Modul Ajar & RPP Matematika Kelas II
Bilangan sampai 100
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Matematika |
| Fase / Kelas | A / II |
| Materi Pokok | Bilangan sampai 100 |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning dan Project-Based Learning dengan pendekatan praktik langsung |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah mengenal bilangan cacah sampai 20 dan dapat menghitung benda konkret. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran Kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Bilangan sampai 100 digunakan untuk menyatakan jumlah benda, usia, atau harga barang dalam kehidupan sehari-hari. |
| Konseptual | Sistem bilangan desimal tersusun atas nilai tempat satuan dan puluhan, di mana setiap angka memiliki nilai berdasarkan posisinya. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar cara membaca, menulis, membandingkan, dan mengurutkan bilangan sampai 100 menggunakan berbagai representasi. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bahwa memahami nilai tempat bilangan membantu mereka menyelesaikan masalah matematika yang lebih kompleks dan berguna dalam kehidupan sehari-hari. |
Tujuan Pembelajaran:
- Peserta didik dapat membilang dan menulis bilangan cacah sampai 100 dengan benar.
- Peserta didik dapat menentukan nilai tempat (puluhan dan satuan) pada bilangan dua angka sampai 100.
- Peserta didik dapat membandingkan dua bilangan cacah sampai 100 menggunakan simbol yang tepat.
- Peserta didik dapat mengurutkan bilangan cacah sampai 100 dari yang terkecil atau terbesar.
- Peserta didik dapat menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan bilangan sampai 100.
Pemahaman bermakna: Memahami bilangan sampai 100 membantu kita menghitung, membandingkan, dan mengurutkan banyak benda di sekitar kita, serta menjadi dasar untuk belajar matematika yang lebih tinggi.
Pertanyaan pemantik: "Coba bayangkan, berapa banyak pensil warna yang ada di kotak ini? Bagaimana kita bisa tahu jumlahnya dengan cepat?"
| Praktik Pedagogis | Discovery Learning dan Project-Based Learning dengan pendekatan praktik langsung |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Menulis nama bilangan dan membaca cerita yang mengandung angka, serta presentasi 'Buku Bilangan Pribadi'. Seni Budaya: Menggambar atau menghias 'Buku Bilangan Pribadi' dan membuat ilustrasi untuk setiap bilangan yang ditulis. Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS): Menghitung jumlah benda di lingkungan sekitar atau mengumpulkan data sederhana (misalnya jumlah hewan peliharaan teman). |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak untuk membantu peserta didik menemukan benda-benda di rumah yang jumlahnya sampai 100 dan berlatih membilang serta membandingkannya. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur dengan sudut matematika yang berisi benda-benda konkret (blok Dienes, stik es krim, kartu angka) dan poster bilangan sampai 100 untuk eksplorasi mandiri. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi atau game edukasi sederhana di tablet/komputer sekolah yang melatih membilang, membandingkan, dan mengurutkan bilangan sampai 100 secara interaktif. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Peserta didik dapat membilang dan menulis bilangan cacah sampai 100 dengan benar serta menentukan nilai tempat (puluhan dan satuan) pada bilangan dua angka. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa peserta didik, mengajak berdoa, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan meminta peserta didik menghitung jumlah jari tangan dan kaki. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu belajar bilangan sampai 100 dan pentingnya memahami nilai tempat. Pertanyaan pemantik: 'Bagaimana cara kita menghitung benda yang jumlahnya banyak sekali, sampai seratus?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik diajak mengamati kumpulan benda konkret (sedotan, stik es krim) yang jumlahnya bervariasi. Mereka secara mandiri atau berpasangan membilang benda-benda tersebut, lalu mengelompokkannya menjadi puluhan dan satuan untuk menemukan konsep nilai tempat. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok kecil, peserta didik menggunakan blok Dienes atau kartu bilangan untuk membentuk bilangan tertentu, kemudian menuliskan lambang bilangan dan nama bilangannya. Mereka juga akan mempraktikkan pengelompokan benda ke dalam puluhan dan satuan serta menuliskannya di lembar kerja. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil pengelompokan dan penulisan bilangan. Guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep nilai tempat serta cara membilang sampai 100. Peserta didik yang inklusif dibimbing secara personal dalam proses pembilangan dan penulisan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Bersama-sama, peserta didik dan guru merangkum konsep nilai tempat dan cara membilang. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan semangat belajar. Peserta didik diajak menyanyikan lagu tentang angka, dan guru memberikan tugas rumah sederhana untuk menghitung benda di sekitar rumah. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Peserta didik dapat membandingkan dua bilangan cacah sampai 100 menggunakan simbol yang tepat dan mengurutkan bilangan cacah sampai 100. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa dan mengajak berdoa, memeriksa kehadiran. Guru mengulas kembali materi sebelumnya tentang nilai tempat dan membilang. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu membandingkan dan mengurutkan bilangan. Pertanyaan pemantik: 'Jika kamu punya 25 permen dan temanmu punya 32 permen, siapa yang punya permen lebih banyak?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik diberikan kasus-kasus perbandingan jumlah benda (misalnya, jumlah buku di rak A dan rak B). Mereka diajak untuk berdiskusi bagaimana cara membandingkan dua bilangan, mulai dari membandingkan nilai puluhan, lalu satuan. Penggunaan simbol <, >, = diperkenalkan melalui contoh-contoh konkret. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik bekerja dalam kelompok untuk menyelesaikan LKPD yang berisi soal-soal perbandingan bilangan menggunakan gambar dan lambang bilangan. Kemudian, mereka diberikan kartu bilangan acak dan diminta untuk mengurutkannya dari yang terkecil ke terbesar atau sebaliknya. Siswa inklusif dibantu dengan visualisasi dan manipulatif yang lebih besar. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil perbandingan dan urutan bilangan. Guru melakukan tanya jawab untuk menguatkan pemahaman tentang strategi membandingkan dan mengurutkan bilangan. Guru juga memberikan contoh kasus lain untuk dipecahkan bersama. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Peserta didik dan guru membuat kesimpulan tentang cara membandingkan dan mengurutkan bilangan. Guru memberikan pujian atas kerja sama dan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Guru memberikan tantangan kecil untuk menemukan contoh perbandingan bilangan di lingkungan sekolah. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mempraktikkan pengelompokan benda, penulisan bilangan, dan perbandingan bilangan sampai 100.
Alat & bahan: sedotan, karet gelang, kartu angka, lembar kerja, pensil warna
Langkah kerja:
- Ada 8 apel pada gambar. Warnai semuanya sambil berhitung, lalu tulis lambang bilangannya.
Gambar 1. Benda - Ambil sejumlah sedotan sesuai angka yang diberikan guru.
- Kelompokkan sedotan menjadi ikatan puluhan dan sisa satuan.
- Tuliskan lambang bilangan dan nama bilangannya di lembar kerja.
- Ambil dua kartu angka, bandingkan kedua bilangan tersebut menggunakan simbol <, >, atau =.
- Urutkan 5 kartu angka yang berbeda dari yang terkecil ke terbesar.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Berapa jumlah jari tanganmu?
- Coba hitung berapa banyak buku di meja ini?
- Angka berapa ini: 15?
- Jika ada 10 apel dan 7 jeruk, mana yang lebih banyak?
Formatif (proses): Observasi saat peserta didik membilang, mengelompokkan, membandingkan, dan mengurutkan bilangan dalam kegiatan kelompok serta keaktifan presentasi.
Sumatif (akhir): Penilaian 'Buku Bilangan Pribadi' dan tes tertulis yang mencakup membilang, nilai tempat, perbandingan, dan pengurutan bilangan.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Membilang dan Menulis Bilangan Cacah sampai 100 | Membilang, menulis lambang dan nama bilangan, menentukan nilai tempat | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Membandingkan dan Mengurutkan Bilangan Cacah sampai 100 | Membandingkan dua bilangan, mengurutkan bilangan | 2 JP | Penalaran Kritis, Kolaborasi |
| 3 | Menyelesaikan Masalah Sehari-hari dengan Bilangan | Aplikasi bilangan dalam konteks nyata (proyek 'Buku Bilangan Pribadi') | 2 JP | Kreativitas, Komunikasi |
Halo teman-teman! Hari ini kita akan menjelajahi dunia angka yang seru. Kita akan belajar tentang bilangan sampai 100. Bayangkan, ada banyak sekali benda di sekitar kita yang bisa kita hitung, mulai dari kelereng, buku, sampai jumlah teman di kelas. Memahami bilangan akan membuat kita lebih pintar menghitung dan memecahkan masalah sehari-hari. Yuk, kita mulai petualangan angka kita!
1. Mengenal Bilangan sampai 100
Bilangan sampai 100 adalah bilangan cacah yang dimulai dari 1 hingga 100. Setiap bilangan ini punya 'rumah' atau nilai tempatnya sendiri. Contohnya, angka 1 pada bilangan 100 punya nilai yang berbeda dengan angka 1 pada bilangan 10. Kita bisa membilang dengan menghitung satu per satu, atau dengan mengelompokkan benda menjadi puluhan agar lebih cepat. Misalnya, jika kita punya 23 kelereng, kita bisa mengelompokkannya menjadi 2 ikatan (puluhan) dan 3 kelereng sisa (satuan).
2. Nilai Tempat: Satuan dan Puluhan
Setiap angka dalam bilangan dua digit memiliki nilai tempat. Angka paling kanan adalah nilai tempat satuan, dan angka di kirinya adalah nilai tempat puluhan. Misalnya, pada bilangan 47, angka 7 menempati tempat satuan dan nilainya 7, sedangkan angka 4 menempati tempat puluhan dan nilainya 40. Memahami nilai tempat sangat penting untuk membaca, menulis, dan membandingkan bilangan dengan benar. Ini juga membantu kita memahami struktur bilangan.
3. Membaca dan Menulis Bilangan
Membaca bilangan dua angka sangat mudah jika kita tahu nilai tempatnya. Misalnya, 35 dibaca 'tiga puluh lima', bukan 'tiga lima'. Begitu juga saat menulis, kita harus memastikan angka puluhan dan satuan berada pada posisi yang benar. Latihan membaca dan menulis angka dari kartu bilangan atau melihat benda yang dikelompokkan akan membantu kita semakin mahir. Kita juga bisa menulis nama bilangan dengan huruf, seperti 'dua puluh empat' untuk 24.
4. Membandingkan Bilangan
Untuk membandingkan dua bilangan sampai 100, kita lihat dulu nilai tempat puluhannya. Bilangan dengan puluhan lebih besar, berarti lebih besar. Jika puluhannya sama, baru kita bandingkan nilai tempat satuannya. Kita menggunakan simbol '<' (lebih kecil dari), '>' (lebih besar dari), atau '=' (sama dengan). Contoh: 45 > 32 karena 4 puluhan lebih besar dari 3 puluhan. 56 < 59 karena satuannya (6) lebih kecil dari satuannya (9), setelah puluhannya sama.
5. Mengurutkan Bilangan
Mengurutkan bilangan berarti menyusun bilangan dari yang terkecil ke terbesar, atau sebaliknya. Caranya mirip dengan membandingkan. Kita bisa melihat nilai puluhannya terlebih dahulu. Jika ada bilangan dengan puluhan yang sama, kita lihat satuannya. Misalnya, untuk mengurutkan 21, 35, 18, 29 dari terkecil, kita lihat puluhannya: 18 (1 puluhan), 21 (2 puluhan), 29 (2 puluhan), 35 (3 puluhan). Lalu kita bandingkan 21 dan 29, maka urutannya menjadi 18, 21, 29, 35.
6. Penerapan Bilangan dalam Kehidupan Sehari-hari
Bilangan sampai 100 sangat sering kita gunakan setiap hari. Misalnya, menghitung jumlah teman di kelas, menghitung berapa banyak kue yang kita punya, melihat harga mainan di toko, atau mengetahui usia kakek dan nenek. Dengan memahami bilangan, kita bisa lebih mudah mengatur barang-barang, berbelanja, atau bahkan bermain game yang melibatkan angka. Ini adalah keterampilan penting yang akan selalu kita gunakan.
Rangkuman: Bilangan sampai 100 adalah bilangan cacah yang penting untuk kita pelajari. Kita sudah belajar tentang nilai tempat satuan dan puluhan, cara membaca dan menulis bilangan, serta bagaimana membandingkan dan mengurutkan bilangan. Semua pengetahuan ini sangat berguna untuk menghitung benda di sekitar kita dan menyelesaikan masalah matematika dalam kehidupan sehari-hari. Teruslah berlatih agar semakin mahir!
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Bilangan Cacah | Bilangan bulat positif yang dimulai dari nol (0, 1, 2, 3, ...) |
| Nilai Tempat | Nilai suatu angka dalam bilangan berdasarkan posisinya (satuan, puluhan, ratusan, dst.) |
| Satuan | Nilai tempat paling kanan pada bilangan, bernilai dari 0 sampai 9 |
| Puluhan | Nilai tempat di sebelah kiri satuan, bernilai kelipatan 10 (10, 20, 30, dst.) |
| Simbol Perbandingan | Tanda untuk membandingkan dua bilangan: < (lebih kecil dari), > (lebih besar dari), = (sama dengan) |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Bilangan sampai 100" mata pelajaran Matematika Kelas II ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Bilangan sampai 100 yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Matematika Kelas II Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 dari 4 siap unduh
Ayo Membilang sampai dengan 50Modul siap unduh · Word + PDF ber-kopPenjumlahan dan PenguranganModul siap unduh · Word + PDF ber-kopBentuk di Sekitar KitaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPosisi Benda dan Pola di Sekitar KitaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap4 materi · siap dibuatkan
PecahanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPengukuranBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisAyo Membilang sampai dengan 100Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisBerbagai DiagramBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Matematika lain yang sudah tersedia
Membilang sampai dengan 50Matematika Kelas II SDBangun DatarMatematika Kelas II SDBangun datar dan bangun ruangMatematika Kelas II SDPembagian DasarMatematika Kelas II SDLihat semua Modul Ajar Matematika Kelas II →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Matematika kelas 2 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas II dan kelas 2 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Bilangan sampai 100 pada Matematika SD, Fase A.
Modul Bilangan sampai 100 ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Matematika kelas II SD di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Matematika materi Bilangan sampai 100 ini gratis?
Ya. Modul Bilangan sampai 100 untuk kelas II SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Bilangan sampai 100 ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Matematika kelas II ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Matematika kelas II langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Bilangan sampai 100 ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Bilangan sampai 100 dapat Anda sesuaikan dengan murid Matematika kelas II di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Matematika kelas II ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Bilangan sampai 100 ini mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025), pada Fase A untuk kelas II SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Bilangan sampai 100 tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Bilangan sampai 100 untuk Matematika kelas II di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Bilangan sampai 100 ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Matematika kelas II SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Bilangan sampai 100 beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Matematika kelas II berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Matematika ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?
Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Bilangan sampai 100 yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Matematika MI ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.