Modul ajar Pendidikan Agama Kristen SD kelas V materi Buah-buah Roh lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.
| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Kristen |
| Fase / Kelas | C / V |
| Materi Pokok | Buah-buah Roh |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (12 JP: 4 JP × 35 menit = 140 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik memahami bahwa Tuhan Yesus mengajarkan untuk saling mengasihi dan berbuat baik kepada sesama.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: keimanan dan ketakwaan, kolaborasi, kreativitas.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026 |
| Elemen / Domain | Manusia dan Nilai-nilai Kristiani |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami nilai-nilai Kristiani yang bersumber dari ajaran Yesus Kristus, menunjukkan contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari, serta menghubungkannya dengan pertumbuhan iman pribadi dan komunitas. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Buah-buah Roh seperti kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri dapat terlihat nyata dalam perilaku sehari-hari. |
| Konseptual | Buah-buah Roh adalah karakter ilahi yang dihasilkan dalam diri orang percaya oleh Roh Kudus, bukan hasil usaha manusia semata. |
| Prosedural | Mempelajari cara mengenali, menumbuhkan, dan mempraktikkan Buah-buah Roh dalam interaksi sosial dan kehidupan pribadi. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bagaimana pemahaman dan penerapan Buah-buah Roh memengaruhi kualitas hubungan mereka dengan Tuhan dan sesama, serta menyadari pentingnya refleksi diri. |
Tujuan Pembelajaran:
Pemahaman bermakna: Buah-buah Roh adalah karakter baik yang Tuhan tanamkan melalui Roh Kudus dalam diri kita, yang membuat kita menjadi pribadi yang lebih baik dan dapat membawa dampak positif bagi orang lain.
Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kalian melihat teman yang selalu sabar, murah hati, atau selalu gembira? Menurut kalian, mengapa mereka bisa seperti itu?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Menganalisis teks Alkitab (Galatia 5:22-23), menuliskan contoh Buah Roh, dan mempresentasikan hasil karya. Seni Budaya dan Prakarya: Mendesain dan membuat poster atau komik sederhana yang kreatif tentang Buah Roh. Pendidikan Pancasila: Menghubungkan nilai-nilai Buah Roh dengan nilai-nilai luhur Pancasila dalam bermasyarakat. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak untuk mendukung anak dalam mempraktikkan Buah-buah Roh di rumah dan memberikan contoh nyata melalui perilaku mereka sehari-hari. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar kondusif untuk diskusi kelompok dan presentasi, dengan sudut pameran karya Buah Roh serta akses ke perpustakaan mini berisi buku cerita moral. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video edukasi singkat tentang cerita moral terkait Buah Roh dan penggunaan aplikasi menggambar digital sederhana jika tersedia untuk membuat poster. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Menjelaskan pengertian Buah-buah Roh berdasarkan Galatia 5:22-23 dengan bahasa sendiri dan mengidentifikasi sembilan Buah-buah Roh. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Guru menyapa dengan salam dan doa pembuka, memeriksa kehadiran, kemudian mengajak peserta didik menyanyikan lagu rohani tentang kasih. Guru mengaitkan lagu dengan perilaku baik dan menyampaikan tujuan pembelajaran serta pertanyaan pemantik: 'Apa saja sifat-sifat baik yang kamu sukai dari temanmu?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik diajak membaca Galatia 5:22-23 dari Alkitab atau teks yang disediakan. Guru membimbing diskusi untuk menemukan daftar 'Buah-buah Roh' dan memahami bahwa itu adalah hasil karya Roh Kudus, bukan usaha manusia semata. Mereka diajak menghubungkan setiap buah roh dengan pengalaman pribadi. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit | Peserta didik bekerja dalam kelompok kecil untuk membuat daftar contoh konkret dari setiap Buah Roh dalam kehidupan sehari-hari di rumah atau sekolah. Mereka menuliskan hasil diskusi pada lembar kerja yang dibagikan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mempresentasikan daftar contoh Buah Roh mereka. Guru memberikan umpan balik dan penguatan, menegaskan bahwa Buah Roh adalah tanda kehadiran Roh Kudus. Diskusi singkat tentang Buah Roh mana yang paling mudah atau sulit mereka lakukan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit | Guru menyimpulkan kembali pengertian Buah-buah Roh dan pentingnya memiliki karakter tersebut. Peserta didik diajak merenungkan satu Buah Roh yang ingin mereka kembangkan minggu ini. Guru mengapresiasi partisipasi aktif, memberikan tugas rumah mencari contoh lain, dan menutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Collaborative Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menganalisis pentingnya memiliki Buah-buah Roh dalam membangun hubungan yang baik dengan Tuhan dan sesama serta memberikan contoh penerapannya. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Guru menyapa, berdoa, dan mengulas kembali materi Buah-buah Roh dari pertemuan sebelumnya. Peserta didik diajak berbagi pengalaman mereka dalam mencoba menerapkan satu Buah Roh yang dipilih minggu lalu. Guru menyampaikan tujuan pertemuan hari ini: memahami dampak Buah Roh pada hubungan kita. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik menonton video pendek tentang cerita anak yang menunjukkan dampak positif dari penerapan Buah-buah Roh (misalnya, kesabaran dalam menghadapi teman, kemurahan hati berbagi). Guru memimpin diskusi tentang bagaimana Buah Roh membantu menciptakan hubungan yang harmonis. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit | Dalam kelompok, peserta didik diberi skenario kasus sederhana (misalnya, 'Temanmu merusak pensilmu', 'Ada teman yang sedih'). Mereka diminta untuk berdiskusi dan menuliskan bagaimana Buah-buah Roh dapat diterapkan untuk menyelesaikan masalah atau merespons situasi tersebut dengan baik. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok membagikan solusi atau respons mereka terhadap skenario. Guru memfasilitasi diskusi kelas tentang bagaimana pilihan yang didasari Buah Roh dapat membawa kedamaian dan kebaikan. Guru juga memberikan penguatan tentang pentingnya Buah Roh sebagai cerminan iman. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit | Guru merangkum pentingnya Buah-buah Roh sebagai pondasi hubungan yang baik. Peserta didik diajak untuk mulai memikirkan Buah Roh mana yang ingin mereka tampilkan dalam sebuah karya. Guru memberikan apresiasi dan menutup dengan doa, menugaskan mereka untuk mulai mengumpulkan ide untuk proyek. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 3 | Merancang dan membuat poster atau komik sederhana tentang salah satu Buah Roh yang ingin dikembangkan serta mempraktikkan salah satu Buah Roh dalam interaksi di kelas. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Guru menyapa dan berdoa, kemudian mengingatkan tentang proyek membuat poster/komik Buah Roh. Guru mengajak peserta didik untuk berbagi ide awal mereka. Guru menekankan bahwa proyek ini adalah kesempatan untuk menunjukkan pemahaman dan komitmen mereka terhadap Buah Roh. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara individu atau berpasangan merencanakan desain poster atau komik mereka. Mereka memilih satu Buah Roh, memikirkan pesan utama, dan elemen visual yang akan digunakan. Guru berkeliling memberikan bimbingan dan masukan pada setiap perencanaan. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit | Peserta didik mulai membuat poster atau komik sederhana tentang Buah Roh pilihan mereka menggunakan alat dan bahan yang tersedia (kertas, pensil warna, spidol, dll.). Mereka bekerja dengan fokus dan kreativitas, menunjukkan kemandirian dan kolaborasi jika berpasangan. Guru memotivasi dan memfasilitasi kebutuhan mereka. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setelah selesai, setiap peserta didik atau pasangan mempresentasikan hasil karyanya di depan kelas, menjelaskan Buah Roh yang dipilih dan pesan yang ingin disampaikan. Guru dan teman-teman memberikan apresiasi dan umpan balik konstruktif. Guru juga mengamati praktik Buah Roh (misalnya, kesabaran saat menunggu giliran, kelemahlembutan dalam memberi kritik). |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit | Guru memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas karya dan upaya peserta didik. Guru menyimpulkan seluruh pembelajaran tentang Buah-buah Roh, menekankan bahwa ini adalah perjalanan seumur hidup. Guru mengajak peserta didik untuk terus mempraktikkan Buah Roh setiap hari, menutup dengan doa dan pesan semangat. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengidentifikasi dan memberikan contoh konkret penerapan Buah-buah Roh dalam kehidupan sehari-hari.
Alat & bahan: Alkitab/teks Galatia 5:22-23, lembar kerja, pensil, spidol warna
Langkah kerja:
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kemampuan mengidentifikasi Buah Roh, dan kolaborasi saat membuat karya.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil karya poster/komik tentang Buah Roh dan presentasi, serta refleksi diri tentang praktik Buah Roh.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan pengertian Buah-buah Roh berdasarkan Galatia 5:22-23 | Pengertian dan identifikasi Buah-buah Roh | 4 JP | keimanan dan ketakwaan |
| 2 | Mengidentifikasi sembilan Buah-buah Roh dan contoh penerapannya | Dampak Buah-buah Roh dalam hubungan sosial | 4 JP | kolaborasi |
| 3 | Merancang dan membuat poster/komik tentang Buah Roh serta mempraktikkannya | Proyek kreatif Buah Roh dan refleksi praktik | 4 JP | kreativitas |
Anak-anak yang terkasih, dalam hidup ini kita semua ingin menjadi pribadi yang baik, bukan? Tuhan Yesus mengajarkan kita untuk memiliki sifat-sifat yang indah, yang disebut sebagai 'Buah-buah Roh'. Sifat-sifat ini bukan hanya membuat kita bahagia, tetapi juga membuat orang lain senang berada di dekat kita. Mari kita belajar tentang apa itu Buah-buah Roh dan bagaimana kita bisa memilikinya!
1. Apa itu Buah-buah Roh?
Buah-buah Roh adalah sifat-sifat baik yang diberikan oleh Roh Kudus kepada kita, seperti yang tertulis dalam Alkitab, Galatia 5:22-23. Ayat ini mengatakan, 'Tetapi Buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri.' Sifat-sifat ini bukan kita usahakan sendiri, melainkan hasil dari Roh Kudus yang bekerja di dalam hati kita. Ketika kita membuka hati untuk Roh Kudus, sifat-sifat ini akan tumbuh dan terlihat dalam hidup kita.
2. Sembilan Buah-buah Roh dan Contohnya
Ada sembilan Buah Roh yang perlu kita kenali: Kasih (menyayangi Tuhan dan sesama), Sukacita (hati yang gembira meskipun dalam kesulitan), Damai Sejahtera (tenang dan tidak mudah marah), Kesabaran (tidak cepat menyerah dan menunggu dengan tenang), Kemurahan (suka memberi dan menolong), Kebaikan (berbuat baik kepada semua orang), Kesetiaan (selalu menepati janji dan setia kepada Tuhan), Kelemahlembutan (tidak sombong dan rendah hati), serta Penguasaan Diri (mampu mengendalikan emosi dan keinginan). Setiap Buah Roh ini adalah hadiah istimewa dari Tuhan.
3. Pentingnya Buah-buah Roh dalam Kehidupan
Memiliki Buah-buah Roh sangat penting. Bayangkan jika semua orang memiliki kasih, sukacita, dan damai sejahtera, pasti dunia akan menjadi tempat yang lebih indah! Buah-buah Roh membantu kita membangun hubungan yang baik dengan Tuhan dan sesama. Ketika kita menunjukkan kasih, teman kita akan merasa dihargai. Ketika kita sabar, kita bisa menyelesaikan masalah dengan lebih baik. Buah-buah Roh membuat kita menjadi berkat bagi orang lain dan memuliakan nama Tuhan.
4. Menumbuhkan Buah-buah Roh
Bagaimana cara menumbuhkan Buah-buah Roh? Pertama, kita perlu selalu berdoa dan meminta Roh Kudus untuk bekerja dalam hati kita. Kedua, membaca Alkitab agar kita tahu apa yang Tuhan inginkan. Ketiga, melatih diri untuk mempraktikkan sifat-sifat ini setiap hari. Misalnya, jika kamu ingin sabar, mulailah dengan tidak marah saat antre. Jika ingin murah hati, mulailah dengan berbagi mainan. Setiap usaha kecil akan membantu Buah Roh bertumbuh semakin besar.
Rangkuman: Buah-buah Roh adalah sembilan sifat baik yang diberikan oleh Roh Kudus kepada kita, yaitu kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri. Sifat-sifat ini penting untuk membangun hubungan baik dengan Tuhan dan sesama, serta membuat kita menjadi berkat. Kita bisa menumbuhkannya dengan berdoa, membaca Alkitab, dan melatih diri mempraktikkannya setiap hari.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Buah-buah Roh | Sembilan karakter ilahi yang dihasilkan oleh Roh Kudus dalam diri orang percaya. |
| Roh Kudus | Pribadi ketiga dari Tritunggal yang diam dalam hati orang percaya. |
| Galatia | Salah satu kitab dalam Perjanjian Baru di Alkitab. |
| Penguasaan Diri | Kemampuan untuk mengendalikan pikiran, emosi, dan tindakan. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Buah-buah Roh" mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen Kelas V ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Kristen kelas V langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026.
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.