Modul Ajar SMP

Modul Ajar Bahasa sunda SMP

36 modul ajar Bahasa sunda SMP untuk kelas IX, VII, dan VIII — mulai Analisis Novel Catetan Poean Rere, Babasan Paribasa, dan Biantara. Word + PDF ber-kop.

36 modul siap pakaiFase DWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kop

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Aksara Sunda, salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Aksara Sunda selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi Bahasa sunda SMP ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Bahasa sunda SMP
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Aksara Sunda
Bahasa sunda · Kelas VIII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Aksara Sunda
Bahasa sunda · Fase D · Kelas VIII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa sunda
Fase / KelasD / VIII
Materi PokokAksara Sunda
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah mengenal beberapa aksara dasar atau simbol-simbol visual dalam kehidupan sehari-hari.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
  3. Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainMenulis
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menulis berbagai jenis teks dalam bahasa Sunda dengan kaidah kebahasaan dan struktur yang benar untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan perasaan secara kreatif dan kritis.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualAksara Sunda adalah sistem tulisan tradisional yang digunakan untuk menuliskan bahasa Sunda.
KonseptualKonsep utama Aksara Sunda meliputi aksara ngalagena, vokal mandiri, rarangken, dan angka yang memiliki fungsi serta kaidah penulisan tertentu.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari langkah-langkah menulis dan membaca Aksara Sunda dengan benar, mulai dari aksara dasar hingga menggabungkan dengan rarangken.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya melestarikan Aksara Sunda sebagai warisan budaya dan bagaimana keterampilan ini dapat diterapkan dalam konteks modern.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan contoh Aksara Sunda, peserta didik dapat mengidentifikasi bentuk dan bunyi aksara ngalagena serta vokal mandiri dengan tepat.
  2. Dengan bimbingan guru dan lembar kerja, peserta didik dapat menuliskan aksara ngalagena dan vokal mandiri Aksara Sunda sesuai kaidah penulisan yang benar.
  3. Setelah berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis fungsi dan penempatan rarangken dalam Aksara Sunda dengan tepat.
  4. Melalui latihan mandiri, peserta didik dapat menggabungkan aksara ngalagena dengan rarangken untuk membentuk suku kata dan kata dalam Aksara Sunda secara runtut.
  5. Dengan membuat karya sederhana, peserta didik dapat mengaplikasikan penulisan Aksara Sunda untuk menyampaikan pesan pendek secara kreatif dan benar.
Halaman 2 · Aksara Sunda — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami Aksara Sunda bukan hanya tentang mengenal huruf, tetapi juga melestarikan identitas budaya dan membuka wawasan baru dalam berkomunikasi melalui warisan leluhur.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita perlu mempelajari Aksara Sunda di era digital ini?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuSeni Budaya: Peserta didik dapat mengkreasikan Aksara Sunda dalam bentuk kaligrafi atau desain motif batik.
Sejarah: Peserta didik dapat mengidentifikasi peran Aksara Sunda dalam prasasti atau naskah kuno sebagai sumber sejarah.
Bahasa Indonesia: Membandingkan struktur dan kaidah penulisan antara Aksara Sunda dengan aksara Latin yang digunakan dalam Bahasa Indonesia.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau anggota komunitas dapat diajak berpartisipasi dengan menceritakan pengalaman mereka terkait Aksara Sunda atau membantu peserta didik mencari contoh tulisan Aksara Sunda di lingkungan sekitar.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas yang dilengkapi dengan poster Aksara Sunda dan akses ke perpustakaan sekolah dengan buku-buku berbahasa Sunda, serta lingkungan digital yang aman untuk eksplorasi.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi daring atau situs web kamus Aksara Sunda untuk membantu peserta didik memverifikasi penulisan dan membaca Aksara Sunda secara interaktif.
Halaman 3 · Aksara Sunda — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan contoh Aksara Sunda, peserta didik dapat mengidentifikasi bentuk dan bunyi aksara ngalagena serta vokal mandiri dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi untuk memastikan kehadiran peserta didik.
  2. Guru menayangkan gambar-gambar artefak atau tulisan kuno berbahasa Sunda dan bertanya, 'Apa yang kalian lihat dari gambar-gambar ini? Pernahkah kalian melihat tulisan seperti ini sebelumnya?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi Aksara Sunda ngalagena dan vokal mandiri, serta pertanyaan pemantik 'Bagaimana cara kita membaca tulisan kuno ini jika tidak tahu aksaranya?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan video singkat tentang Aksara Sunda dan contoh-contoh penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari (misalnya pada nama jalan atau plang).
  2. Identifikasi masalah: Guru membagikan lembar kerja berisi gambar Aksara Sunda ngalagena dan vokal mandiri, kemudian meminta peserta didik untuk mencoba mengidentifikasi bentuk dan bunyinya secara mandiri.
  3. Pengumpulan data: Peserta didik mencari informasi dari buku teks dan sumber digital tentang bentuk dan bunyi aksara ngalagena serta vokal mandiri, mencatat ciri-ciri pentingnya.
  4. Pengolahan data: Peserta didik secara berpasangan membandingkan hasil identifikasi mereka, mendiskusikan perbedaan dan kesamaan yang ditemukan, serta mencoba melafalkannya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pembuktian: Peserta didik mengerjakan latihan singkat di LKPD untuk mencocokkan bentuk Aksara Sunda ngalagena dan vokal mandiri dengan bunyinya dalam bahasa Latin.
  2. Peserta didik secara individu menuliskan kembali beberapa aksara ngalagena dan vokal mandiri yang telah dipelajari di buku tulis masing-masing.
  3. Guru berkeliling membimbing dan memberikan umpan balik langsung terhadap penulisan aksara peserta didik.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menarik kesimpulan: Beberapa peserta didik secara sukarela menuliskan satu aksara ngalagena dan satu vokal mandiri di papan tulis dan menjelaskan bunyinya kepada teman-teman.
  2. Guru memberikan umpan balik positif atas partisipasi peserta didik dan mengoreksi jika ada kesalahan dalam identifikasi atau penulisan.
  3. Guru menguatkan pemahaman tentang pentingnya mengenal Aksara Sunda sebagai bagian dari identitas budaya.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan kembali tentang Aksara Sunda ngalagena dan vokal mandiri yang telah dipelajari.
  2. Guru memberikan apresiasi atas semangat belajar peserta didik dan mengajak mereka untuk terus melestarikan Aksara Sunda.
  3. Guru menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Aksara Sunda — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan membuat karya sederhana, peserta didik dapat mengaplikasikan penulisan Aksara Sunda untuk menyampaikan pesan pendek secara kreatif dan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan mengecek kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengulang sekilas materi Aksara Sunda ngalagena dan vokal mandiri dengan meminta beberapa peserta didik menuliskan di papan tulis.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengaplikasikan Aksara Sunda untuk membuat pesan pendek, serta pertanyaan pemantik 'Bagaimana kita bisa menuliskan nama kita sendiri menggunakan Aksara Sunda?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menunjukkan beberapa contoh kartu ucapan atau poster mini yang berisi tulisan Aksara Sunda sederhana dan bertanya, 'Bagaimana cara menuliskan kata-kata ini agar mudah dibaca?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil (3-4 orang). Setiap kelompok menerima lembar kerja yang berisi daftar rarangken dan contoh penggunaannya.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok menganalisis fungsi dan penempatan rarangken (pamaeh, panghulu, panyecek, dll.) serta mencoba menggabungkan aksara ngalagena dengan rarangken untuk membentuk suku kata dan kata.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok diberi tugas untuk membuat sebuah kartu nama atau plakat mini dengan menuliskan nama mereka dan pesan singkat (misalnya 'Wilujeng Enjing' atau 'Sunda Jati') menggunakan Aksara Sunda.
  2. Peserta didik menuliskan draf karya mereka di LKPD, kemudian saling memeriksa antaranggota kelompok untuk memastikan kebenaran penulisan Aksara Sunda dan penggunaan rarangken.
  3. Guru berkeliling memberikan bimbingan dan koreksi jika diperlukan, memastikan setiap kelompok memahami kaidah penulisan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok mempresentasikan hasil karya kartu nama/plakat mini mereka di depan kelas, menjelaskan pesan yang ditulis dan aksara yang digunakan.
  2. Kelompok lain memberikan umpan balik konstruktif terhadap karya yang dipresentasikan, baik dari segi kebenaran penulisan maupun kreativitas.
  3. Guru memberikan penguatan terhadap materi Aksara Sunda secara keseluruhan, mengapresiasi kreativitas peserta didik, dan meluruskan konsep yang masih keliru.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan pentingnya Aksara Sunda sebagai identitas budaya dan keterampilan menulisnya.
  2. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras dan semangat kolaborasi peserta didik selama pembelajaran, menciptakan suasana yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas tindak lanjut untuk mencari contoh Aksara Sunda di lingkungan sekitar dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Aksara Sunda — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKMenulis Aksara Sunda Keren!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat menuliskan aksara ngalagena, vokal mandiri, dan menggabungkan rarangken Aksara Sunda dengan benar.

Alat & bahan: Pensil, penghapus, penggaris, buku tulis, lembar kerja, contoh Aksara Sunda

Langkah kerja:

  1. Amati gambar 1 yang berisi daftar Aksara Sunda ngalagena dan vokal mandiri.
    Daftar Aksara Sunda DasarJenis AksaraBentuk AksaraBunyiNgalagenaᮊKaNgalagenaᮌGaVokal MandiriᮃAVokal MandiriᮄI
    Gambar 1. Tabel
  2. Tuliskan kembali setiap aksara ngalagena dan vokal mandiri pada kolom yang tersedia di lembar kerja dengan rapi.
  3. Perhatikan daftar rarangken dan contoh penggunaannya, lalu diskusikan dengan kelompokmu fungsi masing-masing rarangken.
  4. Gabungkan aksara ngalagena dengan rarangken yang sesuai untuk membentuk kata-kata sederhana yang diberikan oleh guru.
  5. Buatlah sebuah kartu nama mini dengan menuliskan namamu dan pesan singkat (misalnya 'Sampurasun') menggunakan Aksara Sunda.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Aksara Sunda — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apakah kamu pernah melihat tulisan yang mirip dengan gambar ini?
  2. Menurutmu, bahasa apa yang digunakan dalam tulisan ini?
  3. Bisakah kamu menyebutkan satu atau dua huruf yang kamu kenal di sini?

Formatif (proses): Observasi saat diskusi kelompok dan presentasi karya untuk menilai pemahaman dan keterampilan menulis Aksara Sunda.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil karya kartu nama/plakat mini Aksara Sunda dan jawaban soal esai.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Aksara Sunda — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi bentuk dan bunyi aksara ngalagena serta vokal mandiri Aksara SundaAksara Sunda ngalagena dan vokal mandiri2 JPPenalaran Kritis
2Menuliskan aksara ngalagena dan vokal mandiri Aksara Sunda sesuai kaidahKaidah penulisan Aksara Sunda dasar2 JPKreativitas
3Menganalisis fungsi dan penempatan rarangken dalam Aksara SundaFungsi dan jenis rarangken2 JPPenalaran Kritis
4Mengaplikasikan penulisan Aksara Sunda untuk menyampaikan pesan pendekPenggunaan rarangken dan penulisan kata2 JPKomunikasi
Halaman 8 · Aksara Sunda — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Aksara Sunda adalah salah satu warisan budaya tak benda yang sangat berharga bagi masyarakat Sunda. Mempelajari Aksara Sunda bukan hanya tentang mengenal huruf, tetapi juga memahami sejarah, identitas, dan kearifan lokal. Modul ini akan membimbingmu untuk mengenal, menulis, dan melestarikan Aksara Sunda agar tetap hidup dan lestari di tengah kemajuan zaman.

1. Mengenal Aksara Ngalagena
Aksara ngalagena adalah aksara konsonan dasar dalam Aksara Sunda. Ada 20 aksara ngalagena yang perlu kita kenali, seperti 'ka', 'ga', 'nga', 'ca', 'ja', 'nya', dan seterusnya. Setiap aksara memiliki bentuk unik dan melambangkan satu suku kata dasar. Memahami bentuk dan bunyinya adalah langkah awal untuk menguasai Aksara Sunda. Latihan menulis berulang akan membantu kita mengingat setiap bentuk aksara ini dengan baik.

2. Aksara Vokal Mandiri
Selain aksara ngalagena, Aksara Sunda juga memiliki aksara vokal mandiri. Aksara ini digunakan untuk menuliskan vokal yang berdiri sendiri atau sebagai suku kata awal. Ada 7 aksara vokal mandiri dalam Aksara Sunda, yaitu 'a', 'i', 'u', 'e', 'o', 'eu', dan 'ə' (pepet). Bentuknya berbeda dengan vokal yang melekat pada rarangken. Mengenali vokal mandiri ini penting agar kita tidak keliru saat menuliskan kata-kata yang diawali atau mengandung vokal tersebut.

3. Rarangken dan Fungsinya
Rarangken adalah tanda baca dalam Aksara Sunda yang berfungsi untuk mengubah bunyi aksara ngalagena. Ada berbagai jenis rarangken, seperti panyecek (titik di atas untuk 'ng'), panghulu (garis di atas untuk 'i'), panyuku (garis di bawah untuk 'u'), dan pamaeh (tanda mati untuk menghilangkan vokal). Setiap rarangken memiliki posisi dan fungsi spesifik. Pemahaman yang benar tentang rarangken akan membantu kita menuliskan kata-kata yang lebih kompleks dalam Aksara Sunda.

4. Kaidah Penulisan Aksara Sunda
Menulis Aksara Sunda memiliki kaidah tertentu agar terbaca dengan benar. Pertama, penulisan dilakukan dari kiri ke kanan. Kedua, setiap aksara ngalagena mewakili satu suku kata. Ketiga, rarangken ditempatkan di atas, di bawah, atau di samping aksara ngalagena sesuai fungsinya. Keempat, angka dalam Aksara Sunda memiliki bentuk tersendiri dan ditulis terpisah. Mengikuti kaidah ini akan memastikan tulisan Aksara Sunda kita mudah dipahami oleh orang lain.

Rangkuman: Aksara Sunda terdiri dari aksara ngalagena (konsonan dasar), vokal mandiri (vokal berdiri sendiri), dan rarangken (tanda baca pengubah bunyi). Mempelajari bentuk, bunyi, dan kaidah penulisan setiap komponen ini sangat penting. Dengan menguasai Aksara Sunda, kita turut melestarikan warisan budaya leluhur dan mengembangkan kemampuan berbahasa Sunda secara menyeluruh.

Halaman 9 · Aksara Sunda — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Aksara SundaSistem tulisan tradisional untuk bahasa Sunda
Aksara NgalagenaAksara konsonan dasar dalam Aksara Sunda
Vokal MandiriAksara vokal yang berdiri sendiri
RarangkenTanda baca dalam Aksara Sunda untuk mengubah bunyi
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Aksara Sunda — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa sunda · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Aksara Sunda" mata pelajaran Bahasa sunda Kelas VIII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Aksara Sunda — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Modul Ajar Bahasa sunda di SMP

Peta di halaman ini memuat Bahasa sunda di SMP, urut mengajar. Kelasnya mencakup Fase D, dan fase tiap kelas tertulis pada judul kelompoknya di peta atas. Modulnya disusun untuk sekolah di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, mengikuti Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan Standar Proses (Permendikdasmen 1/2026), dengan 8 Dimensi Profil Lulusan.

Yang disusun di sini perangkat ajar Bahasa sunda SMP — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Bahasa sunda SMP mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Bahasa sunda SMP yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) fase beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Bahasa sunda bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa sunda · Kelas VIIIPeta Konsep
Aksara SundaMengenal Aksara NgalagenaAksara Vokal MandiriRarangken dan FungsinyaKaidah Penulisan Aksara Sunda
Dari sub-bab Aksara SundaLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa sunda · Kelas VIIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa sunda · Kelas VIIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa sunda · Kelas VIIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa sunda · Kelas VIIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa sunda · Kelas VIIIProfil Lulusan
Penalaran kritisKreativitasKomunikasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Bahasa sunda SMP

Apakah modul ajar Bahasa sunda ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Bahasa sunda?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.