Modul ajar Pendidikan Pancasila SD kelas I materi Aturan di Rumah dan Sekolah lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Rumusan: Peserta didik Fase A mampu mengidentifikasi dan memahami aturan dasar di lingkungan keluarga dan sekolah, serta menunjukkan perilaku patuh terhadap aturan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Acuan: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Kompetensi awal: Peserta didik sudah mengenal beberapa aturan dasar di rumah, seperti pamit saat keluar rumah.
Pemahaman bermakna: Mematuhi aturan di rumah dan sekolah membuat hidup kita lebih tertib, aman, dan menyenangkan, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab.
Pertanyaan pemantik: Bagaimana rasanya jika di rumah tidak ada aturan sama sekali? Apa yang akan terjadi?
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi minimal 3 aturan di rumah dan menjelaskan alasannya.
Kegiatan awal: Guru menyapa, mengajak berdoa, memeriksa kehadiran, mengingatkan materi sebelumnya tentang keluarga, lalu menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini tentang aturan di rumah dan bertanya, 'Apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan di rumah kita?'
Memahami: Peserta didik mengamati gambar-gambar kegiatan di rumah (misal: merapikan mainan, makan bersama, pamit orang tua) dan mendiskusikan mana yang merupakan aturan dan mengapa.
Mengaplikasi: Peserta didik secara berkelompok membuat daftar aturan di rumah mereka masing-masing berdasarkan diskusi dan pengalaman pribadi.
Merefleksi: Beberapa kelompok mempresentasikan hasil diskusinya, guru memberikan umpan balik positif dan penguatan tentang pentingnya aturan di rumah.
Penutup: Guru mengajak siswa menyimpulkan aturan-aturan penting di rumah, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, dan mengingatkan untuk mempraktikkan di rumah, dilanjutkan doa penutup.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi minimal 3 aturan di sekolah dan mencontohkan perilaku patuh terhadapnya.
Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, presensi, mengingatkan kembali tentang aturan di rumah, lalu menyampaikan tujuan pembelajaran tentang aturan di sekolah dan mengajukan pertanyaan, 'Bagaimana agar kita semua nyaman saat belajar di kelas?'
Memahami: Peserta didik diberi studi kasus singkat tentang situasi di sekolah yang menunjukkan pelanggaran aturan (misal: mengganggu teman saat guru menjelaskan) dan diminta mendiskusikan apa yang salah dan bagaimana seharusnya.
Mengaplikasi: Peserta didik bermain peran mencontohkan perilaku patuh terhadap aturan sekolah seperti antre, menjaga kebersihan, dan menghormati guru.
Merefleksi: Setiap kelompok menampilkan hasil bermain peran, teman-teman memberikan apresiasi dan masukan, guru menguatkan pemahaman tentang pentingnya aturan sekolah.
Penutup: Guru bersama siswa membuat kesimpulan tentang aturan sekolah yang paling penting, memberikan apresiasi, dan mengajak untuk selalu mematuhinya, diakhiri doa.
Tujuan: Peserta didik dapat membandingkan aturan di rumah dan sekolah serta menunjukkannya dalam bentuk poster sederhana.
Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, presensi, mengulas kembali materi aturan di rumah dan sekolah, lalu menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu membuat poster tentang aturan yang disayangi.
Memahami: Guru memfasilitasi diskusi perbandingan antara aturan di rumah dan sekolah, menanyakan persamaan dan perbedaannya serta mengapa keduanya penting.
Mengaplikasi: Peserta didik secara individu atau kelompok kecil membuat poster sederhana yang berisi gambar dan tulisan tentang aturan di rumah dan sekolah yang mereka pahami dan akan patuhi.
Merefleksi: Peserta didik memamerkan poster karya mereka, saling memberi apresiasi, dan guru memberikan umpan balik serta penguatan.
Penutup: Guru memberikan apresiasi tertinggi atas karya poster dan partisipasi seluruh siswa, mengajak untuk selalu menjadi anak yang taat aturan, dan menutup pembelajaran dengan doa.
Proses (formatif): Guru mengamati partisipasi siswa dalam diskusi, bermain peran, dan pembuatan poster, serta memberikan umpan balik lisan.
Akhir (sumatif): Penilaian hasil karya poster siswa dan performa saat bermain peran untuk mengukur pemahaman dan kemampuan mengaplikasikan aturan.
| Tujuan | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|
| Mengidentifikasi aturan di rumah | Aturan di Rumah | 2 JP | Mandiri, Gotong Royong |
| Mengidentifikasi aturan di sekolah | Aturan di Sekolah | 2 JP | Mandiri, Bernalar Kritis |
| Membandingkan dan mencontohkan aturan di rumah dan sekolah | Poster Aturan | 2 JP | Mandiri, Gotong Royong, Bernalar Kritis |
Halo anak-anak hebat! Kali ini kita akan belajar tentang aturan. Aturan itu penting sekali, lho, agar hidup kita jadi lebih rapi, aman, dan menyenangkan. Yuk, kita cari tahu apa saja aturan di rumah dan di sekolah kita!
Di rumah, kita punya aturan agar semua anggota keluarga merasa nyaman. Contohnya, setelah bermain, mainan harus dibereskan. Sebelum makan, kita harus mencuci tangan. Saat keluar rumah, jangan lupa pamit kepada Ayah atau Ibu. Dengan mematuhi aturan, kita menunjukkan rasa sayang kepada keluarga dan menjadi anak yang bertanggung jawab.
Sekolah adalah rumah kedua kita. Agar belajar kita menyenangkan dan semua teman merasa aman, ada aturan di sekolah. Misalnya, kita harus antre saat mengambil buku di perpustakaan. Saat guru menjelaskan, kita harus mendengarkan dengan baik. Kita juga harus menjaga kebersihan kelas dan tidak mengganggu teman. Mematuhi aturan sekolah membuat kita jadi anak yang disiplin.
Aturan dibuat agar hidup kita tertib dan teratur. Bayangkan jika tidak ada aturan, pasti akan kacau! Di rumah, aturan membantu kita hidup harmonis dengan keluarga. Di sekolah, aturan membantu kita belajar dengan baik dan berteman dengan siapa saja. Mematuhi aturan juga melatih kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Menjadi anak yang patuh pada aturan itu keren! Kita bisa mulai dari hal-hal kecil. Di rumah, bantu Ibu merapikan meja setelah makan. Di sekolah, buang sampah pada tempatnya. Jika kita selalu patuh, kita akan disayang orang tua, disukai teman, dan menjadi anak yang pintar dan bertanggung jawab.
Rangkuman: Aturan ada di mana-mana, baik di rumah maupun di sekolah. Kita harus mematuhi aturan agar hidup tertib, aman, dan nyaman. Dengan patuh pada aturan, kita belajar bertanggung jawab dan menjadi anak yang baik.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi aturan di rumah dan sekolah serta mencontohkan perilakunya.
Alat & bahan: Kertas gambar, pensil warna, spidol, lembar kerja bergambar.
| Aturan | Tata tertib yang harus dipatuhi. |
| Patuh | Taat atau mengikuti aturan. |
| Tertib | Teratur, rapi, tidak kacau. |
| Bertanggung jawab | Melaksanakan kewajiban dengan baik. |
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Pancasila kelas I langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025.
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.