tuntas.orgBuat Modul Ajar →
BerandaModul Ajar SMKBahasa Inggris › Self Introduction
SMK · Kelas X · Fase E

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas X
Self Introduction

Modul ajar Bahasa Inggris SMK kelas X materi Self Introduction lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kurikulum Merdeka 2025/2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar Bahasa Inggris kelas X materi Self Introduction
Ringkasan: Self introduction adalah keterampilan penting untuk membangun hubungan. Modul ini membahas frasa kunci, struktur efektif, perbedaan konteks formal/informal, pentingnya pelafalan/intonasi, bahasa tubuh, dan cara merespon perkenalan orang lain. Menguasai aspek-aspek ini akan meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi Anda dalam bahasa Inggris.
Model: Project-Based Learning (PjBL) + Praktik KomunikatifDimensi: komunikasi, kreativitas, kemandirianWord + PDF
Buat & Unduh Modul Ini — GRATISBahasa Inggris · Self Introduction · atas nama Anda

1 Capaian Pembelajaran

Kompetensi awal: Peserta didik memiliki kemampuan dasar dalam memahami instruksi sederhana dan menyusun kalimat dasar dalam Bahasa Inggris.

Pemahaman bermakna: Memahami dan menguasai cara memperkenalkan diri dalam Bahasa Inggris secara efektif dan percaya diri akan membuka banyak peluang komunikasi dan kolaborasi, baik di lingkungan sekolah maupun dunia kerja kelak.

Pertanyaan pemantik: Mengapa penting bagi kita untuk bisa memperkenalkan diri dengan baik di lingkungan baru, terutama dalam bahasa Inggris?

2 Tujuan Pembelajaran

3 Kegiatan Pembelajaran (3 Pertemuan)

Pertemuan 1 — Discovery Learning

Tujuan: Peserta didik mampu mengidentifikasi frasa-frasa penting dalam perkenalan diri.

Kegiatan awal: Guru menyapa dan memimpin doa, memeriksa kehadiran. Guru menampilkan video pendek tentang perkenalan diri, lalu mengajukan pertanyaan pemantik: 'Apa saja informasi yang biasanya disampaikan saat memperkenalkan diri?' Guru menjelaskan tujuan pembelajaran pertemuan ini yaitu mengidentifikasi frasa perkenalan diri dan relevansinya untuk komunikasi sehari-hari.

Memahami: Peserta didik secara berkelompok menganalisis contoh teks dan video perkenalan diri, mengidentifikasi frasa-frasa kunci seperti 'My name is...', 'I am from...', 'I like...', dan mengelompokkannya berdasarkan jenis informasi yang disampaikan.

Mengaplikasi: Setiap kelompok membuat daftar frasa perkenalan diri yang telah mereka identifikasi dan mempresentasikan hasilnya di depan kelas, menjelaskan fungsi setiap frasa. Guru memberikan umpan balik dan penguatan.

Merefleksi: Peserta didik secara individu menuliskan tiga hal baru yang mereka pelajari tentang frasa perkenalan diri dan bagaimana mereka akan menggunakannya. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan mengulas kembali poin-poin penting.

Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi frasa perkenalan diri. Guru memberikan tugas untuk mencari contoh perkenalan diri dari berbagai sumber, dan mengingatkan untuk mempersiapkan diri untuk pertemuan selanjutnya. Pertemuan ditutup dengan doa dan salam penutup yang ceria.

Pertemuan 2 — Problem-Based Learning

Tujuan: Peserta didik mampu menyusun teks perkenalan diri yang sederhana dan informatif serta mampu merespon perkenalan orang lain dengan pertanyaan lanjutan yang relevan.

Kegiatan awal: Guru menyapa, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran. Guru mengulas kembali materi frasa perkenalan diri dari pertemuan sebelumnya. Guru menampilkan skenario 'Situasi Baru di SMK' dan bertanya: 'Bagaimana cara kita memperkenalkan diri dan memulai percakapan dengan teman baru di sekolah ini?' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menyusun dan merespon perkenalan diri.

Memahami: Peserta didik dalam kelompok kecil menganalisis skenario perkenalan diri yang berbeda (misalnya, di kelas baru, saat magang, atau bertemu tamu). Mereka mendiskusikan informasi apa saja yang relevan untuk disampaikan dan pertanyaan apa yang bisa diajukan untuk merespon perkenalan orang lain.

Mengaplikasi: Setiap kelompok menyusun dua contoh teks perkenalan diri (satu formal, satu informal) dan daftar pertanyaan respon untuk masing-masing skenario. Mereka saling bertukar hasil dan memberikan masukan konstruktif. Guru berkeliling memberikan bimbingan.

Merefleksi: Beberapa kelompok mempresentasikan hasil kerja mereka, dan kelompok lain memberikan tanggapan. Guru memfasilitasi diskusi tentang perbedaan gaya perkenalan dan respon yang efektif. Guru memberikan penguatan pada penggunaan tata bahasa yang benar.

Penutup: Guru bersama peserta didik merangkum strategi menyusun dan merespon perkenalan diri. Guru memberikan apresiasi atas ide-ide kreatif. Guru memberikan tugas untuk berlatih memperkenalkan diri di rumah dan mempersiapkan diri untuk praktik berbicara di pertemuan berikutnya. Pertemuan diakhiri dengan pesan motivasi dan salam.

Pertemuan 3 — Project-Based Learning

Tujuan: Peserta didik mampu mempraktikkan perkenalan diri secara lisan dengan intonasi dan pelafalan yang tepat.

Kegiatan awal: Guru menyapa, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran. Guru memotivasi peserta didik dengan menayangkan video 'Tips Public Speaking' dan bertanya: 'Apa kunci agar perkenalan diri kita berkesan?' Guru menjelaskan bahwa hari ini mereka akan mempraktikkan perkenalan diri dan dinilai performanya, serta tujuan pembelajaran yaitu praktik perkenalan diri lisan.

Memahami: Peserta didik secara berpasangan atau berkelompok kecil melakukan simulasi perkenalan diri. Mereka saling berlatih, memberikan umpan balik tentang intonasi, pelafalan, dan bahasa tubuh, serta memperbaiki kekurangan berdasarkan masukan teman.

Mengaplikasi: Setiap peserta didik mempraktikkan perkenalan diri secara lisan di depan kelas atau dalam kelompok yang lebih besar. Mereka juga berperan sebagai pendengar yang aktif dan mengajukan pertanyaan lanjutan kepada teman yang sedang memperkenalkan diri. Guru melakukan observasi dan penilaian formatif.

Merefleksi: Setelah semua praktik, guru memfasilitasi refleksi kelas tentang pengalaman mereka. Peserta didik berbagi tantangan yang dihadapi dan strategi yang berhasil. Guru memberikan umpan balik umum dan spesifik secara konstruktif, serta memberikan penguatan positif.

Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan pembelajaran tentang 'Self Introduction' dari awal hingga akhir, menekankan pentingnya praktik dan kepercayaan diri. Guru memberikan apresiasi tinggi atas keberanian dan usaha semua peserta didik. Guru memberikan pengayaan bagi yang sudah mahir dan remedial bagi yang masih kesulitan. Pertemuan ditutup dengan tepuk tangan meriah dan doa bersama.

4 Asesmen

Proses (formatif): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan saat berlatih praktik perkenalan diri, serta penilaian hasil LKPD.

Akhir (sumatif): Penilaian performa praktik perkenalan diri lisan dan hasil tes tertulis pilihan ganda dan esai.

5 Alur Tujuan Pembelajaran

TujuanMateriAlokasiDimensi
Mampu mengidentifikasi frasa-frasa penting dalam perkenalan diri.Frasa perkenalan diri2 JPkomunikasi
Mampu menyusun teks perkenalan diri yang sederhana dan informatif.Struktur teks perkenalan diri2 JPkreativitas
Mampu mempraktikkan perkenalan diri secara lisan dengan intonasi dan pelafalan yang tepat.Praktik perkenalan diri2 JPkemandirian

6 Bahan Ajar & Ringkasan Materi

Kemampuan memperkenalkan diri dengan baik dalam bahasa Inggris adalah keterampilan dasar yang sangat penting di era globalisasi. Ini bukan hanya tentang menyebutkan nama, tetapi juga tentang membangun koneksi awal, meninggalkan kesan positif, dan membuka pintu komunikasi lebih lanjut. Modul ini akan membimbing Anda untuk menguasai seni perkenalan diri secara efektif.

Pentingnya Self Introduction

Self introduction adalah langkah pertama dalam membangun hubungan sosial dan profesional. Di lingkungan SMK, kemampuan ini sangat berguna saat bertemu teman baru, guru, atau bahkan saat magang di industri. Di dunia kerja, perkenalan diri yang baik dapat menjadi kunci sukses dalam wawancara kerja atau networking. Ini menunjukkan profesionalisme dan kesiapan Anda dalam berkomunikasi.

Frasa Kunci untuk Perkenalan Diri

Ada beberapa frasa umum yang sering digunakan. Untuk memulai, Anda bisa menggunakan 'Hello, my name is...' atau 'Hi, I'm...'. Untuk menyebutkan asal, 'I'm from...' atau 'I live in...'. Saat menyebutkan pekerjaan/status, 'I'm a student at SMK...' atau 'I work as a...'. Untuk hobi/minat, 'I enjoy...' atau 'My hobbies are...'. Menguasai frasa-frasa ini akan membuat perkenalan Anda lebih lancar.

Struktur Perkenalan Diri yang Efektif

Perkenalan diri yang efektif biasanya mengikuti pola tertentu: Sapaan (Greeting), Nama (Name), Asal/Latar Belakang (Origin/Background), Status/Pekerjaan (Status/Occupation), dan Minat/Tujuan (Interests/Purpose). Misalnya, 'Hello, my name is Budi. I'm from Jakarta and I'm a student at SMK Jaya. I'm interested in automotive engineering.' Struktur ini membantu menyampaikan informasi secara teratur dan mudah dipahami.

Perkenalan Diri dalam Konteks Formal dan Informal

Gaya perkenalan diri harus disesuaikan dengan konteks. Dalam situasi informal (misalnya, dengan teman sebaya), Anda bisa lebih santai: 'Hey, I'm Rina. Nice to meet you!' Sedangkan dalam situasi formal (misalnya, wawancara), gunakan bahasa yang lebih sopan dan lengkap: 'Good morning, my name is Siti. It's a pleasure to meet you.' Memahami perbedaan ini sangat penting untuk etika komunikasi.

Pelafalan dan Intonasi

Pelafalan (pronunciation) yang jelas dan intonasi (intonation) yang tepat sangat mempengaruhi bagaimana pesan Anda diterima. Latih pengucapan setiap kata dan perhatikan naik turunnya nada bicara Anda. Misalnya, saat bertanya, intonasi cenderung naik di akhir kalimat. Mendengarkan penutur asli dan menirukannya adalah cara efektif untuk meningkatkan aspek ini.

Bahasa Tubuh dan Kontak Mata

Selain kata-kata, bahasa tubuh juga berperan besar. Berdiri tegak, tersenyum, dan melakukan kontak mata menunjukkan kepercayaan diri dan keramahan. Hindari menyilangkan tangan atau melihat ke bawah, karena dapat memberi kesan kurang percaya diri atau tidak tertarik. Bahasa tubuh yang positif akan membuat perkenalan Anda lebih menarik dan meyakinkan.

Merespon Perkenalan Orang Lain

Setelah memperkenalkan diri, penting juga untuk merespon perkenalan orang lain. Ucapkan 'Nice to meet you!' atau 'Pleased to meet you.' Kemudian, ajukan pertanyaan lanjutan yang relevan untuk menunjukkan minat Anda, seperti 'Where are you from?' atau 'What do you do?' Ini akan mendorong percakapan berlanjut dan membangun koneksi yang lebih dalam.

Rangkuman: Self introduction adalah keterampilan penting untuk membangun hubungan. Modul ini membahas frasa kunci, struktur efektif, perbedaan konteks formal/informal, pentingnya pelafalan/intonasi, bahasa tubuh, dan cara merespon perkenalan orang lain. Menguasai aspek-aspek ini akan meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi Anda dalam bahasa Inggris.

7 LKPD — Lembar Kerja Peserta Didik

Tujuan: Membantu peserta didik menyusun dan mempraktikkan teks perkenalan diri dalam berbagai konteks.

Alat & bahan: Kertas, pulpen, kamus Bahasa Inggris, ponsel (opsional untuk merekam)

  1. Bacalah skenario perkenalan diri yang diberikan.
  2. Identifikasi informasi penting yang perlu disampaikan dan frasa yang relevan.
  3. Susunlah teks perkenalan diri Anda sesuai skenario.
  4. Latih pelafalan dan intonasi Anda bersama pasangan.
  5. Sajikan perkenalan diri Anda di depan kelas.

8 Glosarium

Self IntroductionProses memperkenalkan diri sendiri kepada orang lain.
FrasaKelompok kata yang membentuk satu kesatuan makna.
IntonasiNada bicara, naik turunnya suara saat berbicara.
PelafalanCara mengucapkan kata-kata.
KontekstualBerkaitan dengan konteks atau situasi tertentu.

9 Materi Bahasa Inggris Terkait

Descriptive TextBahasa Inggris Kelas X SMK
Pelajari Descriptive Text →
Expressing IntentionBahasa Inggris Kelas X SMK
Pelajari Expressing Intention →
Review TextBahasa Inggris Kelas X SMK
Pelajari Review Text →
Application LetterBahasa Inggris Kelas XII SMK
Pelajari Application Letter →
Giving Suggestions and OffersBahasa Inggris Kelas XI SMK
Pelajari Giving Suggestions and Offers →
News ItemBahasa Inggris Kelas XII SMK
Pelajari News Item →

10 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar Bahasa Inggris Self Introduction ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Inggris kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025).

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Buat Modul Ajar Lain — GRATISIsi nama & materi, selesai ±1 menit

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.