tuntas.orgBuat Modul Ajar →
BerandaModul Ajar SDPendidikan Pancasila › mengenal karakter para perumus Pancasila;
SD · Kelas IV · Fase B

Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas IV
mengenal karakter para perumus Pancasila;

Modul ajar Pendidikan Pancasila SD kelas IV materi mengenal karakter para perumus Pancasila; lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kurikulum Merdeka 2025/2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar Pendidikan Pancasila kelas IV materi mengenal karakter para perumus Pancasila;
Ringkasan: Para perumus Pancasila adalah tokoh-tokoh hebat seperti Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta, Mr. Muh. Yamin, Mr. Supomo, dan K.H. Wahid Hasyim. Mereka memiliki karakter mulia seperti berani, cerdas, jujur, nasionalis, bijaksana, religius, dan toleran. Karakter-karakter ini sangat penting untuk kita teladani agar kita bisa menjadi warga negara yang baik, menjaga persatuan, dan memajukan Indonesia.
Model: Project Based Learning (PjBL) + praktikDimensi: kewargaan, kolaborasi, kreativitasWord + PDF
Buat & Unduh Modul Ini — GRATISPendidikan Pancasila · mengenal karakter para perumus Pancasila; · atas nama Anda

1 Capaian Pembelajaran

Kompetensi awal: Peserta didik telah mengenal nama-nama pahlawan nasional dan beberapa peristiwa penting dalam sejarah kemerdekaan Indonesia.

Pemahaman bermakna: Memahami bahwa Pancasila bukan hanya sekadar dasar negara, tetapi juga hasil pemikiran dan perjuangan tokoh-tokoh hebat dengan karakter luar biasa yang harus kita teladani untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Pertanyaan pemantik: Bagaimana ya, karakter para bapak dan ibu bangsa kita yang berhasil merumuskan Pancasila yang hebat itu?

2 Tujuan Pembelajaran

3 Kegiatan Pembelajaran (5 Pertemuan)

Pertemuan 1 — Discovery Learning

Tujuan: Mengidentifikasi nama-nama tokoh perumus Pancasila dengan benar.

Kegiatan awal: Guru menyapa peserta didik, mengajak berdoa bersama, dan mengecek kehadiran. Guru mengajak peserta didik mengingat kembali materi tentang Pancasila sebagai dasar negara. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengenal para perumus Pancasila dan memberikan pertanyaan pemantik: 'Siapa saja ya tokoh-tokoh hebat yang berjasa merumuskan Pancasila?'

Memahami: Peserta didik diajak mengamati gambar atau video singkat tentang Sidang BPUPKI dan PPKI. Guru membimbing peserta didik untuk menyebutkan nama-nama tokoh yang terlihat dalam gambar/video tersebut dan mencatatnya.

Mengaplikasi: Dalam kelompok kecil, peserta didik mencari tahu lebih banyak nama-nama perumus Pancasila dari buku atau sumber digital sederhana yang disediakan guru, lalu mencocokkan dengan hasil pengamatan awal.

Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan daftar nama tokoh perumus Pancasila yang berhasil mereka kumpulkan. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang pentingnya mengenal para tokoh ini. Peserta didik diajak menyebutkan satu nama tokoh yang paling mereka ingat.

Penutup: Guru dan peserta didik menyimpulkan nama-nama perumus Pancasila. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan mengingatkan untuk terus bersemangat belajar sejarah. Doa penutup dipimpin oleh salah satu peserta didik.

Pertemuan 2 — Inquiry Based Learning

Tujuan: Menjelaskan karakteristik dan nilai-nilai luhur yang dimiliki oleh para perumus Pancasila.

Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, dan presensi. Guru mengajak peserta didik mengingat kembali nama-nama perumus Pancasila. Guru menyampaikan tujuan pertemuan hari ini yaitu mencari tahu karakter dan nilai-nilai luhur dari para tokoh tersebut. Guru bertanya: 'Menurut kalian, karakter seperti apa ya yang dimiliki para tokoh hebat itu?'

Memahami: Peserta didik dibagi menjadi kelompok dan setiap kelompok diberikan kartu nama tokoh perumus Pancasila (misal: Soekarno, Hatta, Yamin, Supomo, Wahid Hasyim). Setiap kelompok mendapatkan teks singkat atau infografis tentang biografi dan karakter utama tokoh tersebut.

Mengaplikasi: Dalam kelompok, peserta didik membaca dan berdiskusi untuk mengidentifikasi karakter menonjol (misalnya: berani, cerdas, suka bermusyawarah, religius, cinta tanah air) dan nilai-nilai luhur (misalnya: persatuan, toleransi, gotong royong) dari tokoh yang mereka dapatkan. Mereka mencatatnya dalam lembar kerja.

Merefleksi: Setiap kelompok membagikan hasil diskusinya tentang karakter dan nilai luhur tokoh mereka. Guru memberikan penguatan bahwa karakter-karakter tersebutlah yang membuat mereka mampu merumuskan Pancasila. Peserta didik diajak menyebutkan satu karakter yang paling mereka kagumi dari salah satu tokoh.

Penutup: Guru bersama peserta didik merangkum karakter-karakter luhur para perumus Pancasila. Guru memotivasi peserta didik untuk mulai meneladani karakter tersebut. Guru memberikan apresiasi dan menutup pelajaran dengan doa.

Pertemuan 3 — Problem Based Learning

Tujuan: Menganalisis relevansi nilai-nilai karakter perumus Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, dan presensi. Guru mengajak peserta didik mengingat kembali karakter-karakter perumus Pancasila. Guru menyampaikan tujuan pertemuan, yaitu menghubungkan karakter tersebut dengan kehidupan sehari-hari. Guru bertanya: 'Apakah karakter baik para perumus Pancasila itu masih bisa kita terapkan di sekolah atau di rumah?'

Memahami: Guru menyajikan beberapa studi kasus atau cerita pendek tentang situasi di sekolah atau di rumah yang membutuhkan penerapan karakter baik (misalnya, ada teman bertengkar, kesulitan mengerjakan tugas kelompok, atau perbedaan pendapat saat bermain).

Mengaplikasi: Dalam kelompok, peserta didik memilih satu studi kasus dan berdiskusi bagaimana mereka akan menyelesaikan masalah tersebut dengan meneladani karakter perumus Pancasila (misal: musyawarah ala Soekarno-Hatta, toleransi ala Wahid Hasyim, atau semangat persatuan).

Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan solusi mereka dan menjelaskan karakter perumus Pancasila mana yang mereka terapkan. Kelompok lain memberikan tanggapan. Guru memberikan umpan balik dan mengaitkan solusi dengan nilai-nilai Pancasila.

Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan pentingnya menerapkan karakter luhur perumus Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Guru memberikan apresiasi dan motivasi untuk terus berbuat baik, lalu menutup pelajaran dengan doa.

Pertemuan 4 — Project Based Learning

Tujuan: Menyajikan hasil identifikasi karakter perumus Pancasila dalam bentuk poster atau cerita bergambar.

Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, dan presensi. Guru mengingat kembali semua yang telah dipelajari tentang perumus Pancasila dan karakternya. Guru menyampaikan tujuan pertemuan, yaitu membuat karya berupa poster atau cerita bergambar. Guru bertanya: 'Karya apa ya yang bisa kita buat untuk menunjukkan rasa bangga kita pada para perumus Pancasila?'

Memahami: Guru menjelaskan tahapan proyek pembuatan poster atau cerita bergambar tentang karakter perumus Pancasila. Peserta didik secara individu atau berpasangan memilih satu atau dua tokoh perumus Pancasila yang paling mereka kagumi.

Mengaplikasi: Peserta didik mulai merancang dan membuat poster atau cerita bergambar. Mereka bisa menggambar, mewarnai, menuliskan nama tokoh, karakter menonjol, dan satu contoh tindakan yang bisa diteladani. Guru berkeliling memberikan bimbingan dan dukungan.

Merefleksi: Peserta didik secara berpasangan saling menunjukkan dan menjelaskan karya mereka kepada teman sebangku. Guru memberikan penguatan tentang keunikan dan makna dari setiap karya. Guru memberikan apresiasi atas usaha dan kreativitas peserta didik.

Penutup: Guru mengingatkan peserta didik untuk menyelesaikan karya mereka jika belum selesai dan mempersiapkannya untuk presentasi di pertemuan berikutnya. Guru memberikan apresiasi dan menutup pelajaran dengan doa.

Pertemuan 5 — Presentation Based Learning

Tujuan: Menunjukkan sikap meneladani karakter perumus Pancasila dalam interaksi di kelas dan lingkungan sekolah.

Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, dan presensi. Guru mengajak peserta didik mengingat kembali karya yang telah dibuat. Guru menyampaikan tujuan pertemuan, yaitu mempresentasikan karya dan menunjukkan sikap meneladani karakter perumus Pancasila. Guru bertanya: 'Bagaimana perasaan kalian saat melihat karya teman-teman? Apa yang bisa kita pelajari dari mereka?'

Memahami: Guru menjelaskan kembali rubrik penilaian presentasi dan memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk mempersiapkan diri sebelum presentasi.

Mengaplikasi: Secara bergantian, peserta didik mempresentasikan poster atau cerita bergambar mereka di depan kelas. Mereka menjelaskan tokoh yang dipilih, karakternya, dan mengapa karakter tersebut penting untuk diteladani. Peserta didik lain mendengarkan dengan seksama dan memberikan pertanyaan atau tanggapan positif.

Merefleksi: Setelah semua presentasi, guru memimpin diskusi kelas tentang karakter-karakter yang paling banyak disebutkan dan bagaimana karakter tersebut bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah. Guru memberikan umpan balik positif dan penguatan terhadap semua peserta didik. Guru menekankan bahwa meneladani karakter baik adalah bentuk penghargaan kepada para pahlawan.

Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan seluruh pembelajaran tentang perumus Pancasila dan karakter luhurnya. Guru memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh peserta didik atas partisipasi, karya, dan semangat mereka. Guru menutup pelajaran dengan doa dan harapan agar semua menjadi anak-anak Indonesia yang berkarakter Pancasila.

4 Asesmen

Proses (formatif): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kemampuan mengidentifikasi karakter, dan kerja sama dalam membuat karya.

Akhir (sumatif): Penilaian hasil karya poster/cerita bergambar dan presentasi tentang karakter perumus Pancasila serta refleksi diri.

5 Alur Tujuan Pembelajaran

TujuanMateriAlokasiDimensi
Mengidentifikasi nama-nama tokoh perumus Pancasila dengan benar.Nama tokoh perumus Pancasila.2 JPKewargaan
Menjelaskan karakteristik dan nilai-nilai luhur yang dimiliki oleh para perumus Pancasila.Karakter dan nilai luhur perumus Pancasila.2 JPKewargaan, Penalaran Kritis
Menganalisis relevansi nilai-nilai karakter perumus Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.Penerapan karakter perumus Pancasila.2 JPKewargaan, Kolaborasi
Menyajikan hasil identifikasi karakter perumus Pancasila dalam bentuk poster atau cerita bergambar.Pembuatan poster/cerita bergambar.2 JPKreativitas, Komunikasi
Menunjukkan sikap meneladani karakter perumus Pancasila dalam interaksi di kelas dan lingkungan sekolah.Presentasi karya dan refleksi diri.2 JPKewargaan, Komunikasi

6 Bahan Ajar & Ringkasan Materi

Pancasila adalah dasar negara kita yang sangat penting. Tahukah kamu, siapa saja tokoh hebat yang berjasa merumuskan Pancasila? Mereka adalah para pahlawan bangsa yang memiliki karakter mulia dan patut kita teladani. Mari kita mengenal lebih dekat siapa saja mereka dan seperti apa karakter baik yang mereka miliki!

Siapa Saja Perumus Pancasila?

Pancasila dirumuskan melalui proses yang panjang oleh Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Beberapa tokoh penting yang sangat berjasa dalam perumusan ini antara lain Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta, Mr. Muh. Yamin, Mr. Supomo, dan K.H. Wahid Hasyim. Mereka semua adalah putra-putri terbaik bangsa yang memiliki pemikiran cemerlang dan semangat juang tinggi untuk Indonesia.

Karakter Ir. Soekarno: Pemersatu dan Berani

Ir. Soekarno dikenal sebagai 'Bapak Proklamator' dan Presiden pertama Indonesia. Beliau adalah sosok yang berani, tegas, dan memiliki kemampuan berpidato yang sangat memukau. Soekarno juga seorang pemersatu bangsa yang selalu mengedepankan musyawarah untuk mencapai mufakat. Semangat persatuan beliau sangat penting dalam menyatukan berbagai perbedaan saat perumusan Pancasila. Beliau selalu bersemangat untuk memajukan Indonesia.

Karakter Drs. Moh. Hatta: Cerdas dan Jujur

Drs. Moh. Hatta adalah Wakil Presiden pertama Indonesia. Beliau dikenal sebagai sosok yang sangat cerdas, teliti, dan jujur. Hatta selalu berpikir kritis dan rasional dalam setiap pengambilan keputusan. Kejujuran dan integritas beliau menjadi teladan bagi kita semua. Beliau juga sangat sederhana dan tidak suka bermewah-mewahan, menunjukkan betapa tulusnya pengabdian beliau untuk negara.

Karakter Mr. Muh. Yamin: Nasionalis dan Berilmu

Mr. Muh. Yamin adalah seorang sastrawan, sejarawan, dan politikus yang sangat mencintai tanah air. Beliau adalah salah satu tokoh yang memberikan usulan tentang dasar negara. Yamin sangat nasionalis dan berilmu luas, terbukti dari pemikiran-pemikirannya yang mendalam. Semangat kebangsaan beliau sangat kuat dan menjadi inspirasi bagi perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Karakter Mr. Supomo: Ahli Hukum dan Bijaksana

Mr. Supomo adalah seorang ahli hukum yang sangat dihormati. Beliau juga menyampaikan usulan tentang dasar negara dengan pandangan yang bijaksana dan mendalam mengenai struktur negara dan masyarakat Indonesia. Kebijaksanaan beliau sangat membantu dalam merumuskan dasar negara yang kokoh dan adil bagi seluruh rakyat Indonesia. Beliau selalu mengutamakan kepentingan bersama.

Karakter K.H. Wahid Hasyim: Religius dan Toleran

K.H. Wahid Hasyim adalah seorang ulama dan tokoh Nahdlatul Ulama yang sangat berpengaruh. Beliau dikenal sebagai sosok yang religius, moderat, dan sangat menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi. Peran beliau sangat penting dalam memastikan bahwa Pancasila mengakomodasi keberagaman agama dan kepercayaan di Indonesia, sehingga semua merasa memiliki dan bersatu.

Meneladani Karakter Perumus Pancasila

Karakter-karakter mulia para perumus Pancasila seperti berani, cerdas, jujur, nasionalis, bijaksana, religius, dan toleran adalah contoh yang sangat baik untuk kita teladani. Dengan meneladani karakter-karakter ini, kita bisa menjadi warga negara yang baik, peduli terhadap sesama, dan turut serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang kita cintai ini. Mulailah dari hal kecil di rumah dan sekolah!

Rangkuman: Para perumus Pancasila adalah tokoh-tokoh hebat seperti Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta, Mr. Muh. Yamin, Mr. Supomo, dan K.H. Wahid Hasyim. Mereka memiliki karakter mulia seperti berani, cerdas, jujur, nasionalis, bijaksana, religius, dan toleran. Karakter-karakter ini sangat penting untuk kita teladani agar kita bisa menjadi warga negara yang baik, menjaga persatuan, dan memajukan Indonesia.

7 LKPD — Lembar Kerja Peserta Didik

Tujuan: Mengidentifikasi dan menuliskan karakter serta nilai-nilai luhur dari perumus Pancasila.

Alat & bahan: Lembar kerja, alat tulis, pensil warna, gunting, lem, gambar tokoh perumus Pancasila, teks biografi singkat.

  1. Bacalah teks biografi singkat tentang tokoh perumus Pancasila yang kamu dapatkan.
  2. Diskusikan dengan kelompokmu, karakter baik apa saja yang dimiliki tokoh tersebut?
  3. Tuliskan karakter-karakter tersebut di kolom yang tersedia.
  4. Berikan contoh sikap atau tindakan yang menunjukkan karakter tersebut.
  5. Tempelkan gambar tokoh di kolom yang sesuai.

8 Glosarium

PancasilaDasar negara Republik Indonesia.
PerumusOrang yang merumuskan atau menyusun sesuatu.
KarakterSifat-sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti yang membedakan seseorang dari yang lain.
BPUPKIBadan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia.
PPKIPanitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia.
ToleransiSikap menghargai perbedaan.
NasionalisSikap cinta tanah air.
MusyawarahPembahasan bersama untuk mencapai mufakat.

9 Materi Pendidikan Pancasila Terkait

menjelaskan sejarah terbentuknya pancasila (pertemuan 1) menyebutkn tokoh-tokoh perumusanPendidikan Pancasila Kelas IV SD
Pelajari menjelaskan sejarah terbentuknya pancasila (pertemuan 1) menyebutkn tokoh-tokoh perumusan →
Pancasila sebagai Nilai KehidupanPendidikan Pancasila Kelas IV SD
Pelajari Pancasila sebagai Nilai Kehidupan →
Proses perumusan dan nilai-nilai PancasilaPendidikan Pancasila Kelas IV SD
Pelajari Proses perumusan dan nilai-nilai Pancasila →
Keberagaman Budaya IndonesiaPendidikan Pancasila Kelas IV SD
Pelajari Keberagaman Budaya Indonesia →
Keragaman Budaya IndonesiaPendidikan Pancasila Kelas IV SD
Pelajari Keragaman Budaya Indonesia →
Penerapan nilai nilai oancasila dalam kehidupan sehari-hariPendidikan Pancasila Kelas IV SD
Pelajari Penerapan nilai nilai oancasila dalam kehidupan sehari-hari →

10 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar Pendidikan Pancasila mengenal karakter para perumus Pancasila; ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Pancasila kelas IV langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025).

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Buat Modul Ajar Lain — GRATISIsi nama & materi, selesai ±1 menit

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.