tuntas.orgBuat Modul Ajar →
BerandaModul Ajar SDPendidikan Agama Islam › Shalat Fardhu dan Zikir
SD · Kelas III · Fase B

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Kelas III
Shalat Fardhu dan Zikir

Modul ajar Pendidikan Agama Islam SD kelas III materi Shalat Fardhu dan Zikir lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas III materi Shalat Fardhu dan Zikir
Ringkasan: Shalat fardhu adalah ibadah wajib lima waktu yang memiliki syarat sah dan rukun yang harus dipenuhi agar sah. Setelah shalat, dianjurkan untuk berzikir sebagai bentuk mengingat Allah SWT. Memahami dan mempraktikkan shalat serta zikir dengan benar akan mendekatkan kita kepada Allah, menumbuhkan kedisiplinan, dan ketenangan jiwa. Mari kita jadikan shalat dan zikir sebagai bagian tak terpisahkan dari hidup kita.
Model: Discovery Learning, Problem-Based Learning, dan Project-Based Learning dengan praktik langsungDimensi: keimanan dan ketakwaan, kolaborasi, kreativitasWord + PDF
Buat & Unduh Modul Ini — GRATISPendidikan Agama Islam · Shalat Fardhu dan Zikir · atas nama Anda

1 Capaian Pembelajaran

Rumusan: Peserta didik mampu memahami dan mengamalkan ajaran Islam tentang shalat fardhu dan zikir sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT, serta menunjukkan perilaku terpuji dalam kehidupan sehari-hari.

Acuan: Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti

Kompetensi awal: Peserta didik telah mengenal rukun Islam dan beberapa gerakan shalat secara umum.

Pemahaman bermakna: Shalat fardhu dan zikir bukan hanya gerakan atau hafalan, tetapi merupakan ibadah yang mendekatkan diri kepada Allah SWT, menumbuhkan kedisiplinan, ketenangan hati, dan membentuk karakter mulia dalam kehidupan sehari-hari.

Pertanyaan pemantik: Mengapa kita harus shalat lima waktu setiap hari dan apa yang kita rasakan setelah berzikir?

2 Tujuan Pembelajaran

3 Kegiatan Pembelajaran (3 Pertemuan)

Pertemuan 1 — Discovery Learning

Tujuan: Menjelaskan pengertian shalat fardhu dan macam-macamnya dengan benar serta mengidentifikasi syarat sah dan rukun shalat fardhu dengan tepat.

Kegiatan awal: Guru menyapa peserta didik dengan salam, mengajak berdoa, memeriksa kehadiran, melakukan apersepsi dengan bertanya tentang kegiatan ibadah di rumah, menyampaikan tujuan pembelajaran, dan memantik diskusi dengan pertanyaan: 'Apa itu shalat fardhu dan ada berapa macamnya?'

Memahami: Peserta didik mengamati tayangan video atau gambar tentang orang yang sedang shalat dan berbagai waktu shalat, kemudian berdiskusi kelompok untuk menemukan pengertian dan macam-macam shalat fardhu, serta mengidentifikasi syarat dan rukunnya dari sumber belajar yang disediakan.

Mengaplikasi: Setiap kelompok membuat peta konsep atau daftar tentang pengertian, macam-macam shalat fardhu, serta syarat dan rukunnya, kemudian mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas.

Merefleksi: Guru memberikan umpan balik dan penguatan terhadap presentasi kelompok, meluruskan pemahaman yang kurang tepat, serta menyimpulkan bersama tentang pentingnya shalat fardhu dan dasar-dasarnya.

Penutup: Guru mengajak peserta didik menyimpulkan materi, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, memberikan tugas pengamatan shalat di rumah, dan menutup dengan doa serta salam penutup yang ceria.

Pertemuan 2 — Problem-Based Learning

Tujuan: Mempraktikkan tata cara shalat fardhu dengan gerakan dan bacaan yang benar.

Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, presensi, mengulang sedikit materi sebelumnya, dan menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu praktik shalat. Guru memantik dengan pertanyaan: 'Bagaimana urutan gerakan dan bacaan shalat yang benar?'

Memahami: Peserta didik secara individu mengamati demonstrasi tata cara shalat fardhu yang diperagakan guru atau video tutorial, lalu menganalisis setiap gerakan dan bacaan, mengidentifikasi kesalahan umum yang mungkin terjadi melalui studi kasus sederhana.

Mengaplikasi: Peserta didik secara berpasangan atau berkelompok kecil mempraktikkan tata cara shalat fardhu secara bergantian, saling mengoreksi gerakan dan bacaan, dengan bimbingan guru. Guru berkeliling memberikan masukan dan contoh langsung.

Merefleksi: Beberapa peserta didik menampilkan praktik shalat di depan kelas. Guru dan teman-teman lain memberikan umpan balik konstruktif. Guru memberikan penguatan tentang kesempurnaan gerakan dan kekhusyukan dalam shalat.

Penutup: Guru memberikan pujian atas semangat belajar dan praktik peserta didik, mengingatkan untuk terus berlatih shalat di rumah, dan menyampaikan materi pertemuan berikutnya, ditutup dengan doa dan salam.

Pertemuan 3 — Project-Based Learning

Tujuan: Menyebutkan bacaan zikir setelah shalat fardhu dengan lancar dan mengamalkan shalat fardhu dan zikir dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, presensi, mengingatkan kembali tentang praktik shalat, dan menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengenal dan melafalkan zikir setelah shalat. Guru memantik: 'Apa yang biasa kita ucapkan setelah selesai shalat?'

Memahami: Peserta didik mendengarkan lantunan zikir setelah shalat yang diperdengarkan guru atau dari rekaman audio, kemudian secara mandiri mencoba melafalkan bacaan zikir tersebut dengan bimbingan guru.

Mengaplikasi: Peserta didik secara berkelompok membuat 'Kartu Zikirku' yang berisi tulisan Arab, transliterasi, dan arti zikir setelah shalat. Setiap kelompok kemudian mempresentasikan kartu mereka dan melafalkan zikir bersama-sama.

Merefleksi: Guru memberikan apresiasi atas kreativitas dan kelancaran peserta didik dalam melafalkan zikir. Guru mengaitkan pentingnya zikir sebagai penenang hati dan pengingat Allah setelah shalat.

Penutup: Guru mengajak peserta didik menyimpulkan seluruh materi shalat fardhu dan zikir, memberikan apresiasi tinggi, mengingatkan untuk selalu menjaga shalat dan berzikir, serta menutup dengan doa dan salam penuh motivasi.

4 Asesmen

Proses (formatif): Observasi guru selama praktik shalat dan diskusi kelompok, serta penilaian produk 'Kartu Zikirku'.

Akhir (sumatif): Tes tertulis untuk mengukur pemahaman konsep dan tes praktik shalat serta melafalkan zikir.

5 Alur Tujuan Pembelajaran

TujuanMateriAlokasiDimensi
Menjelaskan pengertian shalat fardhu dan macam-macamnya dengan benar.Pengertian dan macam-macam shalat fardhu.2 JPkeimanan dan ketakwaan
Mengidentifikasi syarat sah dan rukun shalat fardhu dengan tepat.Syarat sah dan rukun shalat fardhu.2 JPpenalaran kritis
Mempraktikkan tata cara shalat fardhu dengan gerakan dan bacaan yang benar.Praktik shalat fardhu.2 JPkolaborasi, kesehatan
Menyebutkan bacaan zikir setelah shalat fardhu dengan lancar.Bacaan zikir setelah shalat.2 JPkeimanan dan ketakwaan, komunikasi

6 Bahan Ajar & Ringkasan Materi

Shalat fardhu adalah ibadah utama dalam Islam yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim. Shalat adalah tiang agama dan menjadi pembeda antara muslim dan non-muslim. Selain shalat, kita juga dianjurkan untuk berzikir setelah shalat sebagai bentuk mengingat Allah dan menenangkan hati. Mari kita pelajari bersama tata cara shalat fardhu dan zikir agar ibadah kita semakin sempurna.

Pengertian dan Macam-macam Shalat Fardhu

Shalat fardhu adalah shalat yang hukumnya wajib dilaksanakan oleh setiap muslim yang telah baligh dan berakal. Jika ditinggalkan, maka akan berdosa. Shalat fardhu ada lima waktu dalam sehari semalam, yaitu: Shalat Subuh (dua rakaat), Shalat Zuhur (empat rakaat), Shalat Asar (empat rakaat), Shalat Magrib (tiga rakaat), dan Shalat Isya (empat rakaat). Masing-masing shalat memiliki waktu pelaksanaan yang telah ditentukan. Menjaga shalat lima waktu adalah perintah langsung dari Allah SWT dan Rasul-Nya.

Syarat Sah Shalat

Agar shalat kita sah di mata Allah, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Syarat sah shalat antara lain: 1) Suci dari hadas besar dan kecil, yaitu dengan berwudu atau mandi wajib. 2) Suci badan, pakaian, dan tempat shalat dari najis. 3) Menutup aurat. Bagi laki-laki, auratnya antara pusar sampai lutut. Bagi perempuan, seluruh anggota badan kecuali muka dan telapak tangan. 4) Menghadap kiblat, yaitu Ka'bah di Mekah. 5) Telah masuk waktu shalat. Jika salah satu syarat ini tidak terpenuhi, maka shalat kita tidak sah.

Rukun Shalat

Rukun shalat adalah bagian-bagian yang wajib dikerjakan dalam shalat. Jika salah satu rukun ini ditinggalkan, maka shalat kita tidak sah dan harus diulang. Rukun shalat dimulai dari niat di dalam hati, takbiratul ihram (mengucapkan Allahu Akbar sambil mengangkat tangan), berdiri bagi yang mampu, membaca surat Al-Fatihah, rukuk, iktidal, sujud dua kali, duduk di antara dua sujud, duduk tasyahud akhir, membaca tasyahud akhir, membaca selawat atas Nabi, dan diakhiri dengan salam. Setiap rukun ini harus dilakukan secara berurutan atau tertib.

Tata Cara Shalat Fardhu

Tata cara shalat fardhu dimulai dengan niat sesuai shalat yang akan dikerjakan, diikuti takbiratul ihram sambil mengangkat kedua tangan. Setelah itu, bersedekap, membaca doa iftitah, Al-Fatihah, dan surat pendek. Lalu rukuk, iktidal, sujud dua kali, dan duduk di antara dua sujud. Setelah rakaat terakhir, duduk tasyahud akhir, membaca tasyahud dan selawat, kemudian diakhiri dengan salam ke kanan dan ke kiri. Setiap gerakan harus dilakukan dengan tumakninah (tenang dan tidak terburu-buru) agar shalat kita sempurna.

Zikir Setelah Shalat

Setelah selesai shalat fardhu, sangat dianjurkan untuk berzikir, yaitu mengingat Allah SWT dengan mengucapkan kalimat-kalimat tayyibah. Contoh zikir setelah shalat adalah membaca istighfar (أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ, Astaghfirullahal 'Azhim - Aku mohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung) tiga kali, membaca tasbih (سُبْحَانَ اللَّهِ, Subhanallah - Maha Suci Allah), tahmid (الْحَمْدُ لِلَّهِ, Alhamdulillah - Segala puji bagi Allah), dan takbir (اللَّهُ أَكْبَرُ, Allahu Akbar - Allah Maha Besar) masing-masing 33 kali, serta membaca Ayat Kursi. Zikir ini menenangkan hati dan menambah pahala.

Rangkuman: Shalat fardhu adalah ibadah wajib lima waktu yang memiliki syarat sah dan rukun yang harus dipenuhi agar sah. Setelah shalat, dianjurkan untuk berzikir sebagai bentuk mengingat Allah SWT. Memahami dan mempraktikkan shalat serta zikir dengan benar akan mendekatkan kita kepada Allah, menumbuhkan kedisiplinan, dan ketenangan jiwa. Mari kita jadikan shalat dan zikir sebagai bagian tak terpisahkan dari hidup kita.

7 LKPD — Lembar Kerja Peserta Didik

Tujuan: Membantu peserta didik mengidentifikasi syarat, rukun, dan bacaan shalat fardhu secara mandiri.

Alat & bahan: Kertas HVS, pensil, penghapus, pewarna, gunting, lem

  1. Bacalah kembali materi tentang shalat fardhu dan zikir.
  2. Isilah tabel di bawah ini dengan informasi yang tepat mengenai syarat sah, rukun shalat, dan bacaan zikir.
  3. Gunting dan tempelkan gambar gerakan shalat sesuai urutan yang benar di kolom yang tersedia.
  4. Warnai gambar agar lebih menarik.
  5. Presentasikan hasil kerjamu di depan kelas.

8 Glosarium

FardhuWajib, sesuatu yang harus dikerjakan.
ZikirMengingat Allah SWT dengan ucapan atau hati.
RakaatSatu rangkaian berdiri, rukuk, dan dua sujud dalam shalat.
KiblatArah Ka'bah di Mekah yang menjadi arah hadap shalat.
TumakninahTenang dan tidak terburu-buru dalam setiap gerakan shalat.

9 Materi Pendidikan Agama Islam Terkait

Iman kepada AllahPendidikan Agama Islam Kelas III SD
Pelajari Iman kepada Allah →
Mengenal sifat wajib bagi Allah SWTPendidikan Agama Islam Kelas III SD
Pelajari Mengenal sifat wajib bagi Allah SWT →
Huruf Hijaiyah Bersambung (3 kata atau Lebih)Pendidikan Agama Islam Kelas IV SD
Pelajari Huruf Hijaiyah Bersambung (3 kata atau Lebih) →
Iman kepada MalaikatPendidikan Agama Islam Kelas IV SD
Pelajari Iman kepada Malaikat →
Membaca surah al hujurat ayat 13Pendidikan Agama Islam Kelas IV SD
Pelajari Membaca surah al hujurat ayat 13 →
Surah Al-Falaq dan Al-FilPendidikan Agama Islam Kelas IV SD
Pelajari Surah Al-Falaq dan Al-Fil →

10 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam Shalat Fardhu dan Zikir ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Islam kelas III langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti.

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Buat Modul Ajar Lain — GRATISIsi nama & materi, selesai ±1 menit

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.