Modul ajar PJOK SMA kelas X materi Permainan Bulu Tangkis lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Rumusan: Peserta didik menunjukkan kemampuan menganalisis dan mempraktikkan berbagai keterampilan gerak spesifik dalam permainan dan olahraga, serta menyusun strategi untuk meningkatkan performa fisik dan mental dalam konteks aktivitas jasmani.
Acuan: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang konsep gerak dasar dan beberapa bentuk permainan bola kecil.
Pemahaman bermakna: Bulu tangkis bukan hanya sekadar memukul kok, melainkan melibatkan koordinasi, strategi, dan kebugaran fisik yang terintegrasi untuk mencapai performa optimal.
Pertanyaan pemantik: Bagaimana strategi dan teknik yang tepat dapat mengubah hasil pertandingan bulu tangkis, bahkan saat menghadapi lawan yang lebih kuat?
Tujuan: Menganalisis konsep gerak spesifik servis, forehand, dan backhand dalam permainan bulu tangkis dan mempraktikkan teknik dasar servis, pukulan forehand, dan pukulan backhand dengan koordinasi yang baik.
Kegiatan awal: Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, melakukan apersepsi dengan menanyakan pengalaman peserta didik bermain bulu tangkis atau olahraga raket lainnya, menyampaikan tujuan pembelajaran, dan mengajukan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu.
Memahami: Peserta didik mengamati video pertandingan bulu tangkis profesional, lalu secara berkelompok mengidentifikasi dan mendiskusikan berbagai teknik dasar yang digunakan, seperti servis, forehand, dan backhand, serta menganalisis pola geraknya.
Mengaplikasi: Peserta didik secara berpasangan atau berkelompok kecil mempraktikkan teknik memegang raket yang benar, melakukan servis pendek dan panjang, serta pukulan forehand dan backhand dasar, dengan fokus pada koordinasi gerak dan posisi tubuh yang tepat.
Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi teknik dan demonstrasi singkat, dilanjutkan dengan umpan balik dari guru dan teman. Guru memberikan penguatan konsep dan koreksi teknik yang masih kurang tepat, serta memotivasi untuk terus berlatih.
Penutup: Peserta didik bersama guru menyimpulkan teknik dasar yang telah dipelajari, melakukan refleksi singkat tentang kesulitan dan kemajuan yang dirasakan, guru memberikan apresiasi atas semangat belajar, dan menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya, diakhiri dengan doa penutup.
Tujuan: Menganalisis strategi dasar permainan bulu tangkis (tunggal dan ganda) dan mempraktikkan variasi pukulan smash dan dropshot dalam simulasi pertandingan.
Kegiatan awal: Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, mengulas kembali teknik dasar yang telah dipelajari, menyampaikan tujuan pembelajaran yang berfokus pada strategi dan pukulan lanjutan, serta memotivasi peserta didik untuk berpikir kritis.
Memahami: Peserta didik menganalisis studi kasus atau skenario pertandingan bulu tangkis yang diberikan guru, mengidentifikasi masalah strategi yang muncul, dan mendiskusikan solusi serta pola permainan yang efektif untuk kategori tunggal dan ganda.
Mengaplikasi: Peserta didik dalam kelompok kecil mempraktikkan variasi pukulan smash dan dropshot, kemudian melakukan simulasi pertandingan singkat (tunggal/ganda) dengan menerapkan strategi yang telah dianalisis, berfokus pada penempatan kok dan pergerakan di lapangan.
Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis strategi dan demonstrasi simulasi pertandingan. Guru memberikan umpan balik terkait efektivitas strategi dan kualitas pukulan, serta memfasilitasi diskusi untuk menemukan strategi terbaik dalam berbagai situasi pertandingan.
Penutup: Peserta didik bersama guru merangkum pentingnya strategi dan variasi pukulan dalam bulu tangkis, melakukan refleksi tentang tantangan dan pembelajaran yang didapat, guru memberikan apresiasi atas kerja keras, dan memberikan tugas untuk pertemuan selanjutnya, diakhiri dengan doa.
Tujuan: Merancang dan mempresentasikan strategi permainan bulu tangkis sederhana.
Kegiatan awal: Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, mengingatkan kembali materi strategi dan teknik lanjutan, menyampaikan tujuan pembelajaran untuk merancang proyek strategi, dan membangkitkan semangat kolaborasi.
Memahami: Peserta didik secara berkelompok merancang sebuah 'proyek' strategi permainan bulu tangkis (bisa berupa diagram lapangan, penjelasan taktik, atau video singkat) yang mengintegrasikan teknik dasar dan pukulan variasi yang telah dipelajari.
Mengaplikasi: Setiap kelompok mempresentasikan rancangan strategi permainan bulu tangkis mereka di depan kelas. Setelah presentasi, kelompok lain memberikan masukan dan pertanyaan, dan guru memberikan penguatan dan klarifikasi.
Merefleksi: Setelah presentasi, setiap kelompok melakukan refleksi mandiri mengenai proses perancangan strategi, tantangan yang dihadapi, dan pembelajaran yang didapat. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap setiap proyek dan proses kolaborasi.
Penutup: Peserta didik dan guru menyimpulkan seluruh materi bulu tangkis yang telah dipelajari, mulai dari teknik dasar hingga strategi, melakukan refleksi akhir mengenai pentingnya olahraga bulu tangkis bagi kesehatan dan pengembangan diri, guru memberikan apresiasi tinggi atas seluruh partisipasi dan kerja keras, serta memberikan motivasi untuk terus berolahraga, diakhiri dengan doa penutup.
Proses (formatif): Observasi kinerja peserta didik selama praktik teknik dasar dan simulasi pertandingan, serta keaktifan dalam diskusi kelompok.
Akhir (sumatif): Penilaian presentasi rancangan strategi permainan bulu tangkis dan tes praktik keterampilan bermain bulu tangkis.
| Tujuan | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|
| Menganalisis konsep gerak spesifik servis, forehand, dan backhand. | Konsep Teknik Dasar Bulu Tangkis | 3 JP | Penalaran Kritis |
| Mempraktikkan teknik dasar servis, pukulan forehand, dan pukulan backhand. | Praktik Teknik Dasar | 3 JP | Kesehatan, Kolaborasi |
| Menganalisis strategi dasar permainan bulu tangkis dan mempraktikkan variasi pukulan smash dan dropshot. | Strategi dan Pukulan Variasi | 3 JP | Kreativitas, Kolaborasi |
| Merancang dan mempresentasikan strategi permainan bulu tangkis sederhana. | Rancangan Strategi Permainan | 3 JP | Kreativitas, Komunikasi |
Bulu tangkis merupakan salah satu olahraga raket yang populer di Indonesia, digemari oleh berbagai kalangan. Olahraga ini tidak hanya melatih fisik, tetapi juga membutuhkan strategi, kecepatan, dan ketepatan. Memahami dasar-dasar bulu tangkis akan membuka pintu untuk menguasai permainan ini dengan lebih baik dan menikmati manfaat kesehatannya.
Bulu tangkis berasal dari permainan kuno di berbagai belahan dunia, namun bentuk modernnya berkembang di Inggris pada abad ke-19. Olahraga ini dimainkan di lapangan persegi panjang yang dibagi oleh net, menggunakan raket dan kok. Tujuannya adalah memukul kok melewati net agar jatuh di area lawan dan tidak dapat dikembalikan. Aturan dasar meliputi sistem poin rally (hingga 21), servis yang benar, dan pelanggaran seperti kok keluar atau menyentuh net saat servis.
Memegang raket yang benar adalah kunci keberhasilan. Ada dua jenis pegangan utama: forehand grip (seperti berjabat tangan) dan backhand grip (jempol di belakang). Servis adalah pukulan pembuka permainan. Servis dapat dilakukan pendek untuk mengarahkan kok dekat net atau panjang untuk mengirim kok ke belakang lapangan lawan. Kunci servis yang baik adalah konsistensi, kontrol, dan penempatan yang akurat agar kok tidak mudah dikembalikan oleh lawan.
Pukulan forehand dilakukan dengan sisi telapak tangan menghadap kok, biasanya untuk kok yang datang dari sisi dominan tubuh. Pukulan backhand dilakukan dengan sisi punggung tangan menghadap kok, untuk kok yang datang dari sisi non-dominan. Kedua pukulan ini memerlukan koordinasi gerak kaki, pinggul, dan lengan. Latihan berulang akan membantu meningkatkan kekuatan, akurasi, dan kecepatan pukulan, serta memungkinkan pemain merespons kok dengan efektif.
Smash adalah pukulan keras yang menukik tajam ke bawah, bertujuan untuk mematikan lawan secara langsung. Pukulan ini membutuhkan kekuatan, timing yang tepat, dan posisi tubuh yang stabil. Dropshot adalah pukulan tipuan yang menjatuhkan kok secara halus dekat net lawan, sering digunakan untuk menguras tenaga lawan atau menciptakan celah. Keduanya merupakan pukulan ofensif penting yang jika dikombinasikan dengan baik dapat mengelabui lawan.
Strategi dalam bulu tangkis melibatkan penempatan kok, pergerakan di lapangan, dan membaca gerakan lawan. Dalam permainan tunggal, fokus pada menguras stamina lawan dengan menempatkan kok di berbagai sudut lapangan. Dalam permainan ganda, koordinasi antar pasangan sangat penting, dengan pembagian area depan-belakang atau kiri-kanan. Menguasai strategi membantu pemain memanfaatkan kelemahan lawan dan memaksimalkan kekuatan sendiri.
Rangkuman: Bulu tangkis adalah olahraga raket yang membutuhkan penguasaan teknik dasar seperti memegang raket, servis, forehand, backhand, smash, dan dropshot. Selain teknik, strategi permainan baik tunggal maupun ganda juga krusial untuk memenangkan pertandingan. Latihan teratur, pemahaman aturan, dan pengembangan strategi akan membantu meningkatkan performa dan menikmati manfaat kesehatan dari olahraga ini.
Tujuan: Menganalisis dan merancang strategi permainan bulu tangkis sederhana.
Alat & bahan: Kertas HVS, alat tulis, penggaris, media digital (opsional)
| Kok | Bola khusus bulu tangkis yang terbuat dari bulu angsa atau bahan sintetis. |
| Net | Jaring pembatas di tengah lapangan bulu tangkis. |
| Servis | Pukulan awal untuk memulai permainan. |
| Forehand | Pukulan dengan posisi telapak tangan menghadap arah pukulan. |
| Backhand | Pukulan dengan posisi punggung tangan menghadap arah pukulan. |
| Smash | Pukulan keras dan menukik tajam ke arah lapangan lawan. |
| Dropshot | Pukulan tipuan yang menjatuhkan kok secara halus dekat net. |
| Rally | Rangkaian pukulan yang terjadi antara dua pemain/pasangan setelah servis sampai salah satu pemain/pasangan gagal mengembalikan kok. |
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul PJOK kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025.
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.