Modul Ajar & RPP Matematika Kelas XI
Program Linear
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Matematika |
| Fase / Kelas | F / XI |
| Materi Pokok | Program Linear |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + Praktik Pemodelan |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik diharapkan telah memahami konsep dasar sistem persamaan linear dua variabel dan pertidaksamaan linear dua variabel. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran Kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Program linear digunakan dalam berbagai bidang seperti manajemen produksi, logistik, dan keuangan untuk mengoptimalkan sumber daya. |
| Konseptual | Program linear adalah metode matematis untuk mencapai hasil terbaik (maksimum atau minimum) dari suatu fungsi tujuan linear dengan mempertimbangkan kendala linear. |
| Prosedural | Langkah-langkah penyelesaian program linear meliputi perumusan model matematika, penggambaran daerah penyelesaian, penentuan titik pojok, dan uji titik pojok pada fungsi tujuan. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari bagaimana keterampilan berpikir logis dan sistematis dalam memecahkan masalah optimasi sangat penting dalam kehidupan nyata dan dunia kerja. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi masalah optimasi dalam kehidupan sehari-hari yang dapat diselesaikan dengan program linear.
- Merumuskan model matematika dari masalah program linear (fungsi tujuan dan kendala).
- Menentukan daerah penyelesaian sistem pertidaksamaan linear dua variabel secara grafis.
- Menentukan nilai optimum (maksimum atau minimum) dari fungsi tujuan menggunakan metode uji titik pojok.
- Menyelesaikan masalah program linear kontekstual dengan langkah-langkah yang sistematis.
- Mempresentasikan hasil penyelesaian masalah program linear dengan jelas dan logis.
Pemahaman bermakna: Peserta didik akan memahami bahwa program linear adalah alat yang ampuh untuk membuat keputusan optimal dalam situasi dengan sumber daya terbatas, serta mampu menerapkannya dalam konteks bisnis dan industri.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah perusahaan dapat memaksimalkan keuntungan atau meminimalkan biaya produksi dengan keterbatasan bahan baku, waktu kerja, dan kapasitas mesin?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + Praktik Pemodelan |
| Lintas Disiplin Ilmu | Ekonomi Bisnis: Penerapan program linear untuk optimasi keuntungan, biaya, atau alokasi sumber daya dalam konteks bisnis. Teknik Industri: Penggunaan program linear dalam perencanaan produksi, penjadwalan, dan manajemen rantai pasok di industri. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua/komunitas dapat diajak untuk memberikan contoh nyata masalah optimasi di lingkungan rumah atau tempat kerja mereka yang relevan dengan program linear. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas diatur agar memungkinkan kerja kelompok yang fleksibel, dengan akses ke papan tulis atau media presentasi untuk setiap kelompok. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik dapat memanfaatkan aplikasi Geogebra atau Desmos untuk menggambar grafik pertidaksamaan linear dan mengidentifikasi daerah penyelesaian secara digital. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi masalah optimasi dalam kehidupan sehari-hari yang dapat diselesaikan dengan program linear dan merumuskan model matematika dari masalah program linear (fungsi tujuan dan kendala). |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan menanyakan pengalaman peserta didik dalam membuat pilihan terbaik dari beberapa alternatif. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami konsep dasar program linear dan merumuskan model matematika, serta menjelaskan alur kegiatan pembelajaran. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik secara berkelompok mengamati dan menganalisis studi kasus sederhana yang diberikan guru (misalnya, produksi dua jenis barang dengan keterbatasan bahan baku dan waktu), kemudian mengidentifikasi variabel, kendala, dan tujuan optimasi dari kasus tersebut. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok berdiskusi untuk merumuskan model matematika dari studi kasus yang diberikan, yaitu menentukan fungsi tujuan dan sistem pertidaksamaan linear sebagai kendala, dengan bimbingan guru. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil perumusan model matematika mereka. Guru memberikan umpan balik, menguatkan konsep perumusan model, dan memastikan semua peserta didik memahami bagaimana masalah nyata diubah menjadi bentuk matematis. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Peserta didik dan guru bersama-sama menyimpulkan langkah-langkah perumusan model matematika program linear. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, mengingatkan untuk membaca materi berikutnya, dan memimpin doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menentukan daerah penyelesaian sistem pertidaksamaan linear dua variabel secara grafis dan menentukan nilai optimum (maksimum atau minimum) dari fungsi tujuan menggunakan metode uji titik pojok. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan mengulas kembali materi perumusan model matematika. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menentukan daerah penyelesaian dan nilai optimum, serta menjelaskan skenario pembelajaran berbasis masalah. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik menerima LKPD yang berisi masalah program linear yang sudah dimodelkan. Mereka secara mandiri atau berkelompok mengeksplorasi cara menggambar daerah penyelesaian dari sistem pertidaksamaan linear dan mengidentifikasi titik-titik pojok daerah tersebut. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dengan panduan LKPD, peserta didik menerapkan metode uji titik pojok untuk menentukan nilai maksimum atau minimum dari fungsi tujuan pada titik-titik pojok yang telah ditemukan, kemudian menyusun solusi optimal dari masalah tersebut. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Beberapa kelompok mempresentasikan hasil penyelesaian masalah program linear mereka, termasuk grafik daerah penyelesaian dan perhitungan nilai optimum. Guru memfasilitasi diskusi, memberikan klarifikasi, dan memastikan pemahaman yang benar tentang metode uji titik pojok. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru dan peserta didik merangkum langkah-langkah penyelesaian program linear secara grafis. Guru memberikan apresiasi atas keberhasilan memecahkan masalah, memberikan motivasi untuk terus berlatih, dan memimpin doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Membimbing peserta didik dalam merumuskan model matematika dan menyelesaikan masalah program linear secara grafis.
Alat & bahan: Kertas milimeter blok, penggaris, pensil, penghapus, kalkulator
Langkah kerja:
- Baca dan pahami masalah optimasi yang diberikan.
- Identifikasi variabel keputusan, fungsi tujuan, dan semua kendala yang ada.
- Ubahlah kendala-kendala tersebut menjadi sistem pertidaksamaan linear dua variabel.
- Gambarlah grafik dari setiap pertidaksamaan pada bidang koordinat dan tentukan daerah penyelesaiannya.
- Tentukan titik-titik pojok dari daerah penyelesaian dan hitung nilai fungsi tujuan pada setiap titik pojok tersebut.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang Anda ketahui tentang pertidaksamaan linear dua variabel?
- Bagaimana cara menggambar grafik dari sebuah persamaan linear?
- Menurut Anda, apa itu 'optimasi' dalam konteks matematika?
- Berikan contoh sederhana masalah 'pilihan terbaik' yang pernah Anda alami!
Formatif (proses): Observasi selama diskusi kelompok dan presentasi, penilaian terhadap kelengkapan dan kebenaran LKPD, serta keaktifan dalam tanya jawab.
Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa soal pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan penyelesaian masalah program linear.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi masalah optimasi dan merumuskan model matematika | Konsep dasar program linear, perumusan fungsi tujuan dan kendala | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menentukan daerah penyelesaian dan nilai optimum | Grafik pertidaksamaan linear, daerah penyelesaian, titik pojok, metode uji titik pojok | 2 JP | Penalaran Kritis, Kreativitas |
| 3 | Menyelesaikan masalah program linear kontekstual dan mempresentasikan hasilnya | Penerapan program linear dalam studi kasus, komunikasi solusi | 2 JP | Penalaran Kritis, Kolaborasi, Komunikasi |
Program linear adalah salah satu cabang matematika terapan yang sangat relevan dalam dunia industri dan bisnis. Materi ini membekali Anda dengan kemampuan untuk membuat keputusan optimal dalam berbagai situasi yang melibatkan sumber daya terbatas. Dengan menguasai program linear, Anda akan mampu menganalisis masalah, merumuskan model matematis, dan menemukan solusi terbaik untuk mencapai tujuan tertentu, baik itu memaksimalkan keuntungan maupun meminimalkan biaya.
1. Pengertian Program Linear
Program linear adalah suatu metode matematis untuk mencari nilai optimum (maksimum atau minimum) dari suatu fungsi tujuan linear dengan memperhatikan kendala-kendala yang berbentuk pertidaksamaan linear. Kendala ini merepresentasikan batasan-batasan sumber daya yang tersedia, seperti bahan baku, waktu, tenaga kerja, atau kapasitas produksi. Penerapan program linear sangat luas, mulai dari manajemen produksi, logistik, alokasi anggaran, hingga perencanaan rute transportasi. Kunci utama dalam program linear adalah mengubah masalah nyata menjadi model matematika yang dapat diselesaikan secara sistematis.
2. Variabel Keputusan
Dalam program linear, variabel keputusan adalah besaran yang nilainya ingin kita tentukan untuk mencapai tujuan optimasi. Variabel ini biasanya dilambangkan dengan huruf, misalnya x dan y. Contohnya, jika sebuah pabrik memproduksi dua jenis roti, maka variabel keputusannya bisa berupa jumlah roti jenis A (x) dan jumlah roti jenis B (y) yang harus diproduksi. Penting untuk mendefinisikan variabel keputusan secara jelas dan konkret, karena ini akan menjadi dasar perumusan fungsi tujuan dan kendala.
3. Fungsi Tujuan
Fungsi tujuan adalah fungsi linear yang akan dioptimalkan (dimaksimumkan atau diminimumkan). Fungsi ini menyatakan hubungan antara variabel keputusan dengan tujuan yang ingin dicapai. Misalnya, jika tujuannya adalah memaksimalkan keuntungan, maka fungsi tujuan akan berbentuk Z = ax + by, di mana a dan b adalah keuntungan per unit dari masing-masing variabel keputusan. Jika tujuannya meminimalkan biaya, maka Z akan merepresentasikan total biaya yang ingin diminimalkan. Perumusan fungsi tujuan yang tepat sangat krusial untuk mendapatkan solusi yang relevan.
4. Fungsi Kendala
Fungsi kendala adalah batasan-batasan atau syarat-syarat yang harus dipenuhi dalam proses optimasi. Kendala ini biasanya berupa pertidaksamaan linear yang melibatkan variabel keputusan dan sumber daya yang terbatas. Contoh kendala meliputi ketersediaan bahan baku, kapasitas mesin, jam kerja karyawan, atau batasan anggaran. Setiap kendala harus dinyatakan dalam bentuk matematis yang akurat, seperti 2x + 3y ≤ 60 (untuk batasan bahan baku) atau x ≥ 0, y ≥ 0 (untuk kendala non-negatif).
5. Daerah Penyelesaian (Feasible Region)
Daerah penyelesaian adalah himpunan semua titik (x, y) yang memenuhi semua kendala dalam sistem pertidaksamaan linear. Secara grafis, daerah ini digambarkan sebagai area tertutup atau terbuka pada bidang koordinat yang dibatasi oleh garis-garis kendala. Semua titik di dalam daerah penyelesaian adalah solusi yang mungkin, namun hanya satu titik (atau lebih) yang akan memberikan nilai optimum pada fungsi tujuan. Daerah ini sering disebut juga sebagai daerah layak atau feasible region.
6. Metode Uji Titik Pojok
Metode uji titik pojok adalah teknik yang paling umum digunakan untuk menemukan nilai optimum dari fungsi tujuan. Prinsipnya adalah bahwa nilai optimum (maksimum atau minimum) dari fungsi tujuan linear akan selalu terletak pada salah satu titik pojok dari daerah penyelesaian. Setelah daerah penyelesaian digambar dan titik-titik pojoknya diidentifikasi, nilai x dan y dari setiap titik pojok disubstitusikan ke dalam fungsi tujuan. Nilai terbesar atau terkecil yang dihasilkan adalah nilai optimum yang dicari.
7. Penyelesaian Masalah Program Linear
Langkah-langkah penyelesaian masalah program linear secara sistematis meliputi: 1) Mengidentifikasi variabel keputusan. 2) Merumuskan fungsi tujuan. 3) Merumuskan semua fungsi kendala. 4) Menggambar daerah penyelesaian dari sistem pertidaksamaan kendala. 5) Menentukan koordinat titik-titik pojok daerah penyelesaian. 6) Mensubstitusikan koordinat titik pojok ke dalam fungsi tujuan untuk mencari nilai optimum. 7) Menarik kesimpulan berdasarkan nilai optimum yang diperoleh.
8. Aplikasi Program Linear dalam SMK
Di jenjang SMK, program linear memiliki banyak aplikasi praktis. Misalnya, dalam program keahlian Bisnis Daring dan Pemasaran, program linear dapat digunakan untuk mengoptimalkan alokasi anggaran pemasaran atau stok barang. Pada program keahlian Teknik Otomotif, bisa diterapkan untuk penjadwalan perawatan kendaraan atau alokasi sumber daya bengkel. Intinya, kemampuan memecahkan masalah optimasi ini sangat berharga untuk efisiensi dan efektivitas di berbagai bidang keahlian yang diajarkan di SMK.
Rangkuman: Program linear adalah metode matematis untuk mengoptimalkan fungsi tujuan linear dengan batasan kendala linear. Prosesnya meliputi perumusan model matematika (variabel, fungsi tujuan, dan kendala), penggambaran daerah penyelesaian, identifikasi titik pojok, dan uji titik pojok pada fungsi tujuan untuk menemukan nilai optimum. Penguasaan program linear sangat penting untuk pengambilan keputusan strategis di berbagai sektor industri dan bisnis, membantu mencapai efisiensi dan efektivitas sumber daya.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Program Linear | Metode matematis untuk optimasi fungsi linear dengan kendala linear. |
| Fungsi Tujuan | Fungsi linear yang ingin dimaksimumkan atau diminimumkan. |
| Fungsi Kendala | Pertidaksamaan linear yang menyatakan batasan-batasan sumber daya. |
| Variabel Keputusan | Besaran yang nilainya dicari untuk mencapai tujuan optimasi. |
| Daerah Penyelesaian | Himpunan semua titik yang memenuhi semua kendala pertidaksamaan. |
| Titik Pojok | Titik-titik sudut dari daerah penyelesaian. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Program Linear" mata pelajaran Matematika Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Program Linear yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Matematika Kelas XI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 2 siap unduh
Analisis Data BivariatModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKomposisi Fungsi dan Fungsi InversBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap1 dari 2 siap unduh
Transformasi FungsiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopLingkaranBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Matematika lain yang sudah tersedia
Barisan dan DeretMatematika Kelas XI SMKBarisan GeometriMatematika Kelas XI SMKBunga Majemuk dan AnuitasMatematika Kelas XI SMKBunga Tunggal dan Bunga MajemukMatematika Kelas XI SMKLihat semua Modul Ajar Matematika Kelas XI →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Matematika kelas 11 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Program Linear pada Matematika SMK, Fase F.
Modul Program Linear ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Matematika kelas XI SMK di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Matematika materi Program Linear ini gratis?
Ya. Modul Program Linear untuk kelas XI SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Program Linear ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Matematika kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Matematika kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Program Linear ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Program Linear dapat Anda sesuaikan dengan murid Matematika kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Matematika kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Program Linear ini mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025), pada Fase F untuk kelas XI SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Program Linear tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Program Linear untuk Matematika kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Program Linear ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Matematika kelas XI SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Program Linear beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Matematika kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Matematika ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Program Linear disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.