Modul Ajar & RPP Pendidikan Pancasila Kelas IV
Keberagaman Budaya Indonesia
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Pancasila |
| Fase / Kelas | B / IV |
| Materi Pokok | Keberagaman Budaya Indonesia |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memahami bahwa mereka dan teman-temannya memiliki perbedaan namun tetap rukun. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Kewargaan — cinta tanah air, taat aturan, serta peduli pada sesama dan lingkungan
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka |
| Elemen / Domain | Pancasila |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu mengenal dan menceritakan berbagai praktik baik dan keunikan yang ada di lingkungan sekitar sebagai wujud keberagaman budaya Indonesia, serta berinteraksi dengan sesama dalam keberagaman. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Indonesia memiliki ribuan pulau dengan beragam suku, bahasa, adat istiadat, dan kesenian yang membentuk mozaik budaya unik. |
| Konseptual | Keberagaman budaya adalah kekayaan bangsa yang harus dihargai, dilestarikan, dan menjadi sumber kekuatan persatuan. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar mengidentifikasi, mendokumentasikan, dan mempresentasikan berbagai bentuk keberagaman budaya Indonesia di lingkungan sekitar. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya menghargai perbedaan dan bagaimana pengetahuan ini membantu mereka berinteraksi lebih baik di masyarakat. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi contoh keberagaman budaya Indonesia (rumah adat, pakaian adat, tarian tradisional, makanan khas) yang ada di lingkungan sekitar dengan tepat.
- Menjelaskan makna dan nilai-nilai persatuan dalam keberagaman budaya Indonesia melalui diskusi kelompok.
- Membuat karya sederhana (poster/miniatur/video pendek) yang menampilkan keberagaman budaya Indonesia dengan kreatif dan kolaboratif.
- Menyajikan hasil karya tentang keberagaman budaya Indonesia dengan percaya diri di depan kelas.
Pemahaman bermakna: Keberagaman budaya Indonesia adalah anugerah yang harus kita syukuri dan lestarikan, karena dari perbedaan itulah kita belajar menghargai dan memperkuat persatuan bangsa.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa meskipun kita berbeda-beda suku dan budaya, kita tetap disebut satu bangsa Indonesia?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Seni Budaya: Menggambar atau membuat miniatur rumah adat, meniru gerakan tarian tradisional, atau menyanyikan lagu daerah. Bahasa Indonesia: Menceritakan kembali cerita rakyat atau mendeskripsikan pakaian adat dari berbagai daerah. Matematika: Menghitung jumlah provinsi atau suku bangsa di Indonesia, atau mengukur proporsi miniatur rumah adat. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau anggota komunitas dapat diajak untuk berbagi cerita atau menunjukkan benda-benda budaya dari daerah asal mereka di kelas. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas dihias dengan poster atau gambar-gambar keberagaman budaya, sudut baca buku cerita rakyat, dan area display hasil karya peserta didik. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik dapat menggunakan tablet/komputer untuk mencari gambar rumah adat/pakaian adat di internet, atau membuat video presentasi singkat menggunakan aplikasi editing sederhana. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi contoh keberagaman budaya Indonesia (rumah adat, pakaian adat, tarian tradisional, makanan khas) yang ada di lingkungan sekitar dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa peserta didik, mengajak berdoa, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan bertanya pengalaman mereka melihat budaya daerah lain. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengenal keberagaman budaya dan menjelaskan bahwa mereka akan berdiskusi kelompok. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik mengamati beberapa gambar atau video pendek tentang contoh-contoh keberagaman budaya Indonesia (misalnya, rumah adat, pakaian adat, tarian daerah, makanan khas). Guru memancing diskusi tentang apa saja yang mereka lihat dan apakah mereka pernah menjumpainya di lingkungan sekitar. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil. Setiap kelompok diberikan kartu bergambar atau daftar nama budaya dan diminta untuk mengidentifikasi asal daerah serta ciri khasnya. Mereka juga diminta mencari contoh keberagaman budaya yang ada di lingkungan sekolah atau tempat tinggal mereka. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi mereka di depan kelas. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang berbagai bentuk keberagaman budaya Indonesia. Peserta didik mencatat poin-poin penting dari presentasi kelompok lain. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi tentang contoh keberagaman budaya Indonesia. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menjelaskan makna dan nilai-nilai persatuan dalam keberagaman budaya Indonesia melalui diskusi kelompok. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa, berdoa, presensi, dan mengulas kembali materi pertemuan sebelumnya tentang keberagaman budaya. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami makna persatuan dalam keberagaman dan mereka akan bekerja kelompok untuk memecahkan masalah. Guru memberikan pertanyaan pemantik: 'Apa yang terjadi jika semua orang ingin budayanya saja yang paling menonjol?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik disajikan studi kasus singkat atau cerita tentang konflik yang muncul karena perbedaan budaya atau sebaliknya, kisah sukses persatuan antarbudaya. Mereka diajak menganalisis penyebab dan dampak dari situasi tersebut. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok, peserta didik mendiskusikan studi kasus tersebut dan mencari solusi atau nilai-nilai yang dapat menjaga persatuan dalam keberagaman. Mereka diminta untuk merumuskan 'mengapa persatuan itu penting' dan 'bagaimana cara kita menjaga persatuan di tengah keberagaman budaya'. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka tentang pentingnya persatuan dan cara-cara menjaganya. Guru memberikan penguatan tentang semboyan Bhinneka Tunggal Ika dan nilai-nilai Pancasila dalam menjaga persatuan. Guru juga memberikan contoh nyata bagaimana perbedaan bisa menjadi kekuatan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru bersama peserta didik merangkum makna persatuan dalam keberagaman dan pentingnya sikap saling menghargai. Guru memberikan motivasi dan apresiasi, lalu menjelaskan bahwa di pertemuan selanjutnya mereka akan membuat proyek kreatif. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengidentifikasi dan mengelompokkan berbagai bentuk keberagaman budaya Indonesia.
Alat & bahan: Lembar kerja, gambar-gambar budaya Indonesia (rumah adat, pakaian, tarian, makanan), gunting, lem, pensil warna.
Langkah kerja:
- Amati gambar-gambar keberagaman budaya Indonesia yang disediakan.
- Gunting gambar-gambar tersebut satu per satu.
- Tempelkan gambar pada kolom yang sesuai (Rumah Adat, Pakaian Adat, Tarian Tradisional, Makanan Khas).
- Tuliskan nama daerah asal dari setiap gambar jika kamu tahu.
- Diskusikan hasilnya bersama kelompokmu.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apakah kamu tahu apa itu 'budaya'?
- Sebutkan satu contoh perbedaan yang ada di antara teman-temanmu!
- Pernahkah kamu melihat orang memakai pakaian adat daerah lain?
- Apa nama tarian tradisional yang kamu ketahui?
Formatif (proses): Observasi saat diskusi kelompok dan presentasi, penilaian sikap kolaborasi dan kreativitas.
Sumatif (akhir): Penilaian proyek 'Mozaik Budaya Indonesia' dan presentasinya, serta tes tertulis singkat.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi contoh keberagaman budaya Indonesia (rumah adat, pakaian adat, tarian tradisional, makanan khas) yang ada di lingkungan sekitar dengan tepat. | Pengenalan beragam budaya Indonesia | 2 JP | kewargaan |
| 2 | Menjelaskan makna dan nilai-nilai persatuan dalam keberagaman budaya Indonesia melalui diskusi kelompok. | Makna persatuan dalam keberagaman | 2 JP | kolaborasi |
| 3 | Membuat karya sederhana (poster/miniatur/video pendek) yang menampilkan keberagaman budaya Indonesia dengan kreatif dan kolaboratif. | Proyek kreatif keberagaman budaya | 2 JP | kreativitas, kolaborasi |
Indonesia adalah negara yang sangat kaya. Kekayaan itu bukan hanya sumber daya alamnya, tetapi juga budayanya. Ada ribuan pulau, ratusan suku bangsa, dan berbagai macam kebiasaan unik yang disebut budaya. Semua ini adalah anugerah Tuhan yang harus kita jaga dan lestarikan bersama-sama.
1. Mengenal Keberagaman Suku Bangsa
Indonesia memiliki lebih dari 1.300 suku bangsa! Setiap suku punya ciri khasnya masing-masing, mulai dari bahasa, adat istiadat, sampai kepercayaan. Misalnya, ada Suku Jawa, Suku Sunda, Suku Batak, Suku Dayak, Suku Bugis, dan masih banyak lagi. Meskipun berbeda suku, kita semua adalah warga negara Indonesia.
2. Rumah Adat yang Unik
Setiap daerah di Indonesia punya rumah adat yang bentuknya unik dan khas. Rumah-rumah ini dibangun dengan arsitektur yang disesuaikan dengan lingkungan dan kepercayaan masyarakat setempat. Contohnya, Rumah Gadang dari Sumatera Barat, Rumah Joglo dari Jawa Tengah, atau Honai dari Papua. Semua punya cerita dan makna sendiri.
3. Pakaian Adat yang Indah
Pakaian adat adalah busana tradisional yang dipakai pada acara-acara khusus seperti pernikahan, upacara adat, atau festival. Pakaian adat seringkali berwarna-warni dan dihiasi motif-motif khas daerah. Contohnya kebaya dari Jawa, ulos dari Batak, atau baju bodo dari Bugis. Setiap pakaian adat memiliki keindahan dan filosofi tersendiri.
4. Tarian Tradisional yang Memukau
Indonesia juga kaya akan tarian tradisional. Setiap tarian punya gerakan dan iringan musik yang berbeda-beda. Ada tari Saman dari Aceh, tari Pendet dari Bali, tari Merak dari Jawa Barat, dan masih banyak lagi. Tarian-tarian ini biasanya menceritakan kisah, ekspresi budaya, atau ritual tertentu.
5. Makanan Khas yang Lezat
Siapa yang tidak suka makanan? Indonesia punya banyak sekali makanan khas yang lezat dari berbagai daerah. Ada rendang dari Padang, sate dari Madura, gudeg dari Yogyakarta, empek-empek dari Palembang, dan masih banyak lagi. Makanan khas ini menjadi bagian penting dari identitas budaya suatu daerah.
6. Pentingnya Menghargai Keberagaman
Meskipun kita berbeda-beda suku, bahasa, dan budaya, kita harus tetap bersatu. Perbedaan ini bukan alasan untuk bertengkar, melainkan untuk saling belajar dan memperkaya diri. Dengan menghargai keberagaman, kita menjaga persatuan bangsa Indonesia, sesuai semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang berarti 'Berbeda-beda tetapi tetap satu'.
Rangkuman: Keberagaman budaya Indonesia meliputi suku bangsa, rumah adat, pakaian adat, tarian tradisional, dan makanan khas dari berbagai daerah. Semua ini adalah kekayaan bangsa yang harus kita syukuri dan lestarikan. Dengan menghargai setiap perbedaan, kita akan memperkuat persatuan dan kesatuan Indonesia, sesuai dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Budaya | Kebiasaan atau adat istiadat yang diwariskan secara turun-temurun di suatu masyarakat. |
| Suku Bangsa | Kelompok masyarakat yang memiliki kesamaan bahasa, adat istiadat, dan sejarah. |
| Rumah Adat | Bangunan tradisional yang menjadi ciri khas suatu daerah. |
| Pakaian Adat | Busana tradisional yang dipakai pada acara khusus di suatu daerah. |
| Bhinneka Tunggal Ika | Semboyan bangsa Indonesia yang berarti 'Berbeda-beda tetapi tetap satu'. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Keberagaman Budaya Indonesia" mata pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas IV ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Keberagaman Budaya Indonesia yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Pendidikan Pancasila Kelas IV Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 2 siap unduh
Mengenal Lingkungan SekitarModul siap unduh · Word + PDF ber-kopAku Anak yang DisiplinBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap2 materi · siap dibuatkan
Kerja Sama di LingkungankuBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPancasila dalam DirikuBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Pendidikan Pancasila lain yang sudah tersedia
Keragaman Budaya IndonesiaPendidikan Pancasila Kelas IV SDBAB 1 Aku Anak yang DisiplinPendidikan Pancasila Kelas IV SDmengenal karakter para perumus Pancasila;Pendidikan Pancasila Kelas IV SDMENGENAL LINGKUNGAN SEKITARKUPendidikan Pancasila Kelas IV SDLihat semua Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas IV →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Pendidikan Pancasila kelas 4 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas IV dan kelas 4 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Keberagaman Budaya Indonesia pada Pendidikan Pancasila SD, Fase B, elemen Pancasila.
Modul Keberagaman Budaya Indonesia ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 2 (genap), menurut urutan materi Pendidikan Pancasila kelas IV SD di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Pendidikan Pancasila materi Keberagaman Budaya Indonesia ini gratis?
Ya. Modul Keberagaman Budaya Indonesia untuk kelas IV SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Keberagaman Budaya Indonesia ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Pancasila kelas IV ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Pancasila kelas IV langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Keberagaman Budaya Indonesia ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Keberagaman Budaya Indonesia dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Pancasila kelas IV di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Pendidikan Pancasila kelas IV ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Keberagaman Budaya Indonesia ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka, pada Fase B untuk kelas IV SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Keberagaman Budaya Indonesia tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Keberagaman Budaya Indonesia untuk Pendidikan Pancasila kelas IV di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Keberagaman Budaya Indonesia ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Pancasila kelas IV SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Keberagaman Budaya Indonesia beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Pancasila kelas IV berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Pendidikan Pancasila ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?
Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Keberagaman Budaya Indonesia yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Pendidikan Pancasila MI ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.