tuntas.orgBuat Modul Ajar →
BerandaModul Ajar SDMatematika › Bilangan Bulat
SD · Kelas VI · Fase C

Modul Ajar Matematika Kelas VI
Bilangan Bulat

Modul ajar Matematika SD kelas VI materi Bilangan Bulat lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kurikulum Merdeka 2025/2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar Matematika kelas VI materi Bilangan Bulat
Ringkasan: Bilangan bulat terdiri dari bilangan positif, negatif, dan nol yang dapat direpresentasikan pada garis bilangan. Semakin ke kanan nilainya semakin besar. Operasi hitung penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian bilangan bulat memiliki aturan khusus terkait tanda positif dan negatif. Memahami konsep ini membantu kita memecahkan masalah kontekstual dalam kehidupan sehari-hari secara lebih akurat dan percaya diri.
Model: Project-Based Learning (PjBL) + praktikDimensi: Penalaran Kritis, Kemandirian, KreativitasWord + PDF
Buat & Unduh Modul Ini — GRATISMatematika · Bilangan Bulat · atas nama Anda

1 Capaian Pembelajaran

Kompetensi awal: Peserta didik telah memahami konsep bilangan asli dan bilangan cacah, serta mampu melakukan operasi hitung dasar penjumlahan dan pengurangan.

Pemahaman bermakna: Memahami bilangan bulat tidak hanya tentang angka, tetapi juga tentang bagaimana kita menggunakannya untuk menggambarkan situasi di dunia nyata, seperti suhu, ketinggian, atau saldo keuangan, sehingga kita dapat berpikir lebih kritis dalam pengambilan keputusan.

Pertanyaan pemantik: Bagaimana kita bisa menggunakan angka untuk menjelaskan suhu di puncak gunung yang bersalju atau kedalaman penyelam di laut?

2 Tujuan Pembelajaran

3 Kegiatan Pembelajaran (3 Pertemuan)

Pertemuan 1 — Discovery Learning

Tujuan: Peserta didik mampu mengidentifikasi dan membedakan bilangan bulat positif, negatif, dan nol dengan tepat, serta membandingkan dan mengurutkan bilangan bulat menggunakan garis bilangan dengan benar.

Kegiatan awal: Guru mengucapkan salam, mengajak berdoa, memeriksa kehadiran, melakukan apersepsi dengan menanyakan contoh angka yang kurang dari nol, menyampaikan tujuan pembelajaran, dan memantik diskusi dengan pertanyaan: 'Apa bedanya suhu 5 derajat Celsius dengan minus 5 derajat Celsius?'

Memahami: Peserta didik diajak mengamati kartu bilangan dan contoh kasus nyata (suhu, ketinggian) untuk menemukan konsep bilangan bulat positif, negatif, dan nol, kemudian memvisualisasikannya pada garis bilangan.

Mengaplikasi: Peserta didik secara berkelompok menggunakan kartu bilangan dan garis bilangan untuk membandingkan dan mengurutkan beberapa set bilangan bulat, kemudian menyajikan hasilnya.

Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya, kelompok lain memberikan tanggapan, dan guru memberikan umpan balik serta penguatan konsep bilangan bulat dan penggunaannya pada garis bilangan.

Penutup: Peserta didik bersama guru menyimpulkan materi tentang bilangan bulat, melakukan refleksi singkat mengenai pemahaman mereka, guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, dan menutup pelajaran dengan doa.

Pertemuan 2 — Problem-Based Learning (PBL)

Tujuan: Peserta didik mampu melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat dengan akurat, serta melakukan operasi perkalian dan pembagian bilangan bulat dengan tepat.

Kegiatan awal: Guru menyapa peserta didik, berdoa, memeriksa kehadiran, mengingatkan kembali materi bilangan bulat pada pertemuan sebelumnya, menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, dan memancing rasa ingin tahu dengan 'Bagaimana cara menghitung total utang atau sisa uang jika ada pemasukan dan pengeluaran?'

Memahami: Peserta didik menganalisis masalah kontekstual yang melibatkan penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat (misalnya, perubahan suhu, saldo rekening), kemudian berdiskusi untuk menemukan pola operasi hitungnya.

Mengaplikasi: Peserta didik bekerja dalam kelompok untuk menyelesaikan LKPD yang berisi soal-soal operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian bilangan bulat, menggunakan model konkret seperti kancing positif-negatif atau garis bilangan jika diperlukan.

Merefleksi: Perwakilan kelompok mempresentasikan cara penyelesaian masalah dan hasil LKPD, kelompok lain menanggapi, guru memberikan klarifikasi, penguatan konsep, dan memastikan pemahaman operasi hitung bilangan bulat.

Penutup: Peserta didik membuat rangkuman singkat tentang aturan operasi hitung bilangan bulat, guru memberikan kuis singkat untuk mengecek pemahaman, memberikan motivasi untuk terus berlatih, dan menutup dengan doa serta ucapan terima kasih.

Pertemuan 3 — Project-Based Learning (PjBL)

Tujuan: Peserta didik mampu menyelesaikan masalah kontekstual yang melibatkan operasi hitung bilangan bulat dengan percaya diri.

Kegiatan awal: Guru menyambut peserta didik dengan semangat, berdoa, memeriksa kehadiran, mengulas singkat materi operasi hitung bilangan bulat, menyampaikan tujuan pembelajaran untuk membuat proyek, dan memantik semangat dengan 'Mari kita buat sesuatu yang keren dengan bilangan bulat!'

Memahami: Peserta didik berdiskusi tentang ide proyek yang melibatkan bilangan bulat (misalnya, membuat 'Papan Suhu Ekstrem' atau 'Jalur Penyelaman Laut'), merencanakan langkah-langkah, dan membagi tugas dalam kelompok.

Mengaplikasi: Peserta didik secara berkelompok membuat proyek mini yang mengaplikasikan konsep dan operasi hitung bilangan bulat, seperti membuat poster informasi suhu di berbagai kota atau diagram kedalaman laut dengan objek-objek tertentu, lengkap dengan perhitungan bilangan bulatnya.

Merefleksi: Setiap kelompok memamerkan dan menjelaskan hasil proyeknya kepada kelompok lain, saling memberikan masukan, dan guru memberikan penilaian formatif serta apresiasi atas kreativitas dan kerja sama tim.

Penutup: Peserta didik melakukan refleksi akhir tentang proses proyek dan pemahaman mereka, guru memberikan pujian atas usaha dan hasil karya, memberikan tantangan untuk mencari aplikasi bilangan bulat lain di kehidupan, dan menutup pelajaran dengan doa dan yel-yel penyemangat.

4 Asesmen

Proses (formatif): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan penyelesaian LKPD serta proyek mini.

Akhir (sumatif): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan menyelesaikan masalah bilangan bulat.

5 Alur Tujuan Pembelajaran

TujuanMateriAlokasiDimensi
Mengidentifikasi dan membedakan bilangan bulatKonsep bilangan bulat, garis bilangan4 JPPenalaran Kritis
Membandingkan dan mengurutkan bilangan bulatGaris bilangan, nilai tempat4 JPKemandirian
Melakukan operasi hitung bilangan bulatPenjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian4 JPPenalaran Kritis, Kreativitas

6 Bahan Ajar & Ringkasan Materi

Bilangan bulat adalah salah satu konsep dasar dalam matematika yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Dari menghitung suhu di daerah kutub hingga menentukan kedalaman laut, bilangan bulat membantu kita memahami dunia di sekitar kita. Mari kita jelajahi dunia bilangan bulat yang menarik ini dan temukan bagaimana mereka digunakan dalam berbagai situasi.

Pengertian Bilangan Bulat

Bilangan bulat adalah himpunan bilangan yang terdiri dari bilangan bulat positif, nol, dan bilangan bulat negatif. Bilangan bulat positif adalah bilangan yang lebih besar dari nol (1, 2, 3, ...), sedangkan bilangan bulat negatif adalah bilangan yang lebih kecil dari nol (-1, -2, -3, ...). Angka nol bukanlah bilangan positif maupun negatif. Contohnya, suhu -5°C berarti 5 derajat di bawah nol, sedangkan 10°C berarti 10 derajat di atas nol.

Garis Bilangan

Garis bilangan adalah alat visual yang digunakan untuk merepresentasikan bilangan bulat. Pada garis bilangan, angka nol berada di tengah. Bilangan positif terletak di sebelah kanan nol, dan bilangan negatif terletak di sebelah kiri nol. Semakin ke kanan suatu bilangan pada garis bilangan, nilainya semakin besar. Sebaliknya, semakin ke kiri, nilainya semakin kecil. Ini membantu kita membandingkan dan mengurutkan bilangan bulat dengan mudah.

Membandingkan dan Mengurutkan Bilangan Bulat

Untuk membandingkan dua bilangan bulat, kita bisa melihat posisinya di garis bilangan. Bilangan yang terletak lebih kanan selalu lebih besar dari bilangan yang terletak lebih kiri. Misalnya, 2 > -3 dan -1 > -5. Untuk mengurutkan bilangan bulat, kita bisa menyusunnya dari yang terkecil ke terbesar (dari kiri ke kanan pada garis bilangan) atau sebaliknya. Contoh: urutan dari terkecil ke terbesar untuk -4, 0, 2, -1 adalah -4, -1, 0, 2.

Penjumlahan Bilangan Bulat

Penjumlahan bilangan bulat memiliki beberapa aturan. Jika tanda sama, jumlahkan angkanya dan pertahankan tandanya (misal: 3 + 5 = 8; -3 + -5 = -8). Jika tanda berbeda, kurangkan angka yang lebih besar dengan yang lebih kecil, lalu gunakan tanda dari angka yang lebih besar (misal: 5 + (-3) = 2; -5 + 3 = -2). Pemahaman konsep ini sangat penting untuk menyelesaikan masalah sehari-hari seperti menghitung perubahan suhu.

Pengurangan Bilangan Bulat

Pengurangan bilangan bulat dapat diubah menjadi penjumlahan dengan bilangan lawan. Misalnya, a - b sama dengan a + (-b). Jadi, 5 - 3 = 5 + (-3) = 2. Dan 3 - 5 = 3 + (-5) = -2. Atau, -2 - 4 = -2 + (-4) = -6. Konsep 'mengurangi bilangan negatif sama dengan menambahkan bilangan positif' juga penting: 5 - (-3) = 5 + 3 = 8.

Perkalian dan Pembagian Bilangan Bulat

Aturan perkalian dan pembagian bilangan bulat sangat penting. Jika tanda kedua bilangan sama (positif x positif atau negatif x negatif), hasilnya selalu positif (misal: 3 x 4 = 12; -3 x -4 = 12). Jika tanda kedua bilangan berbeda (positif x negatif atau negatif x positif), hasilnya selalu negatif (misal: 3 x -4 = -12; -3 x 4 = -12). Aturan yang sama berlaku untuk pembagian bilangan bulat.

Rangkuman: Bilangan bulat terdiri dari bilangan positif, negatif, dan nol yang dapat direpresentasikan pada garis bilangan. Semakin ke kanan nilainya semakin besar. Operasi hitung penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian bilangan bulat memiliki aturan khusus terkait tanda positif dan negatif. Memahami konsep ini membantu kita memecahkan masalah kontekstual dalam kehidupan sehari-hari secara lebih akurat dan percaya diri.

7 LKPD — Lembar Kerja Peserta Didik

Tujuan: Meningkatkan pemahaman peserta didik dalam membandingkan, mengurutkan, dan melakukan operasi hitung bilangan bulat.

Alat & bahan: Kertas, pensil, penggaris, kartu bilangan positif-negatif

  1. Bentuklah kelompok yang terdiri dari 3-4 orang.
  2. Ambillah satu set kartu bilangan positif dan negatif.
  3. Susunlah kartu bilangan tersebut dari yang terkecil hingga terbesar.
  4. Selesaikan soal-soal operasi hitung bilangan bulat yang tersedia di LKPD.
  5. Diskusikan hasil pekerjaanmu dengan anggota kelompok dan bersiaplah untuk presentasi.

8 Glosarium

Bilangan BulatHimpunan bilangan yang terdiri dari bilangan bulat positif, nol, dan bilangan bulat negatif.
Bilangan PositifBilangan yang nilainya lebih besar dari nol (1, 2, 3, ...).
Bilangan NegatifBilangan yang nilainya lebih kecil dari nol (-1, -2, -3, ...).
Garis BilanganGaris lurus yang digunakan untuk merepresentasikan bilangan, dengan nol di tengah.
Operasi HitungProses matematika seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.

9 Materi Matematika Terkait

Memahami perkalian pecahan dengan bilangan asliMatematika Kelas VI SD
Pelajari Memahami perkalian pecahan dengan bilangan asli →
Perkalian bilangan asli dengan pecahanMatematika Kelas VI SD
Pelajari Perkalian bilangan asli dengan pecahan →
Bangun Ruang dan VolumeMatematika Kelas VI SD
Pelajari Bangun Ruang dan Volume →
Lingkaran (Keliling dan Luas)Matematika Kelas VI SD
Pelajari Lingkaran (Keliling dan Luas) →
Operasi Hitung CampuranMatematika Kelas VI SD
Pelajari Operasi Hitung Campuran →
Pecahan dan DesimalMatematika Kelas VI SD
Pelajari Pecahan dan Desimal →

10 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar Matematika Bilangan Bulat ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Matematika kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025).

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Buat Modul Ajar Lain — GRATISIsi nama & materi, selesai ±1 menit

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.