Modul ajar Pendidikan Agama Islam SD kelas IV materi Huruf Hijaiyah bersambung, hukum bacaan Mad Thabi'i, surah Al-Kausar, azan dan ikamah lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BKPDM Nomor 020 Tahun 2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Islam |
| Fase / Kelas | B / IV |
| Materi Pokok | Huruf Hijaiyah bersambung, hukum bacaan Mad Thabi'i, surah Al-Kausar, azan dan ikamah |
| Alokasi Waktu | 3 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah mengenal huruf hijaiyah tunggal dan dapat melafalkannya, serta memiliki pengetahuan dasar tentang rukun Islam dan rukun Iman.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: keimanan dan ketakwaan, kreativitas, kolaborasi.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BKPDM Nomor 020 Tahun 2026 |
| Elemen / Domain | Al-Qur'an dan Hadis; Akidah; Akhlak; Fikih; Sejarah Peradaban Islam |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu membaca dan menghafal surah-surah pendek Al-Qur'an dengan baik, memahami konsep dasar ibadah, serta menunjukkan perilaku terpuji dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud keimanan. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Materi ini mencakup bentuk-bentuk huruf hijaiyah saat disambung, contoh bacaan Mad Thabi'i dalam Al-Qur'an, lafaz surah Al-Kausar, serta teks dan gerakan azan dan ikamah. |
| Konseptual | Konsep intinya adalah bagaimana huruf hijaiyah berubah bentuk saat disambung, kaidah memanjangkan bacaan Mad Thabi'i, makna singkat surah Al-Kausar, dan fungsi serta tata cara azan dan ikamah sebagai panggilan salat. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar langkah-langkah menyambung huruf hijaiyah, cara membaca Mad Thabi'i dengan panjang dua harakat, menghafal surah Al-Kausar, serta mempraktikkan azan dan ikamah secara mandiri. |
| Metakognitif | Peserta didik diajak untuk menyadari pentingnya belajar membaca Al-Qur'an dengan benar dan memahami panggilan salat, serta bagaimana pengetahuan ini membantu mereka dalam beribadah dan berinteraksi sosial. |
Tujuan Pembelajaran:
Pemahaman bermakna: Mempelajari huruf hijaiyah bersambung, Mad Thabi'i, surah Al-Kausar, serta azan dan ikamah akan membantu kita memahami dan melaksanakan ibadah salat dengan lebih baik, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita perlu belajar membaca Al-Qur'an dengan benar dan memahami panggilan salat?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Mengidentifikasi kata-kata bermakna dari huruf hijaiyah bersambung, menceritakan kembali makna surah Al-Kausar. Seni Budaya: Membuat poster atau mind map makna azan dan ikamah, melafalkan azan dengan irama yang indah. Pendidikan Pancasila: Menghargai keberagaman agama dan beribadah dengan tertib sebagai perwujudan nilai ketuhanan. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak untuk menyimak bacaan Al-Qur'an dan hafalan surah Al-Kausar anak di rumah, serta membimbing praktik azan dan ikamah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas ditata untuk memungkinkan kerja kelompok, dilengkapi dengan papan tulis interaktif atau proyektor, serta area praktik azan yang nyaman. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan rekaman audio bacaan Al-Qur'an dan azan/ikamah dari platform edukasi Islam, serta video tutorial pelafalan huruf hijaiyah bersambung. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Peserta didik dapat mengidentifikasi bentuk huruf hijaiyah ketika disambung dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Guru mengucapkan salam, mengajak berdoa bersama, memeriksa kehadiran, melakukan apersepsi dengan menanyakan 'Siapa yang sudah bisa membaca huruf hijaiyah tunggal?', menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini tentang mengenal huruf hijaiyah bersambung, dan melontarkan pertanyaan pemantik 'Mengapa huruf hijaiyah perlu disambung saat membentuk kata?'. Peserta didik menyadari bahwa mereka akan menemukan pola perubahan bentuk huruf. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik mengamati kartu-kartu huruf hijaiyah tunggal dan kartu huruf hijaiyah bersambung yang dipajang guru, lalu berdiskusi dalam kelompok kecil untuk menemukan pola perubahan bentuk huruf di awal, tengah, dan akhir kata. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 30 menit | Setiap kelompok menerima lembar kerja bergambar yang berisi beberapa huruf hijaiyah tunggal dan diminta untuk mencocokkan dengan bentuk bersambungnya, kemudian menuliskannya di kolom yang disediakan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil identifikasi mereka di depan kelas. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang berbagai bentuk huruf hijaiyah bersambung, serta menunjukkan contoh-contohnya. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan pelajaran hari ini. Guru memberikan apresiasi kepada seluruh peserta didik atas partisipasi aktif mereka. Guru mengingatkan untuk terus berlatih membaca Al-Qur'an dan menutup pelajaran dengan doa dan salam. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Peserta didik mampu menyambung dua atau lebih huruf hijaiyah menjadi kata yang bermakna. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Guru menyapa peserta didik, berdoa, mengecek kehadiran, dan mengulang sekilas materi pertemuan sebelumnya. Guru menampilkan beberapa kata bahasa Arab yang belum disambung dan bertanya 'Bagaimana cara kita menyambung huruf-huruf ini agar menjadi kata yang benar?'. Peserta didik menyadari bahwa mereka akan belajar memecahkan masalah penyambungan huruf. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik secara berkelompok menganalisis contoh-contoh kata yang sudah disambung dan yang belum disambung, serta berdiskusi tentang aturan-aturan dasar penyambungan huruf hijaiyah, seperti huruf yang tidak bisa disambung setelahnya. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 30 menit | Setiap kelompok diberikan potongan-potongan huruf hijaiyah dan diminta untuk menyusunnya menjadi kata-kata bahasa Arab yang sederhana, lalu menuliskannya di papan tulis. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Kelompok-kelompok saling memeriksa hasil kerja dan memberikan masukan. Guru mengoreksi dan memberikan penjelasan lebih lanjut tentang kaidah penyambungan huruf yang tepat, serta memberikan latihan tambahan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit | Guru membimbing peserta didik membuat rangkuman singkat. Guru memberikan pujian atas semangat belajar mereka. Guru memberikan tugas rumah untuk mencari contoh kata hijaiyah bersambung dari buku Iqra atau Al-Qur'an dan menutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Direct Instruction + Drill and Practice |
| Tujuan Pertemuan 3 | Peserta didik dapat melafalkan bacaan Mad Thabi'i dengan panjang dua harakat secara tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Guru memberi salam, berdoa, presensi, dan mengaitkan materi dengan pentingnya membaca Al-Qur'an dengan benar. Guru bertanya 'Siapa yang pernah mendengar bacaan Al-Qur'an yang terdengar lebih panjang dari biasanya?'. Peserta didik menyadari bahwa mereka akan belajar cara membaca Al-Qur'an dengan kaidah panjang. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Guru menjelaskan konsep Mad Thabi'i (مد طبيعي) yaitu alif setelah fathah, wawu sukun setelah dhammah, dan ya sukun setelah kasrah, serta cara membacanya dua harakat. Guru memberikan contoh-contoh lafaz Mad Thabi'i dari Al-Qur'an dan melafalkannya secara berulang. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 30 menit | Peserta didik secara individu dan berpasangan berlatih melafalkan contoh-contoh Mad Thabi'i yang ditampilkan di layar atau kartu. Guru berkeliling memberikan bimbingan dan koreksi langsung. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Beberapa peserta didik diminta melafalkan Mad Thabi'i di depan kelas. Guru memberikan penguatan dan memastikan semua peserta didik memahami konsep dan dapat melafalkannya dengan benar. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit | Guru menyimpulkan ciri-ciri Mad Thabi'i. Guru memberikan semangat untuk terus berlatih membaca Al-Qur'an dengan kaidah tajwid yang benar. Guru mengakhiri pelajaran dengan doa dan salam. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengevaluasi kemampuan peserta didik dalam menyambung huruf hijaiyah dan mengidentifikasi Mad Thabi'i.
Alat & bahan: Lembar kerja cetak, pensil warna, gunting, lem
Langkah kerja:
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
Formatif (proses): Observasi saat praktik menyambung huruf, melafalkan Mad Thabi'i, membaca dan menghafal surah Al-Kausar, serta praktik azan dan ikamah.
Sumatif (akhir): Penilaian performa (praktik membaca, menghafal, azan/ikamah) dan tes tertulis (pemahaman konsep dan makna).
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi dan menyambung huruf hijaiyah | Huruf Hijaiyah bersambung | 6 JP | penalaran kritis, kreativitas |
| 2 | Melafalkan Mad Thabi'i dan membaca surah Al-Kausar | Hukum bacaan Mad Thabi'i, surah Al-Kausar | 6 JP | keimanan dan ketakwaan, kemandirian |
| 3 | Menghafal surah Al-Kausar dan melafalkan azan/ikamah | Surah Al-Kausar, azan dan ikamah | 6 JP | keimanan dan ketakwaan, komunikasi |
| 4 | Mempraktikkan azan/ikamah dan memahami makna | Azan dan ikamah, makna surah Al-Kausar | 6 JP | kolaborasi, kewargaan |
Anak-anak yang hebat, Al-Qur'an adalah pedoman hidup kita. Membacanya dengan benar adalah kunci untuk memahami pesan-pesan Allah SWT. Modul ini akan membimbing kalian mengenal lebih jauh huruf-huruf Al-Qur'an saat disambung, cara membaca yang benar, serta memahami salah satu surah pendek Al-Qur'an dan panggilan mulia untuk salat. Mari kita belajar dengan gembira dan penuh semangat!
1. Huruf Hijaiyah Bersambung: Mengenal Perubahan Bentuk
Huruf hijaiyah memiliki bentuk yang berbeda ketika berdiri sendiri dan ketika disambung dengan huruf lain. Ada huruf yang bisa disambung di awal, tengah, dan akhir kata (seperti 'ba' ب, 'ta' ت, 'mim' م), ada juga huruf yang hanya bisa disambung dari sisi kanan (seperti 'alif' ا, 'dal' د, 'ra' ر, 'wawu' و). Memahami perubahan bentuk ini sangat penting agar kita bisa membaca Al-Qur'an dengan lancar. Contoh: ب (ba) menjadi بـ di awal, ـبـ di tengah, ـب di akhir.
2. Kaidah Penyambungan Huruf Hijaiyah
Menyambung huruf hijaiyah tidak hanya tentang mengubah bentuk, tetapi juga mengikuti kaidah tertentu. Semua huruf hijaiyah bisa disambung dari arah kanan, kecuali enam huruf yang tidak bisa disambung setelahnya, yaitu ا (alif), د (dal), ذ (dzal), ر (ra), ز (zai), dan و (wawu). Jika ada huruf ini di tengah kata, huruf selanjutnya tidak akan tersambung dengannya. Contoh: كَتَبَ (kataba) huruf 'kaf', 'ta', dan 'ba' semuanya tersambung.
3. Hukum Bacaan Mad Thabi'i (Mad Asli)
Mad Thabi'i (مد طبيعي) adalah hukum bacaan yang menyebabkan huruf dibaca panjang dua harakat. Ada tiga jenis Mad Thabi'i: 1) Huruf berharakat fathah diikuti alif sukun (ـَا), contoh: قَالَ (qaala). 2) Huruf berharakat kasrah diikuti ya sukun (ـِي), contoh: قِيلَ (qiila). 3) Huruf berharakat dhammah diikuti wawu sukun (ـُو), contoh: يَقُولُ (yaquulu). Mengenali dan melafalkan Mad Thabi'i dengan benar akan membuat bacaan Al-Qur'an kita semakin indah dan sesuai kaidah tajwid.
4. Surah Al-Kausar: Makna dan Keutamaan
Surah Al-Kausar (سورة الكوثر) adalah surah terpendek dalam Al-Qur'an, terdiri dari 3 ayat. Nama Al-Kausar berarti 'nikmat yang banyak'. Surah ini diturunkan di Mekah dan berisi kabar gembira dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW tentang anugerah yang berlimpah, perintah untuk salat dan berkurban sebagai bentuk syukur, serta balasan bagi orang-orang yang membenci beliau. Membaca dan menghafal surah ini akan menambah pahala dan pemahaman kita tentang kebesaran Allah.
5. Azan dan Ikamah: Panggilan Salat yang Mulia
Azan (أَذَان) adalah seruan atau panggilan untuk memberitahu bahwa waktu salat fardu telah tiba, yang dilantunkan oleh seorang muazin. Lafaz azan berisi pujian kepada Allah SWT dan ajakan untuk salat. Sedangkan Ikamah (إِقَامَة) adalah seruan yang mirip azan, tetapi dibaca lebih cepat dan singkat, sebagai tanda bahwa salat akan segera dimulai. Memahami dan melafalkan azan serta ikamah dengan benar adalah bagian penting dari ibadah salat kita.
Rangkuman: Modul ini mengajarkan kita tentang pentingnya membaca Al-Qur'an dengan benar. Kita belajar bagaimana huruf hijaiyah bersambung membentuk kata, mengenali hukum bacaan Mad Thabi'i agar bacaan panjangnya tepat, serta membaca dan menghafal surah Al-Kausar. Selain itu, kita juga memahami dan mempraktikkan azan dan ikamah sebagai panggilan mulia untuk menunaikan salat. Semua ini akan membantu kita menjadi muslim yang lebih baik dan taat kepada Allah SWT.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Hijaiyah | Huruf-huruf abjad Arab yang digunakan dalam Al-Qur'an. |
| Mad Thabi'i | Hukum bacaan panjang dua harakat dalam ilmu tajwid. |
| Harokat | Tanda baca untuk menentukan vokal pada huruf hijaiyah. |
| Tartil | Membaca Al-Qur'an dengan pelan, jelas, dan sesuai kaidah tajwid. |
| Azan | Panggilan untuk salat yang dikumandangkan. |
| Ikamah | Panggilan kedua untuk salat, tanda salat akan segera dimulai. |
| Muazin | Orang yang mengumandangkan azan. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Huruf Hijaiyah bersambung, hukum bacaan Mad Thabi'i, surah Al-Kausar, azan dan ikamah" mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas IV ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Islam kelas IV langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Keputusan Kepala BKPDM Nomor 020 Tahun 2026.
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.