Modul Ajar SMP

Modul Ajar Bahasa sunda Kelas IX SMP

15 modul ajar Bahasa sunda kelas IX SMP (Fase D) siap unduh — Analisis Novel Catetan Poean Rere, Babasan Paribasa, dan Biantara. Word + PDF ber-kop.

15 modul siap pakaiFase DWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kop

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Novel Sunda, salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Novel Sunda selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas IX ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Bahasa sunda Kelas IX SMP
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Novel Sunda
Bahasa sunda · Kelas IX · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Novel Sunda
Bahasa sunda · Fase D · Kelas IX · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa sunda
Fase / KelasD / IX
Materi PokokNovel Sunda
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah mengenal berbagai bentuk karya sastra Sunda sederhana seperti dongeng atau carpon.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
  3. Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainMenyimak, Membaca dan Memirsa, Berbicara dan Mempresentasikan, Menulis
Rumusan CP FasePada akhir Fase D, peserta didik mampu menyimak, mengidentifikasi, menganalisis, serta menyajikan gagasan dan tanggapan terhadap berbagai teks sastra Sunda, termasuk novel, dengan kritis dan kreatif, serta mampu mempresentasikan hasil analisisnya secara lisan dan tertulis sesuai kaidah bahasa Sunda.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualNovel Sunda seperti 'Baruang ka Nu Ngarora' karya D.K. Ardiwinata adalah salah satu contoh nyata karya sastra berbentuk novel berbahasa Sunda.
KonseptualKonsep inti novel Sunda melibatkan unsur intrinsik (tema, tokoh, alur, latar, sudut pandang, amanat) dan ekstrinsik (nilai budaya, sosial, sejarah) yang membentuk sebuah cerita panjang.
ProseduralProsedur yang dipelajari meliputi langkah-langkah menganalisis unsur intrinsik dan ekstrinsik novel Sunda serta menulis resensi novel secara sistematis.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari bagaimana pemahaman terhadap konteks budaya dan sejarah Sunda mempengaruhi interpretasi mereka terhadap isi novel.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui kegiatan membaca intensif, peserta didik dapat mengidentifikasi unsur intrinsik novel Sunda (tema, tokoh, alur, latar, sudut pandang, amanat) dengan tepat.
  2. Setelah berdiskusi kelompok, peserta didik mampu menganalisis unsur ekstrinsik novel Sunda (nilai budaya, sosial, sejarah) yang terkandung dalam teks dengan runtut.
  3. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat membandingkan karakter tokoh dalam novel Sunda yang dibaca dengan karakter tokoh dalam novel lain secara kritis.
  4. Melalui penugasan menulis, peserta didik dapat menyusun resensi novel Sunda secara sistematis dan sesuai kaidah bahasa Sunda.
  5. Setelah mempresentasikan hasil analisis, peserta didik mampu menyampaikan gagasan dan tanggapan terhadap novel Sunda secara lisan dengan percaya diri.
  6. Dengan memanfaatkan contoh resensi, peserta didik dapat menilai kualitas resensi novel Sunda yang dibuat oleh teman dengan objektif.
Halaman 2 · Novel Sunda — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami novel Sunda membantu peserta didik mengapresiasi kekayaan sastra dan budaya lokal, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis dalam menganalisis pesan moral dan nilai-nilai kehidupan yang terkandung di dalamnya.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah cerita panjang dalam bahasa Sunda dapat mencerminkan kehidupan masyarakat pada zamannya?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuSejarah: memahami konteks waktu dan peristiwa sejarah yang melatarbelakangi penulisan novel Sunda.
Seni Budaya: mengidentifikasi nilai-nilai budaya Sunda yang tercermin dalam novel, seperti adat istiadat, kesenian, dan kearifan lokal.
Pendidikan Pancasila: menganalisis nilai-nilai moral dan karakter yang relevan dengan Pancasila dalam tokoh-tokoh novel.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau anggota komunitas dapat berperan dengan menceritakan pengalaman mereka membaca novel Sunda klasik atau cerita rakyat Sunda kepada peserta didik di rumah.
Lingkungan PembelajaranLingkungan pembelajaran yang aman dan nyaman didukung oleh penataan kelas yang memungkinkan diskusi kelompok aktif, serta ketersediaan buku-buku novel Sunda di perpustakaan sekolah.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan teknologi digital berupa penayangan cuplikan film adaptasi novel Sunda, penggunaan aplikasi kamus Sunda-Indonesia daring, atau pencarian informasi latar belakang sejarah novel melalui internet.
Halaman 3 · Novel Sunda — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui kegiatan membaca intensif, peserta didik dapat mengidentifikasi unsur intrinsik novel Sunda (tema, tokoh, alur, latar, sudut pandang, amanat) dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru menayangkan cuplikan film pendek berbahasa Sunda atau membacakan kutipan pendek dari novel Sunda, lalu bertanya 'Naon anu karasa ku hidep saatos ningali/nguping ieu carita?' (Apa yang kalian rasakan setelah melihat/mendengar cerita ini?).
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi unsur intrinsik novel Sunda dan pertanyaan pemantik 'Kumaha carana urang tiasa ngartos eusi carita novel Sunda sacara gembleng?' (Bagaimana cara kita memahami isi cerita novel Sunda secara keseluruhan?) untuk menumbuhkan kesadaran belajar.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar sampul dan sinopsis singkat novel Sunda 'Baruang ka Nu Ngarora' karya D.K. Ardiwinata (atau novel lain yang relevan) dan bertanya 'Naon anu matak panasaran tina ieu novel?' (Apa yang membuat kalian penasaran dari novel ini?).
  2. Guru membagikan kutipan novel Sunda yang telah dipilih kepada setiap kelompok peserta didik.
  3. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil (4-5 orang) dan diberikan tugas untuk membaca kutipan novel secara cermat dan mengidentifikasi unsur intrinsik yang terkandung di dalamnya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok berdiskusi untuk mengidentifikasi tema, tokoh, alur, latar, sudut pandang, dan amanat dari kutipan novel yang dibaca, dengan bantuan lembar kerja yang telah disediakan.
  2. Peserta didik mencatat hasil identifikasi unsur intrinsik pada lembar kerja kelompok, termasuk bukti tekstual dari kutipan novel.
  3. Guru berkeliling membimbing kelompok, memberikan klarifikasi, dan memastikan setiap anggota berpartisipasi aktif dalam diskusi.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi unsur intrinsik novel Sunda di depan kelas, dengan salah satu anggota kelompok membacakan ringkasan temuan.
  2. Kelompok lain memberikan tanggapan, pertanyaan, atau masukan terhadap presentasi yang disampaikan.
  3. Guru memberikan penguatan dan meluruskan konsep jika ada kekeliruan, serta mengapresiasi kerja keras setiap kelompok.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru membuat simpulan mengenai pentingnya memahami unsur intrinsik dalam menganalisis novel Sunda.
  2. Refleksi: Guru bertanya 'Naon pangalaman diajar anu paling pikaresepeun dinten ieu?' (Apa pengalaman belajar yang paling menyenangkan hari ini?) dan memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik.
  3. Guru memberikan tugas membaca novel Sunda secara utuh untuk pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Novel Sunda — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Setelah berdiskusi kelompok, peserta didik mampu menganalisis unsur ekstrinsik novel Sunda (nilai budaya, sosial, sejarah) yang terkandung dalam teks dengan runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru bertanya 'Naon wae unsur intrinsik novel anu geus dipikanyaho ku hidep dina pertemuan kamari?' (Apa saja unsur intrinsik novel yang sudah kalian ketahui pada pertemuan kemarin?) untuk mengaitkan materi sebelumnya.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menganalisis unsur ekstrinsik novel Sunda dan menanyakan 'Salian ti eusi carita, naon deui anu penting dina hiji novel?' (Selain isi cerita, apa lagi yang penting dalam sebuah novel?) sebagai pertanyaan pemantik untuk menumbuhkan kesadaran belajar.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan beberapa gambar atau video pendek tentang kehidupan masyarakat Sunda zaman dahulu (misalnya pakaian adat, rumah tradisional, upacara adat) dan bertanya 'Naha aya hubunganana antara gambar ieu jeung novel Sunda anu dibaca ku hidep?' (Apakah ada hubungannya antara gambar ini dengan novel Sunda yang kalian baca?).
  2. Guru membagikan lembar kerja analisis unsur ekstrinsik yang berisi panduan untuk mengidentifikasi nilai budaya, sosial, dan sejarah dalam novel.
  3. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik kembali ke kelompok masing-masing dan diingatkan untuk menggunakan novel Sunda yang telah dibaca secara utuh sebagai bahan analisis.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok berdiskusi untuk menganalisis unsur ekstrinsik novel Sunda, seperti nilai budaya (adat istiadat, kepercayaan), nilai sosial (interaksi masyarakat, stratifikasi sosial), dan nilai sejarah (peristiwa penting, kondisi zaman) yang tercermin dalam novel.
  2. Peserta didik mencatat temuan mereka pada lembar kerja, disertai dengan kutipan atau deskripsi relevan dari novel sebagai bukti.
  3. Guru memfasilitasi diskusi, memberikan contoh, dan membantu peserta didik dalam menafsirkan konteks historis dan budaya yang relevan dengan novel.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menyajikan hasil analisis unsur ekstrinsik novel Sunda dalam bentuk peta pikiran atau infografis sederhana di depan kelas.
  2. Kelompok lain memberikan tanggapan konstruktif dan mengajukan pertanyaan terkait analisis yang disajikan.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memimpin diskusi kelas untuk membandingkan temuan antar kelompok, mengevaluasi perbedaan interpretasi, dan menyimpulkan nilai-nilai penting yang ditemukan dalam novel.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan hubungan antara novel Sunda dengan konteks budaya, sosial, dan sejarah masyarakat Sunda.
  2. Refleksi: Guru meminta peserta didik untuk menuliskan satu hal baru yang mereka pelajari hari ini dan bagaimana hal itu bisa bermanfaat dalam kehidupan mereka, kemudian memberikan apresiasi atas partisipasi dan hasil kerja peserta didik.
  3. Guru memberikan informasi mengenai materi selanjutnya (menulis resensi novel) dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Novel Sunda — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKAnalisis Novel SundaNama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi dan menganalisis unsur intrinsik serta ekstrinsik novel Sunda.

Alat & bahan: Kutipan novel Sunda, novel Sunda utuh, alat tulis, kertas flipchart atau spidol.

Langkah kerja:

  1. Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
    1234Mendatar4. Ulasan atau penilaian terhadapsuatu karya sastra.Menurun1. Unsur pembentuk karya sastradari dalam (tema, tokoh, alur,dll).2. Pesan moral atau nasihat yangingin disampaikan pengarang.3. Unsur pembentuk karya sastradari luar (nilai budaya,sosial, sejarah).
    Gambar 1. Teka-teki silang
  2. Amati gambar di bawah ini, lalu diskusikan dengan kelompokmu apa yang membuat novel ini menarik.
  3. Baca kutipan novel Sunda yang telah dibagikan oleh guru dengan cermat.
  4. Identifikasi unsur intrinsik (tema, tokoh, alur, latar, sudut pandang, amanat) dari kutipan tersebut dan catat pada tabel yang disediakan.
  5. Baca novel Sunda secara utuh, kemudian analisis unsur ekstrinsiknya (nilai budaya, sosial, sejarah) dan tuliskan pada bagian analisis.
  6. Presentasikan hasil diskusimu di depan kelas dan dengarkan masukan dari kelompok lain.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Novel Sunda — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Sebutkan dua jenis karya sastra Sunda yang kamu ketahui!
  2. Apa yang kamu pahami tentang 'carita' dalam bahasa Sunda?
  3. Pernahkah kamu membaca cerita panjang dalam bahasa Sunda? Jika ya, ceritakan sedikit isinya!
  4. Menurutmu, apa bedanya dongeng dengan novel?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan pengisian lembar kerja analisis novel.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil presentasi analisis novel Sunda dan resensi novel yang dibuat peserta didik.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Novel Sunda — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi unsur intrinsik novel SundaUnsur intrinsik novel Sunda2 JPPenalaran Kritis
2Menganalisis unsur ekstrinsik novel SundaUnsur ekstrinsik novel Sunda2 JPPenalaran Kritis
3Menyusun resensi novel SundaStruktur dan kaidah resensi novel Sunda2 JPKreativitas, Komunikasi
4Mempresentasikan hasil analisis dan resensiTeknik presentasi dan argumentasi2 JPKomunikasi
Halaman 8 · Novel Sunda — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Novel Sunda merupakan salah satu bentuk karya sastra yang kaya akan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal. Membaca novel Sunda tidak hanya menghibur, tetapi juga membuka wawasan tentang kehidupan masyarakat Sunda dari masa ke masa. Modul ini akan membimbing Anda untuk menyelami keindahan dan kedalaman novel Sunda, mulai dari unsur pembentuknya hingga pesan yang terkandung di dalamnya.

1. Pengertian Novel Sunda
Novel Sunda adalah karya sastra fiksi berbentuk prosa panjang yang ditulis dalam bahasa Sunda. Cirinya meliputi cerita yang kompleks, tokoh yang beragam, latar yang detail, serta konflik yang mendalam. Novel Sunda umumnya menggambarkan kehidupan masyarakat Sunda dengan segala aspeknya, baik sosial, budaya, maupun sejarah. Beberapa novel Sunda klasik bahkan menjadi cagar budaya dan sumber informasi penting tentang masa lalu. Karya-karya ini seringkali menjadi cerminan zaman dan pandangan hidup masyarakat pada periode tertentu. Perkembangan novel Sunda juga tidak lepas dari pengaruh sastra Indonesia dan Barat.

2. Unsur Intrinsik Novel Sunda
Unsur intrinsik adalah unsur pembentuk novel dari dalam cerita. Ini meliputi tema (gagasan pokok cerita), tokoh dan penokohan (karakterisasi pelaku), alur (urutan peristiwa), latar (tempat, waktu, suasana), sudut pandang (posisi pencerita), dan amanat (pesan moral). Memahami unsur-unsur ini sangat penting untuk dapat menafsirkan makna keseluruhan novel. Misalnya, tema 'perjuangan hidup' dapat digambarkan melalui alur maju, dengan tokoh utama yang memiliki karakter gigih, berlatar pedesaan Sunda, dan menggunakan sudut pandang orang ketiga. Setiap unsur saling berkaitan dan mendukung satu sama lain dalam membangun keutuhan cerita.

3. Unsur Ekstrinsik Novel Sunda
Unsur ekstrinsik adalah unsur pembentuk novel dari luar cerita yang memengaruhi isinya, seperti nilai-nilai budaya, sosial, dan sejarah. Nilai budaya mencakup adat istiadat, kepercayaan, dan tradisi Sunda yang tergambar dalam novel. Nilai sosial berkaitan dengan interaksi antar tokoh, stratifikasi sosial, dan isu-isu kemasyarakatan pada masa itu. Sementara itu, nilai sejarah merujuk pada peristiwa atau kondisi historis yang menjadi latar belakang atau inspirasi cerita. Analisis unsur ekstrinsik membantu pembaca memahami konteks dan relevansi novel dengan kehidupan nyata, serta memperkaya interpretasi terhadap pesan yang disampaikan oleh pengarang.

4. Contoh Novel Sunda Terkenal
Beberapa novel Sunda yang dikenal luas antara lain 'Baruang ka Nu Ngarora' karya D.K. Ardiwinata, yang sering dianggap sebagai novel Sunda pertama. Ada juga 'Pangeran Kornel' oleh R. Memed Sastrahadiprawira, 'Si Kabayan' oleh Moh. Ambri, dan 'Laleur Bodas' karya Godi Suwarna. Masing-masing novel ini memiliki karakteristik dan pesan yang unik, mencerminkan kekayaan sastra Sunda. 'Baruang ka Nu Ngarora' misalnya, mengisahkan tentang perjodohan paksa dan kritik sosial. Membaca contoh-contoh ini akan memberikan gambaran nyata tentang bagaimana unsur intrinsik dan ekstrinsik diwujudkan dalam karya sastra Sunda.

Rangkuman: Novel Sunda adalah karya sastra fiksi prosa panjang berbahasa Sunda yang kaya akan nilai. Analisis novel Sunda melibatkan pemahaman unsur intrinsik seperti tema, tokoh, alur, latar, sudut pandang, dan amanat, serta unsur ekstrinsik berupa nilai budaya, sosial, dan sejarah. Mempelajari novel Sunda tidak hanya mengasah kemampuan berbahasa, tetapi juga memperkaya wawasan tentang kebudayaan dan sejarah masyarakat Sunda, serta melatih penalaran kritis dalam menginterpretasi makna.

Halaman 9 · Novel Sunda — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Novel SundaKarya sastra fiksi prosa panjang berbahasa Sunda.
IntrinsikUnsur pembentuk karya sastra dari dalam (tema, tokoh, alur, dll).
EkstrinsikUnsur pembentuk karya sastra dari luar (nilai budaya, sosial, sejarah).
ResensiUlasan atau penilaian terhadap suatu karya sastra.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Novel Sunda — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Novel Sunda" mata pelajaran Bahasa sunda Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Novel Sunda — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Bahasa sunda Kelas IX SMP — Fase D

Kelas IX — ditulis juga kelas 9 — di SMP berada di Fase D.

Yang disusun di sini perangkat ajar Bahasa sunda kelas IX (kelas 9) SMP — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Bahasa sunda kelas IX (kelas 9) SMP mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Bahasa sunda kelas IX (kelas 9) SMP yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase D beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Bahasa sunda bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa sunda · Kelas IXPeta Konsep
Novel SundaPengertian Novel SundaUnsur Intrinsik Novel SundaUnsur Ekstrinsik Novel SundaContoh Novel Sunda Terkenal
Dari sub-bab Novel SundaLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa sunda · Kelas IXIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa sunda · Kelas IXLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa sunda · Kelas IXRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa sunda · Kelas IXRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa sunda · Kelas IXProfil Lulusan
Penalaran kritisKreativitasKomunikasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Bahasa sunda Kelas IX SMP

Apakah modul ajar Bahasa sunda ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Kelas IX (kelas 9) SMP masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase D. Kelas IX dan kelas 9 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase D beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Bahasa sunda?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.