Modul Ajar & RPP PJOK Kelas VII
Pola Makan Sehat
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | PJOK |
| Fase / Kelas | D / VII |
| Materi Pokok | Pola Makan Sehat |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang jenis-jenis makanan dan minuman yang sering dikonsumsi dalam kehidupan sehari-hari. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Kesehatan — menjaga kesehatan fisik dan mental serta kebugaran
- Penalaran Kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka |
| Elemen / Domain | Kesehatan dan Kebugaran |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik menunjukkan pemahaman tentang pola makan sehat, gizi seimbang, dan dampaknya terhadap kesehatan fisik dan mental, serta mampu menerapkan kebiasaan makan sehat dalam kehidupan sehari-hari. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Sarapan dengan nasi goreng, makan siang dengan mie instan, dan makan malam dengan gorengan adalah contoh pola makan yang mungkin kurang sehat. |
| Konseptual | Pola makan sehat adalah kebiasaan mengonsumsi makanan yang mengandung gizi seimbang sesuai kebutuhan tubuh untuk menjaga kesehatan dan mencegah penyakit. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar cara merencanakan menu makanan sehat harian dengan mempertimbangkan gizi, porsi, dan keberagaman bahan pangan. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya membuat pilihan makanan yang bijak dan bertanggung jawab atas kesehatan diri sendiri dan lingkungan. |
Tujuan Pembelajaran:
- Menganalisis prinsip-prinsip gizi seimbang dalam pola makan sehat dengan tepat.
- Mengidentifikasi jenis-jenis makanan yang termasuk dalam kategori makanan sehat dan tidak sehat.
- Menyusun rencana menu makanan sehat harian atau mingguan yang sesuai dengan kebutuhan gizi remaja.
- Mempraktikkan cara memilih dan mengolah makanan sehat dengan bahan-bahan lokal.
- Mengevaluasi dampak pola makan terhadap kesehatan fisik dan mental secara kritis.
- Mempresentasikan hasil proyek perencanaan menu sehat dan refleksi pengalaman.
Pemahaman bermakna: Pola makan sehat bukan hanya tentang makanan yang mahal atau enak, tetapi tentang pilihan yang bijak untuk tubuh agar berfungsi optimal dan terhindar dari penyakit jangka panjang.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa ada orang yang mudah sakit padahal makan banyak, sementara ada yang selalu bugar meskipun makannya sedikit?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Ilmu Pengetahuan Alam (IPA): Memahami fungsi organ pencernaan, metabolisme tubuh, dan kandungan zat gizi dalam makanan. Bahasa Indonesia: Menyusun teks deskripsi resep, presentasi proyek, dan menulis laporan refleksi. Seni Budaya: Mendesain poster atau infografis tentang pola makan sehat yang menarik dan mudah dipahami. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau wali dapat diajak berdiskusi tentang kebiasaan makan di rumah dan bersama-sama menyusun menu sehat keluarga, atau mengundang ahli gizi lokal untuk sesi berbagi. |
| Lingkungan Pembelajaran | Pemanfaatan kantin sekolah sebagai laboratorium hidup untuk memilih makanan sehat, serta kebun sekolah untuk menanam sayuran atau buah sederhana. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Penggunaan aplikasi pencatat kalori atau nutrisi sederhana untuk menganalisis kandungan gizi makanan, serta mencari resep sehat di internet. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Menganalisis prinsip-prinsip gizi seimbang dalam pola makan sehat dengan tepat dan mengidentifikasi jenis-jenis makanan yang termasuk dalam kategori makanan sehat dan tidak sehat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, memimpin doa, mengecek kehadiran, dan menanyakan 'Apa makanan favoritmu kemarin?' Dilanjutkan dengan penjelasan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami gizi seimbang dan dampaknya, serta pertanyaan pemantik 'Apakah semua makanan enak itu sehat?' untuk memicu rasa ingin tahu. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik diajak mengamati gambar berbagai jenis makanan, kemudian berdiskusi kelompok kecil untuk mengelompokkan mana yang menurut mereka sehat dan tidak sehat, serta mencoba menemukan alasan di balik pengelompokan tersebut. Guru memfasilitasi diskusi tentang 'Isi Piringku' sebagai panduan gizi. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok menganalisis label nutrisi pada beberapa kemasan makanan ringan yang dibawa atau disediakan guru, lalu mengidentifikasi kandungan gizi dan membandingkannya dengan prinsip 'Isi Piringku' untuk menentukan apakah makanan tersebut termasuk kategori sehat atau tidak. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil analisis label nutrisi dan pengelompokan makanan. Guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep gizi seimbang, serta mengklarifikasi miskonsepsi yang mungkin muncul dari hasil diskusi kelompok. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Peserta didik bersama guru menyimpulkan pentingnya gizi seimbang. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan memberikan tugas awal untuk pertemuan berikutnya: membawa daftar makanan yang biasa dikonsumsi di rumah selama sehari. Diakhiri dengan doa dan salam penutup yang ceria. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menyusun rencana menu makanan sehat harian atau mingguan yang sesuai dengan kebutuhan gizi remaja dan mempraktikkan cara memilih dan mengolah makanan sehat dengan bahan-bahan lokal. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, memimpin doa, mengecek kehadiran. Guru mengulas singkat materi sebelumnya tentang gizi seimbang dan memperkenalkan 'masalah' hari ini: 'Banyak remaja yang masih bingung membuat menu sehat dengan budget terbatas dan bahan lokal. Bagaimana kita bisa membantu?' Tujuan hari ini adalah menyusun menu sehat dan mencoba praktiknya. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik dalam kelompok menganalisis daftar makanan harian yang mereka bawa, mengidentifikasi kekurangan dan kelebihan gizinya. Mereka kemudian berdiskusi tentang tantangan dalam menerapkan pola makan sehat di lingkungan mereka (misalnya, jajanan sekolah, ketersediaan bahan). |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok diberi tugas untuk menyusun satu rencana menu makanan sehat untuk satu hari (sarapan, makan siang, makan malam, selingan) menggunakan bahan-bahan lokal yang mudah didapat dan terjangkau. Mereka juga diminta memilih satu menu sederhana untuk dipraktikkan secara singkat (misalnya, membuat salad buah atau minuman sehat dari bahan lokal yang sudah disiapkan guru/peserta didik). |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Kelompok mempresentasikan rencana menu sehat mereka, menjelaskan pilihan bahan dan pertimbangan gizinya. Guru memberikan umpan balik tentang kreativitas dan kelengkapan gizi. Hasil praktik singkat (misalnya, salad buah) dicicipi dan dinilai bersama, fokus pada proses dan kesadaran akan bahan sehat. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Peserta didik bersama guru menyimpulkan bahwa makanan sehat bisa dibuat dengan mudah dan terjangkau. Guru memberikan apresiasi dan memberikan tugas untuk menyempurnakan rencana menu sehat untuk presentasi pertemuan berikutnya. Diakhiri dengan doa dan salam penutup yang penuh semangat. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Memandu peserta didik dalam menganalisis gizi makanan dan menyusun rencana menu sehat.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.
Info singkat: Pola makan sehat adalah fondasi utama bagi pertumbuhan dan perkembangan kita, terutama di usia remaja. Memahami apa yang kita makan bukan hanya sekadar mengisi perut, tetapi juga investasi untuk kesehatan jangka panjang.
Alat & bahan: Alat tulis, lembar kerja, label nutrisi makanan kemasan, gambar makanan.
Langkah kerja:
- Amati gambar makanan yang disediakan atau daftar makanan harianmu.
- Identifikasi jenis-jenis zat gizi (karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral) yang terkandung di dalamnya.
- Bandingkan dengan panduan 'Isi Piringku' dan tentukan apakah makanan tersebut seimbang atau tidak.
- Susun rencana menu sehat untuk satu hari dengan mempertimbangkan gizi seimbang, bahan lokal, dan biaya.
- Tuliskan refleksi singkat tentang tantangan dan solusi dalam menerapkan pola makan sehat.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang makanan sehat?
- Sebutkan 3 jenis makanan yang sering kamu konsumsi dalam sehari!
- Menurutmu, mengapa penting untuk makan teratur?
- Apakah kamu pernah mendengar istilah 'gizi seimbang'?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kelengkapan analisis LKPD, dan kontribusi dalam penyusunan menu sehat.
Sumatif (akhir): Penilaian proyek perencanaan menu sehat (presentasi dan produk) serta tes tertulis untuk mengukur pemahaman konsep gizi seimbang.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menganalisis prinsip-prinsip gizi seimbang dan mengidentifikasi jenis makanan sehat. | Konsep gizi seimbang, klasifikasi makanan sehat/tidak sehat. | 2 JP | Penalaran Kritis, Kesehatan |
| 2 | Menyusun rencana menu makanan sehat dan mempraktikkan pengolahan sederhana. | Penyusunan menu harian, praktik memilih dan mengolah makanan lokal. | 2 JP | Kesehatan, Kolaborasi |
| 3 | Mengevaluasi dampak pola makan dan mempresentasikan proyek menu sehat. | Dampak pola makan, presentasi proyek, refleksi. | 2 JP | Kesehatan, Komunikasi |
Pola makan sehat adalah fondasi utama bagi pertumbuhan dan perkembangan kita, terutama di usia remaja. Memahami apa yang kita makan bukan hanya sekadar mengisi perut, tetapi juga investasi untuk kesehatan jangka panjang. Modul ini akan membimbingmu untuk mengenal lebih dalam tentang gizi seimbang dan bagaimana menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
1. Pengertian Pola Makan Sehat dan Gizi Seimbang
Pola makan sehat adalah kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung zat gizi lengkap dan seimbang sesuai kebutuhan tubuh. Gizi seimbang berarti asupan makanan yang cukup mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan air dalam proporsi yang tepat. Ini penting untuk menjaga fungsi organ tubuh, mendukung pertumbuhan, dan mencegah berbagai penyakit. Kebutuhan gizi setiap individu bisa berbeda tergantung usia, jenis kelamin, aktivitas fisik, dan kondisi kesehatan.
2. Panduan 'Isi Piringku'
Pedoman 'Isi Piringku' adalah cara sederhana untuk memastikan asupan gizi seimbang dalam setiap kali makan. Panduan ini menganjurkan setengah piring diisi dengan buah dan sayur, seperempat piring diisi dengan makanan pokok (sumber karbohidrat seperti nasi, jagung, roti), dan seperempat piring lainnya diisi dengan lauk-pauk (sumber protein hewani dan nabati seperti ikan, telur, tempe, tahu). Jangan lupa juga untuk minum air putih yang cukup dan membatasi konsumsi gula, garam, dan lemak.
3. Jenis-jenis Zat Gizi dan Fungsinya
Karbohidrat adalah sumber energi utama tubuh, contohnya nasi, roti, kentang. Protein berperan membangun dan memperbaiki sel tubuh, contohnya daging, ikan, telur, tempe. Lemak menyediakan energi cadangan dan membantu penyerapan vitamin, contohnya alpukat, minyak zaitun. Vitamin dan mineral penting untuk menjaga fungsi tubuh, daya tahan, dan pertumbuhan, banyak ditemukan di buah dan sayur. Air sangat vital untuk semua proses dalam tubuh.
4. Makanan Sehat vs. Makanan Tidak Sehat
Makanan sehat adalah makanan yang kaya nutrisi, segar, dan minim olahan, seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, protein tanpa lemak. Sebaliknya, makanan tidak sehat adalah makanan tinggi gula, garam, lemak jenuh, dan bahan tambahan pangan, seperti makanan cepat saji, minuman manis kemasan, atau gorengan berlebihan. Konsumsi makanan tidak sehat secara berlebihan dapat memicu berbagai masalah kesehatan seperti obesitas, diabetes, dan penyakit jantung.
5. Dampak Pola Makan Terhadap Kesehatan Fisik dan Mental
Pola makan sehat berdampak positif pada kesehatan fisik, seperti menjaga berat badan ideal, meningkatkan energi, memperkuat tulang, dan mengurangi risiko penyakit kronis. Selain itu, gizi yang baik juga memengaruhi kesehatan mental, seperti meningkatkan konsentrasi, memperbaiki mood, dan mengurangi risiko depresi. Sebaliknya, pola makan tidak sehat dapat menyebabkan kelelahan, sulit konsentrasi, masalah kulit, hingga gangguan kecemasan.
6. Tips Memilih dan Mengolah Makanan Sehat
Untuk memilih makanan sehat, prioritaskan bahan segar, baca label nutrisi, dan hindari makanan olahan tinggi. Saat mengolah, gunakan metode memasak yang sehat seperti merebus, mengukus, memanggang, atau menumis dengan sedikit minyak. Batasi penggunaan gula, garam, dan penyedap rasa. Kreatiflah dalam memadukan bahan-bahan lokal yang murah dan mudah didapat untuk menciptakan menu sehat yang bervariasi dan lezat.
Rangkuman: Pola makan sehat dengan gizi seimbang adalah kunci untuk menjaga kesehatan fisik dan mental. Panduan 'Isi Piringku' membantu kita memastikan asupan nutrisi yang cukup dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Dengan memilih bahan makanan segar, mengolahnya secara sehat, dan membatasi makanan tinggi gula, garam, lemak, kita dapat hidup lebih bugar, berenergi, dan terhindar dari berbagai penyakit. Mari jadikan pola makan sehat sebagai gaya hidup.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Gizi Seimbang | Asupan makanan yang mengandung semua zat gizi dalam jumlah yang cukup dan proporsi yang tepat. |
| Karbohidrat | Zat gizi sumber energi utama tubuh, contohnya nasi, roti. |
| Protein | Zat gizi pembangun dan perbaikan sel tubuh, contohnya daging, ikan. |
| Metabolisme | Proses kimia dalam tubuh yang mengubah makanan menjadi energi dan zat lain. |
| Obesitas | Kondisi kelebihan berat badan yang dapat memicu berbagai masalah kesehatan. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Pola Makan Sehat" mata pelajaran PJOK Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Pola Makan Sehat yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi PJOK Kelas VII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 dari 3 siap unduh
Meningkatkan Keterampilan GerakModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMemperagakan Strategi GerakModul siap unduh · Word + PDF ber-kopBelajar Melalui GerakBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan
Kerja Sama dalam Sebuah TimBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMembugarkan TubuhBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMemilih Hidup SehatBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul PJOK lain yang sudah tersedia
Aktivitas Gerak BeriramaPJOK Kelas VII SMPAtletik (Jalan Cepat, Lari, Lompat, Lempar)PJOK Kelas VII SMPAtletik (Lari Jarak Pendek)PJOK Kelas VII SMPAtletik nomor lari (lari jarak pendek, menengah dan jauh)PJOK Kelas VII SMPLihat semua Modul Ajar PJOK Kelas VII →📝 Butuh soal ujiannya juga?
Materi Pola Makan Sehat masuk ASAS PJOK Kelas VII Semester 2. Lihat contoh soal dan kuncinya, lalu rakit paket soalnya — kisi-kisi, naskah, kunci, kartu soal.
Mesin Soal PJOK Kelas VII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar PJOK kelas 7 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Pola Makan Sehat pada PJOK SMP, Fase D, elemen Kesehatan dan Kebugaran.
Modul Pola Makan Sehat ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 2 (genap), menurut urutan materi PJOK kelas VII SMP di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar PJOK materi Pola Makan Sehat ini gratis?
Ya. Modul Pola Makan Sehat untuk kelas VII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Pola Makan Sehat ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas PJOK kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul PJOK kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Pola Makan Sehat ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Pola Makan Sehat dapat Anda sesuaikan dengan murid PJOK kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar PJOK kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Pola Makan Sehat ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka, pada Fase D untuk kelas VII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Pola Makan Sehat tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Pola Makan Sehat untuk PJOK kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Pola Makan Sehat ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh PJOK kelas VII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Pola Makan Sehat beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap PJOK kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul PJOK ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?
Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Pola Makan Sehat yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman PJOK MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.