Modul ajar Pendidikan Agama Islam SD kelas III materi Iman kepada Allah lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kurikulum Merdeka 2025/2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Kompetensi awal: Peserta didik telah mengenal nama-nama Allah Swt. dan beberapa sifat-Nya melalui pelajaran sebelumnya atau pengalaman sehari-hari.
Pemahaman bermakna: Memahami bahwa iman kepada Allah Swt. adalah dasar keyakinan Islam yang harus diwujudkan dalam setiap aspek kehidupan, serta menyadari tanda-tanda kebesaran-Nya di alam semesta.
Pertanyaan pemantik: Bagaimana kita tahu bahwa Allah Swt. itu ada, meskipun kita tidak bisa melihat-Nya?
Tujuan: Menjelaskan pengertian iman kepada Allah Swt. dengan benar dan mengidentifikasi tanda-tanda kebesaran Allah Swt. di alam semesta.
Kegiatan awal: Guru mengucapkan salam, mengajak berdoa bersama, memeriksa kehadiran, melakukan apersepsi dengan menanyakan 'Siapa yang menciptakan kita dan alam semesta ini?', menyampaikan tujuan pembelajaran, dan mengajukan pertanyaan pemantik 'Bagaimana kita tahu bahwa Allah Swt. itu ada, meskipun kita tidak bisa melihat-Nya?' untuk membangkitkan rasa ingin tahu.
Memahami: Peserta didik mengamati gambar-gambar pemandangan alam (gunung, laut, bintang) dan video singkat tentang penciptaan alam, lalu berdiskusi kelompok untuk menemukan tanda-tanda kebesaran Allah Swt. di dalamnya dan merumuskan pengertian iman kepada Allah Swt. dari hasil pengamatan mereka.
Mengaplikasi: Setiap kelompok membuat daftar 'Bukti Kebesaran Allah Swt. di Sekitarku' dan menuliskannya di kertas besar, kemudian mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas, menjelaskan mengapa hal-hal tersebut menjadi bukti kebesaran Allah Swt.
Merefleksi: Peserta didik saling memberikan umpan balik atas presentasi kelompok lain, guru menguatkan konsep iman kepada Allah Swt. dan tanda-tanda kebesaran-Nya, serta mengklarifikasi jika ada miskonsepsi.
Penutup: Peserta didik bersama guru menyimpulkan materi, melakukan refleksi singkat tentang apa yang telah dipelajari dan manfaatnya, guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, memberikan pengantar singkat untuk pertemuan berikutnya, dan menutup dengan doa serta salam penutup yang ceria.
Tujuan: Menyebutkan nama-nama Allah Swt. (Asmaul Husna) yang berkaitan dengan kekuasaan-Nya dan menunjukkan sikap bersyukur serta patuh sebagai wujud iman kepada Allah Swt. dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan awal: Guru menyapa peserta didik, mengajak berdoa, memeriksa kehadiran, mengulas kembali materi pertemuan sebelumnya tentang tanda-tanda kebesaran Allah Swt., dan mengaitkannya dengan materi Asmaul Husna sebagai sifat-sifat Allah Swt. yang menunjukkan kekuasaan-Nya.
Memahami: Peserta didik diperlihatkan kartu Asmaul Husna seperti 'Al-Khaliq' (Yang Maha Pencipta), 'Ar-Razzaq' (Yang Maha Pemberi Rezeki), 'Al-Malik' (Yang Maha Merajai), dan berdiskusi tentang makna serta contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Mengaplikasi: Setiap kelompok diberikan studi kasus sederhana (misalnya: 'Ada teman yang kesulitan belajar, bagaimana sikapmu?') dan diminta untuk menemukan solusi yang mencerminkan sikap iman kepada Allah Swt. dan nilai-nilai Asmaul Husna yang relevan.
Merefleksi: Perwakilan kelompok mempresentasikan solusi studi kasus mereka, kelompok lain memberikan tanggapan, dan guru memberikan penguatan tentang pentingnya mengamalkan Asmaul Husna dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud iman.
Penutup: Guru bersama peserta didik merangkum pembelajaran hari ini, peserta didik mengisi lembar refleksi tentang 'Sikapku sebagai orang yang beriman kepada Allah Swt.', guru memberikan apresiasi atas semangat belajar, memberikan motivasi untuk terus berbuat baik, dan menutup dengan doa serta salam.
Tujuan: Menceritakan pengalaman pribadi yang menunjukkan kebesaran Allah Swt. dan membuat karya sederhana yang menggambarkan kebesaran Allah Swt.
Kegiatan awal: Guru menyapa peserta didik dengan semangat, mengajak berdoa, memeriksa kehadiran, mengingatkan kembali materi sebelumnya tentang iman kepada Allah Swt. dan Asmaul Husna, serta menjelaskan bahwa hari ini kita akan membuat sebuah karya.
Memahami: Peserta didik diajak menonton video inspiratif tentang keindahan alam dan ciptaan Allah Swt., kemudian diminta bercerita secara singkat pengalaman pribadi mereka yang menunjukkan rasa syukur atau kagum atas kebesaran Allah Swt.
Mengaplikasi: Peserta didik secara individu membuat 'Kolase Kebesaran Allah' atau 'Poster Asmaul Husna' menggunakan bahan-bahan sederhana (gambar, tulisan, warna) yang telah disiapkan, menggambarkan apa yang mereka pahami tentang iman kepada Allah Swt. dan tanda-tanda kebesaran-Nya.
Merefleksi: Setiap peserta didik mempresentasikan karyanya di depan kelas, menjelaskan makna dari gambar atau tulisan yang dibuat, serta menyampaikan pesan yang ingin disampaikan melalui karyanya. Guru memberikan umpan balik konstruktif dan apresiasi.
Penutup: Guru memberikan penguatan umum tentang pentingnya menjaga iman dan terus berkreasi, peserta didik memilih karya terbaik untuk dipajang, guru memberikan apresiasi atas kreativitas dan kerja keras, mengajak bersyukur, dan menutup dengan doa bersama dalam suasana penuh kebahagiaan.
Proses (formatif): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, presentasi, dan pembuatan karya kolase.
Akhir (sumatif): Penilaian hasil karya kolase/poster dan jawaban soal pilihan ganda serta esai.
| Tujuan | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|
| Menjelaskan pengertian iman kepada Allah Swt. dengan benar. | Pengertian iman dan tanda-tanda kebesaran Allah Swt. | 4 JP | keimanan dan ketakwaan |
| Menyebutkan nama-nama Allah Swt. (Asmaul Husna) dan menunjukkan sikap bersyukur. | Asmaul Husna: Al-Khaliq, Ar-Razzaq, Al-Malik dan penerapannya. | 4 JP | keimanan dan ketakwaan, komunikasi |
| Menceritakan pengalaman pribadi dan membuat karya sederhana. | Pengalaman kebesaran Allah dan kreasi kolase/poster. | 4 JP | kreativitas, komunikasi |
Anak-anak yang saleh dan salehah, pernahkah kalian melihat indahnya pelangi setelah hujan? Atau merasakan segarnya udara pagi? Semua itu adalah tanda-tanda kebesaran Allah Swt. Sebagai seorang muslim, kita wajib beriman kepada Allah Swt. Apa sebenarnya iman itu? Mari kita belajar bersama.
Iman kepada Allah Swt. artinya percaya dengan sepenuh hati, mengucapkan dengan lisan, dan membuktikan dengan perbuatan bahwa Allah Swt. itu ada, Maha Esa, dan Maha Kuasa. Ini adalah rukun iman yang pertama. Jika kita beriman, hati kita akan tenang dan hidup kita akan terarah.
Allah Swt. menciptakan alam semesta ini dengan sangat indah dan teratur. Gunung-gunung yang kokoh, lautan yang luas, bintang-bintang yang berkelip di langit, pergantian siang dan malam, semua itu adalah bukti nyata kebesaran-Nya. Bahkan tubuh kita sendiri, dengan mata untuk melihat, telinga untuk mendengar, adalah ciptaan Allah Swt. yang luar biasa. Coba perhatikan bunga-bunga yang mekar di taman, warnanya sangat indah bukan? Itu semua bukti kebesaran Allah Swt.
Allah Swt. itu satu, tidak ada Tuhan selain Dia. Ini disebut tauhid. Allah Swt. berfirman dalam Surah Al-Ikhlas ayat 1: قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ (Qul Huwallahu Ahad), artinya 'Katakanlah (Muhammad), Dialah Allah, Yang Maha Esa.' Hanya Allah Swt. yang pantas kita sembah dan kita mintai pertolongan.
Allah Swt. memiliki nama-nama yang indah, disebut Asmaul Husna. Beberapa di antaranya adalah Al-Khaliq (الخالق), artinya Yang Maha Pencipta, yang menciptakan segala sesuatu. Ar-Razzaq (الرزاق), artinya Yang Maha Pemberi Rezeki, yang memberi kita makan dan minum. Al-Malik (الملك), artinya Yang Maha Merajai, yang menguasai seluruh alam. Dengan mengenal nama-nama ini, kita semakin mengerti kebesaran Allah Swt.
Iman kepada Allah Swt. tidak hanya di hati, tapi juga harus terlihat dalam perbuatan. Contohnya, rajin shalat, mengaji, berbakti kepada orang tua, menyayangi teman, tidak merusak lingkungan, dan selalu bersyukur atas nikmat yang Allah berikan. Ketika kita melihat keindahan alam, kita mengucapkan 'Subhanallah' (Maha Suci Allah) sebagai tanda kekaguman.
Allah Swt. telah memberikan banyak sekali nikmat kepada kita, dari kesehatan, keluarga, teman, hingga makanan dan minuman. Orang yang beriman akan selalu bersyukur atas semua nikmat itu. Bersyukur bisa dengan mengucapkan 'Alhamdulillah' (Segala puji bagi Allah), atau dengan menggunakan nikmat tersebut untuk hal-hal baik, seperti belajar dengan rajin atau membantu sesama.
Rangkuman: Iman kepada Allah Swt. adalah keyakinan dasar seorang muslim bahwa Allah Swt. itu ada, Maha Esa, dan Maha Kuasa. Kita bisa melihat tanda-tanda kebesaran-Nya di alam semesta. Mengenal Asmaul Husna membantu kita memahami sifat-sifat-Nya. Wujud iman haruslah tercermin dalam sikap bersyukur, patuh, dan berbuat baik dalam kehidupan sehari-hari.
Tujuan: Membantu peserta didik mengidentifikasi tanda-tanda kebesaran Allah Swt. di alam dan mengaitkannya dengan Asmaul Husna.
Alat & bahan: Kertas HVS, pensil warna/krayon, gunting, lem, majalah bekas/gambar alam.
| Iman | Percaya dengan sepenuh hati, mengucapkan dengan lisan, dan membuktikan dengan perbuatan. |
| Allah Swt. | Tuhan Yang Maha Esa, pencipta alam semesta. |
| Asmaul Husna | Nama-nama Allah yang indah dan baik. |
| Al-Khaliq | Nama Allah yang berarti Yang Maha Pencipta. |
| Ar-Razzaq | Nama Allah yang berarti Yang Maha Pemberi Rezeki. |
| Al-Malik | Nama Allah yang berarti Yang Maha Merajai. |
| Tauhid | Keyakinan akan keesaan Allah Swt. |
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Islam kelas III langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025).
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.