Modul Ajar SD

Modul Ajar Seni Budaya Kelas V SD

4 modul ajar Seni Budaya kelas V SD (Fase C) siap unduh — Gambar ilustrasi, Lagu Daerah dan Alat Musik Ritmis, dan mengeksplorasi simpul dan berkarya makrame.

4 modul siap pakaiFase CWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kopAtau lihat dulu 7 materi kelas V & modul yang sudah jadi ↓

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Lagu Daerah dan Alat Musik Ritmis, salah satu materi di daftar bawah yang sudah jadi — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Lagu Daerah dan Alat Musik Ritmis selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas V ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Seni Budaya Kelas V SD
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Lagu Daerah dan Alat Musik Ritmis
Seni Budaya · Kelas V · Fase C
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Lagu Daerah dan Alat Musik Ritmis
Seni Budaya · Fase C · Kelas V · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranSeni Budaya
Fase / KelasC / V
Materi PokokLagu Daerah dan Alat Musik Ritmis
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranDiscovery Learning + Praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik mengenal beberapa lagu daerah dan mungkin pernah melihat atau mendengar alat musik ritmis sederhana.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
  2. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
  3. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah
Elemen / DomainMusik
Rumusan CP FasePada akhir Fase C, peserta didik mampu mengidentifikasi dan membedakan unsur-unsur musik, serta mengekspresikan diri melalui eksplorasi suara, ritme, dan melodi dari berbagai sumber bunyi termasuk lagu daerah dan alat musik.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualAda banyak lagu daerah di Indonesia, seperti 'Cublak-Cublak Suweng' dan 'Apuse', serta alat musik ritmis seperti kendang, rebana, dan marakas.
KonseptualLagu daerah memiliki lirik, melodi, dan ritme khas yang mencerminkan budaya setempat, sedangkan alat musik ritmis berperan dalam menciptakan pola irama.
ProseduralPeserta didik akan berlatih menyanyikan lagu daerah sesuai tempo dan dinamika, serta memainkan pola ritme menggunakan alat musik ritmis.
MetakognitifPeserta didik menyadari bahwa mempelajari lagu daerah dan alat musik ritmis membantu mereka menghargai warisan budaya dan mengembangkan kepekaan musikal.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Dengan menyimak penjelasan guru dan contoh audio, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri khas lagu daerah Indonesia dengan tepat.
  2. Melalui eksplorasi berbagai benda di sekitar, peserta didik dapat mengidentifikasi fungsi dan jenis alat musik ritmis sederhana dengan benar.
  3. Setelah berlatih, peserta didik dapat menyanyikan lagu daerah pilihan sesuai tempo dan dinamika dengan percaya diri.
  4. Dengan bimbingan guru dan kerja kelompok, peserta didik dapat memainkan pola ritme sederhana menggunakan alat musik ritmis dengan kompak.
  5. Setelah berkolaborasi, peserta didik dapat menyajikan penampilan lagu daerah dengan iringan alat musik ritmis secara harmonis.
Halaman 2 · Lagu Daerah dan Alat Musik Ritmis — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami dan memainkan lagu daerah serta alat musik ritmis tidak hanya melatih musikalitas, tetapi juga menumbuhkan rasa bangga terhadap kekayaan budaya Indonesia.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita membuat musik yang menyenangkan hanya dengan tepuk tangan atau benda-benda di sekitar kita?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisDiscovery Learning + Praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Mengidentifikasi makna lirik lagu daerah dan menyampaikan pesan moralnya.
Ilmu Pengetahuan Sosial: Mengenal keberagaman budaya dan geografis Indonesia melalui asal daerah lagu.
Seni Rupa: Membuat hiasan sederhana untuk alat musik ritmis yang dibuat dari benda bekas.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk bercerita tentang lagu daerah di kampung halaman mereka atau membantu peserta didik mencari video penampilan lagu daerah.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar ada ruang terbuka untuk bergerak dan berlatih memainkan alat musik ritmis, serta tersedia pojok literasi musik dengan buku-buku lagu daerah.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video lagu daerah dari berbagai provinsi di Indonesia dan aplikasi perekam suara sederhana untuk merekam dan mengevaluasi latihan kelompok.
Halaman 3 · Lagu Daerah dan Alat Musik Ritmis — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Dengan menyimak penjelasan guru dan contoh audio, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri khas lagu daerah Indonesia dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan melakukan presensi.
  2. Apersepsi: Guru memutar rekaman lagu 'Balonku Ada Lima' dan 'Apuse', lalu bertanya 'Apa perbedaan kedua lagu ini? Dari mana lagu 'Apuse' berasal?'
  3. Penyampaian tujuan & pertanyaan pemantik: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik 'Bagaimana cara kita membuat musik yang menyenangkan hanya dengan tepuk tangan atau benda-benda di sekitar kita?' agar peserta didik memahami arah belajar.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan video klip lagu 'Cublak-Cublak Suweng' dari Jawa Tengah dan 'Ampar-Ampar Pisang' dari Kalimantan Selatan, lalu meminta peserta didik memperhatikan lirik, melodi, dan irama lagu.
  2. Identifikasi masalah: Peserta didik secara mandiri mencatat hal-hal menarik yang ditemukan dari kedua lagu daerah tersebut, seperti bahasa yang digunakan atau suasana lagu.
  3. Pengumpulan data: Peserta didik dalam kelompok kecil mendiskusikan ciri khas yang membedakan lagu daerah dengan lagu anak-anak pada umumnya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengolahan data: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya tentang ciri khas lagu daerah, seperti penggunaan bahasa daerah, tema kehidupan sehari-hari, dan melodi yang sederhana.
  2. Pembuktian: Guru memberikan contoh lagu daerah lain dan meminta peserta didik untuk mengidentifikasi ciri khasnya berdasarkan hasil diskusi kelompok.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menarik kesimpulan: Peserta didik bersama guru merumuskan kesimpulan mengenai ciri khas lagu daerah Indonesia (bahasa, tema, melodi, irama).
  2. Umpan balik: Guru memberikan apresiasi dan umpan balik terhadap presentasi kelompok, mengoreksi jika ada miskonsepsi.
  3. Penguatan: Guru menguatkan pemahaman tentang pentingnya melestarikan lagu daerah sebagai warisan budaya.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Simpulan bersama: Peserta didik dan guru menyimpulkan poin-poin penting pembelajaran hari ini.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru meminta peserta didik berbagi perasaan mereka setelah belajar lagu daerah dan memberikan pujian atas partisipasi aktif mereka.
  3. Tindak lanjut & doa: Guru memberikan tugas untuk mencari satu lagu daerah lain di rumah dan meminta peserta didik berdoa sebelum mengakhiri pelajaran.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Lagu Daerah dan Alat Musik Ritmis — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranPembelajaran Kooperatif
Tujuan Pertemuan 2Melalui eksplorasi berbagai benda di sekitar, peserta didik dapat mengidentifikasi fungsi dan jenis alat musik ritmis sederhana dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan melakukan presensi.
  2. Apersepsi: Guru memutar rekaman lagu daerah yang diiringi alat musik ritmis, lalu bertanya 'Suara apa saja yang kalian dengar selain suara penyanyi?'
  3. Penyampaian tujuan & pertanyaan pemantik: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan mengulang pertanyaan pemantik 'Bagaimana cara kita membuat musik yang menyenangkan hanya dengan tepuk tangan atau benda-benda di sekitar kita?' untuk mengaitkan dengan materi alat musik ritmis.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menyampaikan tujuan dan memotivasi: Guru menjelaskan tujuan pembelajaran tentang alat musik ritmis dan memotivasi peserta didik untuk aktif bereksplorasi.
  2. Menyajikan informasi: Guru menunjukkan beberapa contoh alat musik ritmis seperti kendang, marakas, dan rebana (bila ada fisik/gambar), menjelaskan cara memainkannya dan suara yang dihasilkan.
  3. Mengorganisasi kelompok belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil (4-5 orang) dan setiap kelompok menerima LKPD tentang alat musik ritmis.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing kelompok bekerja: Setiap kelompok mendapatkan tugas untuk mencari benda-benda di kelas yang dapat menghasilkan bunyi ritmis (misal: botol, pensil, meja) dan mencoba memainkan pola ritme sederhana.
  2. Membimbing kelompok bekerja: Peserta didik mengisi LKPD dengan mengidentifikasi benda-benda tersebut sebagai alat musik ritmis sederhana, mendeskripsikan suara yang dihasilkan, dan menuliskan pola ritme yang mereka ciptakan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Evaluasi: Setiap kelompok secara bergantian mendemonstrasikan hasil eksplorasi mereka di depan kelas, memainkan pola ritme dengan benda-benda yang ditemukan.
  2. Memberikan penghargaan: Guru memberikan umpan balik konstruktif dan pujian kepada setiap kelompok atas kreativitas dan kekompakan mereka.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Simpulan bersama: Peserta didik dan guru menyimpulkan jenis-jenis alat musik ritmis dan bagaimana benda di sekitar dapat difungsikan sebagai alat musik.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru meminta peserta didik berbagi pengalaman paling menarik saat bereksplorasi dan memberikan apresiasi atas semangat belajar mereka.
  3. Tindak lanjut & doa: Guru meminta peserta didik bersiap untuk pertemuan berikutnya dan memimpin doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Lagu Daerah dan Alat Musik Ritmis — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · AYO BERKARYA!Eksplorasi Ritme Nusantara!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi benda-benda di sekitar sebagai alat musik ritmis sederhana dan membuat pola ritme.

Alat & bahan: Lembar LKPD, pensil, benda-benda di sekitar (botol plastik, pulpen, meja, tepuk tangan)

Langkah kerja:

  1. Lengkapi asal daerah setiap lagu pada tabel berikut, lalu nyanyikan salah satunya bersama kelompok.
    Lagu daerahLagu daerahAsal daerahBungong JeumpaSinanggar TuloManuk DadaliRasa Sayange
    Gambar 1. Tabel
  2. Amati 1 yang berisi berbagai benda di sekitar kita, lalu pilih 3 benda yang menurutmu bisa menghasilkan bunyi.
  3. Coba pukul atau goyangkan benda-benda yang kamu pilih dan dengarkan bunyinya, lalu tuliskan jenis bunyi yang dihasilkan (misal: 'tek-tek', 'srak-srak').
  4. Buatlah pola ritme sederhana (minimal 4 ketukan) menggunakan 3 benda tersebut, contoh: 'Tek-tek-tek-srak'.
  5. Tuliskan pola ritme yang kamu ciptakan pada kolom 'Pola Ritme' di tabel, dan deskripsikan bagaimana kamu memainkannya.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Lagu Daerah dan Alat Musik Ritmis — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Sebutkan satu lagu daerah yang kamu ketahui!
  2. Pernahkah kamu mendengar alat musik seperti kendang atau marakas?
  3. Bagaimana perasaanmu saat mendengar lagu daerah?
  4. Bisakah kamu menepuk tangan mengikuti irama lagu 'Naik Delman'?

Formatif (proses): Observasi guru selama diskusi kelompok dan praktik memainkan alat musik ritmis, serta penilaian LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian performa kelompok dalam menyajikan lagu daerah dengan iringan alat musik ritmis.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Lagu Daerah dan Alat Musik Ritmis — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi ciri khas lagu daerah Indonesia dengan tepat.Ciri khas lagu daerah (bahasa, tema, melodi).2 JPPenalaran Kritis
2Mengidentifikasi fungsi dan jenis alat musik ritmis sederhana dengan benar.Fungsi dan jenis alat musik ritmis, eksplorasi bunyi.2 JPKreativitas
3Menyajikan penampilan lagu daerah dengan iringan alat musik ritmis secara harmonis.Praktik menyanyi lagu daerah dan memainkan alat musik ritmis.2 JPKolaborasi, Kreativitas
Halaman 8 · Lagu Daerah dan Alat Musik Ritmis — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Indonesia kaya akan keberagaman budaya, salah satunya tercermin dalam lagu-lagu daerah dan alat musik tradisionalnya. Lagu daerah adalah warisan tak ternilai yang menceritakan kehidupan, adat istiadat, dan nilai-nilai luhur suatu suku. Dengan mempelajari lagu daerah dan alat musik ritmis, kita tidak hanya belajar musik, tetapi juga mengenal lebih dekat kekayaan budaya bangsa kita. Mari kita jelajahi melodi dan irama dari seluruh penjuru Nusantara!

1. Mengenal Lagu Daerah Indonesia
Lagu daerah adalah lagu yang berasal dari suatu daerah dan menjadi populer di kalangan masyarakat setempat, biasanya menggunakan bahasa daerah. Lagu-lagu ini seringkali menceritakan tentang kehidupan sehari-hari, alam, adat istiadat, atau nasihat. Contoh lagu daerah yang terkenal antara lain 'Apuse' dari Papua, 'Gundul-Gundul Pacul' dari Jawa Tengah, 'Ampar-Ampar Pisang' dari Kalimantan Selatan, dan 'Soleram' dari Riau. Setiap lagu memiliki ciri khas melodi dan irama yang unik, mencerminkan identitas budayanya. Mengenal lagu daerah berarti mengenal Indonesia.

2. Ciri Khas Lagu Daerah
Lagu daerah memiliki beberapa ciri khas yang membedakannya dari lagu populer modern. Pertama, liriknya sering menggunakan bahasa daerah setempat, sehingga mengandung nilai-nilai kearifan lokal. Kedua, melodi dan aransemennya sederhana dan mudah diingat, seringkali diwariskan secara turun-temurun. Ketiga, tema lagunya dekat dengan kehidupan masyarakat, seperti pertanian, perburuan, atau upacara adat. Keempat, iramanya seringkali diiringi oleh alat musik tradisional daerah tersebut. Ciri-ciri ini menjadikan lagu daerah sebagai cerminan identitas budaya yang kuat.

3. Apa Itu Alat Musik Ritmis?
Alat musik ritmis adalah jenis alat musik yang berfungsi untuk mengatur tempo atau irama dalam sebuah lagu. Alat musik ini tidak memiliki nada yang spesifik seperti piano atau gitar, melainkan menghasilkan bunyi perkusi atau ketukan. Peran utamanya adalah memberikan ketukan dan pola irama yang stabil, sehingga lagu menjadi lebih hidup dan teratur. Contoh alat musik ritmis yang sering kita temui adalah kendang, rebana, marakas, tamborin, dan triangel. Bahkan, tepuk tangan, hentakan kaki, atau ketukan pada meja juga bisa menjadi alat musik ritmis sederhana.

4. Jenis-Jenis Alat Musik Ritmis dan Cara Memainkannya
Alat musik ritmis dapat dikelompokkan berdasarkan cara memainkannya. Ada yang dipukul, seperti kendang dan tamborin, ada yang digoyang seperti marakas, dan ada yang digesek atau digaruk seperti guiro. Kendang, misalnya, dimainkan dengan cara dipukul menggunakan tangan untuk menghasilkan bunyi 'dung' dan 'tak'. Marakas dimainkan dengan cara digoyangkan untuk menghasilkan suara 'srak-srak'. Rebana dimainkan dengan cara dipukul menggunakan telapak tangan dan jari. Setiap alat musik ritmis memiliki karakteristik suara unik yang memperkaya irama musik.

Rangkuman: Lagu daerah adalah lagu dari suatu wilayah dengan lirik bahasa daerah, melodi sederhana, dan tema kehidupan lokal. Alat musik ritmis berfungsi sebagai pengatur irama dan tempo lagu, tanpa menghasilkan nada spesifik. Contohnya kendang, marakas, dan rebana. Mempelajari dan memainkan lagu daerah serta alat musik ritmis membantu kita menghargai dan melestarikan kekayaan budaya Indonesia.

Halaman 9 · Lagu Daerah dan Alat Musik Ritmis — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Lagu DaerahLagu yang berasal dari suatu daerah dan menggunakan bahasa daerah setempat.
Alat Musik RitmisAlat musik yang berfungsi sebagai pengatur irama atau tempo, tidak bernada.
TempoKecepatan ketukan dalam musik.
DinamikaPerubahan keras lembutnya suara dalam musik.
IramaPengulangan bunyi yang teratur dan bervariasi.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Lagu Daerah dan Alat Musik Ritmis — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Seni Budaya · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Lagu Daerah dan Alat Musik Ritmis" mata pelajaran Seni Budaya Kelas V ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Lagu Daerah dan Alat Musik Ritmis — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Semester 1 / Ganjil2 dari 4 siap unduh

4 materi Seni Budaya SD, urut mengajar dari Gambar Cerita (Komik Sederhana) hingga Properti Tari Daerah.

Gambar Cerita (Komik Sederhana)Batik dan Ragam HiasLagu Daerah dan Alat Musik RitmisModul siap unduh · Word + PDF ber-kopProperti Tari DaerahModul siap unduh · Word + PDF ber-kop

Semester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan

3 materi Seni Budaya SD, urut mengajar dari Naskah Drama Sederhana hingga Apresiasi Seni Nusantara.

Naskah Drama SederhanaKerajinan Anyaman dan MakrameApresiasi Seni Nusantara

Seni Budaya (SBK) Kelas V SD — Fase C

Kelas V — ditulis juga kelas 5 — di SD berada di Fase C, dan 7 materi Seni Budaya setahun terdaftar di peta halaman ini, urut mengajar, terbagi semester 1 (ganjil) dan semester 2 (genap).

Di sekolah, Seni Budaya juga dipanggil SBK dan SBdP — sebutan yang berbeda untuk mata pelajaran yang sama. Peta materi di halaman ini berlaku untuk sebutan mana pun.

Yang disusun di sini perangkat ajar Seni Budaya kelas V (kelas 5) SD — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Seni Budaya kelas V (kelas 5) SD mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Seni Budaya kelas V (kelas 5) SD yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase C beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Seni Budaya bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaSeni Budaya · Kelas VPeta Konsep
Lagu Daerah dan Alat Musik RitmisMengenal Lagu Daerah IndonesiaCiri Khas Lagu DaerahApa Itu Alat Musik Ritmis?Jenis-Jenis Alat Musik Ritmis dan Cara Memainkannya
Dari sub-bab Lagu Daerah dan Alat Musik RitmisLembar tambahan
Nama sekolah AndaSeni Budaya · Kelas VIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaSeni Budaya · Kelas VLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaSeni Budaya · Kelas VRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaSeni Budaya · Kelas VRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaSeni Budaya · Kelas VProfil Lulusan
KreativitasKolaborasiPenalaran kritis
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Gambar Cerita (Komik Sederhana)1Batik dan Ragam Hias1Lagu Daerah dan Alat Musik Ritmis1Properti Tari Daerah2Naskah Drama Sederhana…+2 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDGambar Cerita (Komik Sederhana)Batik dan Ragam HiasLagu Daerah dan Alat Musik RitmisProperti Tari Daerah
Sebaran materi per bulan
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Seni Budaya Kelas V SD

Apakah modul ajar Seni Budaya ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Kelas V (kelas 5) SD masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase C. Kelas V dan kelas 5 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase C beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apa saja materi Seni Budaya kelas V SD?

7 materi, urut mengajar dari Gambar Cerita (Komik Sederhana) hingga Apresiasi Seni Nusantara. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Seni Budaya?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Seni Budaya sering disebut apa lagi?

Nama resminya Seni Budaya, tetapi di sekolah ia juga dipanggil SBK, SBdP. Borang penyusunan modul mengenali sebutan-sebutan itu juga, jadi Anda boleh mengetik yang biasa Anda pakai — materinya tetap ditemukan.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.