tuntas.orgUnduh Modul Ini →
BerandaModul Ajar SDPendidikan Agama Kristen › Hidup sebagai Saksi Kristus
SD · Kelas V · Fase C

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen Kelas V
Hidup sebagai Saksi Kristus

Modul ajar Pendidikan Agama Kristen SD kelas V materi Hidup sebagai Saksi Kristus lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar Pendidikan Agama Kristen kelas V materi Hidup sebagai Saksi Kristus — siap cetak A412 lembar A43 pertemuan · siap cetakLKPDATPAsesmenBahan ajarGlosariumWord + PDF · atas nama AndaLihat isi lembarnya ↓
Ringkasan: Hidup sebagai saksi Kristus berarti meneladani kasih dan kebaikan Yesus dalam perkataan dan perbuatan sehari-hari. Kita dipanggil untuk menjadi terang dan garam dunia, membawa dampak positif di lingkungan kita. Tindakan nyata seperti menolong, berbagi, memaafkan, dan jujur adalah wujud kesaksian yang kuat. Dengan hidup seperti Yesus, kita memuliakan Tuhan dan menjadi berkat bagi sesama.
📥 Unduh Modul Ini — GRATISWord + PDF ber-kop · atas nama Anda

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Hidup sebagai Saksi Kristus
Pendidikan Agama Kristen · Kelas V · Fase C
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Kristen · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Hidup sebagai Saksi Kristus
Pendidikan Agama Kristen · Fase C · Kelas V · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen
Fase / KelasC / V
Materi PokokHidup sebagai Saksi Kristus
Alokasi Waktu3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProject-Based Learning (PjBL) + Praktik

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik telah memahami kisah-kisah Alkitab tentang teladan Yesus Kristus dan para murid-Nya.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: keimanan dan ketakwaan, kolaborasi, kreativitas.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BKPDM No. 020 Tahun 2026
Elemen / DomainBeriman kepada Allah Tritunggal dan Berakhlak Mulia
Rumusan CP FasePeserta didik memahami dan menghayati nilai-nilai keimanan Kristen, serta mampu menunjukkan perilaku yang mencerminkan kasih dan keadilan Allah dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud kesaksian Kristus.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualFakta bahwa banyak orang Kristen di seluruh dunia mewujudkan iman mereka melalui tindakan kasih dan pelayanan.
KonseptualKonsep inti bahwa hidup sebagai saksi Kristus berarti meneladani ajaran dan kasih-Nya dalam perkataan dan perbuatan sehari-hari.
ProseduralLangkah-langkah praktis untuk menunjukkan kasih, kebaikan, dan kebenaran Kristus dalam interaksi sosial dan lingkungan sekitar.
MetakognitifKesadaran bahwa belajar menjadi saksi Kristus bukan hanya tentang pengetahuan, tetapi juga tentang perubahan sikap dan tindakan nyata dalam hidup.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengidentifikasi contoh-contoh tindakan yang mencerminkan hidup sebagai saksi Kristus dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Menjelaskan makna hidup sebagai saksi Kristus berdasarkan ajaran Alkitab.
  3. Merencanakan dan melaksanakan aksi sederhana sebagai wujud kesaksian Kristus di lingkungan sekolah atau rumah.
  4. Mengevaluasi pengalaman diri dalam menjadi saksi Kristus dan merumuskan komitmen untuk terus melakukannya.
Halaman 2 · Hidup sebagai Saksi Kristus — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Kristen · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami bahwa menjadi saksi Kristus berarti meneladani kasih dan kebaikan-Nya dalam setiap aspek kehidupan, dan menyadari bahwa tindakan nyata lebih berbicara daripada sekadar perkataan.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita menunjukkan kepada orang lain bahwa kita adalah pengikut Yesus Kristus tanpa harus mengatakannya dengan kata-kata?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject-Based Learning (PjBL) + Praktik
Lintas Disiplin IlmuPendidikan Pancasila: Penerapan nilai gotong royong dan kemanusiaan yang adil dan beradab dalam tindakan kesaksian Kristus.
Bahasa Indonesia: Keterampilan menulis jurnal refleksi dan menceritakan pengalaman aksi kasih dengan bahasa yang baik dan benar.
Seni Budaya: Membuat sketsa atau poster yang kreatif untuk menggambarkan makna hidup sebagai saksi Kristus.
Kemitraan PembelajaranOrang tua diajak untuk mendukung dan memfasilitasi anak dalam melakukan aksi kasih sederhana di rumah atau lingkungan sekitar, serta berbagi pengalaman kesaksian iman mereka.
Lingkungan PembelajaranLingkungan kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan presentasi, serta lingkungan sekolah yang memungkinkan praktik aksi kasih sederhana seperti membantu membersihkan taman.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video pendek inspiratif tentang anak-anak yang menjadi berkat, atau aplikasi untuk membuat poster digital rencana aksi kasih.
Halaman 3 · Hidup sebagai Saksi Kristus — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Kristen · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Mengidentifikasi contoh-contoh tindakan yang mencerminkan hidup sebagai saksi Kristus dalam kehidupan sehari-hari.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitGuru menyapa dan mengajak berdoa, memeriksa kehadiran, kemudian mengajak peserta didik menyanyikan lagu rohani tentang kasih. Guru menunjukkan beberapa gambar orang yang sedang menolong sesama atau menjaga lingkungan, lalu bertanya 'Apa yang mereka lakukan?' dan mengaitkannya dengan materi 'Hidup sebagai Saksi Kristus'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik: 'Apa saja tindakan nyata yang bisa kita lakukan untuk menunjukkan kasih Yesus kepada orang lain?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitPeserta didik dibagi dalam kelompok kecil untuk berdiskusi tentang pengalaman mereka melihat atau melakukan tindakan kebaikan. Mereka mencari contoh-contoh tindakan yang mencerminkan kasih dan kebaikan Kristus dalam berbagai situasi kehidupan sehari-hari (misalnya di rumah, sekolah, atau lingkungan masyarakat) dari kisah Alkitab atau pengalaman pribadi.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitSetiap kelompok membuat daftar tindakan-tindakan tersebut dan memilih satu contoh terbaik untuk dipresentasikan. Mereka juga diminta untuk membuat sketsa sederhana atau drama singkat yang menggambarkan tindakan tersebut.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitSetiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang pentingnya tindakan nyata sebagai kesaksian Kristus, serta mengajak peserta didik merenungkan bagaimana tindakan kecil dapat membawa dampak besar. Guru juga mengingatkan bahwa semua orang dapat menjadi saksi Kristus melalui perbuatan baik.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menitPeserta didik bersama guru menyimpulkan bahwa menjadi saksi Kristus berarti melakukan kebaikan. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif semua peserta didik, memberikan tugas untuk mengamati satu tindakan baik yang dilakukan orang lain, dan menutup dengan doa syukur.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Hidup sebagai Saksi Kristus — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Kristen · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem-Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Menjelaskan makna hidup sebagai saksi Kristus berdasarkan ajaran Alkitab.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitGuru menyapa, berdoa, dan memeriksa kehadiran. Guru mengulang sedikit materi pertemuan sebelumnya dan mengajak peserta didik berbagi hasil pengamatan tindakan baik yang mereka lakukan sebagai tugas. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu memahami makna saksi Kristus dari Alkitab, dan pertanyaan pemantik: 'Apa kata Alkitab tentang hidup sebagai saksi Kristus dan mengapa itu penting?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitPeserta didik membaca dan merenungkan ayat Alkitab yang relevan (misalnya Matius 5:16: 'Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga' atau Kisah Para Rasul 1:8: 'Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.'). Mereka berdiskusi dalam kelompok untuk menemukan makna 'saksi Kristus' dari ayat tersebut dan mengaitkannya dengan tindakan nyata yang telah diidentifikasi pada pertemuan sebelumnya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitSetiap kelompok membuat mind map atau poster yang menjelaskan makna hidup sebagai saksi Kristus berdasarkan ayat Alkitab dan contoh-contoh tindakan. Mereka juga merumuskan satu kalimat inti tentang 'Apa arti menjadi saksi Kristus bagiku?'.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitPerwakilan kelompok mempresentasikan mind map atau poster mereka. Guru memberikan penguatan tentang makna teologis menjadi saksi Kristus, menegaskan bahwa kesaksian bukan hanya perkataan tetapi juga kehidupan yang memuliakan Tuhan. Guru juga memberikan umpan balik konstruktif terhadap hasil kerja kelompok.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menitPeserta didik dan guru menyimpulkan makna hidup sebagai saksi Kristus secara Alkitabiah. Guru memberikan apresiasi atas pemahaman yang telah dicapai, menugaskan peserta didik untuk mulai memikirkan satu aksi sederhana yang akan mereka lakukan sebagai kesaksian, dan menutup dengan doa permohonan agar Roh Kudus memampukan mereka menjadi saksi Kristus.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Hidup sebagai Saksi Kristus — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Kristen · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProject-Based Learning
Tujuan Pertemuan 3Merencanakan dan melaksanakan aksi sederhana sebagai wujud kesaksian Kristus di lingkungan sekolah atau rumah serta mengevaluasi pengalaman diri.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitGuru menyapa, berdoa, dan memeriksa kehadiran. Guru mengajak peserta didik untuk mengingat kembali makna menjadi saksi Kristus dan pentingnya tindakan nyata. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu merencanakan dan melaksanakan aksi kesaksian, serta pertanyaan pemantik: 'Aksi nyata apa yang bisa kita lakukan hari ini atau minggu ini untuk menjadi saksi Kristus di lingkungan kita?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitPeserta didik secara individu atau berpasangan merencanakan sebuah 'Aksi Kasih Sederhana' sebagai wujud kesaksian Kristus di lingkungan sekolah atau rumah (misalnya membantu teman yang kesulitan, membersihkan lingkungan kelas, berbagi makanan, mengucapkan terima kasih dengan tulus). Mereka mengisi lembar rencana aksi yang mencakup: apa yang akan dilakukan, siapa yang akan dibantu/terlibat, kapan, dan bagaimana dampaknya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitPeserta didik melaksanakan aksi kasih yang telah direncanakan (jika memungkinkan dilakukan di lingkungan sekolah atau rumah setelah jam pelajaran). Setelah melaksanakan aksi, mereka menuliskan pengalaman mereka dalam sebuah jurnal refleksi, menceritakan apa yang mereka lakukan, bagaimana perasaan mereka, dan bagaimana respon dari orang yang mereka bantu atau lingkungan sekitar.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitPeserta didik berbagi pengalaman aksi kasih mereka di depan kelas atau dalam kelompok kecil. Guru memfasilitasi diskusi tentang tantangan dan sukacita dalam melakukan aksi tersebut, serta bagaimana aksi kecil dapat membawa perubahan. Guru juga mengajak peserta didik untuk mengevaluasi diri dan merumuskan komitmen untuk terus hidup sebagai saksi Kristus.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menitPeserta didik bersama guru merangkum seluruh pembelajaran tentang hidup sebagai saksi Kristus. Guru memberikan pujian dan apresiasi atas keberanian dan tindakan nyata yang telah dilakukan peserta didik, mengingatkan bahwa setiap hari adalah kesempatan untuk menjadi saksi Kristus, dan menutup dengan doa berkat agar peserta didik senantiasa menjadi terang bagi sesama.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Hidup sebagai Saksi Kristus — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Kristen · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Merencanakan dan merefleksikan aksi kasih sederhana sebagai wujud kesaksian Kristus.

Alat & bahan: Kertas HVS, alat tulis, pensil warna/spidol

Langkah kerja:

  1. Bacalah kembali Matius 5:16 dan Kisah Para Rasul 1:8.
  2. Pikirkan satu aksi kasih sederhana yang bisa kamu lakukan di sekolah atau di rumah dalam minggu ini.
  3. Isilah tabel rencana aksi kasih di bawah ini.
  4. Setelah melaksanakan aksi, tulislah pengalamanmu dalam kolom refleksi.
  5. Berbagilah pengalamanmu dengan teman dan gurumu.

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Hidup sebagai Saksi Kristus — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Kristen · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang 'saksi'?
  2. Siapa itu Yesus Kristus bagimu?
  3. Pernahkah kamu melakukan perbuatan baik kepada orang lain? Ceritakan!
  4. Menurutmu, apa hubungan antara perbuatan baik dengan iman kepada Yesus?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, presentasi, dan penyusunan rencana aksi kasih.

Sumatif (akhir): Penilaian jurnal refleksi aksi kasih dan presentasi pengalaman sebagai wujud pemahaman dan penerapan materi.

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Hidup sebagai Saksi Kristus — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Kristen · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi contoh-contoh tindakan yang mencerminkan hidup sebagai saksi Kristus dalam kehidupan sehari-hari.Contoh tindakan saksi Kristus2 JPkeimanan dan ketakwaan, kolaborasi
2Menjelaskan makna hidup sebagai saksi Kristus berdasarkan ajaran Alkitab.Makna saksi Kristus dari Alkitab2 JPkeimanan dan ketakwaan, penalaran kritis
3Merencanakan dan melaksanakan aksi sederhana sebagai wujud kesaksian Kristus di lingkungan sekolah atau rumah.Aksi kasih sebagai kesaksian2 JPkeimanan dan ketakwaan, kreativitas, kolaborasi
Halaman 9 · Hidup sebagai Saksi Kristus — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Kristen · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Menjadi pengikut Yesus Kristus berarti tidak hanya percaya di dalam hati, tetapi juga menunjukkan iman itu melalui tindakan nyata. Kita dipanggil untuk menjadi 'terang dunia' dan 'garam dunia', yang artinya kita harus membawa kebaikan dan perubahan positif di mana pun kita berada. Hidup sebagai saksi Kristus adalah cara kita menunjukkan kasih Allah kepada sesama melalui perkataan dan perbuatan.

1. Panggilan Menjadi Saksi Kristus
Dalam Alkitab, Yesus memanggil murid-murid-Nya untuk menjadi saksi-Nya. Ini bukan hanya tugas para rasul, tetapi juga panggilan bagi setiap orang yang percaya. Menjadi saksi Kristus berarti kita hidup sesuai dengan ajaran-Nya, meneladani kasih-Nya, dan membagikan kabar baik Injil melalui cara hidup kita. Ini adalah kehormatan dan tanggung jawab besar yang diberikan Tuhan kepada kita untuk menjadi perpanjangan tangan-Nya di dunia.

2. Terang dan Garam Dunia
Yesus berkata, 'Kamu adalah terang dunia' dan 'Kamu adalah garam dunia' (Matius 5:13-16). Terang berarti kita harus bersinar dengan perbuatan baik, sehingga orang lain melihat kasih Kristus melalui kita. Garam berarti kita harus membawa pengaruh positif, mencegah kebusukan, dan memberi rasa pada lingkungan sekitar kita. Ini menunjukkan bahwa hidup sebagai saksi Kristus harus berdampak nyata dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya di gereja.

3. Tindakan Nyata sebagai Kesaksian
Kesaksian Kristus tidak selalu harus dengan khotbah atau kata-kata. Seringkali, tindakan kita lebih berbicara keras daripada perkataan. Contoh tindakan nyata sebagai saksi Kristus antara lain: menolong teman yang kesulitan, berbagi dengan yang membutuhkan, memaafkan orang yang bersalah, berkata jujur, menjaga kebersihan lingkungan, atau menunjukkan sikap hormat kepada orang tua dan guru. Setiap tindakan kebaikan adalah wujud kasih Kristus.

4. Teladan Hidup Yesus Kristus
Yesus Kristus adalah teladan utama kita dalam hidup sebagai saksi. Sepanjang hidup-Nya, Yesus menunjukkan kasih, belas kasihan, keadilan, dan pengorbanan. Ia menyembuhkan orang sakit, memberi makan yang lapar, mengampuni orang berdosa, dan mengajarkan kebenaran. Dengan merenungkan dan meneladani hidup Yesus, kita akan dimampukan untuk menjadi saksi-Nya yang setia di tengah dunia ini. Roh Kudus akan memampukan kita.

5. Dampak Kesaksian Kita
Ketika kita hidup sebagai saksi Kristus, kita tidak hanya memberkati orang lain, tetapi juga memuliakan nama Tuhan. Orang lain akan melihat perbuatan baik kita dan mungkin tertarik untuk mengenal Yesus lebih jauh. Kesaksian kita dapat membawa harapan, sukacita, dan perubahan dalam hidup banyak orang. Oleh karena itu, mari kita terus berusaha menjadi saksi Kristus yang setia dalam setiap langkah kehidupan kita.

Rangkuman: Hidup sebagai saksi Kristus berarti meneladani kasih dan kebaikan Yesus dalam perkataan dan perbuatan sehari-hari. Kita dipanggil untuk menjadi terang dan garam dunia, membawa dampak positif di lingkungan kita. Tindakan nyata seperti menolong, berbagi, memaafkan, dan jujur adalah wujud kesaksian yang kuat. Dengan hidup seperti Yesus, kita memuliakan Tuhan dan menjadi berkat bagi sesama.

Halaman 10 · Hidup sebagai Saksi Kristus — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Kristen · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
SaksiOrang yang melihat atau mengetahui suatu kejadian dan dapat menceritakannya; dalam konteks ini, orang yang menunjukkan kebenaran Kristus melalui hidupnya.
KesaksianPernyataan atau bukti tentang kebenaran; dalam konteks iman, cara menunjukkan atau membuktikan iman kepada Kristus.
Terang DuniaKiasan untuk orang Kristen yang hidupnya memancarkan kebaikan dan kebenaran Kristus sehingga menjadi contoh bagi orang lain.
Garam DuniaKiasan untuk orang Kristen yang membawa pengaruh positif, mencegah kejahatan, dan memberi arti pada kehidupan di sekitarnya.
Roh KudusRoh Allah yang memberikan kekuatan dan bimbingan kepada orang percaya untuk hidup sesuai kehendak Tuhan dan menjadi saksi Kristus.

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Hidup sebagai Saksi Kristus — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Kristen · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Hidup sebagai Saksi Kristus" mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen Kelas V ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
( …………………………… )
NIP. ……………………
…………………, ………………
Guru Mata Pelajaran
nama Anda
NIP. ……………………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Hidup sebagai Saksi Kristus — pratinjau tuntas.org

1 Materi Pendidikan Agama Kristen Terkait

Buah-buah RohPendidikan Agama Kristen Kelas V SDDoa Bapa KamiPendidikan Agama Kristen Kelas V SDKarya Keselamatan dalam YesusPendidikan Agama Kristen Kelas V SDPersahabatan yang SehatPendidikan Agama Kristen Kelas V SDRoh Kudus PenolongkuPendidikan Agama Kristen Kelas V SDTanggung Jawab terhadap LingkunganPendidikan Agama Kristen Kelas V SD

2 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar Pendidikan Agama Kristen Hidup sebagai Saksi Kristus ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Kristen kelas V langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026.

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Materi Pendidikan Agama Kristen Lainnya — GRATISPilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.