Modul ajar Bahasa Inggris SMK kelas X materi Descriptive Text lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kurikulum Merdeka 2025/2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Kompetensi awal: Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang kosakata benda-benda di sekitar mereka dan kemampuan menyusun kalimat sederhana dalam bahasa Inggris.
Pemahaman bermakna: Memahami dan menghasilkan descriptive text akan membantu peserta didik mengkomunikasikan informasi secara jelas dan menarik, baik dalam konteks personal maupun profesional, serta melatih kepekaan mereka terhadap detail.
Pertanyaan pemantik: Pernahkah kalian mencoba menjelaskan suatu tempat atau orang kepada seseorang yang belum pernah melihatnya, sehingga mereka bisa membayangkannya dengan jelas?
Tujuan: Mengidentifikasi struktur teks dan unsur kebahasaan descriptive text dengan tepat serta menganalisis perbedaan fungsi sosial berbagai descriptive text dalam konteks yang berbeda.
Kegiatan awal: Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, memeriksa kehadiran. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik: 'Apa yang membuat suatu deskripsi terasa hidup dan nyata bagi pembacanya?'
Memahami: Peserta didik secara berkelompok menganalisis beberapa contoh descriptive text (misalnya deskripsi tempat wisata, orang terkenal, atau benda unik) yang disediakan guru, mengidentifikasi ciri-ciri, struktur, dan unsur kebahasaan yang menonjol (simple present tense, adjective, adverb).
Mengaplikasi: Setiap kelompok mengisi lembar kerja untuk membandingkan dan mengklasifikasikan descriptive text berdasarkan fungsi sosial, objek yang dideskripsikan, dan gaya penulisan, kemudian mendiskusikan temuan mereka.
Merefleksi: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil analisis mereka. Guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep tentang struktur, fungsi sosial, dan unsur kebahasaan descriptive text, menekankan pentingnya detail sensorik.
Penutup: Peserta didik bersama guru menyimpulkan poin-poin penting. Guru mengapresiasi partisipasi aktif, memberikan motivasi, dan menyampaikan rencana pertemuan berikutnya. Doa penutup.
Tujuan: Menyusun kerangka descriptive text tentang orang, tempat, atau benda dengan terstruktur dan menulis descriptive text pendek dan sederhana dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan secara akurat.
Kegiatan awal: Guru menyapa dan mengingatkan kembali materi pertemuan sebelumnya. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: 'Hari ini kita akan belajar bagaimana merencanakan dan menulis descriptive text kita sendiri.'
Memahami: Peserta didik diberikan studi kasus: 'Bayangkan kalian adalah seorang blogger perjalanan yang ingin mendeskripsikan tempat wisata favorit kalian agar menarik minat pembaca.' Mereka berdiskusi tentang informasi apa saja yang perlu dikumpulkan dan bagaimana menyusunnya agar efektif.
Mengaplikasi: Peserta didik secara individu atau berpasangan memilih objek (orang/tempat/benda) yang ingin dideskripsikan, kemudian menyusun kerangka descriptive text yang mencakup identifikasi (general statement) dan deskripsi detail (description) menggunakan adjective dan simple present tense. Mereka mulai menulis draf pertama.
Merefleksi: Peserta didik saling bertukar draf tulisan dengan teman sebangku (peer-feedback), memberikan masukan konstruktif berdasarkan rubrik yang disediakan. Guru memfasilitasi diskusi dan memberikan bimbingan individual.
Penutup: Guru mengapresiasi upaya peserta didik dalam menulis. Peserta didik mencatat poin-poin perbaikan untuk draf mereka. Guru memberikan motivasi dan menyampaikan tugas untuk menyempurnakan draf di rumah sebagai persiapan presentasi. Doa penutup.
Tujuan: Mempresentasikan descriptive text yang telah dibuat secara lisan dengan pelafalan dan intonasi yang jelas serta merevisi descriptive text berdasarkan umpan balik untuk meningkatkan kualitas tulisan.
Kegiatan awal: Guru menyapa dan mengingatkan kembali tugas menulis descriptive text. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: 'Hari ini kalian akan mempresentasikan karya kalian dan menerima masukan untuk penyempurnaan.'
Memahami: Peserta didik secara mandiri meninjau kembali draf final descriptive text mereka, memastikan kesesuaian dengan struktur, unsur kebahasaan, dan tujuan penulisan, serta mempersiapkan diri untuk presentasi lisan.
Mengaplikasi: Peserta didik secara bergiliran mempresentasikan descriptive text mereka di depan kelas. Peserta didik lain memberikan umpan balik konstruktif mengenai pelafalan, intonasi, kejelasan deskripsi, dan penggunaan bahasa. Guru mencatat poin-poin penting untuk evaluasi.
Merefleksi: Setelah presentasi, guru memberikan umpan balik umum dan spesifik kepada peserta didik, menyoroti kekuatan dan area yang perlu ditingkatkan. Peserta didik melakukan revisi akhir pada tulisan mereka berdasarkan umpan balik yang diterima.
Penutup: Guru memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja keras dan kreativitas peserta didik. Guru menekankan pentingnya praktik berkelanjutan dalam menulis dan berbicara bahasa Inggris. Doa penutup dan salam.
Proses (formatif): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kualitas draf kerangka tulisan, dan kemampuan memberikan umpan balik konstruktif.
Akhir (sumatif): Penilaian descriptive text yang ditulis dan dipresentasikan peserta didik berdasarkan rubrik yang telah ditentukan.
| Tujuan | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|
| Mengidentifikasi struktur teks dan unsur kebahasaan descriptive text | Fungsi sosial, struktur teks (identifikasi, deskripsi), unsur kebahasaan (simple present tense, adjective, adverb) | 3 JP | penalaran kritis |
| Menganalisis perbedaan fungsi sosial berbagai descriptive text | Contoh-contoh descriptive text dengan fungsi sosial berbeda | 3 JP | komunikasi |
| Menyusun kerangka dan menulis descriptive text | Langkah-langkah menulis descriptive text, pemilihan objek, penyusunan detail | 3 JP | kreativitas |
Selamat datang di modul Descriptive Text! Dalam modul ini, kita akan menjelajahi bagaimana cara menggambarkan sesuatu dengan jelas dan menarik, seolah-olah pembaca dapat melihat dan merasakannya sendiri. Kemampuan ini sangat penting, tidak hanya dalam pelajaran bahasa Inggris, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari, seperti saat menceritakan pengalaman atau mendeskripsikan produk.
Descriptive text adalah jenis teks dalam bahasa Inggris yang bertujuan untuk menggambarkan atau menjelaskan seseorang, tempat, atau benda secara spesifik. Tujuannya adalah agar pembaca dapat membentuk gambaran mental yang jelas tentang apa yang sedang dideskripsikan. Teks ini berfokus pada detail sensorik, menggunakan indera penglihatan, pendengaran, penciuman, peraba, dan perasa untuk membuat deskripsi lebih hidup. Contohnya, saat mendeskripsikan seekor kucing, kita tidak hanya mengatakan 'kucing itu lucu', tetapi juga 'kucing itu memiliki bulu seputih salju, mata hijau zamrud, dan sering mendengkur lembut saat dielus'.
Fungsi sosial utama dari descriptive text adalah untuk mendeskripsikan ciri-ciri spesifik seseorang, tempat, atau benda. Ini berarti teks tersebut memberikan informasi yang detail dan mendalam tentang subjeknya. Misalnya, sebuah brosur wisata akan menggunakan descriptive text untuk menarik wisatawan dengan menggambarkan keindahan pantai atau keunikan budaya suatu daerah. Teks ini juga bisa digunakan untuk memperkenalkan seseorang, seperti dalam profil tokoh inspiratif, atau untuk menjelaskan karakteristik suatu produk dalam ulasan.
Descriptive text umumnya memiliki dua bagian utama. Pertama, 'Identification' (Identifikasi), yaitu paragraf pembuka yang memperkenalkan objek yang akan dideskripsikan secara umum. Bagian ini menjawab pertanyaan 'siapa' atau 'apa' yang akan dideskripsikan. Kedua, 'Description' (Deskripsi), yaitu paragraf-paragraf selanjutnya yang berisi detail-detail spesifik tentang objek tersebut. Ini bisa mencakup ciri fisik, sifat, kebiasaan, lokasi, atau hal-hal lain yang relevan, dijelaskan dengan menggunakan kata sifat dan frasa yang kaya indera. Misalnya, 'The Eiffel Tower is a famous landmark in Paris' (Identification), diikuti dengan detail tentang tingginya, materialnya, dan pemandangannya (Description).
Beberapa unsur kebahasaan penting dalam descriptive text meliputi: 1) Penggunaan Simple Present Tense, karena descriptive text menjelaskan fakta atau ciri-ciri yang bersifat permanen atau umum. Contoh: 'She has long black hair.' 2) Penggunaan Adjective (kata sifat) yang melimpah untuk memberikan detail. Contoh: 'beautiful, tall, old, charming, delicious.' 3) Penggunaan Adverb (kata keterangan) untuk memperjelas cara atau tingkat. Contoh: 'very, extremely, slowly.' 4) Penggunaan 'be' (is, am, are) dan 'have/has' untuk menyatakan keberadaan atau kepemilikan. Contoh: 'It is a large house. It has a big garden.' 5) Kata kerja tindakan (action verbs) yang relevan. Contoh: 'smells, sounds, tastes, feels, looks'.
Menulis descriptive text yang baik melibatkan beberapa langkah. Pertama, pilih objek yang ingin dideskripsikan (orang, tempat, atau benda) dan tentukan tujuan penulisanmu. Kedua, kumpulkan detail sebanyak mungkin tentang objek tersebut. Gunakan kelima indera (lihat, dengar, cium, sentuh, rasa) untuk mengamati dan mencatat ciri-ciri uniknya. Ketiga, susun kerangka tulisanmu: mulai dengan identifikasi umum, lalu lanjutkan dengan detail-detail spesifik. Keempat, mulailah menulis draf dengan menggunakan simple present tense dan banyak kata sifat. Kelima, revisi dan edit tulisanmu, periksa tata bahasa, ejaan, dan kejelasan deskripsi.
Borobudur Temple is a magnificent Buddhist temple located in Magelang, Central Java, Indonesia. It is the world's largest Buddhist temple and a UNESCO World Heritage Site. Built in the 9th century, this ancient marvel stands majestically with its intricate stone carvings and impressive architecture. The temple consists of nine stacked platforms, six square and three circular, topped by a central dome. Its walls are adorned with more than 2,672 relief panels and 504 Buddha statues, each telling a story of Buddhist teachings. The view from the top at sunrise is breathtaking, with misty mountains surrounding the lush green landscape. Borobudur truly is a masterpiece of human endeavor and a spiritual sanctuary.
Rangkuman: Descriptive text adalah teks yang menggambarkan seseorang, tempat, atau benda secara detail agar pembaca dapat membayangkannya. Teks ini memiliki fungsi sosial untuk mendeskripsikan ciri-ciri spesifik dan struktur yang terdiri dari identifikasi dan deskripsi. Unsur kebahasaan utamanya meliputi simple present tense, kata sifat, dan kata keterangan. Dengan mengikuti langkah-langkah penulisan yang tepat, kita dapat menghasilkan descriptive text yang efektif dan menarik.
Tujuan: Menganalisis struktur dan unsur kebahasaan descriptive text serta menyusun kerangka deskripsi.
Alat & bahan: Teks descriptive text contoh, pulpen, buku catatan, kamus (opsional)
| Descriptive Text | Teks yang bertujuan menggambarkan sesuatu secara detail. |
| Identification | Bagian awal descriptive text yang memperkenalkan objek secara umum. |
| Description | Bagian inti descriptive text yang berisi detail-detail spesifik objek. |
| Adjective | Kata sifat yang digunakan untuk menggambarkan noun (kata benda). |
| Adverb | Kata keterangan yang menjelaskan verb, adjective, atau adverb lain. |
| Simple Present Tense | Bentuk waktu yang digunakan untuk menyatakan fakta atau kebiasaan. |
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Inggris kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025).
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.