Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Kristen Kelas V
Persahabatan yang Sehat
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026 · KMA 1503/2025 (Panca Cinta)
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Kristen |
| Fase / Kelas | C / V |
| Materi Pokok | Persahabatan yang Sehat |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + praktik kolaboratif |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang pentingnya memiliki teman dan berinteraksi dengan sesama di lingkungan sekolah maupun rumah. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
- Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026 |
| Elemen / Domain | Manusia dan Nilai-nilai Kristiani |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik memahami nilai-nilai Kristiani dalam membangun hubungan persahabatan yang positif, serta mampu menerapkan perilaku kasih, empati, dan saling menghargai dalam interaksi sehari-hari sesuai ajaran Yesus Kristus. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Materi ini membahas contoh-contoh nyata persahabatan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk kisah persahabatan dalam Alkitab. |
| Konseptual | Konsep inti adalah persahabatan yang sehat didasari oleh kasih, kejujuran, saling mendukung, dan sesuai nilai-nilai Kristiani. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar langkah-langkah membangun, menjaga, dan menyelesaikan masalah dalam persahabatan secara positif. |
| Metakognitif | Peserta didik diajak menyadari bagaimana pemahaman tentang persahabatan yang sehat memengaruhi cara mereka berinteraksi dan mengambil keputusan dalam berteman. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Mewujudkan kasih dan kesetiaan kepada Tuhan Yesus melalui tindakan nyata dalam membangun persahabatan yang didasari nilai-nilai Kristiani. |
| 2. Cinta Ilmu | Menumbuhkan semangat mencari tahu dan memahami bagaimana ajaran Alkitab dapat membimbing kita dalam menjalin hubungan persahabatan yang positif dan konstruktif. |
| 3. Cinta Lingkungan | Mendorong kesadaran untuk menciptakan lingkungan pertemanan yang harmonis, saling mendukung, dan bebas dari perundungan, baik di sekolah maupun komunitas. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Mengembangkan empati, kejujuran, dan kemampuan berkomunikasi yang baik sebagai wujud penghargaan terhadap diri sendiri dan sesama manusia dalam konteks persahabatan. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menjalin persahabatan yang kuat dan positif antar teman sebangsa, tanpa memandang suku, agama, atau latar belakang, sebagai cerminan persatuan Indonesia. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi ciri-ciri persahabatan yang sehat berdasarkan ajaran Kristen.
- Menjelaskan pentingnya kasih, kejujuran, dan saling menghargai dalam persahabatan.
- Menganalisis contoh persahabatan yang baik dan tidak baik dari kisah Alkitab dan kehidupan sehari-hari.
- Merancang dan mempraktikkan cara menjaga persahabatan yang sehat.
- Menyusun komitmen pribadi untuk menjadi sahabat yang baik.
Pemahaman bermakna: Persahabatan yang sehat adalah fondasi penting untuk pertumbuhan pribadi dan sosial yang positif, mencerminkan kasih Kristus dalam interaksi kita dengan sesama dan membantu kita menjadi pribadi yang lebih baik.
Pertanyaan pemantik: "Menurut kalian, seperti apa sih teman yang baik itu, dan bagaimana kita bisa menjadi teman yang baik bagi orang lain?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + praktik kolaboratif |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan berkomunikasi lisan dan tulisan saat diskusi dan presentasi tentang persahabatan. Pendidikan Pancasila: Menerapkan nilai-nilai toleransi, gotong royong, dan saling menghargai dalam interaksi persahabatan. Seni Budaya: Membuat poster atau hiasan 'Pohon Persahabatan' secara kreatif. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak berdiskusi dengan anak tentang pengalaman persahabatan mereka di rumah atau sekolah, serta memberikan dukungan moral untuk membangun hubungan positif. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar memungkinkan diskusi kelompok dan presentasi yang nyaman, dengan poster 'Pohon Persahabatan' sebagai pengingat visual. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video pendek inspiratif tentang persahabatan atau kisah Alkitab dari YouTube yang telah dikurasi guru sebagai stimulus awal pembelajaran. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi ciri-ciri persahabatan yang sehat berdasarkan ajaran Kristen dan menjelaskan pentingnya kasih, kejujuran, serta saling menghargai dalam persahabatan. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa dan mengajak berdoa, memeriksa kehadiran, kemudian menampilkan gambar-gambar orang sedang bersahabat dan bertanya 'Apa yang kalian lihat dan rasakan dari gambar ini?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran untuk memahami ciri persahabatan yang sehat. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik secara berkelompok mendiskusikan 'Apa itu persahabatan?' dan 'Bagaimana ciri-ciri teman yang baik?'. Guru memandu diskusi dengan pertanyaan pemicu dan mengaitkan konsep persahabatan dengan ajaran kasih dalam Alkitab (misal: Yohanes 15:12). |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok membuat daftar ciri-ciri persahabatan yang sehat di kertas manila, lalu mempresentasikan hasil diskusi mereka. Peserta didik memberikan umpan balik positif satu sama lain. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Guru memberikan penguatan tentang pentingnya kasih, kejujuran, dan saling menghargai sebagai dasar persahabatan yang sehat. Peserta didik mencatat poin-poin penting dan merenungkan satu ciri yang paling ingin mereka kembangkan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru mengajak peserta didik menyanyikan lagu tentang persahabatan, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, dan menutup dengan doa syukur. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menganalisis contoh persahabatan yang baik dan tidak baik dari kisah Alkitab serta kehidupan sehari-hari, dan merancang cara menjaga persahabatan yang sehat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa, berdoa, dan mengulas singkat materi sebelumnya. Guru memutarkan video pendek tentang dua anak yang menghadapi konflik dalam persahabatan, lalu bertanya 'Apa masalah yang terjadi? Bagaimana menurut kalian cara menyelesaikannya?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran untuk menganalisis dan merancang solusi persahabatan. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik dibagi dalam kelompok. Setiap kelompok diberi kartu cerita kasus (baik dari Alkitab seperti Daud dan Yonatan, atau cerita sehari-hari tentang konflik persahabatan). Mereka menganalisis masalah, mencari tahu penyebab, dan dampaknya. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dengan bimbingan guru, setiap kelompok merumuskan solusi atau cara menjaga persahabatan yang sehat berdasarkan kasus yang dianalisis, dengan mengacu pada nilai-nilai Kristiani. Mereka bisa membuat poster atau skenario singkat. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Kelompok mempresentasikan analisis kasus dan solusi mereka. Guru memberikan umpan balik, mengaitkan solusi dengan ajaran Alkitab tentang pengampunan dan rekonsiliasi. Peserta didik diajak untuk memikirkan situasi serupa yang pernah mereka alami. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru memberikan apresiasi atas kreativitas dan pemikiran kritis peserta didik, memberikan motivasi untuk menerapkan solusi dalam kehidupan nyata, dan menutup dengan doa harapan. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Membantu peserta didik mengidentifikasi ciri-ciri persahabatan yang sehat dan menganalisis kasus persahabatan.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.
Info singkat: Persahabatan adalah salah satu anugerah terindah dalam hidup kita. Memiliki teman yang baik akan membuat hidup lebih berwarna dan bermakna.
Alat & bahan: Kertas HVS, pensil warna/spidol, lem, gunting, kartu kasus cerita.
Langkah kerja:
- Bentuklah kelompok yang terdiri dari 3-4 orang.
- Diskusikan dalam kelompok kalian, apa saja ciri-ciri teman yang baik menurut ajaran Kristen?
- Bacalah kartu kasus cerita yang diberikan guru. Identifikasi masalah yang ada dalam persahabatan tersebut.
- Diskusikan solusi atau cara menjaga persahabatan dalam kasus tersebut, dengan mengedepankan nilai kasih dan kejujuran.
- Buatlah daftar ciri-ciri dan solusi di lembar kerja kalian, lalu presentasikan di depan kelas.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang persahabatan?
- Mengapa kita perlu punya teman?
- Sebutkan 3 hal yang kamu suka dari temanmu.
- Pernahkah kamu bertengkar dengan teman? Bagaimana perasaanmu?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, presentasi, dan pembuatan 'Pohon Persahabatan'.
Sumatif (akhir): Penilaian komitmen pribadi pada 'daun komitmen' dan hasil pengerjaan soal esai.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi ciri-ciri persahabatan yang sehat berdasarkan ajaran Kristen. | Ciri-ciri persahabatan sehat, nilai kasih dan kejujuran. | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, komunikasi |
| 2 | Menganalisis contoh persahabatan yang baik dan tidak baik dari kisah Alkitab dan kehidupan sehari-hari. | Studi kasus persahabatan (Alkitab & sehari-hari), penyelesaian konflik. | 2 JP | penalaran kritis, kolaborasi |
| 3 | Mempraktikkan cara menjaga persahabatan yang sehat dan menyusun komitmen pribadi. | Penerapan nilai persahabatan, komitmen pribadi. | 2 JP | kolaborasi, keimanan dan ketakwaan |
Persahabatan adalah salah satu anugerah terindah dalam hidup kita. Memiliki teman yang baik akan membuat hidup lebih berwarna dan bermakna. Namun, persahabatan yang sehat tidak datang begitu saja, perlu dibangun dan dijaga dengan nilai-nilai luhur, terutama nilai-nilai kasih Kristus. Modul ini akan membimbingmu memahami bagaimana membangun dan menjaga persahabatan yang sehat sesuai ajaran iman Kristen.
1. Apa Itu Persahabatan yang Sehat?
Persahabatan yang sehat adalah hubungan antara dua orang atau lebih yang saling mendukung, menghargai, jujur, dan membawa dampak positif bagi satu sama lain. Dalam ajaran Kristen, persahabatan yang sehat berlandaskan kasih Kristus, di mana kita mengasihi teman seperti diri sendiri. Ini berarti kita peduli, mau berkorban, dan selalu mendoakan teman kita. Persahabatan yang sehat membuat kita merasa aman, nyaman, dan bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik. Contohnya, teman yang baik akan mengajak kita belajar bersama, bukan malah mengajak mencontek.
2. Ciri-Ciri Sahabat yang Baik
Sahabat yang baik memiliki beberapa ciri penting. Pertama, mereka jujur dan dapat dipercaya. Mereka tidak akan menyebarkan rahasia atau berbohong. Kedua, mereka saling menghargai perbedaan dan menerima apa adanya. Kita tidak perlu berpura-pura menjadi orang lain di depan sahabat sejati. Ketiga, mereka setia dan selalu ada saat suka maupun duka. Keempat, mereka memberikan dukungan dan motivasi, bukan menjatuhkan. Kelima, mereka mau menegur dengan kasih jika kita melakukan kesalahan, demi kebaikan kita. Ingatlah, persahabatan yang sehat itu dua arah, kita juga harus menunjukkan ciri-ciri ini kepada teman kita.
3. Pentingnya Kasih dalam Persahabatan
Kasih adalah fondasi utama persahabatan yang sehat dalam pandangan Kristen. Yesus mengajarkan kita untuk mengasihi sesama seperti diri sendiri. Dalam konteks persahabatan, kasih berarti kita memiliki empati, mau memaafkan, dan selalu berusaha mencari kebaikan bagi teman kita. Kasih membuat kita rela berkorban untuk sahabat, seperti Daud dan Yonatan dalam Alkitab. Dengan kasih, kita tidak akan mudah iri hati atau cemburu, melainkan turut bersukacita atas keberhasilan teman. Kasih juga mendorong kita untuk selalu mendoakan sahabat-sahabat kita.
4. Menjaga dan Menyelesaikan Masalah dalam Persahabatan
Setiap persahabatan pasti akan menghadapi tantangan atau masalah. Yang penting adalah bagaimana kita menyikapinya. Untuk menjaga persahabatan, kita perlu komunikasi yang baik, saling mendengarkan, dan meluangkan waktu bersama. Jika ada masalah, jangan langsung marah atau mendiamkan. Ajak teman berbicara baik-baik, sampaikan perasaanmu dengan jujur namun tetap dengan kasih. Belajarlah untuk memaafkan dan meminta maaf. Ingatlah nasihat Alkitab untuk tidak membiarkan matahari terbenam sebelum kemarahanmu reda. Dengan begitu, persahabatanmu akan semakin kuat dan matang.
Rangkuman: Persahabatan yang sehat adalah hubungan yang didasari kasih, kejujuran, saling menghargai, dan dukungan positif. Ciri sahabat yang baik adalah jujur, setia, dan mau menegur dengan kasih. Kasih Kristus adalah fondasi penting dalam persahabatan, mendorong kita untuk peduli dan memaafkan. Untuk menjaga persahabatan, perlu komunikasi yang baik dan kesediaan untuk menyelesaikan masalah dengan bijak dan penuh kasih. Jadilah sahabat yang baik bagi sesama, karena itu mencerminkan kasih Tuhan.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Persahabatan | Hubungan dekat antara dua orang atau lebih yang saling menyayangi dan mendukung. |
| Empati | Kemampuan untuk merasakan dan memahami perasaan orang lain. |
| Komitmen | Janji atau ikrar untuk melakukan sesuatu. |
| Rekonsiliasi | Proses perdamaian setelah terjadi konflik atau perselisihan. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Persahabatan yang Sehat" mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen Kelas V ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Persahabatan yang Sehat yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Pendidikan Agama Kristen Kelas V Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 dari 4 siap unduh
Karya Keselamatan dalam YesusModul siap unduh · Word + PDF ber-kopRoh Kudus PenolongkuModul siap unduh · Word + PDF ber-kopBuah-buah RohModul siap unduh · Word + PDF ber-kopDoa Bapa KamiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap3 dari 3 siap unduh
Hidup sebagai Saksi KristusModul siap unduh · Word + PDF ber-kopTanggung Jawab terhadap LingkunganModul siap unduh · Word + PDF ber-kopModul Pendidikan Agama Kristen lain yang sudah tersedia
Allah Memelihara HidupkuPendidikan Agama Kristen Kelas V SDBersyukur untuk Sekolah Tempatku BelajarPendidikan Agama Kristen Kelas V SDLihat semua Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen Kelas V →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Pendidikan Agama Kristen kelas 5 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas V dan kelas 5 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Persahabatan yang Sehat pada Pendidikan Agama Kristen SD, Fase C, elemen Manusia dan Nilai-nilai Kristiani.
Modul Persahabatan yang Sehat ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 2 (genap), menurut urutan materi Pendidikan Agama Kristen kelas V SD di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Kristen materi Persahabatan yang Sehat ini gratis?
Ya. Modul Persahabatan yang Sehat untuk kelas V SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Persahabatan yang Sehat ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Agama Kristen kelas V ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Kristen kelas V langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Persahabatan yang Sehat ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Persahabatan yang Sehat dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Kristen kelas V di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Kristen kelas V ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Persahabatan yang Sehat ini mengikuti Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026, pada Fase C untuk kelas V SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Persahabatan yang Sehat tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Persahabatan yang Sehat untuk Pendidikan Agama Kristen kelas V di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Persahabatan yang Sehat ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Agama Kristen kelas V SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Persahabatan yang Sehat beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Agama Kristen kelas V berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Pendidikan Agama Kristen ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?
Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Persahabatan yang Sehat yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.