tuntas.orgUnduh Modul Ini →
BerandaModul Ajar SMPBahasa sunda › Kawih/Pupuh (Seni Sunda)
SMP · Kelas VIII · Fase D

Modul Ajar & RPP Bahasa sunda Kelas VIII
Kawih/Pupuh (Seni Sunda)

Modul ajar (RPP) Bahasa sunda SMP kelas VIII materi Kawih/Pupuh (Seni Sunda) lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Sampul modul ajar Bahasa sunda kelas VIII materi Kawih/Pupuh (Seni Sunda) — siap cetak A412 lembar A43 pertemuan · siap cetakLKPDATPAsesmenBahan ajarGlosariumWord + PDF · atas nama AndaLihat isi lembarnya ↓
Ringkasan: Kawih adalah lagu Sunda bebas tanpa aturan guru lagu dan guru wilangan, sementara pupuh adalah puisi terikat dengan kaidah guru lagu dan guru wilangan yang ketat. Keduanya merupakan warisan budaya Sunda yang kaya makna dan nilai. Mempelajari kawih/pupuh melibatkan identifikasi ciri, analisis makna lirik, praktik menyanyi dengan penghayatan, hingga mencoba menulis lirik sederhana. Apresiasi terhadap seni ini memperkaya identitas budaya dan kemampuan berekspresi.
📥 Unduh Modul Ini — GRATISWord + PDF ber-kop · atas nama Anda

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Kawih/Pupuh (Seni Sunda)
Bahasa sunda · Kelas VIII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Kawih/Pupuh (Seni Sunda)
Bahasa sunda · Fase D · Kelas VIII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa sunda
Fase / KelasD / VIII
Materi PokokKawih/Pupuh (Seni Sunda)
Alokasi Waktu3 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProject-Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP sesuai Permendikdasmen 1/2026

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang seni musik tradisional atau lagu daerah Sunda yang pernah didengar atau dipelajari sebelumnya.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: kreativitas, komunikasi, kewargaan.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka
Elemen / DomainMenyimak, Membaca dan Memirsa, Berbicara dan Mempresentasikan, Menulis
Rumusan CP FasePeserta didik mampu mengapresiasi dan mengekspresikan karya sastra Sunda, seperti kawih dan pupuh, dengan memahami struktur, makna, serta nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya, serta mampu menampilkannya secara lisan dan tulisan.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualKawih dan pupuh adalah bentuk seni suara tradisional Sunda yang memiliki ciri khas melodi dan lirik.
KonseptualKawih adalah lagu bebas tanpa aturan guru lagu dan guru wilangan, sedangkan pupuh adalah bentuk puisi terikat dengan aturan guru lagu dan guru wilangan tertentu.
ProseduralMempelajari kawih/pupuh melibatkan langkah-langkah mendengarkan, memahami lirik, menganalisis struktur, dan mencoba menyanyikan atau menulisnya.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari bagaimana pemahaman dan apresiasi terhadap seni tradisional dapat memperkaya identitas budaya dan kemampuan berekspresi diri.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengidentifikasi ciri-ciri dan perbedaan antara kawih dan pupuh dari berbagai sumber.
  2. Menganalisis makna dan pesan yang terkandung dalam lirik kawih dan pupuh.
  3. Menyanyikan salah satu kawih atau pupuh dengan penghayatan dan intonasi yang tepat.
  4. Menulis lirik kawih atau pupuh sederhana sesuai dengan kaidah yang dipelajari.
  5. Mempresentasikan hasil karya kawih atau pupuh (menyanyi/membaca) di depan kelas dengan percaya diri.
Halaman 2 · Kawih/Pupuh (Seni Sunda) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami kawih dan pupuh bukan hanya sekadar menghafal lirik, tetapi juga mengapresiasi kekayaan budaya Sunda, melatih kepekaan musikal, dan mengembangkan kemampuan berekspresi melalui seni suara.

Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kalian mendengar lagu Sunda yang indah dan penuh makna, dan apa yang membuat lagu tersebut istimewa?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject-Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuSeni Budaya: Mempelajari melodi, irama, dan teknik vokal dalam kawih/pupuh.
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan: Menggali nilai-nilai luhur dan kearifan lokal yang terkandung dalam lirik kawih/pupuh sebagai bagian dari identitas bangsa.
Bahasa Indonesia: Membandingkan struktur puisi Sunda (pupuh) dengan puisi Indonesia dan menganalisis gaya bahasa yang digunakan.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau anggota komunitas dapat diajak untuk berbagi pengalaman atau pengetahuan tentang kawih/pupuh yang mereka ketahui atau kuasai.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan praktik menyanyi, dilengkapi dengan akses proyektor dan speaker untuk mendengarkan contoh-contoh kawih/pupuh.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan platform YouTube atau situs web seni Sunda untuk mengakses berbagai contoh kawih/pupuh, serta penggunaan aplikasi pengolah kata untuk penulisan lirik.
Halaman 3 · Kawih/Pupuh (Seni Sunda) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Mengidentifikasi ciri-ciri dan perbedaan antara kawih dan pupuh dari berbagai sumber.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitGuru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, melakukan apersepsi dengan memutarkan cuplikan lagu pop Sunda modern dan lagu kawih tradisional, lalu menyampaikan tujuan pembelajaran dan pertanyaan pemantik tentang perbedaan kedua jenis lagu tersebut.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitPeserta didik secara berkelompok mendengarkan beberapa contoh kawih dan pupuh melalui audio/video, kemudian mengamati dan mencatat ciri-ciri yang mereka temukan serta mencoba mengidentifikasi perbedaannya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitSetiap kelompok mengisi lembar kerja dengan data hasil pengamatan ciri-ciri kawih dan pupuh, kemudian berdiskusi untuk merumuskan definisi dan perbedaan keduanya berdasarkan temuan mereka.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitPerwakilan kelompok mempresentasikan hasil identifikasi mereka, guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang konsep dasar kawih dan pupuh, serta meluruskan miskonsepsi yang mungkin muncul.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitPeserta didik bersama guru menyimpulkan ciri dan perbedaan kawih/pupuh, guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, serta memberikan tugas untuk mencari satu contoh lirik kawih dan pupuh di rumah sebagai persiapan pertemuan berikutnya.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Kawih/Pupuh (Seni Sunda) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem-Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Menganalisis makna dan pesan yang terkandung dalam lirik kawih dan pupuh.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitGuru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, mengulas singkat materi sebelumnya, dan mengajak peserta didik untuk berbagi lirik kawih/pupuh yang mereka temukan, lalu menyampaikan tujuan pembelajaran.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitPeserta didik secara individu atau berpasangan membaca lirik kawih dan pupuh yang telah disiapkan (atau yang mereka temukan), kemudian mengidentifikasi kata-kata kunci dan mencoba menafsirkan makna tersirat serta pesan moral yang terkandung di dalamnya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitPeserta didik dalam kelompok kecil menganalisis satu lirik kawih dan satu lirik pupuh secara lebih mendalam, mendiskusikan latar belakang penciptaan (jika ada informasi), dan menyusun ringkasan makna serta pesan yang ingin disampaikan oleh pengarang.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitSetiap kelompok mempresentasikan hasil analisis makna lirik kawih dan pupuh, guru memfasilitasi diskusi, memberikan contoh interpretasi lain, dan menguatkan pemahaman tentang kekayaan makna dalam seni Sunda.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitPeserta didik menulis refleksi singkat tentang pentingnya memahami makna dalam lagu, guru memberikan pujian atas kerja keras, dan menginformasikan bahwa pertemuan berikutnya akan fokus pada praktik menyanyikan kawih/pupuh.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Kawih/Pupuh (Seni Sunda) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranDirect Instruction + Practice
Tujuan Pertemuan 3Menyanyikan salah satu kawih atau pupuh dengan penghayatan dan intonasi yang tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitGuru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, melakukan pemanasan vokal singkat, dan mengingatkan kembali pentingnya penghayatan dalam bernyanyi, lalu menyampaikan tujuan pembelajaran.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitGuru mendemonstrasikan cara menyanyikan salah satu kawih atau pupuh dengan penekanan pada intonasi, dinamika, dan penghayatan, kemudian menjelaskan teknik vokal dasar dan cara menjiwai lirik.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitPeserta didik secara bergantian atau dalam kelompok kecil berlatih menyanyikan kawih atau pupuh yang telah dipilih, guru memberikan bimbingan langsung dan umpan balik konstruktif mengenai pelafalan, melodi, dan ekspresi.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitBeberapa peserta didik menampilkan kawih/pupuh di depan kelas, teman-teman memberikan apresiasi dan masukan positif, guru menggarisbawahi kemajuan yang telah dicapai dan memberikan tips untuk terus berlatih.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitPeserta didik melakukan refleksi diri tentang pengalaman menyanyi, guru memberikan semangat untuk terus berani berekspresi melalui seni, dan mengumumkan persiapan proyek penulisan lirik untuk pertemuan selanjutnya.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Kawih/Pupuh (Seni Sunda) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Menganalisis struktur dan makna lirik kawih serta pupuh.

Alat & bahan: Lembar kerja, alat tulis, gawai/laptop dengan akses internet (opsional), contoh lirik kawih dan pupuh.

Langkah kerja:

  1. Bentuk kelompok yang terdiri dari 3-4 orang.
  2. Dengarkan/baca dengan seksama lirik kawih dan pupuh yang disediakan.
  3. Identifikasi ciri-ciri khusus pada masing-masing lirik (misalnya jumlah suku kata, pola rima, tema).
  4. Diskusikan makna dan pesan yang terkandung dalam setiap lirik.
  5. Tuliskan hasil analisis kalian pada tabel yang tersedia.

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Kawih/Pupuh (Seni Sunda) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apakah kalian pernah mendengar istilah 'kawih' atau 'pupuh'?
  2. Bisakah kalian menyebutkan satu judul lagu daerah Sunda yang kalian ketahui?
  3. Menurut kalian, apa bedanya lagu daerah dengan lagu pop modern?
  4. Apakah kalian tertarik untuk belajar menyanyi lagu Sunda?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, praktik menyanyi, dan umpan balik antar teman.

Sumatif (akhir): Penilaian proyek menulis lirik kawih/pupuh dan presentasinya, serta tes tertulis singkat mengenai konsep dasar kawih dan pupuh.

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Kawih/Pupuh (Seni Sunda) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi ciri-ciri dan perbedaan antara kawih dan pupuh dari berbagai sumber.Konsep dasar kawih dan pupuh, contoh-contoh.2 JPpenalaran kritis
2Menganalisis makna dan pesan yang terkandung dalam lirik kawih dan pupuh.Analisis lirik, nilai-nilai budaya.2 JPkomunikasi
3Menyanyikan salah satu kawih atau pupuh dengan penghayatan dan intonasi yang tepat.Teknik vokal dasar, praktik menyanyi.2 JPkreativitas
4Menulis lirik kawih atau pupuh sederhana dan mempresentasikannya.Penulisan lirik, presentasi karya.2 JPkreativitas, komunikasi
Halaman 9 · Kawih/Pupuh (Seni Sunda) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Seni suara tradisional Sunda, seperti kawih dan pupuh, merupakan warisan budaya yang kaya akan nilai-nilai luhur. Mempelajari kawih dan pupuh bukan hanya tentang mengenal lagu, tetapi juga memahami filosofi hidup masyarakat Sunda, keindahan bahasa, dan melatih kepekaan rasa. Modul ini akan membimbing kalian untuk menyelami dunia kawih dan pupuh, mulai dari mengenal ciri khasnya hingga mampu menciptakan karya sederhana.

1. Pengertian Kawih
Kawih adalah salah satu bentuk lagu Sunda modern yang tidak terikat oleh aturan pupuh. Artinya, kawih tidak memiliki patokan guru lagu (vokal akhir setiap baris) dan guru wilangan (jumlah suku kata setiap baris) yang baku. Kawih lebih bebas dalam ekspresi melodi dan liriknya, sehingga memungkinkan pencipta untuk berkreasi lebih luas. Tema kawih sangat beragam, mulai dari percintaan, alam, kritik sosial, hingga motivasi hidup. Contoh kawih yang populer antara lain 'Manuk Dadali' dan 'Bubuy Bulan'.

2. Pengertian Pupuh
Pupuh adalah bentuk puisi Sunda yang terikat oleh aturan-aturan tertentu, yaitu guru lagu dan guru wilangan. Guru lagu adalah vokal akhir pada setiap baris (pada), sedangkan guru wilangan adalah jumlah suku kata pada setiap baris. Ada 17 jenis pupuh, masing-masing memiliki karakter dan aturan yang berbeda, seperti Pupuh Kinanti, Pupuh Asmarandana, Pupuh Maskumambang, dan lain-lain. Setiap pupuh biasanya digunakan untuk menyampaikan suasana atau tema tertentu, misalnya Kinanti untuk nasihat, Asmarandana untuk cinta, dan Maskumambang untuk kesedihan.

3. Ciri-ciri Kawih dan Pupuh
Ciri utama kawih adalah kebebasan dalam struktur lirik dan melodi, tidak terikat guru lagu dan guru wilangan. Ritme dan iramanya cenderung lebih dinamis dan bervariasi. Sementara itu, pupuh memiliki ciri khas berupa keterikatan pada aturan guru lagu dan guru wilangan yang sangat ketat untuk setiap jenisnya. Jumlah baris dalam satu bait pupuh juga sudah ditentukan. Perbedaan ini membuat kawih lebih mudah diterima oleh telinga modern, sedangkan pupuh memiliki nuansa klasik dan filosofis yang mendalam.

4. Contoh Lirik Kawih: 'Manuk Dadali'
Mesat ngapung luhur jauh di awang-awang / Meberkeun jangjangna bangun taya karingrang / Sukuna ranggoas reujeung pamatukna ngeluk / Ngapak mega bari hiberna tarik nyuruwuk. / Saha anu bisa nyusul kana tandangna / Gandang jeung pertentang taya bandingannana / Dipika gimir dipika serab ku sasama / Taya karana kasieun leber wawanenna. / Manuk Dadali manuk panggagahna / Perlambang sakti Indonesia jaya / Manuk Dadali pangkakoncarana / Resep ngahiji rukun sakabehna. / Hirup sauyunan tara pahiri-hiri / Silih pikanyaah teu inggis bela pati / Manuk Dadali ngandung siloka sinatria / Keur sakumna bangsa di nagara Indonesia.

5. Contoh Lirik Pupuh Kinanti
Budak leutik bisa ngapung (8u) / Babaku ngapungna peuting (8i) / Nguriling kakalayangan (8a) / Neangan nu amis-amis (8i) / Sarupaning bungbuahan (8a) / Nu ngareunah rupana (8i). Pupuh Kinanti ini memiliki guru lagu dan guru wilangan 8u, 8i, 8a, 8i, 8a, 8i. Biasanya pupuh ini digunakan untuk menyampaikan nasihat atau cerita yang sifatnya mengayomi.

6. Makna dan Pesan dalam Kawih/Pupuh
Lirik kawih dan pupuh seringkali mengandung makna filosofis, nilai-nilai kearifan lokal, serta pesan moral yang relevan dengan kehidupan. Misalnya, 'Manuk Dadali' menggambarkan semangat kebangsaan dan persatuan. Pupuh Kinanti sering berisi nasihat tentang kehidupan, budi pekerti, dan etika. Memahami makna ini membantu kita tidak hanya mengapresiasi keindahan bahasanya, tetapi juga menyerap nilai-nilai positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan memperkuat identitas budaya kita.

7. Teknik Menyanyikan Kawih/Pupuh
Menyanyikan kawih atau pupuh memerlukan teknik vokal dasar seperti pernapasan diafragma, artikulasi yang jelas, dan intonasi yang tepat sesuai melodi. Selain itu, penghayatan terhadap lirik sangat penting agar pesan lagu tersampaikan dengan baik. Latihan rutin, mendengarkan penyanyi profesional, dan memahami konteks lagu akan membantu meningkatkan kualitas vokal dan ekspresi dalam membawakan kawih/pupuh.

Rangkuman: Kawih adalah lagu Sunda bebas tanpa aturan guru lagu dan guru wilangan, sementara pupuh adalah puisi terikat dengan kaidah guru lagu dan guru wilangan yang ketat. Keduanya merupakan warisan budaya Sunda yang kaya makna dan nilai. Mempelajari kawih/pupuh melibatkan identifikasi ciri, analisis makna lirik, praktik menyanyi dengan penghayatan, hingga mencoba menulis lirik sederhana. Apresiasi terhadap seni ini memperkaya identitas budaya dan kemampuan berekspresi.

Halaman 10 · Kawih/Pupuh (Seni Sunda) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
KawihLagu Sunda modern yang tidak terikat aturan guru lagu dan guru wilangan.
PupuhBentuk puisi Sunda tradisional yang terikat aturan guru lagu dan guru wilangan.
Guru LaguVokal akhir pada setiap baris dalam pupuh.
Guru WilanganJumlah suku kata pada setiap baris dalam pupuh.
PenghayatanProses merasakan dan mengekspresikan emosi serta makna dalam lagu.

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Kawih/Pupuh (Seni Sunda) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Kawih/Pupuh (Seni Sunda)" mata pelajaran Bahasa sunda Kelas VIII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
( …………………………… )
NIP. ……………………
…………………, ………………
Guru Mata Pelajaran
nama Anda
NIP. ……………………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Kawih/Pupuh (Seni Sunda) — pratinjau tuntas.org

1 Materi Bahasa sunda Terkait

Ragam Bahasa Jeung Tatakrama Basa SundaBahasa Sunda Kelas VII SMPBiantaraBahasa sunda Kelas IX SMPKaulinan Budak LemburBahasa sunda Kelas IX SMPMisuka sisindiranBahasa sunda Kelas IX SMP

2 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar Bahasa sunda Kawih/Pupuh (Seni Sunda) ini gratis?

Ya. Modul Kawih/Pupuh (Seni Sunda) untuk kelas VIII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa sunda kelas VIII langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah modul ajar Bahasa sunda kelas VIII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Kawih/Pupuh (Seni Sunda) ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka, pada Fase D untuk kelas VIII SMP.

Ini modul ajar atau RPP?

Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Kawih/Pupuh (Seni Sunda) untuk Bahasa sunda kelas VIII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Bisakah modul Kawih/Pupuh (Seni Sunda) ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Kawih/Pupuh (Seni Sunda) dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa sunda kelas VIII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Semua Modul Ajar Bahasa sunda SMPSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.