Modul ajar Pendidikan Pancasila SD kelas I materi Mengenal lambang negara garuda pancasila lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Rumusan: Peserta didik mampu mengenal dan menceritakan simbol-simbol negara, seperti bendera, bahasa, dan lambang negara, serta mengenal hari-hari besar nasional.
Acuan: Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah
Kompetensi awal: Peserta didik telah mengenal beberapa simbol di lingkungan sekitar seperti rambu lalu lintas atau logo tertentu.
Pemahaman bermakna: Mengenal Garuda Pancasila bukan hanya menghafal gambar, tetapi memahami maknanya sebagai cerminan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia yang harus dijaga dan dihormati.
Pertanyaan pemantik: Mengapa burung Garuda menjadi lambang negara kita, ya?
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi bentuk dan warna lambang negara Garuda Pancasila dengan tepat serta menyebutkan bagian-bagian lambang Garuda Pancasila (kepala burung, perisai, cakar, pita) dengan benar.
Kegiatan awal: Guru menyapa dan mengajak berdoa, mengecek kehadiran, lalu menunjukkan gambar besar Garuda Pancasila dan bertanya 'Siapa yang tahu ini gambar apa?' untuk mengaitkan dengan pengalaman anak. Guru menyampaikan bahwa hari ini kita akan belajar tentang lambang negara kita yang sangat istimewa.
Memahami: Peserta didik mengamati gambar atau model 3D Garuda Pancasila yang dibawa guru, lalu guru membimbing mereka mengidentifikasi bentuk, warna, dan bagian-bagian utama (kepala burung, perisai, cakar, pita) melalui pertanyaan interaktif. Guru menceritakan secara singkat mengapa burung Garuda dipilih menjadi lambang negara.
Mengaplikasi: Peserta didik secara berpasangan mewarnai sketsa lambang Garuda Pancasila sesuai warna aslinya dan menuliskan nama bagian-bagiannya (misal: 'kepala burung', 'perisai') dengan bantuan guru.
Merefleksi: Beberapa perwakilan peserta didik menunjukkan hasil karyanya dan menyebutkan bagian-bagian Garuda Pancasila. Guru memberikan umpan balik positif dan menguatkan pemahaman tentang pentingnya lambang negara. Guru juga memutar lagu 'Garuda Pancasila' agar anak-anak lebih familiar.
Penutup: Guru mengajak peserta didik menyimpulkan bersama apa yang sudah dipelajari. Guru memberikan pujian atas semangat belajar mereka dan mengingatkan untuk selalu bangga pada lambang negara. Ditutup dengan tepuk tangan semangat dan doa.
Tujuan: Peserta didik dapat menjelaskan makna sederhana dari simbol-simbol Pancasila pada perisai Garuda dengan bantuan guru.
Kegiatan awal: Guru menyapa dan mengajak berdoa, mengecek kehadiran. Guru mengulas kembali bagian-bagian Garuda Pancasila yang sudah dipelajari, khususnya bagian perisai. Guru memantik diskusi: 'Di perisai Garuda ada gambar apa saja, ya? Mengapa gambarnya berbeda-beda?'
Memahami: Peserta didik mengamati lebih dekat gambar perisai Garuda Pancasila. Guru memperkenalkan lima simbol di perisai (bintang, rantai, pohon beringin, kepala banteng, padi dan kapas) satu per satu, menjelaskan makna sederhananya dengan cerita atau contoh konkret yang mudah dipahami anak-anak (misal: bintang untuk cahaya Tuhan, rantai untuk persatuan teman).
Mengaplikasi: Dalam kelompok kecil, peserta didik mencocokkan gambar simbol Pancasila dengan kartu nama simbolnya dan kartu makna sederhananya. Mereka juga dapat menempelkan gambar simbol Pancasila pada perisai Garuda yang kosong di LKPD.
Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil pencocokan dan penempelan simbol, serta mencoba menjelaskan makna salah satu simbol. Guru memberikan penguatan dan koreksi jika ada yang kurang tepat, serta menayangkan video singkat animasi tentang makna Pancasila.
Penutup: Guru mengajak peserta didik menyimpulkan makna setiap simbol Pancasila. Guru mengapresiasi kerja sama kelompok dan semangat mereka dalam memahami makna penting. Guru mengingatkan untuk mengingat selalu makna-makna baik tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Ditutup dengan doa dan salam.
Tujuan: Peserta didik dapat membuat karya sederhana yang menggambarkan lambang negara Garuda Pancasila dengan kreatif dan menunjukkan sikap bangga terhadap lambang negara Garuda Pancasila.
Kegiatan awal: Guru menyapa dan mengajak berdoa, mengecek kehadiran. Guru mengingatkan kembali tentang Garuda Pancasila dan makna simbol-simbolnya. Guru menyampaikan bahwa hari ini mereka akan membuat proyek seru untuk menunjukkan rasa bangga pada lambang negara.
Memahami: Guru menjelaskan konsep proyek 'Garudaku Bangga'. Peserta didik akan membuat kolase atau patung sederhana Garuda Pancasila dari bahan-bahan yang telah disiapkan. Guru menunjukkan contoh karya dan menjelaskan langkah-langkah pengerjaannya secara bertahap.
Mengaplikasi: Peserta didik secara individu atau berpasangan (sesuai kebutuhan) membuat karya Garuda Pancasila. Mereka bisa memilih membuat kolase dari kertas warna, menempel biji-bijian, atau membentuk dari plastisin. Guru berkeliling membimbing dan memberikan bantuan.
Merefleksi: Peserta didik memamerkan karya 'Garudaku Bangga' mereka di depan kelas atau di sudut kelas. Setiap peserta didik menceritakan singkat proses pembuatannya dan mengapa mereka bangga dengan lambang negara. Guru memberikan apresiasi tinggi untuk setiap karya dan usaha mereka.
Penutup: Guru mengajak peserta didik menyimpulkan seluruh pembelajaran tentang Garuda Pancasila dan pentingnya menjaga kebanggaan. Guru memberikan pujian atas kreativitas dan semangat mereka. Guru mengingatkan untuk selalu menghormati lambang negara. Ditutup dengan tepuk tangan meriah dan doa bersama yang penuh semangat.
Proses (formatif): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan hasil mewarnai/menempel LKPD.
Akhir (sumatif): Penilaian hasil karya proyek 'Garudaku Bangga' dan presentasi singkat peserta didik tentang kebanggaannya.
| Tujuan | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|
| Mengidentifikasi bentuk dan warna lambang negara Garuda Pancasila | Bentuk dan warna Garuda Pancasila | 2 JP | Kewargaan, Kreativitas |
| Menjelaskan makna sederhana simbol-simbol Pancasila pada perisai Garuda | Makna simbol Pancasila | 2 JP | Kewargaan, Penalaran Kritis |
| Membuat karya sederhana Garuda Pancasila dan menunjukkan sikap bangga | Proyek 'Garudaku Bangga' | 2 JP | Kreativitas, Kolaborasi, Kewargaan |
Halo anak-anak hebat! Hari ini kita akan belajar tentang lambang negara kita, yaitu Garuda Pancasila. Garuda Pancasila adalah simbol kebanggaan bangsa Indonesia. Dengan mengenal dan memahami lambang ini, kita akan semakin mencintai negara kita. Mari kita cari tahu apa saja keunikan dan makna yang tersembunyi di dalamnya!
Garuda adalah burung yang gagah dan kuat, yang menjadi lambang negara Indonesia. Kepala burung Garuda selalu menghadap ke kanan, melambangkan kebaikan dan kebenaran. Burung Garuda memiliki bulu-bulu yang banyak, melambangkan tanggal kemerdekaan Indonesia. Cakar Garuda yang kokoh mencengkeram pita bertuliskan 'Bhinneka Tunggal Ika'. Ini artinya 'Berbeda-beda tetapi Tetap Satu Jua', mengajarkan kita untuk selalu bersatu meskipun berbeda.
Di dada burung Garuda ada perisai yang berbentuk seperti jantung. Perisai ini sangat penting karena di dalamnya terdapat lima gambar yang melambangkan dasar negara kita, yaitu Pancasila. Setiap gambar memiliki arti yang dalam dan menjadi pedoman hidup kita sebagai bangsa Indonesia. Mari kita pelajari satu per satu makna dari setiap gambar di perisai Garuda Pancasila.
Di tengah perisai ada gambar bintang berwarna emas. Bintang emas ini melambangkan sila pertama Pancasila, yaitu 'Ketuhanan Yang Maha Esa'. Bintang ini seperti cahaya yang menerangi, mengajarkan kita untuk percaya kepada Tuhan dan selalu berbuat baik. Kita semua punya keyakinan masing-masing, dan bintang ini mengingatkan kita untuk saling menghormati.
Di bagian bawah bintang, ada gambar rantai emas. Rantai ini tidak putus, melambangkan sila kedua 'Kemanusiaan yang Adil dan Beradab'. Rantai ini mengingatkan kita untuk saling membantu dan rukun dengan sesama. Di bagian kanan atas, ada pohon beringin yang rindang. Pohon beringin melambangkan sila ketiga 'Persatuan Indonesia'. Pohon ini punya banyak akar yang menjalar, artinya kita harus bersatu meskipun berbeda-beda.
Di bagian kiri atas perisai, ada gambar kepala banteng. Kepala banteng melambangkan sila keempat 'Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan'. Banteng adalah hewan yang suka berkumpul, jadi ini mengajarkan kita untuk bermusyawarah atau berdiskusi untuk mencapai kesepakatan. Terakhir, di bagian kanan bawah ada padi dan kapas. Padi dan kapas melambangkan sila kelima 'Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia'. Padi artinya makanan, dan kapas artinya sandang atau pakaian. Ini berarti semua rakyat Indonesia harus hidup makmur dan adil.
Rangkuman: Garuda Pancasila adalah lambang negara Indonesia yang gagah. Ia memiliki perisai di dada dengan lima simbol Pancasila: bintang, rantai, pohon beringin, kepala banteng, serta padi dan kapas. Setiap simbol memiliki makna luhur yang mengajarkan kita untuk percaya Tuhan, rukun, bersatu, bermusyawarah, dan hidup adil. Kita harus bangga dan menghormati lambang negara kita ini.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi dan mencocokkan simbol-simbol Pancasila pada perisai Garuda.
Alat & bahan: Gambar Garuda Pancasila (ukuran A4), gunting, lem, kartu gambar simbol Pancasila, kartu nama simbol, kartu makna sederhana.
| Garuda Pancasila | Lambang negara Indonesia. |
| Perisai | Bagian di dada Garuda Pancasila yang memuat simbol-simbol Pancasila. |
| Bhinneka Tunggal Ika | Semboyan negara, artinya 'Berbeda-beda tetapi Tetap Satu Jua'. |
| Pancasila | Dasar negara Indonesia yang terdiri dari lima sila. |
| Simbol | Gambar atau tanda yang mewakili suatu makna. |
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Pancasila kelas I langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.