tuntas.orgBuat Modul Ajar →
BerandaModul Ajar SDPendidikan Agama Islam › Huruf Hijaiyah bersambung, hukum bacaan Mad Thabi'i, surah Al-Kausar, azan dan ikamah
SD · Kelas IV · Fase B

Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Kelas IV
Huruf Hijaiyah bersambung, hukum bacaan Mad Thabi'i, surah Al-Kausar, azan dan ikamah

Modul ajar Pendidikan Agama Islam SD kelas IV materi Huruf Hijaiyah bersambung, hukum bacaan Mad Thabi'i, surah Al-Kausar, azan dan ikamah lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BKPDM Nomor 020 Tahun 2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas IV materi Huruf Hijaiyah bersambung, hukum bacaan Mad Thabi'i, surah Al-Kausar, azan dan ikamah
Ringkasan: Modul ini mengajarkan kita tentang pentingnya membaca Al-Qur'an dengan benar. Kita belajar bagaimana huruf hijaiyah bersambung membentuk kata, mengenali hukum bacaan Mad Thabi'i agar bacaan panjangnya tepat, serta membaca dan menghafal surah Al-Kausar. Selain itu, kita juga memahami dan mempraktikkan azan dan ikamah sebagai panggilan mulia untuk menunaikan salat. Semua ini akan membantu kita menjadi muslim yang lebih baik dan taat kepada Allah SWT.
Model: Project-Based Learning (PjBL) + praktikDimensi: keimanan dan ketakwaan, kreativitas, kolaborasiWord + PDF
Buat & Unduh Modul Ini — GRATISPendidikan Agama Islam · Huruf Hijaiyah bersambung, hukum bacaan Mad Thabi'i, surah Al-Kausar, azan dan ikamah · atas nama Anda

1 Capaian Pembelajaran

Rumusan: Peserta didik mampu membaca dan menghafal surah-surah pendek Al-Qur'an dengan baik, memahami konsep dasar ibadah, serta menunjukkan perilaku terpuji dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud keimanan.

Acuan: Keputusan Kepala BKPDM Nomor 020 Tahun 2026

Kompetensi awal: Peserta didik telah mengenal huruf hijaiyah tunggal dan dapat melafalkannya, serta memiliki pengetahuan dasar tentang rukun Islam dan rukun Iman.

Pemahaman bermakna: Mempelajari huruf hijaiyah bersambung, Mad Thabi'i, surah Al-Kausar, serta azan dan ikamah akan membantu kita memahami dan melaksanakan ibadah salat dengan lebih baik, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Pertanyaan pemantik: Mengapa kita perlu belajar membaca Al-Qur'an dengan benar dan memahami panggilan salat?

2 Tujuan Pembelajaran

3 Kegiatan Pembelajaran (8 Pertemuan)

Pertemuan 1 — Discovery Learning

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi bentuk huruf hijaiyah ketika disambung dengan benar.

Kegiatan awal: Guru mengucapkan salam, mengajak berdoa bersama, memeriksa kehadiran, melakukan apersepsi dengan menanyakan 'Siapa yang sudah bisa membaca huruf hijaiyah tunggal?', menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini tentang mengenal huruf hijaiyah bersambung, dan melontarkan pertanyaan pemantik 'Mengapa huruf hijaiyah perlu disambung saat membentuk kata?'. Peserta didik menyadari bahwa mereka akan menemukan pola perubahan bentuk huruf.

Memahami: Peserta didik mengamati kartu-kartu huruf hijaiyah tunggal dan kartu huruf hijaiyah bersambung yang dipajang guru, lalu berdiskusi dalam kelompok kecil untuk menemukan pola perubahan bentuk huruf di awal, tengah, dan akhir kata.

Mengaplikasi: Setiap kelompok menerima lembar kerja bergambar yang berisi beberapa huruf hijaiyah tunggal dan diminta untuk mencocokkan dengan bentuk bersambungnya, kemudian menuliskannya di kolom yang disediakan.

Merefleksi: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil identifikasi mereka di depan kelas. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang berbagai bentuk huruf hijaiyah bersambung, serta menunjukkan contoh-contohnya.

Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan pelajaran hari ini. Guru memberikan apresiasi kepada seluruh peserta didik atas partisipasi aktif mereka. Guru mengingatkan untuk terus berlatih membaca Al-Qur'an dan menutup pelajaran dengan doa dan salam.

Pertemuan 2 — Problem-Based Learning

Tujuan: Peserta didik mampu menyambung dua atau lebih huruf hijaiyah menjadi kata yang bermakna.

Kegiatan awal: Guru menyapa peserta didik, berdoa, mengecek kehadiran, dan mengulang sekilas materi pertemuan sebelumnya. Guru menampilkan beberapa kata bahasa Arab yang belum disambung dan bertanya 'Bagaimana cara kita menyambung huruf-huruf ini agar menjadi kata yang benar?'. Peserta didik menyadari bahwa mereka akan belajar memecahkan masalah penyambungan huruf.

Memahami: Peserta didik secara berkelompok menganalisis contoh-contoh kata yang sudah disambung dan yang belum disambung, serta berdiskusi tentang aturan-aturan dasar penyambungan huruf hijaiyah, seperti huruf yang tidak bisa disambung setelahnya.

Mengaplikasi: Setiap kelompok diberikan potongan-potongan huruf hijaiyah dan diminta untuk menyusunnya menjadi kata-kata bahasa Arab yang sederhana, lalu menuliskannya di papan tulis.

Merefleksi: Kelompok-kelompok saling memeriksa hasil kerja dan memberikan masukan. Guru mengoreksi dan memberikan penjelasan lebih lanjut tentang kaidah penyambungan huruf yang tepat, serta memberikan latihan tambahan.

Penutup: Guru membimbing peserta didik membuat rangkuman singkat. Guru memberikan pujian atas semangat belajar mereka. Guru memberikan tugas rumah untuk mencari contoh kata hijaiyah bersambung dari buku Iqra atau Al-Qur'an dan menutup dengan doa.

Pertemuan 3 — Direct Instruction + Drill and Practice

Tujuan: Peserta didik dapat melafalkan bacaan Mad Thabi'i dengan panjang dua harakat secara tepat.

Kegiatan awal: Guru memberi salam, berdoa, presensi, dan mengaitkan materi dengan pentingnya membaca Al-Qur'an dengan benar. Guru bertanya 'Siapa yang pernah mendengar bacaan Al-Qur'an yang terdengar lebih panjang dari biasanya?'. Peserta didik menyadari bahwa mereka akan belajar cara membaca Al-Qur'an dengan kaidah panjang.

Memahami: Guru menjelaskan konsep Mad Thabi'i (مد طبيعي) yaitu alif setelah fathah, wawu sukun setelah dhammah, dan ya sukun setelah kasrah, serta cara membacanya dua harakat. Guru memberikan contoh-contoh lafaz Mad Thabi'i dari Al-Qur'an dan melafalkannya secara berulang.

Mengaplikasi: Peserta didik secara individu dan berpasangan berlatih melafalkan contoh-contoh Mad Thabi'i yang ditampilkan di layar atau kartu. Guru berkeliling memberikan bimbingan dan koreksi langsung.

Merefleksi: Beberapa peserta didik diminta melafalkan Mad Thabi'i di depan kelas. Guru memberikan penguatan dan memastikan semua peserta didik memahami konsep dan dapat melafalkannya dengan benar.

Penutup: Guru menyimpulkan ciri-ciri Mad Thabi'i. Guru memberikan semangat untuk terus berlatih membaca Al-Qur'an dengan kaidah tajwid yang benar. Guru mengakhiri pelajaran dengan doa dan salam.

Pertemuan 4 — Reciprocal Teaching + Demonstrasi

Tujuan: Peserta didik mampu membaca surah Al-Kausar dengan tartil dan benar.

Kegiatan awal: Guru mengucapkan salam, berdoa, presensi. Guru bertanya 'Siapa yang tahu surah Al-Kausar? Di mana kita sering mendengarnya?'. Peserta didik menyadari bahwa mereka akan belajar membaca salah satu surah pendek yang penting.

Memahami: Guru mendemonstrasikan cara membaca surah Al-Kausar (سورة الكوثر) ayat per ayat dengan tartil dan intonasi yang benar. Peserta didik menyimak dengan seksama dan menirukan bacaan guru secara klasikal.

Mengaplikasi: Peserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil (3-4 orang). Setiap kelompok secara bergantian membaca surah Al-Kausar ayat per ayat, dengan anggota lain saling menyimak dan mengoreksi bacaan temannya. Guru berkeliling memberikan arahan.

Merefleksi: Perwakilan dari setiap kelompok membaca surah Al-Kausar di depan kelas. Guru memberikan apresiasi dan koreksi jika ada kesalahan dalam pelafalan atau panjang pendek bacaan.

Penutup: Guru merangkum pentingnya membaca Al-Qur'an dengan tartil. Guru mengingatkan untuk terus berlatih membaca surah Al-Kausar di rumah. Guru menutup pelajaran dengan doa dan salam.

Pertemuan 5 — Memorization Strategy + Peer Teaching

Tujuan: Peserta didik dapat menghafal surah Al-Kausar dengan lancar dan tanpa kesalahan.

Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, presensi. Guru memotivasi dengan bertanya 'Siapa yang ingin menjadi penghafal Al-Qur'an?'. Peserta didik menyadari bahwa mereka akan berusaha menghafal surah Al-Kausar.

Memahami: Guru memutarkan rekaman audio surah Al-Kausar yang dibaca dengan tartil dan jelas secara berulang. Peserta didik mendengarkan dan mencoba mengikuti bacaan dari rekaman tersebut, fokus pada pengulangan ayat per ayat.

Mengaplikasi: Peserta didik secara berpasangan (Peer Teaching) saling menyimak dan mengoreksi hafalan surah Al-Kausar. Setiap pasangan bergantian menghafal dan memberikan umpan balik kepada temannya.

Merefleksi: Beberapa peserta didik secara sukarela maju ke depan untuk menyetorkan hafalan surah Al-Kausar mereka. Guru memberikan pujian dan semangat, serta mencatat kemajuan hafalan masing-masing.

Penutup: Guru menyimpulkan bahwa menghafal Al-Qur'an butuh kesabaran dan latihan. Guru mendorong peserta didik untuk terus mengulang hafalan di rumah. Guru mengakhiri pelajaran dengan doa dan salam.

Pertemuan 6 — Demonstrasi + Role Playing

Tujuan: Peserta didik mampu melafalkan azan dan ikamah dengan benar dan suara yang jelas.

Kegiatan awal: Guru mengucapkan salam, berdoa, presensi. Guru bertanya 'Siapa yang tahu panggilan untuk salat? Siapa yang pernah mendengar azan di masjid?'. Peserta didik menyadari bahwa mereka akan belajar tentang panggilan salat.

Memahami: Guru mendemonstrasikan lafaz azan (أَذَان) dan ikamah (إِقَامَة) secara perlahan dan jelas, disertai dengan penjelasan singkat tentang arti setiap lafaz. Guru juga menjelaskan perbedaan antara azan dan ikamah.

Mengaplikasi: Peserta didik secara berkelompok berlatih melafalkan azan dan ikamah, saling menyimak dan memperbaiki. Guru berkeliling memberikan bimbingan dan memastikan pelafalan yang benar.

Merefleksi: Beberapa kelompok maju ke depan untuk memerankan adegan azan dan ikamah. Guru memberikan umpan balik positif dan koreksi yang membangun, serta mengapresiasi keberanian mereka.

Penutup: Guru merangkum lafaz-lafaz penting dalam azan dan ikamah. Guru memberikan motivasi untuk berani melafalkan azan dan ikamah. Guru menutup pelajaran dengan doa dan salam.

Pertemuan 7 — Project-Based Learning (Mini-Project)

Tujuan: Peserta didik dapat mempraktikkan gerakan dan lafaz azan serta ikamah secara mandiri dan percaya diri.

Kegiatan awal: Guru menyapa peserta didik, berdoa, presensi. Guru bertanya 'Siapa yang siap jadi muazin hari ini?'. Peserta didik menyadari bahwa mereka akan mempraktikkan azan dan ikamah secara mandiri.

Memahami: Guru mengulas kembali lafaz dan tata cara azan serta ikamah. Peserta didik secara individu atau berpasangan mempersiapkan diri untuk mempraktikkan azan atau ikamah.

Mengaplikasi: Setiap peserta didik secara bergantian maju ke depan kelas untuk mempraktikkan azan atau ikamah secara mandiri. Guru dan teman-teman lain menjadi jamaah yang menyimak dan memberikan penilaian.

Merefleksi: Setelah setiap praktik, guru memberikan umpan balik konstruktif tentang pelafalan, intonasi, dan kepercayaan diri. Peserta didik lain juga diajak untuk memberikan masukan secara santun.

Penutup: Guru memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua peserta didik yang telah berani mempraktikkan azan dan ikamah. Guru mengingatkan pentingnya azan dan ikamah dalam salat. Guru mengakhiri pelajaran dengan doa dan salam.

Pertemuan 8 — Collaborative Learning + Presentation

Tujuan: Peserta didik mampu menjelaskan makna singkat surah Al-Kausar, azan, dan ikamah.

Kegiatan awal: Guru mengucapkan salam, berdoa, presensi. Guru bertanya 'Apa makna di balik surah Al-Kausar yang sudah kita hafal? Mengapa azan dan ikamah itu penting?'. Peserta didik menyadari bahwa mereka akan memahami makna dari apa yang telah mereka pelajari.

Memahami: Peserta didik dibagi menjadi tiga kelompok. Kelompok 1 mencari makna singkat surah Al-Kausar. Kelompok 2 mencari makna singkat azan. Kelompok 3 mencari makna singkat ikamah. Mereka boleh menggunakan buku paket atau sumber lain yang disediakan guru.

Mengaplikasi: Setiap kelompok membuat poster sederhana atau mind map yang berisi makna singkat dari topik masing-masing. Mereka berdiskusi dan berkolaborasi untuk merumuskan inti makna.

Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan poster mereka di depan kelas. Guru memberikan penguatan dan melengkapi penjelasan tentang makna surah Al-Kausar, azan, dan ikamah, serta kaitannya dengan kehidupan sehari-hari.

Penutup: Guru bersama peserta didik membuat rangkuman menyeluruh dari semua materi yang telah dipelajari dalam modul ini. Guru memberikan apresiasi atas seluruh proses belajar yang telah dilalui dan memotivasi untuk terus mengamalkan ilmu yang didapat. Guru menutup pelajaran dengan doa dan salam, menciptakan suasana gembira dan penuh makna.

4 Asesmen

Proses (formatif): Observasi saat praktik menyambung huruf, melafalkan Mad Thabi'i, membaca dan menghafal surah Al-Kausar, serta praktik azan dan ikamah.

Akhir (sumatif): Penilaian performa (praktik membaca, menghafal, azan/ikamah) dan tes tertulis (pemahaman konsep dan makna).

5 Alur Tujuan Pembelajaran

TujuanMateriAlokasiDimensi
Mengidentifikasi dan menyambung huruf hijaiyahHuruf Hijaiyah bersambung6 JPpenalaran kritis, kreativitas
Melafalkan Mad Thabi'i dan membaca surah Al-KausarHukum bacaan Mad Thabi'i, surah Al-Kausar6 JPkeimanan dan ketakwaan, kemandirian
Menghafal surah Al-Kausar dan melafalkan azan/ikamahSurah Al-Kausar, azan dan ikamah6 JPkeimanan dan ketakwaan, komunikasi
Mempraktikkan azan/ikamah dan memahami maknaAzan dan ikamah, makna surah Al-Kausar6 JPkolaborasi, kewargaan

6 Bahan Ajar & Ringkasan Materi

Anak-anak yang hebat, Al-Qur'an adalah pedoman hidup kita. Membacanya dengan benar adalah kunci untuk memahami pesan-pesan Allah SWT. Modul ini akan membimbing kalian mengenal lebih jauh huruf-huruf Al-Qur'an saat disambung, cara membaca yang benar, serta memahami salah satu surah pendek Al-Qur'an dan panggilan mulia untuk salat. Mari kita belajar dengan gembira dan penuh semangat!

Huruf Hijaiyah Bersambung: Mengenal Perubahan Bentuk

Huruf hijaiyah memiliki bentuk yang berbeda ketika berdiri sendiri dan ketika disambung dengan huruf lain. Ada huruf yang bisa disambung di awal, tengah, dan akhir kata (seperti 'ba' ب, 'ta' ت, 'mim' م), ada juga huruf yang hanya bisa disambung dari sisi kanan (seperti 'alif' ا, 'dal' د, 'ra' ر, 'wawu' و). Memahami perubahan bentuk ini sangat penting agar kita bisa membaca Al-Qur'an dengan lancar. Contoh: ب (ba) menjadi بـ di awal, ـبـ di tengah, ـب di akhir.

Kaidah Penyambungan Huruf Hijaiyah

Menyambung huruf hijaiyah tidak hanya tentang mengubah bentuk, tetapi juga mengikuti kaidah tertentu. Semua huruf hijaiyah bisa disambung dari arah kanan, kecuali enam huruf yang tidak bisa disambung setelahnya, yaitu ا (alif), د (dal), ذ (dzal), ر (ra), ز (zai), dan و (wawu). Jika ada huruf ini di tengah kata, huruf selanjutnya tidak akan tersambung dengannya. Contoh: كَتَبَ (kataba) huruf 'kaf', 'ta', dan 'ba' semuanya tersambung.

Hukum Bacaan Mad Thabi'i (Mad Asli)

Mad Thabi'i (مد طبيعي) adalah hukum bacaan yang menyebabkan huruf dibaca panjang dua harakat. Ada tiga jenis Mad Thabi'i: 1) Huruf berharakat fathah diikuti alif sukun (ـَا), contoh: قَالَ (qaala). 2) Huruf berharakat kasrah diikuti ya sukun (ـِي), contoh: قِيلَ (qiila). 3) Huruf berharakat dhammah diikuti wawu sukun (ـُو), contoh: يَقُولُ (yaquulu). Mengenali dan melafalkan Mad Thabi'i dengan benar akan membuat bacaan Al-Qur'an kita semakin indah dan sesuai kaidah tajwid.

Surah Al-Kausar: Makna dan Keutamaan

Surah Al-Kausar (سورة الكوثر) adalah surah terpendek dalam Al-Qur'an, terdiri dari 3 ayat. Nama Al-Kausar berarti 'nikmat yang banyak'. Surah ini diturunkan di Mekah dan berisi kabar gembira dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW tentang anugerah yang berlimpah, perintah untuk salat dan berkurban sebagai bentuk syukur, serta balasan bagi orang-orang yang membenci beliau. Membaca dan menghafal surah ini akan menambah pahala dan pemahaman kita tentang kebesaran Allah.

Azan dan Ikamah: Panggilan Salat yang Mulia

Azan (أَذَان) adalah seruan atau panggilan untuk memberitahu bahwa waktu salat fardu telah tiba, yang dilantunkan oleh seorang muazin. Lafaz azan berisi pujian kepada Allah SWT dan ajakan untuk salat. Sedangkan Ikamah (إِقَامَة) adalah seruan yang mirip azan, tetapi dibaca lebih cepat dan singkat, sebagai tanda bahwa salat akan segera dimulai. Memahami dan melafalkan azan serta ikamah dengan benar adalah bagian penting dari ibadah salat kita.

Rangkuman: Modul ini mengajarkan kita tentang pentingnya membaca Al-Qur'an dengan benar. Kita belajar bagaimana huruf hijaiyah bersambung membentuk kata, mengenali hukum bacaan Mad Thabi'i agar bacaan panjangnya tepat, serta membaca dan menghafal surah Al-Kausar. Selain itu, kita juga memahami dan mempraktikkan azan dan ikamah sebagai panggilan mulia untuk menunaikan salat. Semua ini akan membantu kita menjadi muslim yang lebih baik dan taat kepada Allah SWT.

7 LKPD — Lembar Kerja Peserta Didik

Tujuan: Mengevaluasi kemampuan peserta didik dalam menyambung huruf hijaiyah dan mengidentifikasi Mad Thabi'i.

Alat & bahan: Lembar kerja cetak, pensil warna, gunting, lem

  1. Perhatikan daftar huruf hijaiyah tunggal yang tersedia.
  2. Guntinglah potongan-potongan huruf hijaiyah bersambung.
  3. Tempelkan potongan huruf bersambung di samping huruf tunggal yang sesuai.
  4. Lingkarilah setiap huruf yang mengandung bacaan Mad Thabi'i pada kata yang sudah disambung.
  5. Tuliskan satu contoh kata Mad Thabi'i yang kamu temukan di Al-Qur'an.

8 Glosarium

HijaiyahHuruf-huruf abjad Arab yang digunakan dalam Al-Qur'an.
Mad Thabi'iHukum bacaan panjang dua harakat dalam ilmu tajwid.
HarokatTanda baca untuk menentukan vokal pada huruf hijaiyah.
TartilMembaca Al-Qur'an dengan pelan, jelas, dan sesuai kaidah tajwid.
AzanPanggilan untuk salat yang dikumandangkan.
IkamahPanggilan kedua untuk salat, tanda salat akan segera dimulai.
MuazinOrang yang mengumandangkan azan.

9 Materi Pendidikan Agama Islam Terkait

Huruf Hijaiyah Bersambung (3 kata atau Lebih)Pendidikan Agama Islam Kelas IV SD
Pelajari Huruf Hijaiyah Bersambung (3 kata atau Lebih) →
Membaca surah al hujurat ayat 13Pendidikan Agama Islam Kelas IV SD
Pelajari Membaca surah al hujurat ayat 13 →
Surah Al-Falaq dan Al-FilPendidikan Agama Islam Kelas IV SD
Pelajari Surah Al-Falaq dan Al-Fil →
Iman kepada MalaikatPendidikan Agama Islam Kelas IV SD
Pelajari Iman kepada Malaikat →
Surat Al AshrPendidikan Agama Islam Kelas IV SD
Pelajari Surat Al Ashr →
Huruf Hijaiyah berharakatPendidikan Agama Islam Kelas I SD
Pelajari Huruf Hijaiyah berharakat →

10 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam Huruf Hijaiyah bersambung, hukum bacaan Mad Thabi'i, surah Al-Kausar, azan dan ikamah ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Islam kelas IV langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Keputusan Kepala BKPDM Nomor 020 Tahun 2026.

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Buat Modul Ajar Lain — GRATISIsi nama & materi, selesai ±1 menit

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.