegang, digunakan sebagai alat bantu hitung.

9 Materi Matematika Terkait

ayo membilangb sampai dengan 10Matematika Kelas I SD
Pelajari ayo membilangb sampai dengan 10 →
Bangun datar dan bangun ruangMatematika Kelas I SD
Pelajari Bangun datar dan bangun ruang →
Bilangan sampai 20Matematika Kelas I SD
Pelajari Bilangan sampai 20 →
Bilangan Cacah 1-10.000 ( Nilai Tempat, Penjumlahan, dan Pengurangan)Matematika Kelas V SD
Pelajari Bilangan Cacah 1-10.000 ( Nilai Tempat, Penjumlahan, dan Pengurangan) →
Penjumlahan dan pengurangan pecahan biasa dan campuranMatematika Kelas VI SD
Pelajari Penjumlahan dan pengurangan pecahan biasa dan campuran →
Bangun datar dan bangun ruangMatematika Kelas II SD
Pelajari Bangun datar dan bangun ruang →

10 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar Matematika Penjumlahan dan Pengurangan Dasar ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Matematika kelas I langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Buat Modul Ajar Lain — GRATISIsi nama & materi, selesai ±1 menit

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.