Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Kristen Kelas II
Hidup Rukun dengan Sesama
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026 · KMA 1503/2025 (Panca Cinta)
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Kristen |
| Fase / Kelas | A / II |
| Materi Pokok | Hidup Rukun dengan Sesama |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik Kolaboratif |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah mengenal konsep keluarga dan teman serta pentingnya bersikap baik kepada mereka. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
- Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP No. 020 Tahun 2026 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti |
| Elemen / Domain | Manusia dan Nilai-nilai Kristiani |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mengenali dan menunjukkan sikap hidup rukun, saling mengasihi, dan menghargai sesama sebagai wujud iman kepada Tuhan Yesus Kristus. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Hidup rukun berarti tidak bertengkar dengan teman atau saudara dan suka menolong. |
| Konseptual | Konsep hidup rukun adalah nilai Kristiani yang diajarkan Tuhan Yesus untuk saling mengasihi dan menghargai perbedaan. |
| Prosedural | Peserta didik dapat menunjukkan perilaku hidup rukun melalui tindakan berbagi, meminta maaf, dan mengucapkan terima kasih. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bahwa belajar hidup rukun membantu mereka memiliki banyak teman dan disayangi Tuhan. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Bersyukur atas karunia teman dan keluarga, serta mempraktikkan ajaran kasih Tuhan Yesus untuk saling mengasihi dan hidup damai. |
| 2. Cinta Ilmu | Bersemangat mencari tahu cara-cara hidup rukun dari Alkitab dan pengalaman sehari-hari, serta berbagi pengetahuan ini kepada teman. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan kelas serta sekolah agar semua dapat belajar dan bermain dengan nyaman dan rukun. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Menyayangi diri sendiri dengan menjaga kesehatan emosi melalui memaafkan dan berbagi, serta menyayangi sesama dengan bersikap baik dan menolong. |
| 5. Cinta Tanah Air | Bangga menjadi bagian dari bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan melalui kerukunan antar sesama warga. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi contoh-contoh perilaku hidup rukun dalam kehidupan sehari-hari.
- Menjelaskan manfaat hidup rukun bagi diri sendiri dan orang lain.
- Menceritakan kisah Alkitab tentang tokoh yang hidup rukun.
- Menyebutkan cara-cara mempraktikkan hidup rukun di lingkungan rumah dan sekolah.
- Menunjukkan sikap saling memaafkan dan berbagi dengan teman.
- Membuat karya sederhana yang menggambarkan pentingnya hidup rukun.
Pemahaman bermakna: Hidup rukun dengan sesama adalah perintah Tuhan Yesus yang membuat kita bahagia, memiliki banyak teman, dan menciptakan kedamaian di mana pun kita berada.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana perasaanmu jika semua teman di kelas saling menolong dan tidak ada yang bertengkar?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik Kolaboratif |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Menceritakan kembali kisah, membuat kalimat ajakan rukun, menulis cerita pendek. Seni Budaya dan Prakarya: Membuat poster, menggambar, mewarnai, dan membuat karya kolase tentang hidup rukun. Pendidikan Pancasila: Mengaitkan hidup rukun dengan nilai persatuan dan kesatuan serta gotong royong. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak untuk bercerita tentang pengalaman hidup rukun di keluarga dan mencontohkan sikap memaafkan serta berbagi di rumah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan presentasi, dengan sudut baca buku cerita anak-anak bertema persahabatan dan kerukunan. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video animasi pendek tentang kisah Alkitab atau cerita anak tentang hidup rukun untuk memperkaya pemahaman peserta didik. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi contoh-contoh perilaku hidup rukun dalam kehidupan sehari-hari. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Guru menyapa, berdoa, memeriksa kehadiran, dan mengajak peserta didik bernyanyi lagu 'Aku Anak Kristen'. Guru memancing pertanyaan tentang pengalaman mereka saat bermain bersama teman, lalu menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini tentang hidup rukun. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik mengamati gambar-gambar situasi anak-anak yang sedang bermain bersama (ada yang bertengkar, ada yang berbagi, ada yang menolong). Mereka diajak berdiskusi tentang gambar mana yang menunjukkan hidup rukun dan mengapa. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit | Dalam kelompok kecil, peserta didik membuat daftar contoh-contoh perilaku hidup rukun yang sering mereka lihat atau lakukan di rumah dan sekolah, kemudian menempelkannya di papan tulis. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya. Guru memberikan umpan balik positif dan menguatkan pemahaman tentang pentingnya hidup rukun melalui contoh nyata yang mereka berikan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit | Peserta didik bersama guru menyimpulkan pentingnya hidup rukun. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, mengajak berdoa syukur, dan mengingatkan untuk selalu berbuat baik. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Inquiry-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menjelaskan manfaat hidup rukun bagi diri sendiri dan orang lain. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Guru menyapa, berdoa, presensi. Apersepsi dengan menanyakan 'Apa yang terjadi jika kita tidak rukun?' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran untuk mengetahui manfaat hidup rukun. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara individu menuliskan atau menggambar apa yang mereka rasakan saat hidup rukun dan saat tidak rukun. Mereka berbagi cerita singkat dengan teman sebangku. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit | Dalam kelompok, peserta didik membuat mind map sederhana tentang 'Manfaat Hidup Rukun' dengan contoh-contoh konkret seperti 'punya banyak teman', 'hati senang', 'tidak ada pertengkaran'. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan mind map mereka. Guru memberikan penguatan bahwa hidup rukun mendatangkan kebahagiaan dan kedamaian bagi semua orang, serta disukai Tuhan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit | Guru dan peserta didik menyimpulkan manfaat hidup rukun. Guru memberikan pujian dan mengajak peserta didik untuk selalu mengingat manfaat ini dalam setiap tindakan. Pembelajaran ditutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 40 menit
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi dan menuliskan contoh perilaku hidup rukun di lingkungan sekitar.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.
Info singkat: Anak-anak yang terkasih, di sekolah dan di rumah, kita selalu bertemu dengan banyak orang, seperti teman, guru, orang tua, dan saudara. Tuhan Yesus mengajarkan kita untuk saling mengasihi.
Alat & bahan: Kertas HVS, pensil warna, spidol, gunting, lem
Langkah kerja:
- Amati gambar-gambar situasi anak-anak yang sedang berinteraksi.
- Lingkari gambar yang menunjukkan perilaku hidup rukun.
- Tuliskan 3 contoh perilaku hidup rukun yang kamu temukan di rumah.
- Tuliskan 3 contoh perilaku hidup rukun yang kamu temukan di sekolah.
- Gambarlah satu kegiatan rukun yang paling kamu sukai.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa itu rukun?
- Siapa saja temanmu di kelas ini?
- Pernahkah kamu bertengkar dengan teman atau saudaramu? Apa yang kamu lakukan?
- Bagaimana perasaanmu jika kamu bisa bermain bersama dengan semua teman?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, simulasi, dan pengerjaan proyek, serta umpan balik lisan.
Sumatif (akhir): Penilaian proyek 'Papan Rukun' atau 'Buku Cerita Rukun' dan presentasinya, serta jawaban esai tentang manfaat hidup rukun.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi contoh-contoh perilaku hidup rukun dalam kehidupan sehari-hari. | Pengenalan konsep hidup rukun dan contohnya. | 4 JP | keimanan dan ketakwaan, komunikasi |
| 2 | Menjelaskan manfaat hidup rukun bagi diri sendiri dan orang lain. | Manfaat hidup rukun, kisah Alkitab Abraham dan Lot. | 8 JP | keimanan dan ketakwaan, penalaran kritis |
| 3 | Menyebutkan cara-cara mempraktikkan hidup rukun di lingkungan rumah dan sekolah, serta menunjukkan sikap saling memaafkan dan berbagi. | Penerapan hidup rukun, memaafkan, berbagi. | 8 JP | kolaborasi, komunikasi |
| 4 | Membuat karya sederhana yang menggambarkan pentingnya hidup rukun. | Proyek 'Papan Rukun' / 'Buku Cerita Rukun'. | 12 JP | kreativitas, kolaborasi, kemandirian |
Anak-anak yang terkasih, di sekolah dan di rumah, kita selalu bertemu dengan banyak orang, seperti teman, guru, orang tua, dan saudara. Tuhan Yesus mengajarkan kita untuk saling mengasihi. Salah satu cara menunjukkan kasih adalah dengan hidup rukun. Hidup rukun membuat hati kita senang, punya banyak teman, dan disayangi Tuhan Yesus.
1. Apa Itu Hidup Rukun?
Hidup rukun artinya kita bisa bermain dan belajar bersama tanpa bertengkar. Kita saling menolong, berbagi, dan menghargai satu sama lain. Misalnya, saat teman jatuh, kita membantunya berdiri. Saat punya makanan, kita bisa berbagi dengan teman. Hidup rukun membuat suasana di mana pun menjadi damai dan menyenangkan.
2. Manfaat Hidup Rukun
Ada banyak manfaat jika kita hidup rukun. Pertama, kita akan punya banyak teman yang sayang kepada kita. Kedua, hati kita akan selalu gembira dan tenang, tidak ada rasa marah atau sedih karena bertengkar. Ketiga, kita bisa belajar dan bermain dengan nyaman. Keempat, Tuhan Yesus juga senang melihat anak-anak-Nya hidup rukun dan saling mengasihi.
3. Kisah Alkitab tentang Kerukunan
Dalam Alkitab, ada kisah tentang Abraham dan Lot. Mereka adalah saudara yang memiliki banyak ternak. Ketika padang rumput tidak cukup untuk ternak mereka berdua, mereka tidak bertengkar. Abraham berkata kepada Lot untuk memilih duluan tanah mana yang ia mau, agar tidak ada perselisihan. Mereka berpisah dengan damai. Ini menunjukkan sikap saling menghargai dan mengutamakan kedamaian.
4. Cara Hidup Rukun di Rumah
Di rumah, kita bisa hidup rukun dengan adik, kakak, atau orang tua. Caranya: bermain bersama adik tanpa berebut mainan, membantu kakak merapikan kamar, tidak membantah orang tua, dan selalu mengucapkan kata 'tolong', 'terima kasih', serta 'maaf'. Jika ada masalah, bicarakan baik-baik tanpa marah-marah.
5. Cara Hidup Rukun di Sekolah
Di sekolah, kita bisa rukun dengan teman-teman dan guru. Caranya: berbagi bekal makanan, meminjamkan pensil jika teman lupa membawa, tidak mengejek teman, bermain bersama tanpa memilih-milih teman, dan selalu bekerja sama saat mengerjakan tugas kelompok. Jika ada teman yang salah, kita bisa menasihati dengan lembut dan memaafkan.
Rangkuman: Hidup rukun adalah cara kita menunjukkan kasih kepada sesama, seperti yang Tuhan Yesus ajarkan. Ini berarti saling menolong, berbagi, memaafkan, dan menghargai perbedaan. Hidup rukun membawa banyak manfaat, yaitu punya banyak teman, hati gembira, dan disayangi Tuhan. Mari kita terapkan sikap rukun ini di mana pun kita berada, baik di rumah maupun di sekolah.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Rukun | Hidup bersama dengan damai, tidak bertengkar, saling membantu. |
| Mengasihi | Menyayangi dengan tulus, berbuat baik kepada orang lain. |
| Berbagi | Memberikan sebagian yang kita miliki kepada orang lain. |
| Memaafkan | Tidak marah lagi kepada orang yang berbuat salah. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Hidup Rukun dengan Sesama" mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen Kelas II ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Hidup Rukun dengan Sesama yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Pendidikan Agama Kristen Kelas II Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 dari 4 siap unduh
Allah Memelihara AkuModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKeluarga yang Saling MengasihiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopBersyukur dalam Segala HalModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKisah-kisah Yesus MenolongModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap3 dari 3 siap unduh
Berdoa Setiap HariModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Pendidikan Agama Kristen kelas 2 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas II dan kelas 2 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Hidup Rukun dengan Sesama pada Pendidikan Agama Kristen SD, Fase A, elemen Manusia dan Nilai-nilai Kristiani.
Modul Hidup Rukun dengan Sesama ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 2 (genap), menurut urutan materi Pendidikan Agama Kristen kelas II SD di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Kristen materi Hidup Rukun dengan Sesama ini gratis?
Ya. Modul Hidup Rukun dengan Sesama untuk kelas II SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Hidup Rukun dengan Sesama ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Agama Kristen kelas II ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Kristen kelas II langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Hidup Rukun dengan Sesama ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Hidup Rukun dengan Sesama dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Kristen kelas II di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Kristen kelas II ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Hidup Rukun dengan Sesama ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 020 Tahun 2026 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti, pada Fase A untuk kelas II SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Hidup Rukun dengan Sesama tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Hidup Rukun dengan Sesama untuk Pendidikan Agama Kristen kelas II di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Hidup Rukun dengan Sesama ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Agama Kristen kelas II SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Hidup Rukun dengan Sesama beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Agama Kristen kelas II berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Pendidikan Agama Kristen ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?
Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Hidup Rukun dengan Sesama yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.