tuntas.orgBuat Modul Ajar →
BerandaModul Ajar SDSeni Budaya › Gambar ilustrasi
SD · Kelas V · Fase C

Modul Ajar Seni Budaya Kelas V
Gambar ilustrasi

Modul ajar Seni Budaya SD kelas V materi Gambar ilustrasi lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar Seni Budaya kelas V materi Gambar ilustrasi
Ringkasan: Gambar ilustrasi adalah gambar yang memperjelas cerita atau informasi, berfungsi untuk membuat teks lebih menarik dan mudah dipahami. Jenisnya beragam, seperti kartun, karikatur, komik, dan ilustrasi karya sastra. Alat dan bahan yang umum digunakan adalah pensil, kertas, dan alat pewarna. Proses pembuatannya meliputi penentuan tema, sketsa, detail, dan pewarnaan. Ilustrasi adalah cara yang menyenangkan untuk berkomunikasi melalui seni visual.
Model: Project-Based Learning (PjBL) + PraktikDimensi: Kreativitas, Kolaborasi, KomunikasiWord + PDF
Buat & Unduh Modul Ini — GRATISSeni Budaya · Gambar ilustrasi · atas nama Anda

1 Capaian Pembelajaran

Rumusan: Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menunjukkan pengetahuan dasar tentang elemen seni rupa, musik, tari, dan teater, serta mengekspresikan diri melalui karya seni secara mandiri dan berkolaborasi.

Acuan: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka

Kompetensi awal: Peserta didik telah mengenal berbagai jenis gambar dan mampu menggambar objek sederhana.

Pemahaman bermakna: Gambar ilustrasi bukan hanya hiasan, tetapi alat komunikasi visual yang mampu memperjelas dan memperkuat pesan sebuah cerita atau informasi, serta dapat membangkitkan imajinasi pembaca.

Pertanyaan pemantik: Pernahkah kalian melihat gambar di buku cerita yang membuat ceritanya jadi lebih seru dan mudah dipahami?

2 Tujuan Pembelajaran

3 Kegiatan Pembelajaran (3 Pertemuan)

Pertemuan 1 — Discovery Learning

Tujuan: Mengidentifikasi pengertian, fungsi, dan jenis gambar ilustrasi dengan tepat serta alat dan bahan yang digunakan.

Kegiatan awal: Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, mengecek kehadiran, dan menanyakan kabar. Guru mengajak peserta didik melihat beberapa contoh gambar ilustrasi (dari buku cerita, majalah anak, poster) dan bertanya, 'Apa yang kalian lihat dari gambar-gambar ini? Apa fungsinya?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami apa itu gambar ilustrasi, fungsinya, jenis-jenisnya, serta alat dan bahan yang dipakai.

Memahami: Peserta didik secara berkelompok mengamati berbagai contoh gambar ilustrasi yang disediakan guru (kartun, karikatur, komik, ilustrasi buku cerita) dan berdiskusi untuk menemukan ciri-ciri, fungsi, serta perbedaan setiap jenis. Mereka juga mengidentifikasi alat dan bahan yang digunakan untuk membuat gambar-gambar tersebut.

Mengaplikasi: Setiap kelompok membuat peta pikiran atau poster mini tentang pengertian, fungsi, dan jenis-jenis gambar ilustrasi, lengkap dengan contohnya. Mereka juga membuat daftar alat dan bahan yang sudah diidentifikasi.

Merefleksi: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusinya. Guru memberikan penguatan konsep tentang gambar ilustrasi, fungsinya dalam memperjelas cerita, dan berbagai jenisnya. Guru juga membahas alat dan bahan dasar yang bisa digunakan. Peserta didik diberikan kesempatan untuk bertanya.

Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi hari ini. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan mengingatkan untuk membawa alat gambar pada pertemuan berikutnya. Pertemuan diakhiri dengan doa bersama dan salam.

Pertemuan 2 — Problem-Based Learning + Praktik

Tujuan: Merancang konsep gambar ilustrasi berdasarkan tema yang ditentukan dan membuat sketsa gambar ilustrasi dengan detail sesuai konsep.

Kegiatan awal: Guru menyapa, memimpin doa, dan mengecek kehadiran. Guru mengingatkan kembali materi pertemuan sebelumnya tentang jenis-jenis ilustrasi. Guru menyampaikan masalah: 'Bagaimana cara membuat gambar ilustrasi yang menarik untuk sebuah cerita pendek?' Guru menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini yaitu merancang dan membuat sketsa ilustrasi.

Memahami: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil. Guru membagikan potongan cerita pendek (narasi sederhana) atau tema tertentu (misalnya, 'Petualangan di Hutan', 'Persahabatan Hewan'). Setiap kelompok berdiskusi untuk memahami cerita/tema dan mulai membayangkan visualisasi yang tepat, termasuk karakter, latar, dan suasana yang ingin digambarkan.

Mengaplikasi: Setiap kelompok merancang konsep ilustrasi mereka, mulai dari menentukan ide utama, membuat beberapa alternatif sketsa kasar, hingga memilih sketsa terbaik yang paling sesuai dengan cerita/tema. Mereka kemudian mulai membuat sketsa detail di kertas gambar, memperhatikan proporsi dan komposisi.

Merefleksi: Setiap kelompok menempelkan sketsa mereka di dinding kelas. Kelompok lain memberikan umpan balik konstruktif tentang sketsa tersebut, misalnya 'Karakter ini sudah jelas ekspresinya,' atau 'Mungkin latarnya bisa lebih detail lagi.' Guru memfasilitasi diskusi dan memberikan masukan untuk perbaikan sketsa.

Penutup: Guru dan peserta didik merefleksikan proses perancangan dan pembuatan sketsa ilustrasi. Guru memberikan motivasi dan apresiasi atas usaha peserta didik. Guru mengingatkan untuk menyiapkan alat pewarna untuk pertemuan berikutnya. Pertemuan ditutup dengan doa dan salam.

Pertemuan 3 — Project-Based Learning + Praktik

Tujuan: Mewarnai gambar ilustrasi menggunakan teknik yang tepat dan mempresentasikan hasil karya.

Kegiatan awal: Guru menyapa, memimpin doa, dan mengecek kehadiran. Guru mengajak peserta didik melihat kembali sketsa yang telah dibuat di pertemuan sebelumnya. Guru bertanya, 'Apa yang akan membuat sketsa ini menjadi lebih hidup dan menarik?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mewarnai ilustrasi dan memamerkan hasilnya.

Memahami: Guru menjelaskan berbagai teknik mewarnai sederhana (misalnya, gradasi warna, arsiran, blok warna) menggunakan pensil warna, krayon, atau spidol. Peserta didik mengamati contoh dan mencoba beberapa teknik pewarnaan di lembar terpisah sebelum mengaplikasikannya pada sketsa mereka.

Mengaplikasi: Peserta didik secara individu atau kelompok melanjutkan proyek mereka dengan mewarnai sketsa ilustrasi yang telah dibuat. Mereka memilih teknik dan kombinasi warna yang paling sesuai untuk menyampaikan suasana dan pesan cerita. Selama proses ini, guru berkeliling memberikan bimbingan dan masukan.

Merefleksi: Peserta didik memamerkan hasil karya ilustrasi mereka di kelas (mini pameran). Setiap peserta didik/kelompok menceritakan tentang ilustrasi mereka: pesan apa yang ingin disampaikan, mengapa memilih warna tertentu, dan tantangan apa yang dihadapi. Guru dan teman-teman memberikan apresiasi serta umpan balik positif. Guru juga memberikan penguatan tentang pentingnya gambar ilustrasi yang komunikatif.

Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan seluruh rangkaian pembelajaran tentang gambar ilustrasi, dari konsep hingga praktik. Guru memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kreativitas dan kerja keras peserta didik. Guru mendorong mereka untuk terus berkarya. Pertemuan diakhiri dengan doa bersama dan salam ceria.

4 Asesmen

Proses (formatif): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, perancangan konsep, dan proses pembuatan sketsa serta pewarnaan ilustrasi.

Akhir (sumatif): Penilaian hasil karya gambar ilustrasi berdasarkan kesesuaian dengan tema, kreativitas, komposisi, kerapian, dan teknik pewarnaan.

5 Alur Tujuan Pembelajaran

TujuanMateriAlokasiDimensi
Mengidentifikasi pengertian, fungsi, dan jenis gambar ilustrasiKonsep dasar gambar ilustrasi2 JPPenalaran Kritis
Merancang konsep dan membuat sketsa gambar ilustrasiProses perancangan ilustrasi dan teknik sketsa2 JPKreativitas, Kolaborasi
Mewarnai gambar ilustrasi dan mempresentasikan karyaTeknik pewarnaan dan presentasi karya2 JPKreativitas, Komunikasi

6 Bahan Ajar & Ringkasan Materi

Gambar ilustrasi adalah teman setia cerita! Pernahkah kamu membaca buku cerita anak atau komik? Pasti ada gambar-gambar menarik di dalamnya, kan? Nah, gambar-gambar itulah yang disebut ilustrasi. Ilustrasi membantu kita membayangkan cerita, memahami karakter, dan merasakan suasana. Yuk, kita selami lebih dalam dunia gambar ilustrasi yang penuh warna ini!

Apa Itu Gambar Ilustrasi?

Gambar ilustrasi adalah gambar yang digunakan untuk memperjelas, memperindah, dan memperkuat narasi atau teks. Fungsinya sangat penting, yaitu membantu pembaca memahami isi cerita atau informasi dengan lebih mudah dan menarik. Bayangkan jika sebuah buku cerita tidak ada gambarnya, pasti akan terasa kurang seru, bukan? Ilustrasi bisa membuat cerita terasa lebih hidup dan membangkitkan imajinasi kita. Gambar ilustrasi bisa berdiri sendiri sebagai karya seni, namun fungsi utamanya adalah sebagai penjelas sebuah teks atau pesan.

Fungsi dan Jenis Gambar Ilustrasi

Fungsi utama ilustrasi adalah memperjelas dan memperkuat cerita. Selain itu, ilustrasi juga dapat menarik perhatian pembaca, menambah nilai estetika, dan menyampaikan pesan moral. Ada beberapa jenis gambar ilustrasi yang sering kita jumpai. Pertama, kartun, yaitu gambar yang lucu dan mengandung cerita humor. Kedua, karikatur, gambar yang dilebih-lebihkan atau diubah bentuknya untuk menyampaikan kritik atau sindiran. Ketiga, komik, cerita bergambar yang tersusun dalam panel-panel. Keempat, ilustrasi karya sastra, yaitu gambar yang menyertai cerita pendek, novel, atau puisi untuk memperjelas isinya.

Alat dan Bahan Membuat Ilustrasi

Untuk membuat gambar ilustrasi, kita memerlukan beberapa alat dan bahan dasar. Yang paling utama adalah kertas gambar, pensil untuk membuat sketsa, dan penghapus. Selain itu, kita juga membutuhkan alat pewarna seperti pensil warna, krayon, spidol, atau cat air. Setiap alat pewarna memiliki karakteristik dan hasil akhir yang berbeda. Misalnya, pensil warna cocok untuk detail halus, sedangkan krayon memberikan warna yang tebal dan solid. Memilih alat yang tepat akan mempengaruhi hasil akhir ilustrasi kita.

Langkah-Langkah Membuat Gambar Ilustrasi

Membuat ilustrasi itu seperti bercerita lewat gambar. Langkah pertama adalah menentukan tema atau ide cerita yang ingin digambarkan. Kemudian, buatlah sketsa kasar atau rancangan awal di kertas. Sketsa ini akan menjadi kerangka gambar kita. Setelah sketsa jadi, kita bisa mulai membuat detail-detailnya. Terakhir, warnai gambar dengan hati-hati. Pilih warna yang sesuai dengan suasana cerita. Ingat, tidak harus langsung sempurna, yang penting berani mencoba dan terus berlatih!

Rangkuman: Gambar ilustrasi adalah gambar yang memperjelas cerita atau informasi, berfungsi untuk membuat teks lebih menarik dan mudah dipahami. Jenisnya beragam, seperti kartun, karikatur, komik, dan ilustrasi karya sastra. Alat dan bahan yang umum digunakan adalah pensil, kertas, dan alat pewarna. Proses pembuatannya meliputi penentuan tema, sketsa, detail, dan pewarnaan. Ilustrasi adalah cara yang menyenangkan untuk berkomunikasi melalui seni visual.

7 LKPD — Lembar Kerja Peserta Didik

Tujuan: Merancang dan membuat sketsa gambar ilustrasi berdasarkan narasi cerita pendek.

Alat & bahan: Kertas gambar, pensil, penghapus, penggaris, contoh narasi cerita pendek

  1. Baca dan pahami narasi cerita pendek yang diberikan dengan seksama.
  2. Diskusikan dalam kelompok untuk menentukan ide utama dan elemen visual penting dari cerita (karakter, latar, suasana).
  3. Buat beberapa sketsa kasar (thumbnail) untuk mencari komposisi terbaik.
  4. Pilih satu sketsa terbaik dan kembangkan menjadi sketsa detail di kertas gambar.
  5. Pastikan sketsa sudah jelas dan siap untuk diwarnai pada pertemuan berikutnya.

8 Glosarium

IlustrasiGambar yang memperjelas atau memperindah teks.
KartunGambar lucu yang biasanya mengandung humor atau cerita.
KarikaturGambar yang melebih-lebihkan ciri khas seseorang atau objek.
KomikCerita bergambar yang disajikan dalam panel-panel berurutan.
SketsaGambar rancangan awal yang belum detail.
NarasiCerita atau uraian kejadian.

9 Materi Seni Budaya Terkait

Menggambar IlustrasiSeni Budaya Kelas IV SD
Pelajari Menggambar Ilustrasi →
Alat-alat musikSeni Budaya Kelas IV SD
Pelajari Alat-alat musik →
Bab 1 menggambarSeni Budaya Kelas IV SD
Pelajari Bab 1 menggambar →
Greetings dan creativeSeni Budaya Kelas III SD
Pelajari Greetings dan creative →
Karya Tiga Dimensi SederhanaSeni Budaya Kelas III SD
Pelajari Karya Tiga Dimensi Sederhana →
Kolase, Mozaik, dan MontaseSeni Budaya Kelas IV SD
Pelajari Kolase, Mozaik, dan Montase →

10 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar Seni Budaya Gambar ilustrasi ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Seni Budaya kelas V langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka.

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Buat Modul Ajar Lain — GRATISIsi nama & materi, selesai ±1 menit

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.