Modul ajar Pendidikan Pancasila SD kelas III materi Tempat Tinggalku bagian dari NKRI lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kurikulum Merdeka 2025/2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Kompetensi awal: Peserta didik mengenal nama dan lokasi tempat tinggalnya serta beberapa ciri khas daerahnya.
Pemahaman bermakna: Memahami bahwa tempat tinggal kita, dengan segala keunikan dan budayanya, adalah bagian tak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kaya akan keberagaman. Kesadaran ini menumbuhkan rasa bangga dan tanggung jawab untuk menjaga persatuan.
Pertanyaan pemantik: Mengapa meskipun kita tinggal di tempat yang berbeda-beda, kita semua disebut sebagai anak Indonesia?
Tujuan: Mengidentifikasi nama dan lokasi daerah tempat tinggalnya sebagai bagian dari wilayah NKRI serta menjelaskan ciri-ciri khas daerah tempat tinggalnya.
Kegiatan awal: Guru menyapa peserta didik dengan hangat, mengajak berdoa bersama, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan bertanya 'Siapa yang tahu nama kota/kabupaten tempat tinggal kita?' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengenal tempat tinggal sebagai bagian dari Indonesia dan ciri khasnya, serta pertanyaan pemantik 'Bagaimana tempat tinggalmu menjadi bagian dari Indonesia?'.
Memahami: Peserta didik diajak mengamati peta Indonesia (digital/cetak) dan menemukan lokasi provinsi serta kota/kabupaten tempat tinggal mereka. Guru membimbing diskusi tentang nama daerah, batas-batas wilayah, dan mengapa daerah mereka termasuk wilayah Indonesia.
Mengaplikasi: Peserta didik secara berpasangan berdiskusi tentang ciri khas daerah mereka (misalnya ada gunung, pantai, sawah, atau bangunan penting) dan mencatatnya di lembar kerja yang disediakan. Mereka juga mendiskusikan makanan atau permainan khas daerah yang mereka ketahui.
Merefleksi: Beberapa pasangan mempresentasikan hasil diskusi mereka di depan kelas. Guru memberikan umpan balik positif dan penguatan tentang keberagaman ciri khas daerah sebagai kekayaan Indonesia.
Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan bahwa setiap daerah punya nama, lokasi, dan ciri khas unik yang menjadi bagian dari Indonesia. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan memberikan tantangan untuk mencari tahu satu lagi ciri khas daerah mereka di rumah. Doa penutup.
Tujuan: Menghubungkan keberagaman ciri khas daerah dengan identitas nasional Indonesia dan menunjukkan sikap bangga serta cinta tanah air.
Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, presensi. Guru memulai dengan mengingatkan kembali ciri khas daerah yang sudah ditemukan pada pertemuan sebelumnya. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu memahami bagaimana ciri khas daerah membentuk identitas Indonesia dan menumbuhkan rasa bangga. Pertanyaan pemantik: 'Bagaimana makanan khas dari daerah yang berbeda bisa membuat kita merasa bangga jadi orang Indonesia?'
Memahami: Peserta didik disajikan beberapa gambar atau video singkat tentang berbagai keunikan daerah lain di Indonesia (misalnya Tari Saman dari Aceh, Reog Ponorogo, Rumah Gadang, atau batik). Guru memfasilitasi diskusi tentang bagaimana semua keberagaman itu menyatu dalam identitas bangsa Indonesia.
Mengaplikasi: Dalam kelompok kecil, peserta didik diberikan 'kasus' sederhana: 'Bayangkan ada teman dari luar negeri yang ingin tahu tentang Indonesia. Bagaimana kalian menjelaskan bahwa meskipun ada banyak perbedaan daerah, kita semua bersatu sebagai Indonesia?' Mereka diminta untuk merancang presentasi singkat atau poster mini yang menunjukkan keberagaman dan persatuan.
Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil rancangan mereka. Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya sikap toleransi, bangga, dan cinta tanah air terhadap keberagaman budaya di Indonesia.
Penutup: Guru bersama peserta didik merangkum bahwa keberagaman adalah kekuatan yang membuat Indonesia istimewa. Guru memberikan pujian atas ide-ide kreatif dan kerja sama kelompok. Guru menginformasikan bahwa pada pertemuan selanjutnya akan ada proyek membuat peta atau poster. Doa penutup.
Tujuan: Membuat peta sederhana atau poster tentang daerah tempat tinggalnya dan kaitannya dengan NKRI.
Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, presensi. Guru mengajak peserta didik mengingat kembali materi sebelumnya dan menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu membuat karya tentang daerah tempat tinggal dan hubungannya dengan NKRI. Pertanyaan pemantik: 'Bagaimana cara kita menunjukkan kepada orang lain bahwa daerah kita adalah bagian penting dari Indonesia?'
Memahami: Guru menjelaskan tahapan proyek membuat 'Peta Daerahku, Bagian dari NKRI' atau 'Poster Keunikan Daerahku'. Guru menunjukkan contoh-contoh sederhana dan mendiskusikan kriteria penilaian proyek (misalnya kelengkapan informasi, kreativitas, kerapian).
Mengaplikasi: Peserta didik secara individu atau berpasangan (sesuai arahan guru) mengerjakan proyek peta sederhana atau poster. Mereka menggambar peta, menandai lokasi tempat tinggal, menambahkan gambar ciri khas daerah, dan menuliskan kalimat singkat tentang mengapa daerah tersebut penting bagi NKRI. Guru berkeliling memberikan bimbingan dan dukungan.
Merefleksi: Peserta didik memamerkan hasil karyanya di dinding kelas atau meja. Setiap peserta didik/pasangan menjelaskan secara singkat karyanya. Guru dan teman-teman memberikan apresiasi dan umpan balik konstruktif terhadap karya-karya yang dibuat.
Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan pembelajaran hari ini dan seluruh materi tentang 'Tempat Tinggalku bagian dari NKRI'. Guru memberikan apresiasi tinggi atas semangat dan kreativitas peserta didik dalam menyelesaikan proyek. Guru menutup dengan doa dan pesan untuk selalu bangga menjadi anak Indonesia yang cinta tanah air.
Proses (formatif): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan bimbingan proyek, serta kelengkapan catatan ciri khas daerah.
Akhir (sumatif): Penilaian hasil proyek 'Peta Daerahku, Bagian dari NKRI' atau 'Poster Keunikan Daerahku' berdasarkan rubrik yang telah ditentukan.
| Tujuan | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|
| Mengidentifikasi nama dan lokasi daerah tempat tinggalnya sebagai bagian dari wilayah NKRI. | Pengenalan wilayah dan peta Indonesia. | 2 JP | Kewargaan |
| Menjelaskan ciri-ciri khas daerah tempat tinggalnya dan menghubungkan keberagaman dengan identitas nasional. | Ciri khas daerah dan kebhinekaan Indonesia. | 2 JP | Kolaborasi, Kreativitas |
| Menunjukkan sikap bangga dan cinta tanah air serta membuat peta/poster tentang daerahnya. | Proyek 'Peta Daerahku, Bagian dari NKRI'. | 2 JP | Kewargaan, Kreativitas |
Indonesia adalah negara yang sangat luas dan indah. Di dalamnya, ada banyak sekali daerah dengan keunikan masing-masing. Mulai dari pegunungan yang sejuk, pantai yang indah, sampai kota-kota besar yang ramai. Semua daerah ini, termasuk tempat tinggal kita, adalah bagian dari satu kesatuan yang kita sebut Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Mari kita kenali lebih dekat tempat tinggal kita dan bagaimana ia menjadi bagian penting dari Indonesia.
Setiap dari kita pasti punya tempat tinggal. Ada yang tinggal di kota, di desa, di dekat gunung, atau mungkin di tepi pantai. Tempat tinggal kita ini punya nama, misalnya Kota Bandung, Kabupaten Sleman, atau Provinsi Bali. Setiap nama ini menunjukkan lokasi daerah kita di peta. Kita bisa mencari tahu di mana tepatnya daerah kita berada di peta Indonesia. Daerah kita ini tidak berdiri sendiri, tapi merupakan bagian dari provinsi, dan provinsi adalah bagian dari negara Indonesia.
Setiap daerah punya ciri khasnya sendiri. Ciri khas itu bisa berupa makanan tradisional, pakaian adat, tarian, lagu daerah, permainan tradisional, atau bahkan bangunan bersejarah. Misalnya, di Jawa Barat ada sate maranggi, di Sumatera Barat ada rendang. Di Bali ada tari kecak, di Papua ada tari perang. Semua ini membuat daerah-daerah di Indonesia menjadi unik dan berbeda satu sama lain. Ciri khas ini menjadi kebanggaan penduduknya.
Indonesia adalah negara yang sangat kaya akan keberagaman. Ada ribuan pulau, ratusan suku bangsa, berbagai bahasa daerah, dan adat istiadat yang berbeda-beda. Bayangkan, dari Sabang sampai Merauke, kita bisa menemukan begitu banyak perbedaan! Semua perbedaan ini tidak membuat kita terpisah, justru menjadikan Indonesia semakin istimewa dan berwarna. Keberagaman adalah kekuatan kita.
Meskipun daerah kita punya ciri khas sendiri, kita semua adalah warga negara Indonesia. Artinya, kita semua bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). NKRI adalah rumah besar kita bersama. Bendera kita sama, yaitu Merah Putih. Lagu kebangsaan kita sama, Indonesia Raya. Lambang negara kita sama, Garuda Pancasila. Semua ini menyatukan kita sebagai bangsa Indonesia, meskipun kita berasal dari daerah yang berbeda-beda.
Mengenali dan menghargai keberagaman daerah di Indonesia adalah bentuk rasa bangga kita sebagai anak Indonesia. Kita harus bangga dengan makanan khas daerah kita, bangga dengan tarian daerah kita, dan bangga dengan semua keunikan yang ada di Indonesia. Dengan begitu, kita ikut menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Mari kita lestarikan budaya daerah kita agar tidak hilang ditelan waktu.
Sebagai bagian dari NKRI, kita punya tugas untuk menjaga persatuan. Caranya adalah dengan saling menghormati, tidak mengejek perbedaan, dan mau belajar tentang budaya daerah lain. Ketika ada teman dari daerah lain, kita bisa bertukar cerita tentang keunikan daerah masing-masing. Dengan begitu, kita akan semakin memahami dan mencintai Indonesia yang beragam ini. Persatuan adalah kunci kemajuan bangsa.
Rangkuman: Setiap daerah di Indonesia, termasuk tempat tinggal kita, memiliki nama, lokasi, dan ciri khas yang unik. Keberagaman ini, mulai dari makanan, pakaian, tarian, hingga permainan, adalah kekayaan bangsa Indonesia. Semua daerah ini bersatu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Penting bagi kita untuk bangga, menghargai, dan menjaga persatuan dalam keberagaman sebagai wujud cinta tanah air.
Tujuan: Mengidentifikasi dan mendeskripsikan ciri khas daerah tempat tinggal serta mengaitkannya dengan Indonesia.
Alat & bahan: Kertas gambar, pensil warna/spidol, penggaris, gunting, lem, gambar-gambar daerah (opsional)
| NKRI | Negara Kesatuan Republik Indonesia |
| Ciri Khas | Tanda atau sifat khusus yang membedakan satu hal dengan yang lain |
| Keberagaman | Adanya berbagai macam perbedaan dalam suatu kelompok atau masyarakat |
| Identitas Nasional | Ciri atau jati diri yang dimiliki suatu bangsa dan membedakannya dengan bangsa lain |
| Persatuan | Keadaan bersatu, utuh, atau tidak terpecah belah |
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Pancasila kelas III langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025).
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.