Modul Ajar & RPP Seni Budaya Kelas III
Greetings dan creative
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Seni Budaya |
| Fase / Kelas | B / III |
| Materi Pokok | Greetings dan creative |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik dapat menyapa orang lain dalam keseharian dan menunjukkan ekspresi sederhana. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
- Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Ada beragam cara menyapa orang lain di berbagai budaya dan situasi, serta berbagai media untuk berekspresi secara kreatif. |
| Konseptual | Sapaan (greetings) adalah bentuk komunikasi awal yang penting untuk membangun hubungan, sedangkan kreativitas adalah kemampuan untuk menghasilkan ide atau karya baru yang orisinal dan bermakna. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar langkah-langkah menyapa dengan baik dan benar, serta tahapan membuat karya seni sederhana yang kreatif. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya sapaan yang santun dan bagaimana proses kreatif membantu mereka mengekspresikan diri serta memahami lingkungan sekitar. |
Tujuan Pembelajaran:
- Peserta didik mampu mengidentifikasi berbagai bentuk sapaan dalam kehidupan sehari-hari dengan tepat.
- Peserta didik mampu mempraktikkan sapaan yang santun dan sesuai konteks kepada teman dan guru.
- Peserta didik mampu menunjukkan ekspresi non-verbal (mimik wajah dan gerak tubuh) yang sesuai saat menyapa.
- Peserta didik mampu merancang ide sapaan kreatif melalui media gambar atau tulisan sederhana.
- Peserta didik mampu membuat karya sapaan kreatif menggunakan bahan-bahan sederhana dengan bimbingan.
- Peserta didik mampu mempresentasikan karya sapaan kreatifnya di depan kelas dengan percaya diri.
Pemahaman bermakna: Memahami pentingnya sapaan yang santun dan efektif dalam komunikasi sehari-hari, serta mampu menggunakan kreativitas untuk mengekspresikan diri melalui karya sederhana.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita membuat orang lain merasa senang saat kita menyapa mereka, dan bagaimana kita bisa membuat sapaan menjadi lebih menarik dan unik?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Pengembangan kosakata sapaan dan kemampuan menulis teks sapaan kreatif. Pendidikan Pancasila: Penerapan nilai kesopanan dan toleransi saat menyapa orang lain dari berbagai latar belakang. Matematika: Menghitung jumlah bahan yang dibutuhkan untuk membuat karya sapaan kreatif sederhana. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak untuk mendukung peserta didik mempraktikkan sapaan santun di rumah dan memberikan kesempatan untuk membuat karya kreatif sederhana. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan praktik, dengan area khusus untuk memajang karya sapaan kreatif yang sudah jadi. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video pendek dari YouTube tentang sapaan budaya lain dan penggunaan aplikasi gambar sederhana (jika tersedia) untuk merancang ide sapaan. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Peserta didik mampu mengidentifikasi berbagai bentuk sapaan dalam kehidupan sehari-hari dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa peserta didik dengan antusias, mengajak berdoa, mengecek kehadiran, dan menanyakan pengalaman sapaan di rumah. Guru menunjukkan gambar-gambar orang menyapa dalam berbagai situasi dan menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi jenis-jenis sapaan. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik mengamati video pendek tentang berbagai cara orang menyapa di Indonesia dan mancanegara. Mereka berdiskusi kelompok tentang perbedaan dan persamaan sapaan yang mereka lihat dan dengar, serta mengaitkannya dengan pengalaman pribadi. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok membuat daftar sapaan yang mereka ketahui dan kategorikan berdasarkan waktu (pagi, siang, malam) atau situasi (formal, informal) di papan tulis mini. Mereka juga mencoba mempraktikkan beberapa sapaan tersebut. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusinya. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang pentingnya sapaan yang tepat. Peserta didik menyampaikan satu hal baru yang mereka pelajari tentang sapaan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru dan peserta didik menyimpulkan materi sapaan, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, dan mengingatkan untuk selalu menyapa dengan ramah. Kegiatan ditutup dengan salam dan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Peserta didik mampu mempraktikkan sapaan yang santun dan sesuai konteks kepada teman dan guru. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa dengan permainan tebak sapaan, mengajak berdoa, mengecek kehadiran. Guru mengingatkan kembali materi pertemuan sebelumnya dan memperkenalkan skenario 'Bagaimana jika kita bertemu teman di jalan?' untuk memicu pemikiran tentang praktik sapaan santun. Tujuan hari ini adalah mempraktikkan sapaan. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik menonton video pendek tentang etika menyapa dan berdiskusi tentang apa yang membuat sapaan menjadi santun dan efektif. Mereka mengidentifikasi elemen-elemen sapaan yang baik seperti kontak mata, senyuman, dan intonasi suara. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Secara berpasangan, peserta didik berlatih mempraktikkan sapaan dalam berbagai skenario (misalnya, menyapa teman sebaya, menyapa guru, menyapa orang tua teman) dengan memperhatikan kesantunan dan konteks. Guru berkeliling memberikan bimbingan dan masukan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Beberapa pasangan diminta untuk mendemonstrasikan praktik sapaan mereka di depan kelas. Teman-teman lain memberikan masukan konstruktif. Guru menekankan pentingnya kesantunan dalam setiap sapaan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru memberikan penguatan positif atas usaha peserta didik, mengajak mereka merangkum poin penting sapaan santun, dan menantang mereka untuk menerapkan sapaan santun di lingkungan sekolah. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengidentifikasi dan mempraktikkan berbagai bentuk sapaan serta merancang ide sapaan kreatif.
Alat & bahan: Kertas HVS, pensil, pensil warna, gunting, lem, gambar situasi sapaan
Langkah kerja:
- Amati gambar-gambar situasi sapaan yang diberikan gurumu.
- Diskusikan dengan teman kelompokmu, sapaan apa saja yang cocok untuk setiap gambar.
- Tuliskan minimal 3 jenis sapaan untuk setiap situasi pada tabel yang disediakan.
- Pilihlah satu situasi, lalu perankan sapaan tersebut dengan ekspresi yang sesuai bersama temanmu.
- Gambarlah ide sapaan kreatifmu (misalnya kartu ucapan atau poster mini) di bagian belakang lembar ini.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Bagaimana caramu menyapa temanmu saat bertemu di sekolah?
- Apa yang kamu katakan saat bertemu gurumu di pagi hari?
- Pernahkah kamu membuat gambar atau tulisan untuk menyapa seseorang?
- Menurutmu, mengapa kita perlu menyapa orang lain?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi, praktik sapaan, dan proses pembuatan karya kreatif.
Sumatif (akhir): Penilaian presentasi karya sapaan kreatif berdasarkan rubrik yang telah ditentukan dan tes tulis singkat mengenai konsep sapaan dan kreativitas.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi berbagai bentuk sapaan. | Jenis-jenis sapaan | 2 JP | Komunikasi |
| 2 | Mempraktikkan sapaan santun dan ekspresi non-verbal. | Praktik sapaan dan ekspresi | 4 JP | Kolaborasi, Komunikasi |
| 3 | Merancang dan membuat karya sapaan kreatif. | Ide dan pembuatan karya kreatif | 4 JP | Kreativitas |
| 4 | Mempresentasikan karya sapaan kreatif. | Presentasi karya | 2 JP | Komunikasi, Kreativitas |
Sapaan adalah cara kita memulai percakapan dan menunjukkan rasa hormat kepada orang lain. Dengan menyapa, kita bisa membuat orang lain merasa senang dan dihargai. Selain itu, kita juga bisa belajar menjadi kreatif dalam menyampaikan sapaan, lho! Modul ini akan mengajakmu berpetualang seru untuk memahami pentingnya sapaan dan menciptakan karya-karya sapaan yang unik dan menarik.
1. Apa Itu Sapaan?
Sapaan adalah ucapan atau tindakan yang kita lakukan saat bertemu atau berpisah dengan seseorang. Contohnya 'Selamat pagi!', 'Hai!', atau melambaikan tangan. Sapaan sangat penting karena menunjukkan kita peduli dan menghargai orang lain. Ada banyak jenis sapaan, tergantung siapa yang kita sapa dan di mana kita berada. Misalnya, kita menyapa guru dengan 'Selamat pagi, Bapak/Ibu Guru', sedangkan teman sebaya bisa dengan 'Hai, apa kabar?'
2. Sapaan Santun dan Sesuai Konteks
Menyapa harus santun dan sesuai dengan situasi. Menyapa orang yang lebih tua, seperti guru atau orang tua, harus lebih sopan. Gunakan bahasa yang baik dan intonasi yang ramah. Saat menyapa teman, kita bisa lebih santai. Penting juga untuk melihat lawan bicara kita, tersenyum, dan menunjukkan sikap yang baik. Misalnya, saat bertemu teman di jalan, kita bisa berhenti sebentar untuk menyapa, bukan hanya berlalu begitu saja.
3. Ekspresi Non-Verbal dalam Sapaan
Selain kata-kata, ekspresi wajah dan gerak tubuh juga sangat penting saat menyapa. Senyuman tulus bisa membuat sapaan kita terasa lebih hangat. Kontak mata menunjukkan bahwa kita menghargai lawan bicara. Gerakan seperti melambaikan tangan atau mengangguk juga bisa menjadi bagian dari sapaan. Bayangkan jika kamu disapa tanpa senyum, pasti terasa kurang ramah, kan? Jadi, ekspresi non-verbal membuat sapaan lebih hidup dan bermakna.
4. Mengenal Kreativitas dalam Seni
Kreativitas adalah kemampuan kita untuk menciptakan ide-ide baru dan unik. Dalam seni, kreativitas berarti kita bisa membuat karya yang berbeda dari yang lain, menggunakan imajinasi kita. Contohnya, membuat gambar yang indah, menyanyikan lagu baru, atau membuat kerajinan tangan dari bahan bekas. Setiap orang punya kreativitas, tinggal bagaimana kita melatihnya dan berani mencoba hal baru.
5. Merancang Ide Sapaan Kreatif
Sekarang, bagaimana jika kita membuat sapaan yang lebih kreatif? Kita bisa merancang ide sapaan yang unik. Misalnya, membuat kartu ucapan sapaan dengan gambar yang lucu, menulis puisi pendek tentang sapaan, atau membuat poster mini dengan pesan 'Selamat Pagi' yang dihias indah. Pikirkan siapa yang akan kamu sapa dan pesan apa yang ingin kamu sampaikan. Gunakan imajinasimu sebebas mungkin!
6. Membuat Karya Sapaan Kreatif Sederhana
Setelah merancang ide, saatnya mewujudkan ide tersebut menjadi karya nyata. Kamu bisa menggunakan berbagai bahan sederhana yang ada di sekitarmu, seperti kertas warna, lem, gunting, spidol, stik es krim, atau benang. Misalnya, kamu bisa membuat kartu pop-up sapaan, boneka tangan mini yang bisa mengucapkan 'Halo!', atau hiasan dinding dengan tulisan sapaan yang cantik. Ikuti langkah-langkahnya dengan teliti dan jangan takut mencoba!
7. Mempresentasikan Karya Sapaan
Setelah karyamu jadi, jangan lupa untuk mempresentasikannya! Ceritakan kepada teman-teman dan gurumu tentang karyamu. Jelaskan mengapa kamu memilih ide tersebut, bahan apa saja yang kamu gunakan, dan bagaimana karya ini bisa digunakan untuk menyapa. Dengan mempresentasikan, kamu melatih kepercayaan dirimu dan berbagi inspirasi dengan orang lain. Setiap karya pasti punya cerita menarik di baliknya.
Rangkuman: Sapaan adalah bentuk komunikasi penting untuk menunjukkan rasa hormat dan kepedulian. Sapaan yang santun harus sesuai konteks dan dilengkapi ekspresi non-verbal yang ramah. Kreativitas memungkinkan kita menciptakan sapaan yang unik dan berkesan, baik melalui gambar, tulisan, maupun karya seni sederhana. Dengan memahami dan mempraktikkan sapaan serta mengembangkannya secara kreatif, kita dapat membangun hubungan yang lebih baik dan menyenangkan.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Sapaan | Ucapan atau tindakan untuk memulai atau mengakhiri interaksi sosial. |
| Kreativitas | Kemampuan untuk menghasilkan ide atau karya baru yang orisinal. |
| Ekspresi Non-Verbal | Komunikasi tanpa kata-kata, seperti mimik wajah atau gerak tubuh. |
| Konteks | Situasi atau kondisi yang melingkupi suatu peristiwa atau percakapan. |
| Presentasi | Kegiatan menyampaikan suatu ide atau karya di depan umum. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Greetings dan creative" mata pelajaran Seni Budaya Kelas III ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Greetings dan creative yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Seni Budaya Kelas III Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 materi · siap dibuatkan
Menggambar Flora dan FaunaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisAnyaman SederhanaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPola Irama LaguBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisTari Daerah SederhanaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap1 dari 3 siap unduh
Peran dan Dialog PendekBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKarya Tiga Dimensi SederhanaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopApresiasi Seni DaerahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Seni Budaya lain yang sudah tersedia
Seni Rupa Teknik CetakSeni Budaya Kelas III SDAlat-alat musikSeni Budaya Kelas IV SDBab 1 menggambarSeni Budaya Kelas IV SDKolase, Mozaik, dan MontaseSeni Budaya Kelas IV SDLihat semua Modul Ajar Seni Budaya Kelas III →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Seni Budaya kelas 3 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas III dan kelas 3 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Greetings dan creative pada Seni Budaya SD, Fase B.
Modul Greetings dan creative ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Greetings dan creative untuk Seni Budaya kelas III.
Apakah modul ajar Seni Budaya materi Greetings dan creative ini gratis?
Ya. Modul Greetings dan creative untuk kelas III SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Greetings dan creative ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Seni Budaya kelas III ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Seni Budaya kelas III langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Greetings dan creative ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Greetings dan creative dapat Anda sesuaikan dengan murid Seni Budaya kelas III di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Seni Budaya kelas III ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Greetings dan creative ini mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025), pada Fase B untuk kelas III SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Greetings dan creative tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Greetings dan creative untuk Seni Budaya kelas III di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Greetings dan creative ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Seni Budaya kelas III SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Greetings dan creative beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Seni Budaya kelas III berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Seni Budaya ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?
Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Greetings dan creative yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Seni Budaya MI ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.