tuntas.orgBuat Modul Ajar →
BerandaModul Ajar SDSeni Budaya › Seni tari
SD · Kelas IV · Fase B

Modul Ajar Seni Budaya Kelas IV
Seni tari

Modul ajar Seni Budaya SD kelas IV materi Seni tari lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kurikulum Merdeka 2025/2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar Seni Budaya kelas IV materi Seni tari
Ringkasan: Seni tari adalah ekspresi gerak tubuh berirama yang memiliki makna. Unsur utamanya meliputi gerak, irama, ruang, dan tenaga. Gerak tari bisa terinspirasi dari lingkungan sekitar dan diperkuat dengan properti. Menciptakan tari sederhana melibatkan pemilihan tema, eksplorasi gerak, perangkaian, serta latihan bersama untuk menghasilkan karya yang indah dan bermakna.
Model: Project-Based Learning (PjBL) + PraktikDimensi: Kreativitas, Kolaborasi, KomunikasiWord + PDF
Buat & Unduh Modul Ini — GRATISSeni Budaya · Seni tari · atas nama Anda

1 Capaian Pembelajaran

Kompetensi awal: Peserta didik dapat menggerakkan tubuh mengikuti irama musik sederhana yang mereka dengar.

Pemahaman bermakna: Memahami bahwa seni tari adalah bentuk ekspresi diri dan budaya yang kaya makna, serta dapat diciptakan dari inspirasi kehidupan sehari-hari.

Pertanyaan pemantik: Bagaimana gerakan tubuh kita bisa bercerita tentang perasaan atau kejadian di sekitar kita?

2 Tujuan Pembelajaran

3 Kegiatan Pembelajaran (3 Pertemuan)

Pertemuan 1 — Discovery Learning

Tujuan: Mengidentifikasi unsur-unsur dasar seni tari (gerak, irama, ruang, tenaga) melalui pengamatan video tari tradisional.

Kegiatan awal: Guru menyapa dengan salam dan mengajak berdoa, mengecek kehadiran, dan menanyakan pengalaman peserta didik saat melihat atau menari. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengenal unsur tari dan memancing rasa ingin tahu dengan pertanyaan 'Apa yang membuat sebuah tarian itu indah?'.

Memahami: Peserta didik mengamati beberapa video tari tradisional Indonesia yang berbeda (misal: Tari Saman, Tari Merak). Mereka diajak untuk mencatat apa saja yang mereka lihat dan dengar, fokus pada gerakan, musik, dan formasi penari. Guru memfasilitasi diskusi tentang unsur-unsur dasar tari (gerak, irama, ruang, tenaga) yang ditemukan dalam video.

Mengaplikasi: Dalam kelompok kecil, peserta didik mencoba meniru beberapa gerakan sederhana dari tarian yang diamati, kemudian mengidentifikasi unsur-unsur tari yang mereka rasakan saat meniru gerakan tersebut. Mereka mengisi lembar kerja untuk mencocokkan unsur tari dengan contoh gerakannya.

Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi mereka. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang konsep unsur-unsur tari, memastikan pemahaman awal peserta didik sudah terbangun dengan baik.

Penutup: Guru mengajak peserta didik menyimpulkan pelajaran hari ini dan memberikan apresiasi atas partisipasi aktif mereka. Guru memberikan tantangan untuk mencari tahu lebih banyak tentang tarian daerah di lingkungan mereka dan menutup dengan doa serta senyuman.

Pertemuan 2 — Project-Based Learning

Tujuan: Mengeksplorasi berbagai jenis gerak tari berdasarkan tema lingkungan sekitar (misalnya, hewan, tumbuhan, kegiatan sehari-hari) dan merancang rangkaian gerak tari sederhana secara berkelompok.

Kegiatan awal: Guru memulai dengan salam dan doa, presensi, serta mengulas singkat materi pertemuan sebelumnya tentang unsur tari. Guru mengingatkan tujuan hari ini yaitu menciptakan tarian sederhana dan memantik semangat dengan pertanyaan 'Gerakan apa saja yang bisa kita tiru dari hewan atau tumbuhan di sekitar kita?'.

Memahami: Peserta didik diajak berdiskusi tentang ide-ide gerak tari yang bisa diambil dari lingkungan sekitar mereka (misal: gerakan kupu-kupu, pohon tertiup angin, orang menyapu). Guru memberikan contoh beberapa gerakan dasar yang bisa dimodifikasi.

Mengaplikasi: Secara berkelompok, peserta didik memilih satu tema dari lingkungan sekitar. Mereka berkolaborasi untuk mengeksplorasi dan merancang rangkaian gerak tari sederhana yang terdiri dari minimal 5-7 gerakan. Mereka juga memilih properti sederhana yang relevan dengan tema tariannya.

Merefleksi: Setiap kelompok menampilkan sebagian kecil dari rancangan tariannya di depan kelompok lain untuk mendapatkan masukan awal. Guru memfasilitasi sesi umpan balik konstruktif antar kelompok dan memberikan bimbingan untuk penyempurnaan rancangan gerak.

Penutup: Guru mengajak peserta didik merayakan ide-ide kreatif yang sudah muncul. Guru memberikan tugas kelompok untuk menyempurnakan rancangan tarian dan mempersiapkan diri untuk penampilan di pertemuan berikutnya, ditutup dengan motivasi dan doa.

Pertemuan 3 — Praktik dan Penilaian Proyek

Tujuan: Mempresentasikan hasil kreasi tari kelompok dengan percaya diri di depan kelas dan menganalisis makna serta pesan tarian.

Kegiatan awal: Guru menyapa dengan antusias, memimpin doa, dan mengecek kesiapan penampilan setiap kelompok. Guru menegaskan tujuan hari ini adalah penampilan dan refleksi, serta memberikan semangat dengan kalimat 'Ini adalah kesempatan kita untuk menunjukkan karya terbaik!'.

Memahami: Setiap kelompok melakukan pemanasan ringan dan persiapan terakhir untuk penampilan. Guru mengingatkan kembali kriteria penilaian dan pentingnya menghargai setiap penampilan.

Mengaplikasi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil kreasi tari mereka di depan kelas. Setelah setiap penampilan, peserta didik lain diajak untuk memberikan apresiasi dan mencoba menganalisis makna atau pesan yang ingin disampaikan oleh kelompok penampil.

Merefleksi: Guru memimpin diskusi refleksi kelas. Peserta didik diajak untuk merefleksikan proses kerja kelompok, tantangan yang dihadapi, dan pelajaran yang didapat. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya kerja sama, kreativitas, dan keberanian berekspresi. Peserta didik juga mengisi lembar refleksi individu.

Penutup: Guru memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta didik atas usaha, kreativitas, dan keberanian mereka. Guru menyampaikan kesimpulan tentang nilai-nilai seni tari dan menutup pelajaran dengan penuh kegembiraan, doa, dan harapan agar mereka terus berkarya.

4 Asesmen

Proses (formatif): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, eksplorasi gerak, dan kolaborasi saat merancang tarian.

Akhir (sumatif): Penilaian penampilan tari kelompok berdasarkan rubrik, serta analisis makna tari melalui pertanyaan lisan atau tertulis.

5 Alur Tujuan Pembelajaran

TujuanMateriAlokasiDimensi
Mengidentifikasi unsur-unsur dasar seni tariUnsur-unsur tari (gerak, irama, ruang, tenaga)2 JPPenalaran Kritis
Mengeksplorasi dan merancang gerak tari sederhanaInspirasi gerak dari lingkungan, properti tari2 JPKreativitas, Kolaborasi
Mempresentasikan hasil kreasi tari dan menganalisis maknaPenyajian tari, analisis makna tari2 JPKomunikasi, Kreativitas

6 Bahan Ajar & Ringkasan Materi

Seni tari adalah salah satu bentuk seni yang paling indah dan ekspresif. Dengan gerakan tubuh, kita bisa bercerita, mengungkapkan perasaan, atau bahkan menggambarkan kehidupan sehari-hari. Sejak zaman dahulu, tari sudah menjadi bagian penting dari budaya manusia, dari upacara adat hingga pertunjukan yang menghibur. Mari kita selami lebih dalam dunia tari yang penuh warna dan makna ini!

Apa Itu Seni Tari?

Seni tari adalah ekspresi jiwa manusia yang diwujudkan melalui gerak tubuh yang ritmis dan indah. Gerakan-gerakan ini biasanya diiringi musik dan memiliki makna tertentu. Tari bisa menjadi cara untuk berkomunikasi, merayakan sesuatu, atau bahkan menceritakan sebuah kisah tanpa kata-kata. Setiap daerah di Indonesia memiliki tarian khasnya sendiri yang mencerminkan budaya dan kehidupan masyarakatnya.

Unsur-Unsur Dasar Seni Tari

Ada beberapa unsur penting yang membentuk sebuah tarian. Pertama, GERAK, yaitu semua perpindahan tubuh penari dari kepala hingga kaki. Kedua, IRAMA, yaitu ketukan atau tempo musik yang mengiringi tarian, membuat gerakan menjadi harmonis. Ketiga, RUANG, yaitu tempat penari bergerak, baik ruang pribadi penari maupun ruang panggung. Keempat, TENAGA, yaitu kekuatan yang digunakan penari untuk melakukan gerakan, bisa kuat atau lemah, cepat atau lambat. Keempat unsur ini saling melengkapi untuk menciptakan tarian yang utuh.

Jenis-Jenis Gerak Tari

Gerak tari bisa dibagi menjadi dua jenis utama: gerak murni dan gerak maknawi. Gerak murni adalah gerak yang hanya mementingkan keindahan bentuknya tanpa maksud tertentu, seperti melambaikan tangan atau melangkah. Sementara itu, gerak maknawi adalah gerak yang memiliki arti atau maksud tertentu, misalnya gerak tangan yang menunjuk ke atas bisa berarti 'surga' atau 'Tuhan'. Dalam tari tradisional Indonesia, banyak gerak maknawi yang menggambarkan alam, hewan, atau kegiatan manusia.

Inspirasi Gerak Tari dari Lingkungan

Kita bisa menemukan banyak ide gerak tari dari lingkungan sekitar kita! Misalnya, gerakan kupu-kupu yang terbang bebas, daun yang melambai tertiup angin, ombak di pantai, atau bahkan aktivitas sehari-hari seperti menyapu, memasak, atau bermain. Dengan sedikit imajinasi, gerakan-gerakan ini bisa diubah menjadi bagian dari sebuah tarian. Cobalah amati lingkunganmu dan bayangkan bagaimana kamu bisa menirunya dengan gerakan tubuh.

Properti dalam Tari

Properti tari adalah benda-benda yang digunakan penari untuk mendukung penampilan tarian. Properti ini bisa berupa selendang, kipas, topeng, payung, atau bahkan alat musik sederhana. Penggunaan properti dapat memperindah tarian, memperjelas makna gerakan, atau menambah daya tarik pertunjukan. Pemilihan properti harus sesuai dengan tema dan cerita tarian agar terlihat serasi.

Menciptakan Tari Sederhana

Menciptakan tari sederhana itu menyenangkan! Langkah pertama adalah menentukan tema atau cerita yang ingin disampaikan. Kedua, eksplorasi gerakan yang sesuai dengan tema. Ketiga, rangkai gerakan-gerakan tersebut menjadi urutan yang harmonis. Keempat, tentukan musik pengiring yang cocok. Kelima, latihan bersama teman-teman agar gerakan kompak dan sesuai irama. Terakhir, tampilkan dengan penuh percaya diri dan ekspresi!

Rangkuman: Seni tari adalah ekspresi gerak tubuh berirama yang memiliki makna. Unsur utamanya meliputi gerak, irama, ruang, dan tenaga. Gerak tari bisa terinspirasi dari lingkungan sekitar dan diperkuat dengan properti. Menciptakan tari sederhana melibatkan pemilihan tema, eksplorasi gerak, perangkaian, serta latihan bersama untuk menghasilkan karya yang indah dan bermakna.

7 LKPD — Lembar Kerja Peserta Didik

Tujuan: Membantu peserta didik mengidentifikasi unsur tari dan merancang gerakan tari sederhana.

Alat & bahan: Pensil, kertas, alat tulis, lembar kerja, video tari, properti sederhana (selendang, daun kering, sapu lidi)

  1. Amati video tari yang ditampilkan guru, catat gerakan yang menarik.
  2. Diskusikan dalam kelompok, unsur-unsur tari apa saja yang terlihat (gerak, irama, ruang, tenaga).
  3. Pilih satu tema dari lingkungan sekitar (misal: kupu-kupu, pohon, hujan).
  4. Rancang 5-7 gerakan tari sederhana yang sesuai dengan tema tersebut.
  5. Tuliskan deskripsi singkat setiap gerakan dan properti yang digunakan.

8 Glosarium

IramaKetukan atau tempo musik yang mengiringi tarian.
Gerak MurniGerakan tari yang hanya mementingkan keindahan tanpa makna tertentu.
Gerak MaknawiGerakan tari yang memiliki arti atau maksud tertentu.
Properti TariBenda-benda yang digunakan penari untuk mendukung penampilan tarian.
EkspresiUngkapan perasaan atau pikiran melalui gerak tubuh atau wajah.

9 Materi Seni Budaya Terkait

Alat-alat musikSeni Budaya Kelas IV SD
Pelajari Alat-alat musik →
Bab 1 menggambarSeni Budaya Kelas IV SD
Pelajari Bab 1 menggambar →
Kolase, Mozaik, dan MontaseSeni Budaya Kelas IV SD
Pelajari Kolase, Mozaik, dan Montase →
Menggambar IlustrasiSeni Budaya Kelas IV SD
Pelajari Menggambar Ilustrasi →
Greetings dan creativeSeni Budaya Kelas III SD
Pelajari Greetings dan creative →
Karya Tiga Dimensi SederhanaSeni Budaya Kelas III SD
Pelajari Karya Tiga Dimensi Sederhana →

10 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar Seni Budaya Seni tari ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Seni Budaya kelas IV langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025).

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Buat Modul Ajar Lain — GRATISIsi nama & materi, selesai ±1 menit

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.