tuntas.orgUnduh Modul Ini →
BerandaModul Ajar SMPPJOK › Bela Diri (Pencak Silat)
SMP · Kelas VII · Fase D

Modul Ajar PJOK Kelas VII
Bela Diri (Pencak Silat)

Modul ajar PJOK SMP kelas VII materi Bela Diri (Pencak Silat) lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar PJOK kelas VII materi Bela Diri (Pencak Silat) — siap cetak A412 lembar A43 pertemuan · siap cetakLKPDATPAsesmenBahan ajarGlosariumWord + PDF · atas nama AndaLihat isi lembarnya ↓
Ringkasan: Pencak silat adalah seni bela diri tradisional Indonesia yang meliputi gerak dasar kuda-kuda, pukulan, tendangan, tangkisan, elakan, dan pasang. Menguasai gerak dasar ini penting untuk menjaga keseimbangan, pertahanan, dan serangan. Selain itu, pencak silat juga mengajarkan nilai-nilai luhur seperti disiplin, tanggung jawab, dan penggunaan kekuatan yang bijak. Latihan rutin dan pemahaman etika adalah kunci menjadi pesilat yang baik.
📥 Unduh Modul Ini — GRATISWord + PDF ber-kop · atas nama Anda

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Bela Diri (Pencak Silat)
PJOK · Kelas VII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Bela Diri (Pencak Silat)
PJOK · Fase D · Kelas VII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasD / VII
Materi PokokBela Diri (Pencak Silat)
Alokasi Waktu3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang pentingnya menjaga diri dan pernah melihat tayangan atau mengenal olahraga bela diri secara umum.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: kesehatan, kolaborasi, kemandirian.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah
Elemen / DomainMenganalisis dan mempraktikkan keterampilan gerak spesifik bela diri
Rumusan CP FasePeserta didik menunjukkan kemampuan dalam menganalisis dan mempraktikkan keterampilan gerak spesifik bela diri (pencak silat) dengan koordinasi yang baik, serta menunjukkan sikap sportif dan bertanggung jawab.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualPencak silat adalah seni bela diri tradisional Indonesia yang memiliki beragam aliran dan gerakan khas.
KonseptualKonsep dasar pencak silat meliputi kuda-kuda, pukulan, tendangan, tangkisan, elakan, dan pasang sebagai fondasi pertahanan dan serangan.
ProseduralMempelajari pencak silat melibatkan serangkaian langkah sistematis dari pemanasan, pengenalan teknik dasar, latihan berpasangan, hingga merangkai jurus.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari bahwa penguasaan teknik bela diri memerlukan disiplin, kesabaran, dan refleksi terhadap setiap gerakan yang dilakukan.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Menganalisis konsep dan prinsip dasar gerak spesifik kuda-kuda, pukulan, dan tendangan dalam pencak silat dengan benar.
  2. Mempraktikkan gerak spesifik kuda-kuda, pukulan, dan tendangan dalam pencak silat dengan koordinasi yang baik dan sikap yang benar.
  3. Menganalisis konsep dan prinsip dasar gerak spesifik tangkisan, elakan, dan pasang dalam pencak silat dengan benar.
  4. Mempraktikkan gerak spesifik tangkisan, elakan, dan pasang dalam pencak silat dengan koordinasi yang baik dan sikap yang benar.
  5. Merangkai dan mempraktikkan kombinasi gerak dasar pencak silat (kuda-kuda, pukulan, tendangan, tangkisan, elakan, pasang) dalam sebuah rangkaian sederhana dengan percaya diri dan disiplin.
Halaman 2 · Bela Diri (Pencak Silat) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Mempelajari pencak silat tidak hanya tentang fisik, tetapi juga membangun karakter, disiplin, dan kepercayaan diri untuk menjaga keselamatan diri serta orang lain. Bela diri mengajarkan kita untuk mengendalikan diri dan menggunakan kekuatan secara bijak.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa penting bagi kita untuk memiliki kemampuan bela diri di era sekarang?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuSeni Budaya: Memahami pencak silat sebagai seni pertunjukan dan warisan budaya bangsa Indonesia.
Bahasa Indonesia: Menganalisis teks prosedur tentang langkah-langkah melakukan gerak dasar pencak silat.
IPS: Menelusuri sejarah dan perkembangan pencak silat di berbagai daerah di Indonesia.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat mendukung dengan memfasilitasi anak untuk menonton pertandingan pencak silat atau mencari informasi tentang budaya pencak silat di daerah asal mereka.
Lingkungan PembelajaranPembelajaran dilakukan di lapangan olahraga sekolah atau aula yang luas dan aman, dengan dukungan matras atau alas jika diperlukan untuk mengurangi risiko cedera.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video tutorial teknik dasar pencak silat dari kanal resmi Kemenpora atau perguruan silat terkemuka sebagai referensi dan inspirasi bagi peserta didik.
Halaman 3 · Bela Diri (Pencak Silat) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Menganalisis konsep dan prinsip dasar gerak spesifik kuda-kuda, pukulan, dan tendangan dalam pencak silat dengan benar serta mempraktikkannya dengan koordinasi yang baik.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitGuru membuka pelajaran dengan salam, doa, dan memeriksa kehadiran. Peserta didik diajak mengingat kembali pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan diri. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami dan mencoba gerak dasar pencak silat, serta menjelaskan alur kegiatan yang akan dilakukan agar peserta didik siap belajar.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitPeserta didik mengamati video demonstrasi gerak dasar kuda-kuda, pukulan, dan tendangan dalam pencak silat. Mereka berdiskusi dalam kelompok kecil untuk mengidentifikasi prinsip-prinsip gerak yang benar, posisi tubuh, dan fungsi masing-masing gerakan, serta mengaitkannya dengan pengalaman mereka melihat bela diri.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitSetiap kelompok mempraktikkan gerak dasar kuda-kuda (depan, samping, belakang), pukulan (depan, samping, bandul), dan tendangan (depan, T) secara bergantian di bawah bimbingan guru. Peserta didik saling mengamati dan memberikan umpan balik awal tentang koordinasi dan sikap teman-temannya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitPerwakilan kelompok mendemonstrasikan gerak dasar yang sudah dipelajari. Guru memberikan penguatan dan koreksi terhadap teknik yang kurang tepat. Peserta didik diajak merefleksikan kesulitan dan kemajuan yang dirasakan, serta pentingnya pengulangan latihan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitGuru bersama peserta didik menyimpulkan materi gerak dasar yang telah dipelajari. Guru memberikan apresiasi atas semangat belajar dan kerja sama kelompok. Peserta didik diingatkan untuk berlatih mandiri di rumah dan mempersiapkan diri untuk pertemuan berikutnya. Doa penutup dipimpin oleh salah satu peserta didik.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Bela Diri (Pencak Silat) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Tujuan Pertemuan 2Menganalisis konsep dan prinsip dasar gerak spesifik tangkisan, elakan, dan pasang dalam pencak silat dengan benar serta mempraktikkannya dengan koordinasi yang baik.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitGuru menyapa dan mengajak peserta didik untuk melakukan peregangan ringan. Guru mengulas singkat materi pertemuan sebelumnya dan memperkenalkan tantangan hari ini: bagaimana cara melindungi diri dari serangan? Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu memahami dan mempraktikkan gerak tangkisan, elakan, dan pasang, serta menjelaskan keterkaitan materi ini dengan keselamatan diri.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitPeserta didik disajikan skenario serangan sederhana (misalnya, teman melakukan pukulan ringan ke arah dada). Dalam kelompok, mereka menganalisis dan mendiskusikan berbagai cara untuk menangkis atau mengelak, lalu mengidentifikasi prinsip gerak tangkisan (atas, bawah, dalam, luar) dan elakan (bawah, samping) serta posisi pasang yang efektif.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitSetiap kelompok secara berpasangan mempraktikkan gerak tangkisan, elakan, dan pasang secara bergantian. Guru memberikan bimbingan intensif dan koreksi detail untuk memastikan teknik yang benar dan aman. Peserta didik mencoba berbagai kombinasi tangkisan dan elakan terhadap 'serangan' teman.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitBeberapa pasangan mendemonstrasikan kombinasi gerak tangkisan, elakan, dan pasang. Guru memberikan umpan balik konstruktif dan menekankan pentingnya respons cepat dan posisi tubuh yang stabil. Peserta didik saling memberikan masukan dan merumuskan strategi pertahanan yang efektif.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitGuru dan peserta didik menyimpulkan pentingnya gerak pertahanan dalam bela diri. Guru memberikan pujian atas keberanian dan ketekunan peserta didik. Peserta didik diberikan tugas untuk mencari contoh jurus pencak silat sederhana dari berbagai daerah sebagai persiapan proyek minggu depan. Doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Bela Diri (Pencak Silat) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik
Tujuan Pertemuan 3Merangkai dan mempraktikkan kombinasi gerak dasar pencak silat (kuda-kuda, pukulan, tendangan, tangkisan, elakan, pasang) dalam sebuah rangkaian sederhana dengan percaya diri dan disiplin.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitGuru menyambut peserta didik dengan semangat, mengajak melakukan pemanasan dinamis. Guru mengingatkan kembali semua gerak dasar yang telah dipelajari dan menyampaikan bahwa hari ini mereka akan membuat 'jurus' sederhana. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu menciptakan dan menampilkan rangkaian gerak pencak silat, sehingga peserta didik termotivasi untuk berkarya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitPeserta didik secara berkelompok merancang sebuah rangkaian gerak pencak silat sederhana (minimal 5-7 gerakan) yang memadukan kuda-kuda, pukulan, tendangan, tangkisan, elakan, dan pasang. Mereka berdiskusi tentang alur gerakan, transisi antar gerakan, dan nama jurus yang akan dibuat.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitSetiap kelompok berlatih merangkai dan mempraktikkan jurus yang telah mereka ciptakan. Guru berkeliling memberikan bimbingan, masukan, dan memastikan keamanan dalam praktik. Peserta didik saling membantu dan menyempurnakan rangkaian gerakan mereka, berfokus pada kekompakan dan kelancaran transisi.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitSetiap kelompok menampilkan jurus pencak silat yang telah mereka rancang di depan kelas. Kelompok lain memberikan apresiasi dan masukan positif. Guru memberikan umpan balik menyeluruh tentang kreativitas, kekompakan, teknik, dan semangat yang ditampilkan. Peserta didik merefleksikan proses kolaborasi dan tantangan dalam menciptakan serta menampilkan jurus.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitGuru bersama peserta didik menyimpulkan pembelajaran tentang pencak silat, menekankan nilai-nilai disiplin, kerja keras, dan kepercayaan diri. Guru memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta didik atas partisipasi, kreativitas, dan semangat mereka. Guru mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan terus berlatih. Doa penutup dan salam.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Bela Diri (Pencak Silat) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Menganalisis dan mempraktikkan gerak dasar pencak silat (kuda-kuda, pukulan, tendangan, tangkisan, elakan, pasang) secara mandiri.

Alat & bahan: Kertas, alat tulis, video tutorial pencak silat (opsional)

Langkah kerja:

  1. Amati video atau demonstrasi guru tentang gerak dasar pencak silat.
  2. Identifikasi dan catat nama-nama gerak dasar yang kamu lihat.
  3. Tuliskan deskripsi singkat atau ciri khas setiap gerak dasar tersebut.
  4. Praktekkan setiap gerak dasar secara mandiri atau berpasangan.
  5. Catat kesulitan atau tantangan yang kamu alami saat mempraktikkan.

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Bela Diri (Pencak Silat) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apakah kamu tahu apa itu pencak silat?
  2. Pernahkah kamu melihat orang melakukan gerakan bela diri?
  3. Menurutmu, mengapa penting bagi kita untuk bisa membela diri?
  4. Gerakan apa saja yang kamu bayangkan ada dalam pencak silat?

Formatif (proses): Observasi guru selama praktik kelompok dan penilaian diri/antar teman menggunakan rubrik sederhana tentang partisipasi dan penguasaan gerak dasar.

Sumatif (akhir): Penilaian unjuk kerja (praktik) rangkaian jurus sederhana pencak silat dan penilaian tertulis melalui soal pilihan ganda dan esai.

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Bela Diri (Pencak Silat) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Menganalisis konsep dan prinsip dasar gerak spesifik kuda-kuda, pukulan, dan tendangan dalam pencak silat.Konsep dan prinsip gerak kuda-kuda, pukulan, tendangan.2 JPPenalaran Kritis
2Mempraktikkan gerak spesifik kuda-kuda, pukulan, dan tendangan dalam pencak silat.Praktik gerak kuda-kuda, pukulan, tendangan.2 JPKesehatan, Kemandirian
3Menganalisis dan mempraktikkan gerak spesifik tangkisan, elakan, dan pasang dalam pencak silat.Konsep, prinsip, dan praktik gerak tangkisan, elakan, pasang.2 JPPenalaran Kritis, Kesehatan
4Merangkai dan mempraktikkan kombinasi gerak dasar pencak silat.Kombinasi gerak dasar pencak silat.2 JPKreativitas, Kolaborasi, Kesehatan
Halaman 9 · Bela Diri (Pencak Silat) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Pencak silat adalah salah satu kekayaan budaya Indonesia yang bukan hanya sekadar olahraga, tetapi juga seni dan filosofi hidup. Dengan mempelajari pencak silat, kita tidak hanya melatih fisik, tetapi juga mental dan spiritual. Modul ini akan membimbingmu untuk mengenal dan menguasai gerak dasar pencak silat sebagai bekal penting untuk menjaga diri dan menghargai warisan leluhur.

1. Pengertian dan Sejarah Singkat Pencak Silat
Pencak silat adalah seni bela diri tradisional yang berasal dari kepulauan Nusantara. Istilah 'pencak' umumnya merujuk pada aspek seni dan keindahan gerakan, sedangkan 'silat' merujuk pada inti bela diri dan kemampuan bertarung. Sejarah pencak silat sangat kaya, berkembang secara turun-temurun di berbagai daerah Indonesia dengan beragam aliran dan ciri khas, bahkan telah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia. Pencak silat tidak hanya digunakan untuk pertahanan diri, tetapi juga sebagai bagian dari upacara adat, seni pertunjukan, dan olahraga prestasi.

2. Kuda-kuda: Fondasi Keseimbangan
Kuda-kuda adalah posisi dasar kaki yang sangat penting dalam pencak silat untuk menjaga keseimbangan, kekuatan, dan kesiapan gerak. Ada berbagai jenis kuda-kuda, antara lain kuda-kuda depan (satu kaki di depan ditekuk, kaki belakang lurus), kuda-kuda samping (berat badan bertumpu pada satu kaki yang ditekuk ke samping), dan kuda-kuda belakang (berat badan bertumpu pada kaki belakang yang ditekuk). Kuda-kuda yang kuat dan stabil menjadi landasan untuk melakukan serangan maupun pertahanan secara efektif. Latihan kuda-kuda secara rutin akan meningkatkan kekuatan otot kaki dan stabilitas tubuh.

3. Pukulan: Serangan Tangan yang Efektif
Pukulan dalam pencak silat adalah serangan yang menggunakan tangan, baik dengan telapak tangan, kepalan tangan, maupun siku. Jenis pukulan dasar meliputi pukulan depan (lurus ke depan), pukulan samping (ayunan dari samping), dan pukulan bandul (ayunan dari bawah ke atas). Setiap pukulan memiliki sasaran dan tujuan yang berbeda. Penting untuk memastikan posisi kepalan tangan yang benar, putaran bahu, dan dorongan pinggul untuk menghasilkan pukulan yang kuat dan tepat sasaran. Latihan pukulan juga melatih koordinasi mata dan tangan.

4. Tendangan: Serangan Kaki yang Bertenaga
Tendangan adalah serangan yang menggunakan kaki dalam pencak silat. Beberapa jenis tendangan dasar antara lain tendangan depan (lurus ke depan menggunakan telapak kaki atau ujung kaki), tendangan T (samping menggunakan telapak kaki bagian luar), dan tendangan sabit (melengkung seperti sabit). Tendangan membutuhkan kekuatan otot kaki, fleksibilitas, dan keseimbangan tubuh yang baik. Latihan tendangan secara teratur akan meningkatkan kekuatan kaki, kelincahan, dan kemampuan menjaga keseimbangan saat melakukan serangan dengan satu kaki.

5. Tangkisan: Pertahanan dari Serangan
Tangkisan adalah upaya menahan atau membelokkan serangan lawan menggunakan tangan atau kaki. Jenis tangkisan meliputi tangkisan atas (melindungi kepala), tangkisan bawah (melindungi bagian bawah tubuh), tangkisan dalam (menangkis serangan dari luar ke dalam), dan tangkisan luar (menangkis serangan dari dalam ke luar). Tangkisan yang baik bukan hanya menahan serangan, tetapi juga bisa menjadi awal dari serangan balik. Kecepatan dan ketepatan tangkisan sangat krusial dalam situasi bela diri.

6. Elakan dan Pasang: Menghindari dan Bersiap
Elakan adalah gerakan menghindari serangan tanpa melakukan kontak fisik, seperti menggeser tubuh ke samping atau membungkuk. Elakan memungkinkan pesilat untuk tetap aman sambil mencari celah untuk menyerang balik. Pasang adalah sikap siaga atau posisi awal dalam bertarung, di mana pesilat menempatkan tubuh dalam keadaan seimbang dan siap melakukan gerakan menyerang atau bertahan. Posisi pasang yang baik mencerminkan kesiapan mental dan fisik, serta menjadi kunci efektivitas seluruh gerakan bela diri. Kedua teknik ini melatih kelincahan dan kecepatan reaksi.

7. Etika dan Nilai dalam Pencak Silat
Selain keterampilan fisik, pencak silat juga mengajarkan etika dan nilai-nilai luhur. Pesilat diajarkan untuk memiliki sikap rendah hati, disiplin, jujur, berani membela kebenaran, dan bertanggung jawab. Penggunaan ilmu bela diri haruslah bijak, hanya untuk membela diri atau orang lain dalam keadaan terpaksa, bukan untuk kesombongan atau kekerasan. Menjunjung tinggi persaudaraan dan sportivitas juga merupakan bagian tak terpisahkan dari filosofi pencak silat.

Rangkuman: Pencak silat adalah seni bela diri tradisional Indonesia yang meliputi gerak dasar kuda-kuda, pukulan, tendangan, tangkisan, elakan, dan pasang. Menguasai gerak dasar ini penting untuk menjaga keseimbangan, pertahanan, dan serangan. Selain itu, pencak silat juga mengajarkan nilai-nilai luhur seperti disiplin, tanggung jawab, dan penggunaan kekuatan yang bijak. Latihan rutin dan pemahaman etika adalah kunci menjadi pesilat yang baik.

Halaman 10 · Bela Diri (Pencak Silat) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Kuda-kudaPosisi dasar kaki untuk keseimbangan dan kekuatan.
PukulanSerangan menggunakan tangan atau kepalan.
TendanganSerangan menggunakan kaki.
TangkisanGerakan menahan atau membelokkan serangan.
ElakanGerakan menghindari serangan tanpa kontak.
PasangSikap siaga atau posisi awal dalam bertarung.
JurusRangkaian gerakan pencak silat yang terstruktur.

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Bela Diri (Pencak Silat) — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar PJOK · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Bela Diri (Pencak Silat)" mata pelajaran PJOK Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
( …………………………… )
NIP. ……………………
…………………, ………………
Guru Mata Pelajaran
nama Anda
NIP. ……………………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Bela Diri (Pencak Silat) — pratinjau tuntas.org

1 Materi PJOK Terkait

Aktivitas Gerak BeriramaPJOK Kelas VII SMPAtletik (Jalan Cepat, Lari, Lompat, Lempar)PJOK Kelas VII SMPAtletik nomor lari (lari jarak pendek, menengah dan jauh)PJOK Kelas VII SMPKebugaran JasmaniPJOK Kelas VII SMPPermainan Bola BesarPJOK Kelas VII SMPPermainan Bola Besar (Sepak Bola, Basket, Voli)PJOK Kelas VII SMP

2 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar PJOK Bela Diri (Pencak Silat) ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul PJOK kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Materi PJOK Lainnya — GRATISPilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.